
...sinar matahari menyilaukan mata makhluk makhluk kota,terkecuali makhluk nocturnal...
...jalanan sudah mulai di padati oleh manusia yang berlalu lalang...
...suara yang membuat telinga ngilu pun sudah terdengar,mulai dari suara klakson kendaraan,beberapa gerutuan para pekerja yang hampir terlambat untuk ke kantor,tawa serta cerita dari murid yang hendak pergi ke sekolah dengan berjalan kaki,dan lain nya...

...silau matahari menerjabkan gadis berusia 21 tahun,yang masih mau bermain bersama alam bawah nya,tapi karena godaan mentari ia harus bangun dan mengerjakan aktivitas nya...
"uhmmm....,jam berapa ini?" gumam nya sambil menggosok mata
"akhirnya bangun juga kau" alvian tersenyum smrik
"kya!,apa yang kau lakukan disini!" bentak aletta
plak..."su...,aku kan cuma ngebangunin kamu!,jangan di lempar guling dong!"alvian menyingkirkan guling yang ada di hadapan nya
"owh,ya sorry!" aletta menyibak kan rambut panjang nya tanpa rasa bersalah,lalu menyambar handuk yang semalam ia letak sembarangan di atas nakas yang jauh dari ranjang nya
"dasar wanita" cibir alvian sambil mencari pakaian milik aletta
...***...
"al!,baju mu di atas ranjang nih!" pekik nya
"ngokhey" Jawab aletta
alvian keluar dengan wajah datar
"ehem" aryen berdeham."dari kamar al ya?,pagi banget sih nak,oh...,jangan jangan..."aryen menatap nya penuh godaan
"dad,jangan aneh aneh deh" alvian menjawab dingin
"hehe" aryen mengelap kacamata minus nya
"ngapain tadi malam.." goda alenne sembari menyajikan teh pada aryen dan memberikan segelas susu hangat pada alvian
blush..."ga ada,ih!"bantah nya lalu meneguk susu itu hingga tandas
"hahaha!" kedua nya tergelak
alvian meletakkan gelas itu di atas napan."udah ah,ian mau ke kamar baby ken,da mom!,da dad!"alvian melambai lalu pergi
"huh...,anak itu,nampaknya saja dingin" alenne menampilkan senyum manis nya sementara aryen hanya menggeleng
"ken..." alvian mengetuk pintu
"masuk aja uncle!"jawab kenzi
kriet..,pintu terbuka perlahan
" ayo mandi!"alvian mengambil handuk ber-dominan warna kuning,bergambar jerapah,singa,dan harimau,haha,jika melihat alvian membawa itu orang akan tertawa
"ken masih mau bau pesing,ih!" bantah kenzi sembari menjauhkan diri nya
"hah?" Alvian mengerutkan kening nya."ken,bau pesing kok di pelihara sih?"alvian bertanya
kenzi mendengus."ini khas lho,uncle.."Jawab nya polos
"ga ada!,ga ada!,pokok nya mandi!" alvian menggendong paksa kenzi
"hwaaaaa!,papa!,putra mu mau di culik!,tulungggg!" pekik kenzi yang membuat kuping alvian sedikit mendenging
"ken!,mandi atau papa ga bakal mau cari mama untuk kamu!"balas revan samar samar dari sebelah
" iya deh..."balas nya terdengar sedikit kesal
...***...
"modus mulu lu,papa muda!" ucap rehan yang sedang menyusun map sesuai warna nya
"calon bini gw ga peka!" revan meraup kasar wajahnya
"bia maksud mu?" tebak rehan,dan revan hanya mengangkat alis nya
"kalo dia tau lu udah ada anak,terus dia mikir macem macem?,gimana?" tanya rehan
"maksud lu?" revan malah bertanya balik
"fikir sendiri lah" rehan beranjak dari kamar itu
"ck!" revan berdecak kesal
...***...
"mom,lihat pian ga?" tanya gadis yang tengah menusuri anak tangga
"di kamar nya ken paling" Jawab aryen
"udah,nanti aja cari ayang mu itu!,sini cepat,bantu mommy sama mbak Nur sajiin makanan!" titah Alenne
"ya" jawab Aletta malas.
"ayang ayang!" batin."pala mu ayang!"
"heh!,mommy tau ih!,kamu ini!" tegur alenne
"omaaaaaaa!,tulung kennnnnn!" pekik kenzi sambil merentang kan tangannya
"kenapa sih sayang?" alenne menyambut kenzi dengan hangat
alvian melepaskan dekapan nya."astaga ken!"alvian menatap nya tajam."seperti nya kau semakin gendut!"
"uncle...,jangan menatap ku seperti orang yang mencuri istri mu!" kenzi Memonyongkan bibir nya,lalu berjalan pada aletta
"iya!,ini!,lihat ini!,kau mencuri istri ku!"ucap alvian asal dan melepas paksa dekapan kenzi yang menempel pada aletta,lalu memeluk aletta erat." sana lu,dendeng asem!"ledek alvian
"ehem" anak itu berdeham
"cie......." ejek semua orang yang melihat hal itu
wajah aletta bagaikan tomat."alvian..."ia mendorong perlahan alvian
deg...deg...,"astaga..."batin alvian.
"ada apa ini?!" batin kedua nya."j-jantung ku,jantung ku,kenapa-,k-kenapa berdetak,kenceng banget..."
__ADS_1
seorang pria tua menghembuskan nafas."non,tuan...,hargai lah duda di sini nak"tutur kakek rizal,seorang pria paruh baya yang sudah bekerja sejak zaman kakek devan
pak rafi tergelak."maka nya pakwo,cari yang baru"goda pak rafi
kini asisten mommy alenne yang tergelak,pak budiman namanya,biasanya di panggil koko dian."emang laku?"timpal nya
"haish!,kalian perjaka tua kurang ajar!" kata kek rizal
glek..."aku dan bercerai di hari pertama "kata pak jen,asisten daddy aryen
"salah pilih sih"ujar daddy aryen
...kelima bapak bapak itu tergelak dengan dialog khas mereka...
" hey,kalian berdua mau sampai kapan disana?"tanya revan yang baru keluar dari kamar nya
"jadi pernikahan nya tanggal berapa?"goda rehan
" tanggal 14" jawab aletta malas sambil menggandeng lengan alvian untuk duduk di kursi
"4 hari lagi?" ujar alenne."dress nya udah belum?"tanya nya
"ishh!,al sama pian tuh ga pacaran!" bantah aletta sambil menatap wajah datar alvian
"ya,bener kata al" jawab alvian singkat
...sementara di villa...
"kau ini bagaimana!?,mana bisa seenaknya membawa anak kucing kemari!" bentak devan pada sky
...saat menyiram tanaman tadi,sky melihat seekor kitten ras,berjenis Persia yang nyasar di sana,seperti nya kucing ini ada pemiliknya,karena memiliki collar gold di lehernya,kucing dengan corak bulu berwarna coklat,putih juga hitam itu pun berhasil menarik perhatian sky.gadis itu akan menjaga nya hingga menemukan pemilik aslinya...
"t-tapi,tapi.." ucap sky terbata-bata
"tidak ada kata tapi!" devan melemparkan sebuah gelas kaca ke lantai hingga pecah
hiks..."kau,kau j-jahat..."lirih sky,lalu mengambil anak kucing yang dari tadi duduk di lantai,dan berlari ke kamar nya
...sky meletakkan nya di atas ranjang,juga membanting dirinya di sana...
sky menutup wajah nya dengan bantal."emang kenapa jika aku mau kucing!"pekik nya hingga terdengar oleh Devan di kamar sebelah."aku ga boleh ini!,ga boleh itu!"pekik nya lagi."apa aku ini binatang!?"
mata devan membulat."astaga,aku membuat anak ini tertekan "devan memijat pangkal hidungnya.
"setidaknya kau punya izin dari ku!" balas devan dengan pekikan
tangis sky terhenti."ga mau!,ga perlu"
"mau di buang tu kucing?" ancam devan
"bukan punya gw!,ape lu!" terdengar ada suatu barang yang sky lempar
"ck,kenapa aku bisa menyukai orang yang kekanak-kanakan seperti gadis in?" batin devan.
"jangan melawan suami ky!,mau di gempur lagi?!" ancam devan dengan nada dinginnya
...bulu kuduk sky seketika naik,terasa menyeramkan bagi nya...
"lu ga punya hak!"
"gw laki lu,setan!,ya hak gw lah!"
"tapi,gw mau lebih..."
devan terdiam."ok!,gw bakal buat lu jadi bini sesungguhnya!"devan berjalan ke kamar sebelah
"heh,ngapain lu!" sky mengelus bulu kucing yang sedang duduk di pangkuan nya
"tempat,tempat gw,tanah,tanah gw,villa,villa gw,jadi ya terserah gw lah mau dimana!" devan membaringkan diri nya di marmer putih kamar sky
"lu ngapain,tuan muda..." sky menautkan keningnya
"mau masuk angin!,biar di elus juga!" devan menggulingkan badan nya kesana kemari
"mau lu mati,gw juga ga peduli!" sky mengibaskan piyama putih nya yang tertempel bulu
"ih!" devan menatap nya tajam
"apa lo?"
...***...
...hanya dentingan garpu dan sendok yang terdengar di ruangan itu,tak ada satu pun yang buka suara...
aletta menghentikan garpu nya."kok mual ya?"batin nya
"kok diam?" tanya pria dihadapan nya,alvian
"uhm..anu!" aletta berlari kotar katir ke arah wastafel di dapur
huek....
huek....
...aletta memuntahkan isi makanan nya,membuat semua orang menoleh kedapur...
...revan dan alvian menghampiri nya,alvian mengelus punggung Aletta,sedangkan revan memberinya minum...
"kamu kenapa al?" tanya alenne dari meja makan
"hamil mom?" tebak aryen
"bisa jadi!"alenne menepuk meja."al!,ian!,kayanya kalian bakal punya anak kembar,deh!" timpal nya
mata keduanya membulat."mommy!!!!!"pekik kedua nya
"2 al!,yeyyy" rehan dan kenzi bertepuk tangan
"mommy udah siapin nama buat cucu mommy!" alenne nampak girang."kalo 2² cowok,satu alsen,satu alden,kalo 2² cewek,satu alya,satu alra,kalo sepasang...."ia tampak berfikir.
"satu alissa,satu alvaro!" kata aryen
"al ga hamil!,al bahkan ga pernah berhubungan dengan siapa pun,dengar itu!" ujar nya terdengar jengkel
"boong" kata orang yang ada di meja makan
"udah lah,al ga mau makan!,BYE!" aletta yang merasa jengkel pun berjalan pergi dengan kaki yang menghentak ke lantai
__ADS_1
...penjelasan kecil ayank akoh...
Hai ayank"akoh!,disini author mau minta maaf nih,karena penayangan episode ini terlambat banget ayank akoh semoa!,karena author juga butuh libur,kan kemarin itu raya,ayank...,jadi kalo ada jadwal libur/tanggal merah,author bakal berhenti nayangin episode sampai hari libur nya selesai
dan yang mau kenal dekat ma author,boleh kok,ayank akoh semoa DM ig author,buat yang mau ngeritik/nyaranin karya,chat author di akun khusus promosi novel ya...
akun utama author:
@kth.4n1t
akun yang lagi sering aktif:
@takara.aion
akun yang paling jarang on:
@er.aqua_
akun khusus novel:
@zaavel.yza
follow yah,ayank😡❣️,ga follow kita unpren😡💔
...***...
sky duduk di depan devan."anu...,e-..itu.."sky menggaruki tengkuk nya yang tidak gatal
devan menatap nya tajam."katakan saja,payah!"
"ah,anu..,uhm,apa aku boleh bertanya?,tuan muda?"
"hmm"
"apa kau punya 3 sisi?,t-terkadang kau bersikap dingin,memarahi,membentak,dan mengasari ku,yang kedua,kau memberi kasih sayang secara tidak langsung pada ku,kau menjadi baik,ga kaya t-rex,yang ketiga,kau bertingkah manja pada ku,bagai seorang bayi,sebenarnya maksud nya apa sih?" jelas sky panjang lebar
devan menjitak jidat sky."payah!"maki nya
"kenapa?" sky memegang jidat nya yang terasa ngilu
"suatu saat kau akan tahu maksudnya,manis..." devan mengelus rambut sky yang terurai dan berlalu pergi
wajah sky memerah,entah kenapa dia ingin menaruh harapan di hati nya,namun ia buang jauh jauh,dia tau,devan tak mungkin mencintai nya."jika kau tidak menyukai ku,jangan beri harapan palsu,setan!"maki sky,yang membuat devan terkekeh
...***...
"ma.."
"ma!"
"ma!"
"mama!".pekikan itu membuyarkan lamunan biancha
" ah,iya Kelly,kau memanggil mama?"biancha menyamaratakan tinggi nya dengan kelly
"key mau papa!,pokoknya papa!" kata kelly penuh penekanan
"ck,fokus pada pelajaran mu,jangan pikir kan papa mu yang entah dimana!" jawab biancha malas
air mata kelly mulai tergenang."HWAAAA!,M-MA,MAMA JAHAT!,HWAAA!"kelly menjerit sekeras kerasnya
"ssst!,kelly!" biancha membungkam mulut kelly.
"key mau papa!,hiks..,mama,key mau papa mama!" kelly memeluk biancha
"sayang...,kita cari papa,ayo kita keluar.." bujuk Biancha sambil menghapus air mata putri semata wayang nya itu
kelly mengangguk patuh."baik,mama"
...***...
"kau mau makan es krim,key?" tanya biancha
"mau!" seru gadis kecil itu
"baik lah,ayo kesana!" biancha berjalan dengan tangan kanan menggandeng kelly.
"ibu yang jual es krim,kelly mau es krim matcha!" kata kelly seusai tiba di gerobak es krim
"haha,baik gadis manis" ibu penjual es krim hanya tertawa
"apa mama mau es krim?" tanya kelly pada biancha
"boleh,Satu es krim rasa coklat ya bu,kami tunggu di bangku sana" biancha menunjuk pada bangku kosong yang tak jauh dari gerobak itu
"baik nona" ibu penjual mengangguk
...saat asik menunggu dan membiarkan kelly bermain bersama anak lain yang sesuai dengan nya,biancha melihat seorang lelaki yang ia kenal...
"tuan muda revan?" biancha tersenyum tipis
revan mendekat."Hai bia"sapa revan
"uhm,h-hai tuan muda.." biancha mengangguk
"kau sendiri?" tanya revan
biancha terdiam,lalu sedikit menunduk."tidak..."biancha menggeleng
revan mengerutkan alisnya."oh ya,kalau begitu..,kau bersama siapa?,kenapa rasa nya kau malu untuk bicara?"tanya revan yang masih setia berdiri
biancha mengizinkan dia duduk di sebelah nya."aku..,aku bersama...,putri ku..."Jawab nya sedikit malu
deg..."p-putri mu???"mata revan membulat
biancha mengangguk."lalu tuan muda?,apa tuan muda sendiri?"tanya biancha
"bersama anak ku,lihat itu,yang sedang bermain bersama anak perempuan itu,itu lah putra ku" jawab revan
"ah..,a-apa,apa tuan muda sudah menikah?" tanya biancha
"belum" jawab revan."oh ya,jika boleh tau,siapa ayah dari putri mu itu?"tanya revan dengan penuh rasa sakit
"anak itu hasil kecelakaan tuan muda...,anak yang lahir tanpa disengaja" biancha tersenyum tipis
"ah...,maaf" kata revan
__ADS_1
bersambung.....