
makanan pun sudah di masak oleh devan,dan akhirnya makanan itu tersaji di depan mata sky
"uuuuuuu,enak nih" kata sky sambil meraih garpu juga sendok
"siapa dulu yang buat" jawab devan datar
"oh iya,malam ini mommy menyuruh kita pulang"kata sky polos
devan pun berhenti menyuap suapan pertama nya."A-AP-APA?!?!"devan tersontak
"kenapa kau kaget seperti itu,tuan muda?" tanya sky masih dengan kepolosan nya
"apa kau menerimanya!?" tanya devan
"iya lah!" Jawab sky
"sky....."devan meraup kasar wajah nya." JIKA KITA KE SANA,KITA TIDAK AKAN BISA PULANG!,HARI INI KELUARGA BESAR AKAN DATANG!,KITA GA BISA NGADON DEDE BAYI KIYOWO KALO GITU!,PASTI KEGANGGU, SKY!,AGGGGGH!,KAU INI!"
sky menelan saliva nya."a-aku kan-"
"POKOKNYA KALO PULANG BESOK,MAIN NYA DOUBLE,TITIK!"kata devan penuh penekan
"ga mau!" kata sky sambil memeluk diri nya sendiri."dari pada double,mending kita pulang diam diam aja"tukas nya
"jika tidak bisa,maka liang mu habis ku gorok besok,lihat lah!" kata devan sambil menatap sky tajam
glek..."ah..,okeh"kata sky yang keringat dingin karena memikirkan liang surgawi itu di gorok 2 ronde,astaga...
17:48
"sudah?" kata devan sambil membuka pintu kamar mandi,dimana sky ganti baju
"sudah" balas gadis itu
keduanya menyusuri anak tangga,dan menginggalkan villa,lalu menuju mansion
"apakah tante mu,julid?" tanya sky yang hendak membuka obrolan
"tenang honey,tante ku tidak julid" kata devan sambil mengelus puncak gadis itu
devan pun membuka pintu untuk sky,dan berjalan ke arah kursi supir
kali ini devan tak mau menggunakan supir,cukup dia saja yang menyetir
"tidak perlu tegang" kata devan saat melihat sky terus menggigit kuku
"ah..,a-aku tidak,tidak te-tegang!"bantah nya
" terserah pada mu saja"devan menghidupkan mesin mobil sport warna putih itu
"oh iya,apakah kau sudah melihat foto prewed revan?" tanya devan asal
"belum,hehe" jawab sky di iringi tawa
"apakah bia tidak mengirim nya pada mu?" tanya devan
"tidak"
setelah menempuh perjalanan jauh,akhirnya mereka tiba di sebuah istana
"astaga...." batin sky
"sampai kapan kau akan ternganga seperti orang bodoh,hmm?" devan makanan pun sudah di masak oleh devan,dan akhirnya makanan itu tersaji di depan mata sky
"uuuuuuu,enak nih" kata sky sambil meraih garpu juga sendok
"siapa dulu yang buat" jawab devan datar
"oh iya,malam ini mommy menyuruh kita pulang"kata sky polos
devan pun berhenti menyuap suapan pertama nya."A-AP-APA?!?!"devan tersontak
"kenapa kau kaget seperti itu,tuan muda?" tanya sky masih dengan kepolosan nya
"apa kau menerimanya!?" tanya devan
"iya lah!" Jawab sky
"sky....."devan meraup kasar wajah nya." JIKA KITA DISANA,KITA TIDAK AKAN BISA PULANG!,HARI INI KELUARGA BESAR AKAN DATANG!,KITA GA BISA NGADON DEDE BAYI KIYOWO KALO GITU!,PASTI KEGANGGU, SKY!,AGGGGGH!,KAU INI!"
sky menelan saliva nya."a-aku kan-"
"POKOKNYA KALO PULANG BESOK,MAIN NYA DOUBLE,TITIK!"kata devan penuh penekan
"ga mau!" kata sky sambil memeluk diri nya sendiri."dari pada double,mending kita pulang diam diam aja"tukas nya
"jika tidak bisa,maka liang mu habis ku gorok besok,lihat lah!" kata devan sambil menatap sky tajam
glek..."ah..,okeh"kata sky yang keringat dingin karena memikirkan liang surgawi itu di gorok 2 ronde,astaga...
17:48
"sudah?" kata devan sambil membuka pintu kamar mandi,dimana sky ganti baju
"sudah" balas gadis itu
keduanya menyusuri anak tangga,dan menginggalkan villa,lalu menuju mansion
"apakah tante mu,julid?" tanya sky yang hendak membuka obrolan
"tenang honey,tante ku tidak julid" kata devan sambil mengelus puncak gadis itu
devan pun membuka pintu untuk sky,dan berjalan ke arah kursi supir
kali ini devan tak mau menggunakan supir,cukup dia saja yang menyetir
"tidak perlu tegang" kata devan saat melihat sky terus menggigit kuku
"ah..,a-aku tidak,tidak te-tegang!"bantah nya
" terserah pada mu saja"devan menghidupkan mesin mobil sport warna putih itu
"oh iya,apakah kau sudah melihat foto prewed revan?" tanya devan asal
"belum,hehe" jawab sky di iringi tawa
"apakah bia tidak mengirim nya pada mu?" tanya devan
"tidak"
setelah menempuh perjalanan jauh,akhirnya mereka tiba di sebuah istana
"astaga...." batin sky
__ADS_1
"sampai kapan kau akan ternganga seperti orang bodoh,hmm?" devan menepuk bahu sky
"ah,iya...iya..." sky berjalan mengikuti devan
rumah itu terlihat mewah,banyak penjaga di sekeliling nya
"tuan muda,nyonya muda...." penjaga yang berbaris di depan pintu masuk itu membungkuk sambil mengucapkan salam
devan mengangguk datar dan sky hanya membalas dengan senyuman
"kakak ipar akuh!" ellia dan aletta berebutan ingin memeluk gadis itu
"hey,kalian ini!" kata sky
"ya ampun ngit,sumpah deh,lu cantik banget hari ini" kata senja sambil mengelilingi sky
"lho,morning kok ikut?" tanya sky
senja memutar bola matanya."ada cewek,yang maksa gw buat nemenin dia ke acara keluarga!"senja menatap ellia nyalang
ellia membuang muka ke sembarang arah,dan matanya tertuju pada azriel."azriel!"kata nya sambil tergopoh gopoh menghampiri azriel
"hay bayi" sapa nya sambil merentang kan tangan nya
ellia menyambut tangan itu."setan,kau pikir aku bayi?"protes ellia
"iya!" jawab azriel
"dadar gulung,kita jangan duduk di sini,ayo segera pergi" kata ellia
"baik lah"
"al!" tegur alvian
"ya.." aletta memutar badan nya."ouch" kata Aletta saat kagum-kagum nya melihat alvian
"apa menurut mu sebaiknya kita pergi,sky?" tanya devan tanpa melihat sky
"iya..." Jawab sky dan akhirnya mundur bersama devan
"eh,ternyata pengantin kita sudah datang!" kata alenne sambil merangkul sky
"mommy,jangan pegang pegang!" kata devan sambil melepaskan tangan ibu nya itu
alenne menepis tangan devan."ini putri ku,apa hak mu?"cetus nya
"aku lakik nya!" kata devan malas
"ooo" alenne pun ber-oh ria,tak usai mengompori devan,alenne pun mulai lagi."oh ya,apa kah ada orang di sini?"tanya alenne sambil mengetuk perut rata sky
"mommy!" tegur sky dengan wajah merah
"lama banget sih..." goda nya
"biarkan sky lulus dulu,mom" kata devan
"lalu bagai mama kau menyalurkan hasrat mu?!" tanya alenne dengan tatapan mengintimidasi
"keluarin di luar,kalo enggak stok aja alat pengaman" jawab devan sambil pergi ke arah lantai 2
"itu benar,nak..." gumam alenne sambil menatap langkah devan yang semakin menjauh
"ngga mom,ngga" Jawab sky menggeleng
"mom,el pinjam cece ya!,mommy sama ini nenek tua ini,aja..." kata ellia sambil menyerahkan ibu nya pada alenne."ayo ngit!"ellia menarik tangan sky hingga sampai tepat di depan senja
"bentar lagi pengantin baru,datang lho...." kata senja
"eh,sky,mo tanya,di gorok itu rasanya gimana?" tanya ellia penuh goda
karena kesal,sky pun menjawabnya."enak banget malah!,banana orang luar tuh,pada cus deh pokoknya!"jawabnya kesal
"uuuuuhhh,tapi ini ga ada isi tuch?" goda ellia sambil melintir di perut sky yang masih rata
"pikiran lu itu ya li!,ning!,tinggalin aja ning!" kata nya pada mbak morning
"iya,dia ga jelas!"kedua nya bergandengan menuju jendela,di susul oleh ellia
"itu acha!" kata sky
"omg!,serasi banget!"
"ih,bayi bayi kita gemes banget lho!" kata senja yang malah fokus ke kenzi dan kelly
"gemes banget,kan?" kata sky
"heeh" jawab ellia
ketiga nya menunggu pengantin baru masuk
"omg,lucu banget!" kata senja yang langsung mengamit kenzi
"hey,jangan begitu!" kata sky sambil fokus mengelus puncak kenzi terlihat mewah,banyak penjaga di sekeliling nya
"tuan muda,nyonya muda...." penjaga yang berbaris di depan pintu masuk itu membungkuk sambil mengucapkan salam
devan mengangguk datar dan sky hanya membalas dengan senyuman
"kakak ipar akuh!" ellia dan aletta berebutan ingin memeluk gadis itu
"hey,kalian ini!" kata sky
"ya ampun ngit,sumpah deh,lu cantik banget hari ini" kata senja sambil mengelilingi sky
"lho,morning kok ikut?" tanya sky
senja memutar bola matanya."ada cewek,yang maksa gw buat nemenin dia ke acara keluarga!"senja menatap ellia nyalang
ellia membuang muka ke sembarang arah,dan matanya tertuju pada azriel."azriel!"kata nya sambil tergopoh gopoh menghampiri azriel
"hay bayi" sapa nya sambil merentang kan tangan nya
ellia menyambut tangan itu."setan,kau pikir aku bayi?"protes ellia
"iya!" jawab azriel
"dadar gulung,kita jangan duduk di sini,ayo segera pergi" kata ellia
"baik lah"
"al!" tegur alvian
"ya..ouch" kata Aletta saat kagum-kagum nya melihat alvian
__ADS_1
"apa menurut mu sebaiknya kita pergi,sky?" tanya devan tanpa melihat sky
"iya..." Jawab sky dan akhirnya mundur bersama devan
"eh,ternyata pengantin kita sudah datang!" kata alenne sambil merangkul sky
"mommy,jangan pegang pegang!" kata devan sambil melepaskan tangan ibu nya itu
alenne menepis tangan devan."ini putri ku,apa hak mu?"cetus nya
"aku lakik nya!" kata devan malas
"ooo" alenne pun ber-oh ria,tak usai mengompori devan,alenne pun mulai lagi."oh ya,apa kah ada orang di sini?"tanya alenne sambil mengetuk perut rata sky
"mommy!" tegur sky dengan wajah merah
"lama banget sih..." goda nya
"biarkan sky lulus dulu,mom" kata devan
"lalu bagaimama kau menyalurkan hasrat mu?!" tanya alenne dengan tatapan mengintimidasi
"keluarin di luar,kalo enggak stok aja alat pengaman" jawab devan sambil pergi ke arah lantai 2
"itu benar,nak..." gumam alenne sambil menatap langkah devan yang semakin menjauh
"ngga mom,ngga" Jawab sky menggeleng
"mom,el pinjam cece ya!,mommy sama ini nenek tua ini,aja..." kata ellia sambil menyerahkan ibu nya pada alenne."ayo ngit!"ellia menarik tangan sky hingga sampai tepat di depan senja
"bentar lagi pengantin baru,datang lho...." kata senja
"eh,sky,mo tanya,di gorok itu rasanya gimana?" tanya ellia penuh goda
karena kesal,sky pun menjawabnya."enak banget malah!,banana orang luar tuh,pada cus deh pokoknya!"jawabnya kesal
"uuuuuhhh,tapi ini ga ada isi tuch?" goda ellia sambil melintir di perut sky yang masih rata
"pikiran lu itu ya li!,ning!,tinggalin aja ning!" kata nya pada mbak morning
"iya,dia ga jelas!"kedua nya bergandengan menuju jendela,di susul oleh ellia
"itu acha!" kata sky
"omg!,serasi banget!"
"ih,bayi bayi kita gemes banget lho!" kata senja yang malah fokus ke kenzi dan kelly
"gemes banget,kan?" kata sky
"heeh" jawab ellia
ketiga nya menunggu pengantin baru masuk
"omg,lucu banget!" kata senja yang langsung mengamit kenzi
"hey,jangan begitu!" kata sky sambil fokus mengelus puncak kenzi
kelly berjalan pada ellia
"aunty el!" kata nya
"Hai key!" kata ellia
"aunty cantik banget!" kata nya sambil mencubit pipi ellia
"ellia gitu,lho!"
kedua nya tertawa dan bahkan jadi pusat perhatian
alenne pun menghampiri biancha dan revan
glek..."aduh,ku kira hanya adik,kakak dan orang tua revan,ternyata keluarga besar!"batin biancha
"ah!,biancha,kau yang cantik ini apa pantas bersama revan yang bau?"ledek alenne lalu merangkul biancha dan membawa nya untuk di perkenalkan pada keluarga."oh ya!" alenne menghentikan langkah nya."sky!,kau juga kemari!"pinta nya
"baik mom!" kata sky lalu berjalan ke arah alenne
"ah,menantu menantu cantik mommy,apa udah siap untuk di perkenalkan?" tanya alenne pada wanita di samping nya
"tapi bibi..."
"mommy!" tukas alenne
"ah..,iya,mommy!" biancha menggaruk tengkuk nya yang tak gatal sama sekali
sky tergelak."kita ini keluarga!,kau jangan memanggil mertua mu bibi!"
"kenapa kakak ipar gw harus lu,sih?" biancha memutar bola mata malas
"karena takdir ku untuk menikahi kakak ipar mu yang sangat ku cayank itoh!" balas nya
"oh ya?,apa kau sudah bisa menerima t-rex itu?" tanya alenne
"tentu saja!,devan itu tidak seperti yang orang lain pikir kan,dia berbeda!,dan aku suka!"kata sky bangga
ketiga wanita itu tergelak,bahkan menjadi tontonan para anggota keluarga,hah,jika aku disitu,pasti sangat memalukan😌👍
21:37
"tuan muda!,ngantuk!" keluh sky
"kita pulang?,hmm?"
sky menangguk,setelah pamit,mereka bergegas menuju parkiran
"kak dev!" pekik aletta
devan pun menoleh ke belakang,menatap gadis yang menuju pada nya."hmm"gumam nya
aletta menunjuk ke arah pipi nya."cium!"pinta nya
cup...,ciuman hangat mendarat pada gadis 21 tahun itu
"hm,puas?"
senyum pun merekah"puas!" kata aletta lalu kembali ke dalam mansion
alvian menatap nya sekilas."kau masih saja manja!"ledek nya dengan wajah yang di lempar ke sembarangan arah
"uuuu,kau cemburu?" goda nya
bersambung.....
__ADS_1