Gadis Milik Tuan Muda

Gadis Milik Tuan Muda
•Episode 11//mansion ashandra


__ADS_3

"ellia!,nanti malam ku bicara kan!,aku akan pulang ke mansion!" devan mematikan telpon sepihak


...sementara ellia......


"haha,kakak ku ini.." ellia tergelak,lalu memarkirkan mobil nya tepat di sebuah restoran untuk sarapan,karena dia belum makan sejak pergi ke rumah sakit


"Hai mata sapi bulat!" sapa seorang pria bertubuh tegap yang berumur 27-28 tahun,berkulit putih keturunan Cina


"kya!,dadar gulung!" ellia memeluk pria yang terlihat akrab dengan nya


"kau sudah lama tidak kemari,mau pesan apa?" tanya laki laki itu,ia adalah azriel



azriel Rama xyana


27 tahun


visual asli:


Hu yitian


"biasaaalah!" ellia mengibas rambut nya


"apa pasien di rumah sakit mu banyak?" tanya azriel


"begitu lah..,padahal di rumah sakit xyan hospitals ada dokter yang lebih hebat!" puji ellia pada azriel,azriel juga seorang dokter spesialis penyakit dalam,hanya berbeda rumah sakit


"haha,kau ini!" azriel menepuk pundak ellia."tunggu lah disini"azriel menunjuk ke arah bangku kosong


"nggak!,mau ikut!" pinta nya manja


"kau ini!" azriel mencubit pipi ellia


"sakit dadar gulung!" rengek nya,dan azriel tergelak."kau tidak bekerja?"tanya ellia


"aku libur" azriel merangkul adik rating nya itu


"ih,seru sekali!" mata ellia membulat


"kau?,apa kau tidak libur?" tanya azriel


"rumah sakit itu punya kakak sepupu ku,dia memberi ku izin libur di rumah sakit,tapi tidak di luar rumah sakit,aku bagaikan dokter pribadi!" gerutunya


"ahahaha,devan itu orang nya posesif,di-" kata kata azriel menggantung saat ellia memotong


"posesif?" beo ellia."maksudnya?,aku tak merasa dia posesif "


"kau harus mengenal dia lebih dekat,jika orang tersayang nya sakit,maka dia akan menelpon dokter dengan segera,dia akan panik tanpa kau sadari!,dia juga akan memberikan penjagaan yang ketat pada orang itu,walaupun menghabiskan biaya perusahaan,dia tetap akan melakukan nya demi orang tersayang nya itu,hanya untuk melindungi dan menjaga nya" jelas azriel


"benar...,benar apa yang azriel katakan!,setiap anggota keluarga sakit dia selalu memaksa ku datang,tanpa sadar aku sering melihat sikap posesif nya,mulai dari kepanikan nya yang tak kusadari,juga pengawal yang selalu mengawal orang terdekat nya,CCTV di setiap sudut mansion,larangan yang cukup banyak!,ah ellia mengapa kau tak sadar! "batin ellia


"ada apa?" tanya azriel


"ah,tidak ada!"


"ku lihat kau banyak masalah akhir akhir ini"


"haha,hanya permasalahan keluarga"ellia tersenyum paksa


...akhirnya mereka berdua sampai di ruangan azriel...


" ouh ya?,memang apa yang menjadi masalah mu?"tanya nya


"biasa laaaaaah" ucap nya


"pemaksaan pernikahan,benar?" tanya azriel,dan ellia mengangguk


...pergi ke mansion......


"bangun sayang,kita sudah sampai!" Aletta membangunkan ponakan nya yang menggemaskan ini


"aunty...,biarkan ken tidur sebentar..." kenzi mendekap kan kepala nya pada dada Aletta


"ken...,apakah karena tidak memiliki ibu kau sengaja menyandarkan kepala mu pada dada ku?,apa karena kau tak pernah merasakan nya?" tanya Aletta polos


"astaga aunty!,bagaimana bisa kau mengatakan hal itu pada anak polos seperti ku?,aku hanya suka bersandar disana!,nyaman!" cecar kenzi


"kau mau ibu?hem?" tanya Aletta


"iya!" kenzi mengangguk


"minta pada papa!"lanjut nya dengan kekehan


"ck!"


"Hai cucu oma!"alenne berlari menuju kenzi


" oma!"pekik nya


"is,kuping ku!" aletta menutup kuping nya


"biar!" kenzi berusaha untuk turun


"KAK REV!,KAU HARUS MENJAGA ANAK NAKAL MU ITU!" gerutu aletta


"mau sampai kapan disana?,masuk!" kata alvian


"piannnn" aletta berjalan ke arah alvian


"gigi mu masih sakit?" tanya nya


"enggak" aletta memeluk alvian dan bersandar di dada bidang nya


"a-al...,apa yang k-kau.."


"tanda Terima kasih" jawab nya masih dengan memeluk alvian


"jangan di s-sini...." alvian berusaha melepas aletta


"uhhhm!" aletta memanyun kan bibir nya


"ehem" rehan menatap sepasang makhluk ini."jadi...,apa kalian bisa pacaran di dalam?"tanya nya


"is!,ganggu!,pacar pacar gw!,kok lu yang urus!" aletta menatap nya nyalang


"al...,kita ga pacaran!" bisik alvian penuh dengan tekanan


"ssst!" aletta melotot pada alvian


"heh!,mau pacaran ya di dalam!" tegur alenne


"ohhh,jadi ini mantu couo daddy?" goda aryen


aletta melepas dekapan nya."iya!"jawabnya malas lalu menarik alvian ke dalam


"jangan ke kamar ya!,ntar di nikahin kak Dev!"pekik revan


" kurang ajar!"bentak nya


wajah alvian sudah merah padam."al...,apa yang kau katakan?"tanya nya keringat dingin

__ADS_1


"eh,itu,anu...,e-,ck!,sudah lah,abaikan" ia kembali memeluk alvian.lalu ia membalas nya perlahan


"maaf...,tuan alvian..,nona besar...,mesra mesraan di tempat sepi boleh?" mbak Nur menyunggingkan senyum tipis


"ck!,ah sudah lah!" gerutu alvian lalu kembali ke basement


"ih!,mbak Nur!" aletta berjalan malas ke kamar nya


...4 pelayan yang sedang berbincang dan tertawa itu hanya tergelak melihat nona besar mereka....


...sementara di villa...


"tuan muda.." lirih nya


"hmmm" gumam devan


"sst" sky mendesis."perutku sakit.."keluh nya


"lalu aku harus apa?" tanya devan tapi tetap mendekat


"ambil k-kan,o-obat,di dalam koper...."sky menunjuk ke arah koper


" hm"gumam nya lagi,sembari berjalan ke arah koper milik sky."dimana?!"tanya nya sedikit keras


"di situ...,iya"


"nah" devan menyodorkan obat itu pada sky


sky berusaha untuk duduk perlahan."sssh"desis nya


"maaf ky...,Untuk menyembunyikan rasa ini aku harus pura pura tak peduli..." batin devan


"terimakasih" sky meraih obat itu,dan devan memberikan air di sebuah gelas


"ya" jawab nya."kau mau makan apa?,ku bawakan untuk mu"devan beranjak


"tuan muda kau mau pergi?" wajah sky sedikit memelas


"ya"


"uhmm" sky tertunduk


devan mengelus rambut nya."sebentar aja,ga apa kan?"tanya devan sedikit membungkuk


"hmm" sky mengangguk pelan dan wajah nya merah padam


//btw,author ga bisa up 1 minggu lebih dari 2,soalnya sibuk di rl,terimakasih atas ke makluman nya//


...setelah devan pergi.sky kocar kacir di kamar...


"astaga...,ada apa ini?" mata sky membulat sambil menyentuh kepalanya yang masih terasa hangat


...kita pergi ke biancha...


"sayang..,biarkan mama bekerja" pinta biancha


"mama..,key mau main" rengek nya


"key,mama lagi kerja"


"sini sayang,sama oma" panggil sastra


"ga mau" kelly menggeleng.lalu kembali pada mama nya."ayo mama,ayo!"rengek nya


"iya iya sayang,kemana?" biancha membungkuk


"aunty senja"


"heeh" kelly mengangguk antusias


"baik lah,akan mama kabarkan pada nya" biancha mengelus rambut kelly


...***...


"Hai morning" sapa biancha


"Hai acha" balas senja


"keponakan kecil mu ini begitu rewel ingin main kesana,apa kau bisa menjaga nya,ku traktir batagor 25 ribu" biancha memijat kening nya


"ah,kebetulan aku sudah lama tak bertemu dengan nya,baiklah,kau boleh membawa nya kemari,dan lanjut kan pekerjaan mu,aku tunggu dia dan batagor ku ya!" senja terkekeh lalu mematikan telpon sepihak


...***...


...akhirnya kelly sudah selesai dengan dandanan nya...



cantik tidak?


"udah?" tanya biancha pada anak tunggal nya itu


"udah.." jawab nya di sela sela kekehan kecil


"disana nanti jangan ngerepotin aunty senja Jahannam si anak nya abdus salam ya.." nasihat singkat dari Bianca


"sip bos!" kelly menaikan tangan kanan nya hingga alis


...akhirnya mereka pergi dari rumah,dan berjalan ke kediaman senja...


...---...


...hari hari membosankan di lalui sky dengan berbaring bersama selang infus.sudah 5 hari ia terkapar di atas ranjang ber-spray biru langit dan putih ini,dan saat nya untuk berhenti bermalas-malasan lagi...


"pengantin baru....,kerja nya ga ada kah?,selain ngerepotin suami?" goda ellia


"aku ngerepotin dia tanpa sengaja kok!"bantah sky


ellia tergelak." haha!,apa malam pertama dia bermain kasar hingga keesokan harinya kau menghabiskan 8 botol infus,haha!"ellia mencubit pipi gembul sky


sky menepis dengan kasar."ck!,dia bahkan tidak menyentuh ku!"


glek...,"a-apa?!"mata ellia membulat


"berhenti bertengkar!" tegur devan


"ya tuan muda..." jawab kedua nya


"astaga el...,jika kau tau kebenaran,bisa tidak,jangan menggoda ku..." batin devan


"tentu nggak dong!" timpal ellia dalam batin


"ck!,kau bukan menggoda nya,kau menggoda ku!,mata mu dari tadi menyipit dengan sedikit senyum nakal di wajahmu itu!,kau pikir aku tidak paham!,payah!" cecar nya dalam batin


"tunggu...,kok kita bisa bicara dalam batin!"batin ellia


" lah!"


"tuan muda...,apa kau meretas otak ku!,kau sialan!" batin ellia tak Terima


"gw dengar el" sarkas devan,yang kali ini bukan dalam batin

__ADS_1


"dengar apa?" sky mengerutkan kening nya


"ga ada" kedua nya menggeleng


"ouh ya...,kau jangan sering sakit ya ngit....,ntar susah punya dede bayi nya" ellia berjongkok lalu mengambil kedua tangan sky yang duduk di tepi ranjang."benar tuan muda?"goda ellia saat tatapan nya tertuju pada devan


devan memutar bola mata malas."mana ku tau"juga mengerutkan ujung bibir nya


"ck!,kau ini!" ellia bangun dan kembali beralih pada sky


sky tersenyum paksa."haha,aku juga tidak memiliki niat untuk mempunyai dede bayi"ujar nya


"mana bisa gitu!" bantah ellia dan devan bersamaan


mata sky membulat lalu bersih pada devan."apa kata mu?"ia mengerutkan kening


"aku tinggal bentar!" ellia berlari menuju pintu


"a-aku...,ah!" devan meraup kasar wajah nya


"apa?" tanya sky masih penuh selidik


"itu,a-anu,saat kau sakit...,aku pulang,dan mommy meminta satu cucu pada ku,sebagai tanda Terima kasih telah membesarkan ku" devan beralasan


"adopsi saja!" sky beranjak


"apa kau tidak tau apa itu tanda terimakasih ?!" mata devan membulat


"aku tidak dibesarkan oleh ibu kandung ku" sky tertunduk


devan mendekati nya."kasian..."ledek nya


sky menatap nya tajam."kau tidak memiliki hati"


"iya,karena hati ku dicuri oleh mu" ucap nya tak ber-filter


wajah sky merah padam."apa?!,jadi kau..."mata nya membulat


"ssst!" devan memberi isyarat


"kau bercanda kan?" mata sky membulat


...devan yang kesal karena sky tak mau diam pun,akhirnya......


...cup!...


...sebuah benda hangat berwarna merah muda mendarat di bibir manis sky...


"uhm!" sky mendorong dada devan namun tengkuk nya di tahan oleh pria itu


hah...,hah..."bernafas lah"devan mengusap perlahan bibir nya


"apa yang kau lakukan!" sky tak Terima


"mendapatkan hak ku honey...,mendapatkan hak ku" devan tersenyum smrik


sky merinding sekujur tubuh,lalu berlari ke luar."lili!,seperti nya ada yang salah dengan kakak mu!"pekik sky


ellia tersenyum nakal."tidak ada yang salah!,aku pulang dulu!,lanjutkan aktivitas kalian!"ellia berlari menuju parkiran dan menancap kan gas mobil nya


"a-apa?"jantung sky berdetak kencang


devan merangkul leher nya." kaget?"tanya nya sambil mencubit pipi sky


"kyaa!,tuan muda...,kau bercanda kan!" sky tak percaya


"astaga,memang ngga peka banget!" batin devan jengkel.


"iya iya!,gw becanda!" ketus nya


"lah?,kok ngamok?"Sky mengerutkan ujung bibir nya


" iya!,gw becanda iya!"devan melemparkan diri ke sofa yang ada di ruang tamu."mbak wella!"panggil devan


"sst,itu tuan muda kaya nya ngamuk deh" ucap salah satu maid yang sedang bersama mbak wella


"iya tuan muda!" mbak wella mencuci tangan nya


"astaga,nyonya muda bener bener punya nyali membuat tuan muda marah!,apa yang dia lakukan?" tanya maid bernama ria


"mana ku tau" jawab bi Siska


"ada apa tuan?" tanya mbak wella saat sudah diruang tamu


"biasa lahhh" devan menghidupkan benda pipih kesayangan nya


"dingin?panas?" tanya nya


"hangat" jawab devan


"siap" mbak wella membungkuk lalu beranjak


...devan baru saja menghidupkan handphone nya,dan......


...^^^satu panggilan menyebalkan datang^^^...


...plak!...


...handphone di lempar hingga menampar dinding...


mata sky membulat."tuan muda?"gumam nya.


"ah,sudah lah,orang kaya,bisa beli baru" batin nya


...sky segera mendatangi devan...


"kenapa?" tanya nya


"ck" devan berdecak kesal


"kenapa sih?" dia mengerutkan kening nya


"bukan urusan mu" devan beranjak


sky mencekal tangan nya."Jawab aku!,siapa yang menelpon?"tanya sky


"mommy" devan menepis kasar tangan sky


"sopan kah tidak mengangkat telepon dari orang tua mu?" sky menatap nya nyalang


"ntah" ketus nya


"jika penting bagaimana?!,jika mommy kenapa napa gimana?!,hah?!,gimana?!" tanya sky penuh tekanan


...mata devan membulat.lalu menyambar kunci mobil,tak peduli dengan outfit nya yang memakai kaos putih dan celana hitam...


"apa?,panik?" sky menyunggingkan senyum smrik di bibir merah muda nya membiarkan devan pergi.


^^^ia lalu memungut serpihan kaca dari handphone devan yang pecah tadi^^^


"orkay mah gini,pasti para pelakor iri pada kuh,hihi"sky terkekeh geli." tidak!,harusnya aku yang iri pada mereka,karena mereka menikah dengan pria yang mereka cintai,bukan seperti,monster surga yang hanya menjadi kan ku pelampiasan "sky menggerutu sambil menyapu serpihan

__ADS_1


bersambung.....


__ADS_2