Gadis Milik Tuan Muda

Gadis Milik Tuan Muda
•Episode 3//apa apaan


__ADS_3

"dan salah satu dari mereka bertanya,' adik,mengapa kau ada di luar saat hari hujan begini?,pakaian mu tipis,nanti kau sakit'seperti itu lah,lalu aku menjawab..."


[Flashback on]


"bunda dan ayah membuang ku" jawab alvian


"dimana ayah bunda mu?" tanya salah satu dari mereka


...kedua anak itu adalah revan dan devan yang baru saja pulang berbelanja...


"dia memukul ku,dia ingin membunuhku lalu masih bisa di cegah oleh ayah,dan ayah menendang ku,'keluar dari sini,ian!'mereka membentak ku kompak,ya aku pergi ke sini" jawab alvian


"di luar hujan,dan juga dingin,bagaimana kau ikut kami pulang?" tawar devan


"apa ayah dan ibu kalian tidak melarang?,apa mereka jahat?" tanya alvian


"umur mu ini nampak nya 15 tahun,tapi kepolosan mu seperti masih 5 tahun" kata revan


"tenang,aku dan dia,tidak tinggal bersama ayah ibu kami,ayah ibu kami berada di Amerika,pulang nya masih lama" jawab devan


"s-serius?" wajah alvian tampak nanar


"ya...,ayo pulang bersama setelah hujan reda" kata revan


"siapa nama mu?" tanya devan


"alvian...,kalau kakak?" tanya nya balik


"aku devan,dia revan,kami kembar,hanya saja orang orang masih bisa membedakan nya" jelas devan


...hujan pun reda,akhirnya alvian mengikuti revan dan devan pulang,sejak itu mereka tinggal bersama,dan devan mengangkat nya menjadi asisten pribadi nya...


...[Flashback off]...


......alvian menutup wajah nya yang basah dengan air mata......


"apa pertanyaan ku ini keterlaluan?" batin aletta


......dia mengelus punggung alvian......


"pian,ku mohon,jangan menangis..." aletta memohon


... alvian menyeka air mata nya...


"tisu?" aletta menyodorkan tisu pada alvian


"pertanyaan ku keterlaluan ya?,hingga tak sengaja mengungkit masa lalu mu?,maaf ya pian...,aku t-tidak tahu..." lirih gadis itu


......kepala nya tertunduk ke bawah......


"tidak apa al,bukan salah mu..." alvian mengambil tisu yang aletta beri kan


"tapi,ini,i-ini keterlaluan..." dia masih melirih


"sudah lah,jangan melirih lagi,senyum dong!" hibur alvian


"tunggu!,yang nangis kamu kok yang dihibur aku?" aletta mengerutkan kening nya


"sudah!sudah!" alvian bangun dari duduk nya


...kedua nya berjalan menuju kasir,membayar pesanan masing masing...


"pian,kau mau apa,agar tidak sedih?" aletta mencoba menghibur alvian


"tidak perlu,ini hanya hal konyol" jawab alvian


"katakan saja" paksa aletta


"aku mau..,membalas dendam pada dua orang yang membuang ku,10 tahun yang lalu" rahang alvian tampak mengeras


"kita cari mereka,setelah itu,kau lakukan apa yang kau mau" kata aletta


"baiklah"


...***...


2 hari berlalu,sky akhirnya pulang ke mansion nya


"jangan masuk RS lagi!" omel Biancha


"iya acha,tenang aja"


"tenang gimana?,langit jaga diri aja ga bisa!" cetus nya


......sky terkekeh kecil......


"awas ya!,udah ah!,acha mau pulang,dada langit" biancha menyalakan mesin mobil nya


"dada acha"


......sky membalikkan badan nya,melihat ke arah bangunan mansion......


"nampaknya rame banget,ada apa ya?" gumam sky


...sky melangkah kan kaki nya menuju pintu mansion,dan terdengar samar samar.....


...---...


"dimana ky!(kai)" bentak seorang pria


"a-aku tidak tahu..." lirih rose


"papa...,kita bicarakan sebentar" terdengar akara mencoba menenangkan pria itu


"bicara apa?!,aku mau ky!,bawa ky kehadapan ku!" bentak nya lagi


...---...


...sky membuka pintu mansion itu,menatap arah keributan...


"papa?,tumben mencari ku?" sky berjalan ke arah lelaki yang dipanggil "papa"


...ini adalah raka,ayah kandung sky...


...raka memeluk anak yang selama ini belum pernah ia peluk,sama sekali belum pernah...


"ada apa ini?" alis sky nampak bertaut


"ky..,apa kau mau menuruti keinginan papa?" tanya raka dengan wajah yang tak bisa di artikan


"uhmm...,ya.." sky merasa aneh


"apa ky mau...,untuk di jodoh kan" mata raka nampak berbinar


...sky membuang muka dan pergi begitu saja...


"apa apaan?!,enak saja papa berkata sedemikian!" gerutu nya


"ini sudah direncanakan oleh mama sebelum ia meninggal,sky!" raka tampak marah


"mama?" sky membalikkan kepala nya mengarah pada raka


"iya..,ini...,sudah kesepakatan mama mu ky.." kata raka

__ADS_1


"huh!,ya ya!" sky kembali berjalan menuju kamar


"yes!" raka merasa senang


...3 minggu kemudian......


"ky...,calon mertua mu akan datang,cepat lah bersiap" titah raka


"baik..." sky berjalan dengan malas kembali ke kamar nya


...2 jam kemudian,sky keluar dari kamar karena merasa di luar sangat berisik...


"jadi,ini dia putra pertama kami tuan raka,devan" seorang wanita memperkenalkan anak nya yang bernama devan,jelas dia ibu dari anak itu,--alenne


"devan,aku sudah mendengar banyak tentang mu.." raka mulai berbicara.


pria ini menarik nafas panjang


"kau pasti tahu apa yang akan aku dan orang tua mu bahas,benarkan?"tanya nya pada devan


...devan dengan wajah dingin yang angkuh hanya mengangguk...


" sebelum aku menerima hal ini,aku ingin melihat,dimana calon menantu ku yang cantik itu?"tanya aryen,ayah devan


"ky...,kemari lah" panggil raka


"aku sudah di sini dari tadi,papa" sky mengeluarkan Kepala nya dari balik tembok


"ngapain disana,sini"


...sky berjalan menuju ayahandanya...


"tunggu!,jadi sky adalah..." mata devan membulat


"tuan?,kau adalah..." kedua nya saling menunjuk


"kalian saling kenal?" tanya aryen


"tidak,kami hanya pernah bertemu" jawab sky


"dimana?" tanya raka


"di taman ada,di rumah sakit ada..,terus..,udah,itu doang" suara sky tampak menggemaskan


"gemesin banget sih,menantu saya ini" alenne mencubit pipi sky


"siapa nama kamu,nak?" tanya aryen


"skylar.." gadis itu tampak malu malu


"jangan malu seperti itu,ky...,mereka adalah mertua mu" goda raka


"papa sama ngeselin nya sama ibu" gerutu sky


"oh iya,sky..,ini anak saya,devan" aryen memperkenalkan putra pertama nya


"oh..nama tuan ini,devan,baiklah" batin sky


"jadi,tuan raka,kapan kita laksanakan acara pernikahan..." aryen menggantung kata kata nya


"tunggu!,saya ga mau ada acara pernikahan!" sky membantah


"apa maksud nya sky?" tanya alenne


"saya tidak mau ada acara pernikahan,besar maupun kecil!,bukan nya terlalu berlebihan?"


"tidak apa sayang,hanya sebuah acara,tidak berlebihan" jawab raka


"apa kah mereka tak mengerti isi hati ku?!,agh!,artinya....,aku harus berdandan dengan make up menor,baju pengantin yang berat,cahaya yang menyilaukan mata dan duduk di pelaminan bersama pria yang baru di kenal?,aghhh!" batin sky


"setuju" tukas devan


...tiba tiba,sky mendapatkan sebuah panggilan dari sahabat tercinta,biancha...


...•••...


"acha?,ada apa?"sky berdiri dari duduk nya


" payah,kerumah sakit sekarang!"titah biancha


"ngapain sih,cha?" tanya nya lagi


"pemeriksaan langit!,pemeriksaan!" kata biancha


"baiklah,baiklah,tunggu aku disana"sky menatap ayahandanya yang masih menunggu dengan para tamu


...•••...


"ada apa ky?" tanya raka


"ayah...,a-aku harus ke rumah sakit,ada pemerik...,ada teman ku yang sakit" jawab sky


"pergilah nanti" kata alenne


"uhmm...,tante,jika pergi nanti,rasanya tidak enak hati...,t-teman ku keracunan..,dan itu k-karena,karena minuman yang aku berikan"sky mencoba berbohong


" kau memberi racun!?"mata raka membulat


"t-tidak papa,aku hanya,aku hanya lupa,teman ku tidak boleh minum kopi,hehe"sky berbohong sekali lagi


"lain kali jangan lupa" raka meminum kopi nya


"ya...,ayah"jawab sky


"pergilah" raka tak menatap sky


"biarkan devan mengantar mu,sayang" kata alenne


"tidak perlu repot repot tante" jawab sky


"tidak,tidak repot" devan bangun dari duduk nya


"ayoo" dia berjalan duluan


...sky mengikuti devan dengan jarak 1-2 meter...


"mengapa kau pendek sekali?" devan sama sekali tidak melihat ke belakang


"ya...,terserah pada ku...,jangan salahkan diri ku yang pendek,salah kan dirimu yang terlalu tinggi" jawab nya dengan wajah manyun


"berani kau menyalahkan ku?" devan menatap nya sedikit


"apa?,apa kah aku salah?" gadis itu menghentikan langkah nya


"benar benar salah,kau tahu aku siapa?" devan juga menghentikan langkah nya


"devan,kau adalah devan" jawab nya dengan wajah polos


"panggil aku...,tuan muda" pria itu menatap nya nyalang


"atas dasar apa?,apa pangkat mu?"tanya gadis berumur 23 tahun itu


"dia ini bodoh ya?" batin devan,"bisa bisanya tidak tahu bahwa aku adalah CEO waris dari perusahaan ternama di kota ini,perusahaan ashandra group,dari mana asal gadis ini?"lanjut sang batin

__ADS_1


"ada apa?" tanya sky


"tidak ada,intinya,panggil aku tuan muda,suatu saat kau akan tahu aku siapa" jawab devan


...devan dan sky menaiki mobil,hanya ada kesunyian di dalam sana...


"heran...,mengapa sikap pria ini berbeda?" batin sky


"rumah sakit mana?" tanya devan


"uhmm..,anu,r-rumah s-sakit pawang merah hospital" jawab sky


"oh" cetus devan


...disisi lain......


"pian!,cepat lah!" gerutu aletta


"bentar!,aku izin dulu sama kakak mu,al" jawab nya


"udah ngga apa apa,lagian tempat ini punya kakak ku!,mau aku obrak abrik sana sini juga ga apa" aletta menarik alvian kedalam sebuah ruangan


"emang kita mau ngapain?" tanya alvian


"kita harus liat CCTV!,kata mommy,kak evan bawa calon kakak ipar ku kesini" jawab aletta dengan wajah bahagia


"kak evan yang mana?,devan atau revan?,lalu kakak ipar?,menurut ku kedua kakak mu tidak ada hubungan dengan wanita luar" alvian mulai melangkah maju


"menurut ku...,alvian sudah semakin hangat,tapi ku perhatikan,hanya pada ku saja" batin aletta


"udah ayo!,banyak banget pertanyaan mu!" gerutu aletta


...tak lama kemudian...


...orang bernama devano galaksi ashandra pun mulai terlihat...


"itu Devan" kata alvian


"ssttt!" aletta menyuruh alvian diam


......selang 3 meter,seorang gadis bernama sky mengekori nya......


"itu kakak ipar ku!" aletta menunjuk ke layar komputer


"mana?" alvian celengak celenguk


"itu!,apa kau buta?" gerutu aletta


...kembali pada devan dan sky...


"kau pergi lah sana,ada hal harus ku kerjakan" kata devan


"sip" jawab sky


...sky dan devan pun berjalan ke arah yang berbeda...


...---...


"kak evan ku ini!,mengapa meninggal kan kakak ipar ku!?" gerutu aletta yang masih memantau CCTV


......namun,dimana aletta sibuk memantau devan dan sky bergantian,disitu,alvian menangkap sosok orang yang dia cari cari selama ini......


"al,itu!" alvian menunjuk seorang wanita paruh baya lewat komputer


"ada apa?,kenapa dengan wanita itu?" aletta menatap ke arah bagian komputer yang ditunjuk alvian


"i-itu,itu bunda!" pekik nya


"bunda mu?,lalu sekarang kita akan..." aletta terdiam saat sadar seorang alvian reza ashkara sudah meninggal kan tempat nya


"apa dia ingin membuat keributan sekarang?" gumam aletta seraya menyusul alvian yang sudah di ambang pintu


...---...


...//bruk!...


......alvian menabrak tubuh tegap dari seorang pria yang berdiri di depan nya......


"kalo berhenti jangan tengah jalan!" gerutu alvian yang masih belum melihat lawan bicara nya


"pian..." aletta bergidik ngeri


...alvian melihat keatas,menatap lekat pria dari kutub yang ia kenal...


"de-devan...aku.."


"apa yang kalian lakukan di ruangan ku tanpa izin?" tanya devan dingin


"tidak ada waktu" aletta menarik alvian dan membawa nya pergi


"huh,anak aneh" gumam devan


...devan pun masuk ke dalam dan melihat CCTV,untuk memantau sky,dia tau sky berbohong,dia biarkan sky pergi,namun tidak luput dari pengawasan nya...


"Untuk apa dia ke rumah sakit?" batin devan


...terlihat sky memasuki ruangan bersama dengan seorang gadis,biancha...


"apa yang mereka lakukan?" gumam nya,"ruang dokter ellia?"alis devan mengerut,"apakah sky ke RS untuk pemeriksaan?"ia semakin kepo


...ia lalu mengambil beberapa berkas di rak yang penuh dengan beberapa map tersusun rapi sesuai warna dan juga isi...


"sky..,sky..,sky..." devan menunjuk kertas berisi jadwal konsul pasien dari dokter ellia,dan mencari nama sky


"skylar!" pekik nya saat menemukan apa yang dicari,"tanggal 14 dan 28 ya?,hari ini 28,pantas saja dia pergi ke dokter penyakit dalam,ternyata dia sakit,Untuk apa gadis ini berbohong?"batin nya bertanya tanya


mata nya membulat. "apa yang telah dilakukan dua makhluk menjengkelkan itu?"gumam nya saat melihat alvian dan aletta mengepung seorang wanita


...karena tempat aletta dan alvian berada tak jauh di belakang ruangan devan,devan mendengar samar samar...


...---...


" kamu!,anak sialan!,berani untuk menampakkan diri di depan saya!"bentak wanita itu


"siapa anak mu?" alvian menyeringai


"durhaka!" wanita itu ingin menampar alvian


"dia durhaka,dia nakal,itu juga mengikuti sikap mu" ledek aletta


"kamu!,anak orang luar ga usah ikut campur!" cecar wanita itu


"bun!,jaga bicara mu!,atau kau dan ayah akan bangkrut!" alvian menarik kerah baju bunda nya dan berbisik


"emang kenapa?" nada wanita itu sombong


"kau harus mengenal gadis ini" bisik nya lagi


"dia gadis murahan,sampah,orang asing,miskin,gaya sok" bunda alvian terlihat sok angkuh


...aletta mengepalkan tangan nya,dan menatap nyalang bunda alvian...


"kau yang murahan!,sampah!,miskin!" aletta tak kalah kesal

__ADS_1


bersambung.....


__ADS_2