Gadis Milik Tuan Muda

Gadis Milik Tuan Muda
•Episode 6//villa devan


__ADS_3

"ah maaf,tapi ini kebiasaan ku pada al sebelum tidur" devan menutup pintu dengan rasa malu


"siapa lagi al?" gumam sky.ia berjalan menuju ranjang


"e-eh?,tuan muda!" pekik nya dari kamar yang sampai terdengar oleh devan di dapur


"ada apa?" tanya devan


"aku tidak mungkin tidur dengan baju ini" sky memutar badan nya seperti anak kecil


...devan menunjuk lemari dengan dagu nya lalu kembali pergi...


"a-ah,terimakasih" sky mendekati lemari itu


23:34


...hujan mulai turun,rintik nya menjadi lagu penghantar bagi para penghuni villa,terkecuali sky...


...suasana villa yang jauh dari kerumunan.di daerah hutan yang terletak di sebelah laut,suara hujan dan suara ombak yang terdengar sampai ke villa...


...memperlihatkan suasana alam yang asri dan asli...



...tar!,tar!...


...(anggap aja petir)...


"ah!"sky menutup telinga nya


...teriakan nya membangun kan devan yang tengah terlelap...


" apa lagi ini?"devan memijat pangkal hidung nya


"tuan muda!" pekik nya


...devan berjalan menuju kamar sky...


"ky?" ia melihat sky tengah ketakutan


"tuan muda!" sky berlari pada devan lalu memeluk nya dengan erat.


"tuan muda...,petir..." lirih sky di tengah isak tangis nya


"***!,tenanglah...,aku disini kau tidak perlu takut,cengeng" devan membalas pelukan itu lalu mencoba menghibur sky


sky menenggelamkan wajah nya dalam dada bidang devan."uhm!,tuan muda!,aku takut..."lirih nya lagi


"sudah ku bilang,kau tenang saja" devan menggendong sky ke ranjang nya.


"tidur lah..,aku disini" devan meletakkan sky di atas ranjang


...sky mengangguk kecil lalu mencoba memejamkan mata nya...


...merasa gadis cantik di depan nya telah tertidur lelap,devan segera meninggalkan nya...


...tar!...


...belum sempat devan membuka pintu,suara petir yang menyambar begitu keras membuat seisi villa terbangun tak terkecuali sky...


"tuan muda!" pekik nya


"hm?" devan menatap nya dingin


"aku takut petir..." sky duduk dan merunduk


devan kembali menghampiri nya."kutanya pada mu,biasanya saat petir begini,apa yang kau lakukan?"devan duduk di tepi ranjang


"aku menelpon acha atau lili untuk menemani ku di rumah" lirih nya


"baiklah" devan segera keluar dari kamar sky


"apa aku bisa menelpon acha atau lili?,jalan ke villa ini saja aku tak tahu,karena selama perjalanan aku tertidur" batin nya.


"apa aku tak tidur?" sky menatap jendela yang telah di penuhi rintik hujan


...pintu kembali terbuka,sky menatap ke depan nya,melihat devan tengah membawa bantal,guling juga selimut milik nya ke kamar sky...


"tuan...muda...?" sky memeluk lutut nya


"karena acha dan lili mu tidak datang,maka aku yang menemani mu tidur" devan merapikan barang barang nya.


"tapi tu-" sky menggantung kata kata nya saat devan menyuruh ia diam


"tenang lah,aku tak akan melakukan hal yang di luar nalar" devan membalut diri nya dengan selimut


"baik lah" gumam nya


...tar!...


...petir kembali menyambar...


"kya!,tuan muda!" sky merapat kan diri nya pada devan hingga tak bercelah


"tidur lah" bisik devan di telinga sky


...sky memeluk devan agar tidak ketakutan,merasa tangan wanita yang memeluk nya gemetar,devan membalas pelukan itu,dan getaran itu pun menghilang...


"malam..." gumam sky yang dilanjutkan dengan kepala nya yang tenggelam pada dada bidang devan


"malam cantik..." Jawab devan dalam hati


...kedua nya pun akhirnya tertidur dalam dekapan yang hangat...


...05:41...


"ah!,hal bodoh apa tadi malam!" gerutunya dalam hati


"ky!,baju mu telah di siap kan!" pekik devan dari luar kamar mandi


"baik t-tuan muda!"jawab sky


...sky segera mematikan keran,lalu berjalan keluar menggunakan handuk yang menutupi bagian dada hingga atas lutut...


" e-eh?"mata sky membulat.


"ah!,tuan muda!" pekik nya saat Devan tengah berbaring di atas ranjang dan menatap nya


...devan segera keluar dengan wajah memerah...


"agh!,memalukan sekali!" batin nya.


"setelah selesai..,sarapan lah" devan kembali ke kamar nya

__ADS_1


......kini kedua nya tengah menyantap sarapan pagi nya......


"apa tidur mu nyenyak?" tanya devan basa basi


"tidak terlalu.." kata sky


"saat bersama ku?" goda nya


"aku...,jujur saja,aku merasa sedikit tenang" jawab nya anteng


"malam ini,mau lagi?" goda nya lagi


"aih!,pria pengambilan kesempatan!" sky memukul kepala devan dengan garpu


"awh!" ringis devan


"uhm..,villa besar seperti ini..,hanya ada 5 maid?" tanya sky


"ya...,lagian aku juga jarang kemari.ouh ya...,omong omong,kenapa kau takut pada petir?" tanya devan


"ah...,saat kecil...aku ditinggal kan dalam satu ruangan sempit yang gelap,saat itu hujan,dan petir terus menyambar ribuan kali,ada seseorang yang menakuti ku dari luar,hingga membuat ku trauma..." jawab nya


"oh,begitu" devan ber'oh'ria


...ting!,(anggap aja notif dari HP devan)...


*Alvian:tuan muda!,tuan muda!,kau ada di mana?,kenapa seharian tak pulang ke mansion?


devan:aku di villa,sebentar lagi aku pulang


alvian:baik lah*


...---...


"kenapa?" tanya sky


"ah tidak,ada seseorang yang mencari ku" jawab devan dengan nada dingin biasa nya


"siapa dia?,pacar mu?" mata sky membulat


"heh,aku tidak mengerti tentang cinta,ky..." devan menunujukkan senyum smirk nya


"terserah padamu" sky meneguk teh hangat nya


"tuan muda...,ada kiriman..." potong salah seorang maid-mbak dewi


"letakkan di meja depan sana" devan sama sekali tak melihat mbak dewi


"baik tuan muda..." mbak dewi pergi meninggalkan ruang makan


"hey..,tidak sopan saat orang bicara kau tak melihat,apa lagi orang yang lebih tua"cecar sky


" jangan mengurus hidup ku"devan mengerutkan ujung bibir nya


"terserah" sky memutar bola mata malas


"oh ya,minta handphone mu"devan mengulurkan tangan nya


" ini..."sky memberikan nya dengan rasa ragu


...devan menyalin nomor HP sky ke HP nya,juga sebalik nya...


"nah" devan mengembalikan handphone sky


...***...


" dimana kak Dev?"tanya Aletta khawatir


"dia ada di villa nya,sebentar lagi juga kembali" Jawab alvian


"manusia kutub menyebalkan!,kenapa tidak memberitahu ku!" gerutu revan


"hey,tuan rev,kau sama sekali belum mandi,pergi kembali ke kamar" rehan menepuk pundak revan


"iya iya!" ia kembali ke kamar nya


...begini lah suasana mansion,tidak mengenal kata sepi,mulai dari ocehan gadis bernama Aletta,gerutuan dari si tengah revan,omelan dari rehan,dan adu cekcok antara bos dan asisten--devan dan alvian,juga masih banyak hal lain yang tak pernah membuat mansion sepi...


"pagi semua" sapa alenne


"pagi mommy" jawab semua nya


...karena sudah lama tinggal bersama,alvian dan rehan juga ikut memanggil alenne dengan sebutan "mommy"...


"udah pada makan?" tanya nya


...ke tiga manusia yang tengah berkumpul itu hanya menggeleng...


"ayo makan!,keburu dingin!" Aryen berjalan ke arah dapur mansion


"ga ada yang masak!" teriak Aletta pada aryen


"hah?!,terus bi yuri ke mana?" tanya aryen


"hilang" jawab nya


"hilang?" gumam alenne


"heeh,tadi al cari ke kamar ga ada" jawab Aletta


"mbak Nur!" pekik alenne


"ah iya nyonya?,ada apa?" salah satu maid bernama Nur menghampiri mereka


"kamu masak gih" titah alenne


"lho?,si yuri mana nyonya?" mbak Nur mencari keberadaan bi yuri


"ga tau,tapi sekarang kamu masak ya...,anak anak belum pada makan" Alenne mengelus punggung mbak Nur


"ah,iya nyonya!" mbak Nur segera berlari ke arah dapur


"aduh,kemana ya,bi yuri...." alenne berjalan ke sana ke mari


"mom..,do'ain aja bi yuri ga kenapa napa,mungkin dia keluar,karena terburu buru,bi yuri ga sempat ngabarin kita"


...bi yuri adalah koki mansion yang sudah bekerja sebelum devan dan revan lahir,awalnya pekerjaan bi yuri adalah merawat alenne saat hamil,juga menjaga si kembar nanti nya,saat umur devan dan revan 5 tahun,bi yuri berpindah menjadi koki...


"han!,rehan!" pekik revan


"ada apa tuan muda?" rehan berjalan mendekati kamar revan


"liat jas dongker aku ga?" revan mengacak acak lemari nya

__ADS_1


"udah liat di bagian kanan?" rehan menaikan satu alisnya


"ah iya!" revan beralih pada bagian kanan lemari."ketemu!"ujar nya kegirangan


"cepat lah!,hari ini ada meeting!" rehan kembali menutup pintu


...kembali pada sky & devan...


"tuan muda...,kau mau pergi?" sky menghampiri devan


"hm" gumam nya


"aku boleh ikut?" tanya nya


"ga" devan menuruni anak tangga


"ah!,menyebalkan!" gerutu nya


"jika bosan,kau bisa pergi kepantai di sebrang sana" devan menggerakkan dagu nya ke arah luar


"apakah boleh?" mata sky berbinar


"ya...,tapi jangan lama lama,dan jangan terlalu siang,hari akan panas,jangan membuat ku repot dengan penyakit mu itu" devan menatap nya nyalang


"ah,okey...,sip boss"sky mengangkat jempol nya


...15:32...


" non,mau kemana?"tanya maid bernama salsa


"ah,saya mau ke depan,nyari udara segar" sky mengehentikan langkah kecil nya


"kata tuan muda,kalo non mau keluar,harus ditemenin.." bi salsa menghampiri sky


"ngga usah repot bi..." sky lagi lagi tak mau merepotkan para maid


"tugas saya dari tuan muda,non..." bi salsa melenggang keluar


"ah..,baiklah.." sky melanjutkan langkah nya.


"siapa tuan muda sebenarnya?,memiliki villa pribadi..,sangat di hormati...,menurut ku,dia bukan sekeder pemilik rumah sakit besar..,ada hal yang tak ku tahu,lalu..,berkataan nya beberapa hari lalu...,maksudnya?,di bawah naungan ashandra group?,setahu ku,rumah sakit itu memiliki hubungan dekat dengan ashandra group,tapi mengapa dia tidak mengatakan di bawah naungan rumah sakit itu..."batin sky penuh tanya


...sky dan bi salsa sampai di bibir pantai...


"apa non suka?" tanya bi salsa


"suka bi.." jawab nya


"oh ya?,non bisa sering ke mari" bi Salsa tersenyum tipis


"tentu bi" sky membalas senyuman itu


"ah iya,bi,saya boleh tanya ga,sebenarnya...,siapa tuan muda itu?" tanya sky


"aduh...,kata tuan muda bilang ga tau aja,pura pura tau kalo cuma punya RS" batin bi salsa.


"ah,saya juga kurang tau non...,kerja saya cuma sebagai maid,yang saya tau,tuan muda adalah pemilik rumah sakit terbesar di sini" lagak bi salsa


"oh...,begitu ya.." sky mengangguk paham


"langit..." seorang wanita menghampiri sky


"lili?" sky menoleh ke sumber suara


"kemana sih?,kemarin di cariin juga di mansion!" gerutu ellia


"lili,langit kemarin ga pulang ke mansion.." jawab sky


"kemana?" tanya nya dengan mata melotot


"pulang ke..,villa tuan muda.." gumam nya


"heh!,kamu ga di apa apain kan?,tidur beda kamar kan?,kamu di kasih makan makanan sehat kan?" cecar ellia


"engga kok,aku ga di apa apain,tadi malam karena petir,aku tidur sama tuan mudaaaaaa,kalo makanan...,tuan muda ngasih makanan sehat kok,sans bestie"jawab sky


" non el?,bukan nya ini jam kerja?"tanya bi salsa


"eh,bibi" ellia baru menyadari kehadiran bi salsa."aku sebagai dokter butuh hiburan juga kok,lagian udah ga ada pasien lagi"jawab nya


"kalian saling kenal?" sky menunjuk dari ellia ke bi salsa bergantian


"gini non..,non el ini...,adik sepupu tuan muda..." jelas bi salsa


"pantes Sultan" sky memutar bola mata nya."ga bilang bilang "juga memayun kan bibir nya


" hahaha,lagian kalo aku bilang gitu,kamu percaya ngit?"ellia mencubit pipi kiri sky


"cakit li!" sky menepis tangan ellia


"ah,non,tuan muda sudah kembali!" bi salsa bangkit dari duduknya


"duluan aja bi,masih mau sama lili nih"sky menatap bi salsa sekilas." disini bukan tempat wisata lho,kok kamu tau tempat ini?"tanya sky


"dulu,pas jaman pasien lagi numpuk,aku cari tempat sepi buat refresing,tema nya yang langsung alam,lalu aku cari tempat gitu,nah,ketemu deh tempat ini,udah sering sih kemari" ellia menatap laut biru di depan nya


"cuma kita berdua ya,disini" sky terkekeh kecil


"heeh!,oh ya,villa tuan muda di mana?" ellia menatap ke arah belakang


"ga keliatan sih...,tapi kamu lihat kan jalan itu...,masuk,masuk lagi,terus,terus,agak jauhan sih,terus belok kanan,nah ada sebuah gedung besar tuh...,nah!,itu villa tuan muda!" sky menulis kan alamat lewat pasir


"oh...,aku baru tau lho,kalo tuan muda itu,punya villa pribadi,mana di daerah hutan lagi"ellia menyandarkan kepala nya pada pundak sky


"adem weh...,bakal betah sih kalo tinggal di sini"sky tersenyum tipis


"apa lagi kalo bayangan villa tuan muda,di daerah hutan,dekat pantai...,beuh!" ellia membayangkan bagaimana rasanya berada di villa tuan muda


"tapi klo petir kedengaran jelas banget!" sky menekan kata"jelas" dalam kalimat


"ga takut!,wlek!" ellia menjulurkan lidah nya


"uhm!" sky memalingkan wajah nya."uhm!,cicak!"pekik nya histeris


"ah!,mana!,ngit buang ngit!" Ellia terperanjat kaget


"ga ada,haha!" kekeh nya


"ih!,nyebelin!,sana pulang lu!" ellia mengayuhkan tangan nya


"ya"


bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2