
...12:54...
"tuan muda!" sky berlari menyusuri anak tangga
"hey!,pelan pelan!" devan menatap setiap langkah sky
"aku bisa jalan yey!" sky menggerakkan kaki nya
"ohh,syukur lah,sekarang kau hanya perlu melihat pakaian mu besok,ayo!" devan melempar bag belanjaan
"ah...,okey....."
...15:27...
"apakah butuh waktu selama ini?" keluh sky
"sabar!" devan menatap nya nyalang
...setelah pulang dari toko tadi,mereka kembali ke villa...
"ngantuk..." gumam sky"
"tidur lah.." devan memasang kan Shift belt milik sky
"hmm" gumam nya lagi
"tidur nya aja tenang.." batin devan
...jarak villa dari kota memang lumayan jauh.hingga membuat orang yang pergi kesana menempuh jarak selama 45 menit...
...tak berselang lama,akhirnya devan dan sky sampai di villa...
...awalnya devan ingin membangun kan nya,tapi sky tertidur pulas...
"astaga..." ujar nya saat mengangkat badan ringan sky."kau ini makan atau tidak?"gumam nya
"tuan muda!" pekik seseorang yang berjalan ke arah nya
"al...vian?" devan menyipitkan mata nya
"ah,ternyata kau bersama kakak ipar" alvian baru menyadari keberadaan sky yang tengah di gendong ala bridal style."mommy dan daddy mencari mu,kau harus pulang,ada hal penting"ujar nya
"hmmm" gumam devan
...setelah membaringkan sky di ranjang,devan segera pergi dengan mobil sport milik alvian ke mansion...
...di mansion...
"kakak!" seorang gadis menghampiri nya
"eh...,hay al!,kau merindukan kakak?" devan mengelus puncak Aletta
"kau terus bersama kakak ipar ku,sampai lupa pulang" gerutu Revan
"bawel!" devan melepas pelukan Aletta lalu melayang kan kaki nya ke aula mansion
...disana,sudah ada mommy dan daddy yang tua tapi masih nampak muda...
"hey!,kau terus bersama menantu kesayangan ku hingga lupa pulang!" gerutu aryen
"astaga dad!,kau sama seperti Revan!" devan memijat pangkal hidung nya
"sudah sudah!,langsung ke inti nya!" allene menepuk meja."besok adalah hari pernikahan mu,memang tidak ada acara,namun aku mengundang oma,bibi,paman,aunty,juga uncle mu untuk kesana,oh ya!,dengan beberapa rekan bisnis mommy daddy juga...,jika kau mau,kau boleh mengajak teman mu.memang...,ga bakal ada acara,karena ini semua hanya orang dekat,biar ga salah paham...."jelas alenne panjang lebar
"iya iya mom..." jawab devan
"terus aku ga diundang?!,beuh,tega!" Aletta menatap mommy dan daddy nya dengan tatapan kecewa yang dibuat buat
"ga gitu" aryen melempar bantal ke Aletta
"ih,bocil ga usah ikutan" alvian menarik kerah belakang baju Aletta dan pergi
"dada!" Aletta melambaikan tangan nya
"da....da...." alenne membalas lambain nya sambil ter bingung bingun
"kaya nya pas kecil ketuker" devan memijat kening nya
"ah ya,dimana menantu mommy?" tanya alenne
"di villa" jawab nya
"aish!,kau jahat sekali!,kenapa kau tak membawa nya!" gerutu alenne
devan menatap tajam mommy nya."bawel"devan beranjak dari sofa yang ia duduki
...ia melayang kan kaki nya ke arah tangga,dan menyusuri setiap anak nya...
"sudah beberapa hari aku tidak pulang,pasti kamar ini kaya kapal pecah!" devan membuka pintu kamar nya yang berwarna abu abu gelap.
"astaga...,memang iya..." gumam devan saat melihat kamar nya bak kapal yang tertabrak karang 10 meter.
"al!,rev!" pekik nya
...sementara 2 makhluk di bawah hanya saling pandang,dan memikirkan tempat bersembunyi yang aman...
...Revan segera berlari ke garasi mobil yang luas lalu masuk ke dalam pos penjaga yang ada di sana...
"den?" gumam pak rafi--penjaga mansion
"ssst!" devan meletakkan jari telunjuk di bibir nya
...sementara kaki Aletta tergerak berlari ke kamar alvian yang terletak di basement,entah lah...,devan sengaja meletakkan rehan dan alvian disana,bukan bermaksud memandang rendah,tetapi...,ruangan yang luas saat itu hanya tersisa di basement,btw basement nya ga kotor kaya yang kalian pikir kan kok!...
"al?,ngapain?" alvian mengerutkan kening nya
"lari dari kak dev" Aletta memasukkan dirinya ke bawah meja tempat alvian berkerja
"ish!,dalam lemari lah!,aku lagi kerja lho al!" alvian memundurkan sedikit kursi nya
"ahhhh,bentar aja lho pian!" Aletta memeluk kaki alvian
"terserah lah..." alvian kembali memajukan bangku nya
...sementara devan masih mencari ke mana pergi nya kedua adik beradik itu...
...hingga sampai dia di basement dengan marmer putih,dinding putih dengan sedikit perpaduan abu abu,lampu terang serta masing masing 2 pintu yang berjajar di bagian kiri dan kanan,dan di ujung koridor ada gudang yang berisi persediaan makanan (tempat kesukaan Aletta)...
...devan mendobrak salah satu pintu berwarna putih...
...brak!,pintu ditendang...
"kya!,ayam!,astaga tuan muda...." rehan mengelus dada nya karena kaget
"ah,maaf" devan menatap nya datar."apa disini ada al atau rev?"tanya nya sembari celengak celenguk sana sini
"uhm?,tidak ada tuan muda" jawab nya
"ah,baiklah,lanjut kan kerja mu"devan menutup pintu
" kerja?"beo rehan,"aku bermain game"gumam nya
...kini devan beralih pada kamar yang dominan dengan warna dongker putih,memiliki pintu hitam dan perlengkapan yang biasa nya tersusun rapi...
...brak!...
"eh setan!" alvian membungkam mulut nya
"apa kata mu?" devan menatap nya nyalang
__ADS_1
"engga" alvian kembali fokus pada laptop nya
"ada al atau rev?" tanya nya
"ngga" jawab alvian singkat
"baiklah" devan segera berlalu pergi
"ah,syukur lah...,Terima kasih pian!" kini Aletta beranjak menaiki ranjang
"besok besok...,berani berbuat berani bertanggung jawab" ujar alvian
"sip bos!"Aletta menarik selimut yang sudah tersusun rapi
" astaga..."gumam alvian
...devan menaiki anak tangga dan kembali ke aula...
"mbak din...,liat rev?" tanya nya dingin
"eh-enggak tuan muda..." maid bernama dina itu membungkuk
"hmm,pergilah" devan menggerakkan kepala nya ke sembarang arah
"baik tuan muda" mbak dina mengayunkan langkah nya
"pak rafi!" pekik Devan
pria paruh baya bernama rafi itu pun menoleh pada anak muda yang berlari pada nya."ya tuan muda?"
"ada liat rev atau al gak?" tanya nya
"den?,wah...,kebetulan saya liat tadi den ngumpet di pos" ujar nya yang tak tahu apa apa
"ah makasih pak" devan mengayunkan kakinya menuju garasi
...kini tiba ia di depan pos...
"rev!" pekik nya
"astaga!,kak dev kenapa bisa tau!" batin nya
"baaaa!" devan menepuk pundak Revan."mau lari kemana?"tanya nya
"e-enggak...,nggak lari!,cuma,cuma kaget ajahhh,hehe" Revan membalikan badan nya
"kok kamar kakak kaya kapal pecah" devan menaikan alis nya
"hehe" kekeh nya lalu berlari kencang saat devan lengah
"sialan!" devan menatap kesal Revan
...16:07...
"jam 16:07?,si cacing itu pasti sudah bangun" devan kembali memasukan handphone nya kedalam saku nya."mom!,dev pergi dulu ya!"devan berjalan keluar
"sayang!,tahan dulu ya!,besok udah bisa kok!,awas kalo sky udah gak ke segel lagi gara-gara kamu!" pekik alenne
"hah?" devan memutar kepala nya
"maksudnya tahan dulu ngadon dede nya!,besok baru boleh!" goda aryen
"astaga...." devan segera berjalan ke arah pintu
...kedua orang tua itu terkekeh...
...sementara putra sulung nya sedari tadi menggerutu...
...Alvian pun mengantar nya ke villa...
"da devan!" alvian melambaikan tangan nya
...devan mengayunkan langkah nya menuju aula villa...
sky menaikan satu alis nya."dari mana?"tanya nya singkat
"rumah" jawab devan
"oh"
"ada hal yang ingin ku bicara kan"katanya
" hmm"gumam sky
"besok pernikahan akan dimulai,mommy dan daddy mengundang oma,bibi,paman,uncle,aunty,beberapa sepupu lain nya juga beberapa rekan kerja nya" devan duduk bersebrangan dengan sky."agar tidak terjadi kesalah pahaman,kau pasti tau itu,dan kau boleh mengundang teman mu"lanjut nya
"hm?,benarkah?" sky menatap nya
"hmmm" gumam devan
"bisakah tidak bersikap dingin?" sky menaikan satu alis nya
"ngga" jawab devan
...20:16...
"acha!!!" pekik sky
"langit?,ih!,kok baru ngabarin?,ada apa?" ujar Biancha dari sebelah sana
"besok langit married,datang yah!"
"ah?,benar kah?,kya!!!!,pokoknya ponakan acha 6!" cetus nya
"heih!,apasih!,pokoknya besok dandan cakep cakep!" sky mematikan telfon sepihak
...sementara biancha........
"besok pakai dress apa yah?" biancha mengobrak-abrik lemari nya
...drit!drit!,anggap aja nada dering...
"ha?" biancha mengangkat panggilan
"couplean yukk?" ujar seorang wanita di sebrang sana
"uhmm boleh,btw tema married nya langit apa li?" tanya nya
"biru langit sama putih" ujar ellia
"uhmmm,pakai dress biru abu kita aja?,gimana?"kata biancha
" ah!,iya,boleh!"ellia tersenyum."btw,pagi nanti si 'morning'pulang lho!"tukas nya
"ah?,benar kah?,kyaa!,acha kangen banget lho!" ucap biancha antusias
"aku juga,see u" ellia mematikan telfon sepihak
...biancha menggulung senyum lalu meletakkan ponsel nya di atas nakas...
"udah tentu yang ini kan..." biancha mengambil dress berwarna biru abu dari lemari
...05:30...
"cepat atuh!" gerutu ellia yang telah menunggu di depan halaman rumah biancha
"iya sabar!" gerutu biancha
"udah izin?" tanya nya
__ADS_1
"udah dong!" jawab biancha
"kita ke pelabuhan dulu,jemput'morning'" ujar Ellia
"sip" jawab biancha
^^^roda pun berputar menuju pelabuhan^^^
"morning!" pekik kedua nya menyambut seorang gadis cantik yang baru turun dari kapal
"lili!,acha!,kyaaaaa!,kangen banget sama kalian!"ujar gadis yang dipanggil morning itu--senja
senja Kayla Abraham
22 tahun
visual asli:
mai hà hoàng yến
" udah yuk,masuk aja,nanti kita telat"cetus biancha lalu mengambil koper milik senja
"telat?" beo senja,"telat kemana?,terus,ngapain kalian berdua pakai dress ini?"senja mengerutkan kening nya
"langit tersayang kita bakal married!" ellia tersenyum senang
"benarkah?,kyaaaa!,pokoknya ponakan kita 6!"
"setuju!" pekik kedua nya
"kita ke toilet umum dulu,morning ganti baju di sana,acha udah bawa kok baju untuk morning" kata biancha
"sip!" senja tersenyum manis
...ketiga nya pergi ke toilet umum,lalu berjalan membeli kado sejenak...
"pokoknya kado untuk kak Dev harus bagus!" ketus aletta
"iya iya!" jawab alvian malas
...bruk!...
"ayam!" pekik aletta saat ia menabrak seseorang
"lelet?" gumam gadis itu
"subuh?" gumam aletta
"kya!,ga nyangka kita ketemu di sini!" senja memeluk aletta
"sen...ja...."gumam ellia
" kak el!!!,kyaaaa!,kita ketemu!,kak el kak el!,hari ini kak Dev married lho!"aletta memeluk ellia
"ahaha,aku tau,sekarang aku mau membeli kado untuk nya" ujar ellia.
"lebih tepatnya kakak ipar,hehe"ellia terkekeh dalam hati
" sendiri nih?"tanya aletta
"sama senja dan biancha" ellia memegang pundak aletta
"kalian kenal?,wah!,kak Dev punya temen ceue ternyata" mata aletta membulat
"haha,bukan al,bukan...,kami datang atas nama sky,bukan devan" ujar biancha
...(btw,biancha,senja sama aletta,sempat satu kampus)...
"oh!,jadi kalian temen kakak ipar!" kata aletta
"yup" Jawab senja."udah yuk...,nanti telat"ujar senja
"entar entar!,al..,kok kamu kenal tuan muda devan?" tanya biancha
"adiknya" jawab ellia
"hey,betina betina,bisakah kalian lanjut kan perbincangan nya nanti saja,acara akan di mulai sebentar lagi" ujar alvian dingin
"heh!,mana ada orang buat acara pagi pagi buta begini!" gerutu aletta
alvian berjalan santai."aku tunggu di mobil"ujar nya
"sip!" balas aletta
"pacar mu?" senja tersenyum nakal
"bukan,asisten kak Dev" jawab nya
senyum nakal biancha,ellia dan senja pun keluar."kita restui kok!"ketiga nya memegang pundak aletta
"menyebalkan!" pekik nya."aku pergi dulu,da!"aletta berjalan malas
"haha!" ketiga nya tergelak
"udah yuk,kita sarapan dulu" ujar ellia,karena ia tau kedua bestod nya itu belum makan pagi
"cus!,ellia traktir!" pekik senja
"et dah,morning!" biancha geleng-geleng kepala
...sementara sky......
"kamu beberapa hari kemana sih!" bentak rose
"urusan lo apa?" tanya nya
"saya nanya itu Jawab yang bener dong!"
...plak!,satu tamparan melayang di pipi mulus sky...
"cukup!,aku capek!" sky mendorong rose hingga tersungkur ke bawah.
"ingat ya,mak Lampir!"aku pasti akan membalas mu!"batin sky lalu beranjak dari kamar hotel itu
" ck ck ck,awas jika ayah tau...,kau pasti akan dimarahi habis habisan "kata akara
" kebalikan nya"sky tersenyum smrik lalu berlalu pergi dan berjalan ke kamar devan
...tok tok tok...
...ketukan dari luar kamar...
"masuk" jawab devan dingin
"tuan muda...." mata sky membulat saat melihat kamar yang dipenuhi mawar merah juga putih
"ulah mu?" tuduh devan
"enak aja!,bukan lah!" gerutu nya
"itu,gaun mu" devan menatap gaun yang terpajang di pojok kamar
sky berjalan ke arah gaun itu."kau berjanji menjaga ku,berjanji untuk menerima aku apa adanya,berjanji untuk tidak menyakiti ku,berjanji untuk menua bersama selama nya,berjanji untuk membantu ku suka maupun duka,kau bisa tuan muda?"ujar nya nanar
"tentu saja...,aku janji!,aku berjanji akan menjaga mu sampai kapan pun itu" devan menaikan satu jari kelingking
__ADS_1
bersambung.....