Gadis Milik Tuan Muda

Gadis Milik Tuan Muda
•Episode 2//pria asing


__ADS_3

"pasien macam apa ini?" omel devan


...sky menatap nya dengan polos...


"aku?" sky menunjuk dirinya


"siapa lagi?!,kembali ke kamar mu!" devan menarik lengan sky


......wajah sky yang tadi pucat menjadi merah padam,jantung nya berdetak lebih kencang dari biasanya,ada apa ini?,dia menjadi canggung......


"dimana kamar mu?!" tanya devan dengan nada galak nya


"r-ruang cendrawasih 2..." jawab sky


"tunggu dulu!,aku tak mengenal nya!,mengapa dia memarahi ku?,siapa dia...,paras nya memang lumayan,tapi aku tak mungkin jatuh cinta pada pandangan ke-2,ayo lah hati!,ada apa dengan diri mu!" batin sky


......devan menyeret nya ke ruang cendrawasih 2.karena ruang yang dikunjungi oleh Aletta,yaitu ruangan teman nya,bersebrangan dengan ruangan sky,cendrawasih 1,devan terlihat sedang menyeret sky kedalam ruangan itu,dan semuanya nya terekam di penglihatan revan......


...devan menghentikan langkah nya,dan sky menepis kasar tangan pria itu...


"t-tuan,gw gak kenal sama lu,tapi makasih udah ngantar gw kemari,maaf merepotkan" sky membuang muka ke sembarang arah


"ya..,lagian lu ngapain keluar?" omel nya tak terhenti henti


"gw ga ada teman,dan gw bosan....,terus gw keluar..." sky menatap ke arah jendela


"lawan bicara lu,itu gw!" Devan mengarahkan pandangan sky menatap nya


"t-tuan,g-gw agorapobhia,mohon di wajarkan...,wajar jika gw canggung..."sky memohon maaf


" e-,baiklah..."


"d-dia ini,mirip dengan tuan raka.."batin devan


"lu kok ngelamun?" sky mengibaskan tangan nya


...devan pun tersadar dari lamunan nya...


"e-engga!,ga ada!,gw cuma natap gelang RS ditangan lu kok!" elak nya


"ouh,oke" sky berjalan ke arah ranjang nya


...devan menarik gelang yang menjadi alasan elakkan nya tadi...


"aghhhh!,pria ini!,bisa kah tidak membuat jantung ku berdetak kencang!" batin sky seraya membuang muka,ya kali dia membiarkan devan melihat wajah merah nya


"nama lu skylar ya?"


...sky mengangguk pelan,tanda "iya"...


"panggil saja sky" jawab gadis itu


...devan menatap sekeliling ruangan,dia menatap dengan tatapan tanya...


"ada apa?" sky tak kalah heran


"uhmm....,l-lu yakin ini ruangan lu?...,tidak seperti ruangan orang sakit..." devan menatap nakas yang hanya ada tempat makan,dari pihak rumah sakit


...sky terkekeh,menampilkan deretan rapi gigi nya...


"orang tua gw aja gak tahu gw ada di sini,wajar saja jika ruangan ini kosong,tak ada yang menjenguk,maka tak ada oleh oleh" sky meraih benda pipih di atas nakas


"l-lalu...,kenapa lu ada.."devan menunjuk kaku ke arah sky


" semalam sahabat gw datang ke rumah,dan melihat gw terbaring di lantai,lalu membawa gw kemari"sky menyalakan handphone nya


"dimana sahabat lu sekarang?" tanya devan


"dia mewakili gw rapat,jam 11" jawab sky


...devan menatap jam tangan milik nya...


"10:12?!" gumam devan


Revan pun masuk ke ruangan itu,seketika ekspresi normal devan berubah menjadi datar,saat menyadari ada yang menonjok nya


"devan...,ayo cepat,rapat akan di mulai.." Revan menatap nya


"ya" jawab devan dingin


"ada apa ini?,siapa laki laki itu?,kembaran nya?" batin sky bertanya tanya


"sky,aku pulang dulu" devan membalikkan badan nya


...sky mengangguk,menatap punggung pria yang menghilang di balik tembo...


"tunggu...,tadi aku lihat kak dev tersenyum?" mata Revan membulat,ketika mengingat adegan dimana Devan tersenyum pada sky


"kak Dev,wanita tadi...,pacar lu?" tanya Revan


...devan menatap nya tajam,dengan alis bertaut...


"bukan ya..."


...devan menggumam...


"wanita apa?" Aletta menongolkan kepala nya diantara kedua pria itu


"tidak ada" devan mengerutkan ujung bibir nya


"rahasia rahasia terus!" gerutu Aletta yang menerobos keduanya


...ketiga kakak beradik ini pun memulai perjalanan untuk pulang...


"al,setelah ini,aku dan kak dev akan mengikuti rapat di kantor,kau pulang saja kerumah"revan menatap gadis di belakang


"tidak!,aku malas melihat balok es yang selalu merubah sikap nya terhadap ku!" gerutu aletta yang sibuk dengan ponsel nya


"siapa?,alvian?"tanya revan


" hmmm"gumam gadis berumur 21 tahun itu


"baiklah,kita ke kantor saja" devan menyetir ke arah kantor


......mereka pun sampai dalam jangka waktu 15 menit,karena kantor tak terlalu jauh dari RS tadi......


"devan!,lu dari mana!?" gerutu alvian yang mendekati devan


"rumah sakit" jawab nya singkat


"jika tau begini,lebih baik aku tinggal di rumah" aletta menatap kesal alvian


revan menepuk punggung gadis yang sedang kesal itu


"kacian.." revan membuat raut wajah sedih


"ugh!"gerutu aletta


" gw dan rev mau masuk,lu jaga adik gw!,jangan biarkan dia pergi,jangan sampai hilang dari pengawasan lu!"tukas devan yang berjalan meninggalkan alvian juga aletta


"p-penyiksaan tanpa senjata..." batin aletta

__ADS_1


......revan menatap nya penuh godaan,beberapa kali tersenyum jahil......


"ih!" aletta menghentakkan kaki nya ke tanah


"sekesal itu kau saat melihat gw?,yasudah" alvian meninggalkan aletta dengan wajah dingin


...^^^aletta menarik pergelangan alvian,dan memelototi balok es yang ia cekal saat ini^^^...


"pikir kan akibatnya baik baik,alvian!" aletta merasa geram dengan alvian


...alvian menarik tangan nya...


"hmm" gumam nya


......ya,itulah alvian,hanya normal ketika bersama devan saja,berbeda dengan orang lain,apalagi wanita......


"sekarang lu mau kemana?" tanya alvian yang melirik aletta dengan ujung ekor mata


"membosankan,bawa aku ke mall" aletta menolak alvian ke arah mobil


"sepertinya anak ini punya dendam!" gerutu alvian


"aku mendengar nya!" aletta menatap alvian sinis


"ugh!" alvian mengerutkan ujung bibir nya


...alvian pun masuk ke dalam mobil,yang disusul oleh aletta...


"bisa kah kau tersenyum alvian!,wajah mu terlalu datar!,mengerikan!" ocehan aletta terdengar aneh di kuping alvian


"kapan kapan" jawab nya singkat


...alvian melajukan mobil nya,menuju mall...


...hanya ada kesunyian di antara kedua nya...


"bisakah kau membawa mobil lebih cepat!" keluh gadis disamping nya itu


"jangan keras kepala!" bentak nya,"kecepatan disini hanya 90 km/jam!"sambung alvian yang mulai kesal


......mata aletta membulat......


"tunggu...,k-kau membentak ku?!" gadis itu ternganga,baru pertama kali dia melihat alvian membentak orang


"ya..." alvian mengelap ujung bibir nya dengan jari jempol,malu,kesal,marah,salah tingkah,campur aduk lah


"ternyata balok es ini bisa normal" goda aletta


"al,jangan membuat ku emosi!" gerutu alvian


...gadis yang memiliki nama aletta itu pun terkekeh geli...


"kau sudah membentak ku,aku akan menunggu kenormalan mu yang lain" aletta menghidupkan gadget nya


"jadi,aku tidak normal?" tanya alvian


"yup" aletta menaikkan alis nya


"menyebalkan" gerutu alvian


...akhirnya mereka sampai di pusat perbelanjaan untuk para remaja umumnya,mall...


...sementara devan di kantor......


"kya!,tuan devan datang!" pekik salah satu karyawan disana


...devan menjadi pusat perhatian saat ini...


"tampan kan?,crush gw itu!" kata gadis berbaju merah di sebelah biancha


"dengan ketampanan segitu,bukan lu aja yang suka" cibir biancha


"nyeh!" gadis berbaju merah itu memutar kan mata nya


...rapat pun dimulai,tetapi biancha belum memasuki ruangan,karena ke toilet...


"dimana sky?" tanya seorang pria berjas hitam


"ku dengar sky tidak datang,biancha yang akan menggantikan nya" ujar wanita berbaju dongker


...devan menatap mereka yang berbicara...


"sky?,apakah gadis tadi?" batin devan bertanya tanya


"ada apa?" revan memegang bahu nya


...devan tersadar dari lamunan nya...


"t-tidak..." devan memalingkan wajah nya ke sembarang arah


"aneh" revan mengerutkan ujung bibir nya


"itu biancha!" wanita dengan dress putih menunjuk ke ambang pintu


...biancha terlihat elegan dengan dress hitam,rambut nya yang menggerbang nampak rapi,bibir pink alami,sepatu hak rendah,dan bulu mata lentik nya...


...revan mencoba menelan saliva nya,dimata nya,gadis bernama biancha itu terlihat cantik...


"hey,fokus!" tegur devan yang menepuk bahu revan


...revan terperanjat kaget,lalu melompat dari kursi nya...


...semua orang menatap nya sekarang...


"eh-"revan menjadi kikuk." kak dev!"gerutu revan yang kembali menempati kursi nya


"apa salah ku?" devan menaikan satu alis nya


"ughhh!" revan membuang muka


...biancha terkekeh dengan sikap revan yang absurd,lalu berjalan menuju kursi nya...


...kembali ke rumah sakit...


...disana,sky kedatangan tamu,siapa?,ya akara lah,siapa lagi...


"wah,****** datang menemuiku,tumben tumbenan nih?" sky menatap nya dengan nakal


"idih,gw juga ga bakal mau nemuin lu tanpa alasan,penyakitan" cibir akara


"iya,iya,jadi lu mau ngapain kemari,****** aneh!" gerutu sky


"berhenti memanggil gw ******!" bentak akara


"jika tidak ada hal lain,keluar lah" sky menunjuk pintu dengan dagu nya


"lancang sekali lu sky!" bentak akara lagi


"bodyguard,bawa dia keluar" tukas sky


"b-bodyguard?!,mana mungkin lu memiliki bodyguard!,haha!halu!" ledek akara

__ADS_1


...akhirnya,2 orang pria memasuki ruangan sky,dan menyeret akara keluar dari ruangan itu...


......jangan tanya bodyguard dari mana,ini suruhan biancha,ygy......


"sky!,berani banget lu!" akara memberontak


"diam!" gerutu salah satu bodyguard itu


"tenang deh" sky menyandarkan Kepala nya


......gadis itu membiarkan para bodyguard pergi membawa akara......


"sudah jam 11?,acha pasti sudah melaksanakan rapat" gumam sky


...kita berangkat pada alvian dan aletta...


"ini bagus gak?" aletta menunjukkan dress yang ia pilih


...alvian mengangkat bahu nya...


"ugh!" aletta lalu pergi ke ruang ganti


...selang beberapa lama,aletta keluar dari ruangan itu,mengenakan dress putih bak tuan putri...


......alvian yang tadi fokus pada handphone nya,kini tak berkutik saat melihat tuan putri di mata nya,setelah itu,ia buang pikiran nya jauh jauh......


"bagus gak!?" tanya nya dengan kesal


...alvian pun mengangguk,lalu menyuruh aletta kembali memilih baju...


...setelah selesai,aletta memberikan satu bag belanja pada alvian...


...alvian pun menaikan alis nya...


"untuk mu" cetus nya


"uhmm..,T-terima kasih..." alvian membuang muka nya ke sembarang arah


"tidak perlu sesegan itu,alvian" aletta berjalan menuju counter es krim yang diikuti oleh si balok es


"es krim?"


"kau jangan beli" kata aletta


...alvian menaikan satu alisnya,lagi...


"yang pertama,uang ku bakal habis,yang kedua,setahu ku kau tak suka makanan manis,yang ketiga,nanti kau makin dingin" gurau aletta


alvian terkekeh


"al,uang kakak mu limited edition,tenang saja" alvian menyejajarkan dirinya dan aletta


"tunggu...,d-dia terkekeh?!,gila!,manis banget!,eh...,aletta!apa yang kau pikirkan bodoh!"batin aletta


" kenapa?"alvian mengerutkan kening nya


"eh,e-enggak!" elak gadis di sebelah alvian


...alvian mengangkat bahu nya,dan pergi ke sebuah meja kosong di counter itu...


"sekarang jam berapa?" tanya aletta


"jam 11" jawab alvian


"ohhh"


...seorang karyawan pun datang ke meja mereka,dan menawarkan menu...


"es krim...,red velvet satu,Choco milk dua,sama..,oreo satu" kata aletta


"lu mau apain semua es krim itu?" tanya alvian


"mau gw hamburin!,ih,masih nanya!,makan lah,pian!" gerutu aletta


"udah,lu mau es krim apa?" tanya aletta dengan raut wajah kesal


"p-pian?,p-panggilan ini...,a-aku,k-kenapa aku senang!?.." batin alvian


"pian!" gerutu aletta


"eh-i-iya,vanilla cookies satu"jawab nya


" minum nya?"tanya karyawan itu lagi


"vanilla Choco milkshake!" sahut keduanya kompak


"baiklah" karyawan itu meninggalkan aletta dan alvian


"pian,setahu ku,kau tidak suka manis" tanya aletta


"terkadang" jawab nya singkat


"nama mu alvian terlalu panjang,lebih cocok pian!"cetus gadis itu


" terserah padamu,al"wajah alvian tampak normal


......mereka nampak seperti pasangan yang sudah lama berhubungan,padahal hubungan mereka sebatas"adik boss & asisten kakak "......


...alvian menatap bag belanja yang aletta bawa...


"al,tanpa ku sadari kau membeli banyak baju,untuk apa semua itu?" tanya alvian


"dipake lah pian!" gerutu aletta


"sebanyak itu?,seperti nya kau mengulur banyak waktu"ujar nya


" tadi kau bilang jam 11,ini ga lama"kata aletta


"benarkah?"


"iya,payah!" gerutu aletta


......tidak lama menunggu,pesanan mereka pun tiba......


"es krim!"aletta mengambil es krim pesanan nya


" kau makan es krim kebanyakan,jika sakit,aku yang devan salahkan"celoteh alvian dengan nada dingin


"tenang,jika sakit,aku tidak akan membiarkan manusia kutub itu menyalahkan mu" ujar aletta


"gini kan enak...,ga dingin dingin banget,sering sering kaya gini ya,pian" batin aletta


...hanya ada kesunyian di sana,tak ada yang membuka suara,aletta fokus makan,alvian fokus nge-gadget...


"aku heran,bagaimana kau bisa bertemu dengan kakak ku,si manusia kutub" aletta mencoba memecahkan keheningan


"cerita nya panjang" kata alvian


"cerita saja!" paksa aletta


"saat itu,aku tengah jongkok di sebuah lorong sempit sendirian,seingat ku...,umur ku baru 15 tahun saat itu,hari hujan,aku menghangatkan tubuh ku di perapian yang ku buat,saat itu juga,ada 2 anak kecil yang usia nya 16 tahun,mereka menumpang menghangatkan diri,dan banyak bercerita pada ku....."

__ADS_1


bersambung.....


__ADS_2