
"siapa bilang!" gerutu alvian masih kekeh kalau dia tak cemburu
"bilang aja mau cium!,nih!" kata nya sambil menunjuk ke arah kening nya
alvian menatap sekeliling,di ruang tamu tak ada orang,karena sudah pada pulang
akhirnya eye contact pun terjadi,alvian memegang tengkuk aletta,dan berhasil membuat tubuh gadis itu merinding
dan dengan cepat menarik tengkuk itu,hingga membuat bibir keduanya menyatu
"al...alvian!,astaga!,first...first kiss ku!,ah...,aku tak bisa bernafas!" batin aletta dengan tangan yang terus mencubit bahu alvian
setelah 1 menit berlalu,akhirnya tautan keduanya terlepas."bernafas lah..."kata alvian masih dengan paru paru yang menarik masuk oksigen
"a-apa yang kau lakukan!" kata aletta dengan tangan yang memukul dada bidang alvian
"sudah malam!,sampai jumpa!" kata alvian lalu berjalan menuju basement
"tanggung jawab hey!" aletta membuntuti alvian hingga ke kamar nya
alvian pun mengunci pintu kamar,dan menyimpan kunci nya di tempat yang tak bisa aletta gapai
"ke-kenapa kau kunci!" kata aletta
bruk...,alvian memeluk aletta."al..."panggil nya
detak jantung pria itu terdengar jelas di telinga aletta
"alvian!,apa,apa yang kau lakukan,lepasin,gak!"aletta memukul jidat alvian,namun wajah pria itu tetap datar," uhm..."lantaran kesal,aletta pun dengan anteng nya ******* bibir merah muda itu
hah....
"ok,apa tuan muda sudah puas?" kata aletta yang langsung melepas pelukan itu
wajah alvian memerah."sssht.."desis nya
otak nakal aletta pun mulai terlintas untuk menggoda alvian
"oh...,apa kurang?,hmmm?" goda nya,dan kembali ******* bibir manis itu
"ah...,sial!,dia menggoda ku!,tahan alvian!,kau yang mulai!,itu hanya candaan!,yang tadi hanya candaan!,jangan kau yang jatuh dalam permainan gadis nakal ini!" batin alvian
hah....
"sudah aletta!,berhenti menggoda ku,kita tidak tau apa yang akan terjadi berikut nya nanti!" alvian memegang pundak aletta
"tapi itu menyenangkan!" kata aletta sambil menyandarkan dirinya pada dada bidang alvian dan sembarangan melintir di sana
grep...,alvian menangkap nya,"aletta!"
"ah...,kau tergoda!" aletta melempar badan alvian ke atas ranjang
"apa yang ingin kau lakukan?" kata alvian
"lanjut menggoda mu..." kata nya dengan tatapan nakal
"aletta!,ah!" alvian mulai melesat kan diri dari bidikan aletta."berhenti,gak!"wajah alvian memerah,dan permainan mereka pun berakhir dengan pose alvian mengukung badan gadis itu,dan mengangkat tangan nya ke atas
pftt..."haha!,alvian!"aletta tergelak
"kau nakal!" kata alvian,lalu mencium sekilas bibir aletta."oke!,aku jujur!,aku mencintaimu!"kata alvian dengan 2 jari yang dia naikan
"hm?,aku juga!" kata aletta
"oh?,benarkah?"
"iya..."
brak!...,pintu terbuka
"alvian,daddy mau bicar-" mata aryen membulat melihat kedua anak muda itu."ehem!,kalian berdua!,ke atas!"perintah aryen tegas
"dad!,daddy salah paham!" alvian mendatangi aryen
"jelasin di atas!" tukas nya
aletta pun mendekat dan berjalan beriringan bersama alvian
"aletta sih!" kata alvian yang menyalahkan aletta
"kok al,sih?" aletta mengerutkan kening nya
...***...
"jelasin sekarang!" ketus alenne
alvian menyenggol bahu aletta,"cepat jelasin!,letta yang mulai!"kata nya
"kamu yang mulai!" balas aletta
"ehem!" aryen berdeham
rehan hanya menonton sambil mengunyah kuaci nya,sesekali menepuk tangan revan yang ingin mengambil kuaci nya."nikahin aja dad!,al mungkin udah ga virgin lagi!"gumam nya asal tapi masih bisa di dengar oleh aryen dan yang lain nya
"heh!,kita cuma bercanda ya!,ga ada main gituan!" bantah alvian
"ssst!,ngapain jujur,coba?!,bilang aja iya!,biar kita nikah"kata aletta dengan suara yang bisa di dengar oleh semua orang yang ada di aula."terus biar cepet..."lanjut nya dengan gerakan tangan
aryen dan alenne saling tatap,"jadi kalian...,mau nikah?,walaupun itu ga beneran?"
"iya!,pokoknya besok kami udah sah!,gamau tau!" kata aletta dengan penuh penekanan
"okey....,besok kalian berdua,harus bersiap siap!"alenne menunjuk ke arah alvian dan aletta secara bergantian
"oke mom!" alvian mengangkat jempolnya.
__ADS_1
"knp alur nya gini yah?" tanya biancha pada revan
"ga tau" jawab revan singkat."eh,han bagi dikit lagi dong,bini gw minta nih"
"enak aja!"rehan menjauhkan kuaci milik nya dari revan
" kok bawa bawa aku sih,yang!"gerutu biancha
"ya kali nyalahin key ama ken,ya gak?" kata kelly yang meminta dukungan dari kakak nya yang hanya berbeda 37 menit dari nya itu
"heeh!" kenzi mengangguk mengiyakan
"sejak kapan kalian ada di balik gucci itu?" tanya biancha
"dari awal" jawab si twin kompak
"hehe,kalian dengar semuanya,ya..." revan tersenyum paksa."URUSAN ORANG TUA JANGAN IKUT CAMPUR!"pekik nya yang membuat si twin lari ke kamar masing masing
"sabar ayang,kasian anak anak,kamu marahin terus!"tegur biancha
" udah ayang ayangan nih?"goda alvian lalu berjalan ke kamar nya dan di susul aletta yang terkekeh."eh lu kok ikut sih?"tanya nya
"mau nya sama alvian!" rengek nya lalu memutar badan dan menjulurkan lidah pada mommy dan daddy nya
"ah...,y-ya sudah!" alvian bergegas menuruni anak tangga dan di susul oleh aletta
"anak mu,dad?"
"anak kita,mom"
tengah malam pun tiba,mansion pun mulai terasa hening,masing masing orang tidur dengan pasangan mereka masing-masing,terkecuali rehan.
rehan nya singgle,ygy
...***...
2 minggu pun berlalu cepat.
tidak seperti biasa nya,hari ini awan hitam menutup langit yang harus nya berwarna biru.tetes demi tetes air mulai turun dari langit membuat percikan
tik...
tik...
tik...
sky terbangun."dingin..." gumam sky,sky pun membuang asal guling di sebelah kanan nya lalu bergeser ke arah devan,dan menatap ke arah kemeja yang sengaja di buka,mengekspos dada bidang pria itu
entah tersambar apa,sky mengulurkan tangan nya dan menyentuh dada bidang yang hangat itu,tangan nya mulai bermain,melintir dan menulis hal yang terlewat di benak nya
tangan dingin,kecil,halus dan menggelikan itu,terus bermain di dada bidang devan,membuat devan terbangun,mata devan terus memperhatikan tangan gadis itu yang bergerak ke sana ke sini
"apa kau sudah puas bermain?,hmmm?" tanya devan,membuat sky terkejut,dan mengadah ke atas,menatap 2 netra tajam itu
"hehe" sky mengekeh,lalu memeluk devan,dan pelukan nya pun di balas."dingin dev..."keluh nya
tak sampai 15 menit,kedua makhluk ini tertidur lagi,tapi,telfon devan berdering yang membuat nya kembali terusik
"ah,alvian lagi,alvian lagi!" gerutu nya lalu menekan tombol merah
"kok di matiin?,angkat aja,siapa tau urusan perusahaan"tegur sky sambil kembali mengadahkan Kepala nya
" ke-lanjur,udah kamu tidur aja!"devan menarik selimut hingga menutupi badan sky
"hmmm" jawab sky melihat jam masih menunjuk angka 4 dan satu lagi di angka 7
\=04:35
telfon pun terus berdering,menandakan ada panggilan masuk,devan pun akhirnya menekankan tombol hijau
"hmm" gumam nya
"kau dari mana saja?!,sudah 2 minggu tidak kelihatan!,apa kau lupa dengan kerjaan mu!?" gerutu alvian to the point
"sudah selesai!" balas devan malas."ehmm,omong omong,kenapa kau bangun sepagi ini?,nafas mu saja tidak terlihat seperti...hoam...orang bangun tidur,malah seperti orang kelelahan,terdengar sangat cepat "lanjut nya
"ehmm...,a-aku..aku,aku baru olahraga..." jawab alvian malu malu
devan terdiam,mencerna perkataan alvian,dan akhirnya dia ngeh."HAH?!,a-apa,apa kau ke pesta malam tadi malam?"tanya devan mengintimidasi
"ti-tidak bodoh!" maki alvian lantaran malu dan kesal
"lalu,lalu sama siapa kau melakukannya?!" tanya devan masih dengan mengintimidasi
"a-aletta..." jawab nya malu malu,sambil menatap gadis yang tertidur pulas dengan badan polos tanpa sehelai benang dan tertutup selimut tebal
"alvian!" devan mengerutkan keningnya dan memukul nakas,membuat sky kembali menerjap dan menjitak nya
"kecilin suara mu!" tegur nya
"ah iya iya!" bisik nya,lalu kembali pada ponsel.devan mengerutkan ujung bibir nya."apa yang kau lakukan pada adik ku?!,apa dia menangis?!,enak sekali kau bertindak seperti itu!"tanya nya dengan suara tajam
alvian memutar bola mata malas,sambil mengerutkan ujung bibir nya."makanya,jangan telat berita!,aku dan aletta sudah menikah!,kau ini jadi kakak masa tidak tau!"cecar nya
"apa?!,k-kau...dan al...,kapan?"tanya devan
" 2 minggu yang lalu....."kata alvian mencoba mengingat ngingat
devan pun langsung mematikan telfon nya secara sepihak dan merebahkan tubuh nya di samping sky
"ada apa?" tanya sky
"al dan alvian...,udah nikah..." devan menatap langit langit kamar nya
"hah?,kapan?" tanya sky
__ADS_1
"2 minggu yang lalu"
"pasti udah belah 'itu' kan?" tanya sky asal
"baru aja,eh..,kau bertanya seperti itu apa karena mau?hm?" goda devan
"bisa saja ku penggal kepala mu,ya!"
...---...
devan keluar dari kamar mandi dengan kaos hitam dan handuk yang masih melilit di pinggang nya sambil mengeringkan rambut
mata nya tertuju pada sky yang masih mengumpulkan nyawa di bibir kasur
"sky!" pekik nya yang membuat wanita itu kaget
"hah?iya!?" tanya nya tanpa tahu apa apa
"itu...,darah?!,ka-kamu keguguran,sky!" jerit devan,sambil menunjuk ke arah celana sky yang terlihat bercak bercak darah
"hah?,apa?!" sky pun terkejut dan melihat ke bawah."kok bisa?!"jerit nya,lalu kembali menatap devan.sedetik kemudian dia terdiam."sekarang tanggal berapa?"tanya sky
"tanggal 17 sayang" jawab devan
wajah sky memerah."ah!,datang bulan!"batin sky
"sayang?,itu...,yakin...,bayi kita ga apa apa,kan?" tanya devan dengan kaki bergetar berjalan ke arah ranjang
"tuan muda...,ini..,i-ini datang bulan..." jawab sky malu malu
"ha?,t-tapi kamu.."
"aku ga hamil!,dengar,aku ga hamil!,ini datang bulan,sekarang kamu keluar, ya..." jelas sky lalu mendorong devan hingga ke depan kamar dan berusaha menutup pintu
sebelum sky menutup pintu,devan menahan gagang nya."ini ga apa apa, kan,bayi kita sayang?"tanya devan khawatir
"ini darah haid devan!,bukan keguguran" jelas sky lagi,lalu membanting pintu,dan mengunci nya dari dalam
"sky,aku belum pakai celana,sayang!" pekik devan dari luar
"kya!" teriak sky,lalu melemparkan celana pendek ke luar."p-pakai di sebelah"titah nya.
"untung aja para maid belum pada bangun" sky mengelus dada nya,saat membayangkan handuk suami nya jatuh di depan mata pelayan,sungguh menggelikan
setelah selesai membersihkan ini dan itu,sky pun turun untuk mengisi perut nya dengan sarapan pagi
"sarapan pagi nya apa?" tanya sky pada devan
"roti,jika tidak mau minta saja pada mbak Nur menu lain"kata devan
" ah,tidak,jangan sering merepotkan bibi"kata sky sambil mencomot roti devan
"ini punya ku!" tegur devan."itu punya mu"lanjut nya sambil menunjuk ke arah roti yang tersedia di atas meja
"Ooooooh" sky mengambil roti dan membawa nya ke ruang TV sambil menonton kartun Spongebob SquarePants di pagi hari,membuat devan geleng geleng
"oh ya sky,hari ini kau mau jalan jalan?" tanya devan
"ngga dulu,mau nya nonton SpongeBob!" tolok sky
"ck,terserah mu lah" devan mengerutkan ujung bibir nya."oh ya,kapan kau akan kembali kuliah?,hm?"tanya devan
2 bulan lagi,setidaknya biarkan aku istirahat,dan mengerjakan urusan kantor,haha"sky terkekeh dan kembali fokus pada televisi
"apa kau memiliki teman di sana?" tanya devan
sky menggeleng."siswa nya cowok "Jawab sky.
mata devan membulat." jangan coba coba untuk mendekati mereka,ya!"
"baik tuan muda..." sky mengangguk patuh
...***...
"kau tahu tidak,katanya pak dev sudah menikah lho!"ucap stuff berbaju merah
"ah,masa iya sih?,manager udah tau belum?" tanya stuff ber-rompi cokelat
"ga tau juga,tapi kalo dia tau,pasti sakit hati banget ga sih,dia kan cinta mati banget sama pak dev!"
"iya!"kata wanita ber-rompi coklat. "tapi masalah nya,manager kita itu,cowok!,cowok Mel!,cowok!" lanjut nya
"untung saja pak dev normal,btw dia udah lama ga kelihatan lho,hampir 2 bulan setengah gitu.." ujar gadis berbaju merah itu
"bulan madu paling" jawab Karyawan yang mengenakan rompi."eh itu pak an datang!" gadis berompi menyenggol gadis merah,memberi isyarat bahwa Alvin datang.
"eh,kerja!kerja!" stuff berbaju merah berpura-pura fokus pada computer nya
bip....
bip....
"itu apa?" tanya pria berkemeja dongker
"penyekapan!,lari!" beberapa orang lari berhamburan ke arah yang berbeda
mendengar orang berlari,alvian pun datang ke sumber suara
"di mana boss nya!?,atau saya akan meledakkan perusahaan ini!"ancam nya
" hey!,apa apaan ini?"devan muncul dari belakang alvian
aula itu terasa dingin,walaupun orang orang berlari dan menjerit
"devan....,serahkan uang mu!,atau aku ledakan ini!"ancam nya
__ADS_1
"berani kau!" ucap alvian dan devan kompak,lalu mengangkat senjata mereka
bersambung.....