
"langit?"ucap biancha di balik ponsel
"ah..,anu..cha,langit lagi kelas,30 menit lagi ingatan makan ya!" sky mematikan telfon sepihak
...//sisi biancha//...
"kelas?,langit gila apa?,lebih mentingin kelas dari pada diri nya,dasar!" gerutu biancha
...//kembali pada sky dan devan//...
"kau belum makan?" devan menaikan satu alis nya
sky mengangguk."kan masih kelas"ujar nya
devan berdiri."tunggu disini" lalu berjalan pergi
"uhm..yaa.." sky kembali menghidupkan kamera computer nya.
"untuk apa monster t-rex itu menyuruh ku menunggu nya?" batin nya
...Devan menuruni setiap anak tangga satu persatu,dan tepat saat berpapasan dengan akara...
"t-tuan muda?,kapan kau datang?,kau menunggu ku di atas ya?,apa aku membuat mu menunggu terlalu lama?,apa kau ingin mengambil sesuatu?,kembali lah ke kamar,akan ku ambil kan untuk mu!" cecar akara
"ge-er,aku tidak menunggu mu,aku menemani ky di atas,dan aku tidak perlu apapun" devan menatap akara nyalang
"menemani ky?,hah?!" batin akara
...devan melanjutkan langkah nya...
"mau kemana van?" tanya alenne saat melihat devan diruang tamu
"beli makan siang" Jawab nya singkat
"untuk mu?" aryen menaikan satu alis nya
"ky" devan langsung berlari menuju ke pintu rumah yang berwarna coklat
"ky?.." gumam rose
"ah,aku lupa,kau ingat aku ingin menjodohkan ky kan?,tuan muda devan lah jodoh nya" ujar raka
"apa?!" satu mansion seketika menggema dengan suara kaget nya akara
"kara?,ada apa?" tanya raka
"papa bohong kan?,mana mungkin sky dijodohkan sama tuan muda..." gadis ini masih tak percaya
"iya kara...,adik mu yang manis itu,sebentar lagi akan menjadi menantuku" ujar alenne dengan sorot mata menatap pintu kamar sky dari bawah
...24 menit berlalu,Devan kembali dengan membawa 2 bungkus paket makanan yang ia pesan di restoran tadi...
"tuan muda?,apa itu untuk ku?" akara menatap nya senang
"kara!,tahan martabat keluarga mu!,ini untuk ky!" cegah devan dengan nada garang
"ky lagi ky lagi!,aku sudah muak mendengar nama itu seharian!,semua orang di mansion membahasnya!" gerutu akara
"kau mengganggu pemandangan,awas!" devan menyingkirkan akara dengan wajah kesal.
"dimana harga diri dan martabat anak ini!?,tidak tahu malu!" batin devan
...devan naik ke lantai 2,menulusuri setiap anak tangga berlantai putih...
"hey,cacing aku boleh masuk?" devan mengetuk pintu
"uhm?,masuk lah dev-,ah,salah!,tuan muda" sky menatap sekilas pintu yang sedikit terbuka lalu kembali fokus
...devan berjalan mendekati sky,lalu mematikan computer...
"tuan muda!,a-apa yang kau lakukan!,aaa!" sky merasa panik.
sky memukul lengan devan."aku sedang belajar tuan muda!!!"rengek nya menatap devan yang berdiri tegap di samping nya
"sikap mu!,makan ini!" devan meletakkan paket makanan di atas meja sky
"aku tidak mau makan!,aku akan makan setelah belajar!" bantah nya dengan wajah kesal
"apa kau membantah ku?!,ku bilang makan!,artinya makan!" bentak devan dengan tangan memukul meja
"uhm...,ya jangan di bentak juga...,tuan muda kan tau,pelajaran tu ga bisa di tunda...." kepala sky nampak tertunduk
"pelajaran ga sepenting nyawa skylar!,makan sekarang juga!" devan menatap nya sinis
"kenapa aku tak bisa melawan nya,astaga!"batin sky.jari nya gemetaran saat mengambil sendok
"kau harus terbiasa di bentak jika sikap keras kepala mu itu tak hilang juga" batin devan."aku tidak bisa berteman dengan yang namanya sabar,kau harus bertahan!,harus kuat!"batin nya lagi
...sky membuka paket makanan nya,wajah nya langsung khawatir...
dia menatap devan dengan ujung bibir berkerut."d-,salah!,tuan muda...,aku tidak boleh makan lobster...,bisa kita bertukar?"sky menatap ke arah paket makanan devan yang berisi ayam goreng
"hm?" kening devan berkerut.
"astaga devano!,pantangan dari penyakit sky salah satunya lobster!,relakan saja ayam goreng mu..,kasihan anak orang.tunggu?,sejak kapan aku merasa kasihan?,ah sudah lah!" batin nya yang menukar paket makanan nya dengan sky
"terimakasih tuan muda,aku tak merepotkan diri mu kan?" sky tersenyum manis
"ya..." devan membuang mukanya,tak kuasa dengan wajah manis sky.
"makan lah..."ia kembali duduk di tempat sebelum nya
...ponsel sky berdering,menandakan ada panggilan yang masuk...
...sky mengangkat telepon yang masuk,ternyata itu adalah dokter ellia,sky meletakkan ponsel nya di telinga...
"langit!,udah setengah jam lhoo!,udah makan belom?" tanya dokter ellia
"duh!,budeg nih gw langit lama lama" gerutu sky
"jawab hey!" bentak dokter ellia di sebrang sana
"lili ku cayang,aku lagi makan" sky mengerutkan ujung bibir nya
"ngokhey!" dokter ellia langsung mematikan telepon secara sepihak
...---...
"yang disuruh ingatin acha...,yang ngingatin lili,hadeh...,berapa ribu pengawas mereka letakkan?" sky menggeleng kan kepalanya
"makan lah" Devan menatap nya dingin
"astaga...,dia manusia kutub dari utara atau selatan?,menyeramkan" batin sky
"siapa yang menyeramkan?" devan menatap nya nyalang
"kau...,hehe" sky terkekeh kecil.
"dia bukan manusia kutub!,dia adalah iblis dari surga yang menyerupai dewa!" umpat sky
"aku memang dari surga,tapi aku bukan iblis,aku juga bukan dewa" jawab devan
"aku tidak yakin bahwa tuan muda manusia" kata kata itu langsung di lontarkan oleh nya
"ya...,mulai sekarang...,kau akan hidup bersama seorang monster yang menyerupai malaikat" kata devan
__ADS_1
"jika kau terus seperti itu,aku tak kan makan!" sky langsung menyuap makanan nya
...---...
...tak terasa,waktu sudah Sore,sky bersiap siap untuk pergi bermain dengan 2 bestie nya itu...
...dengan outfit sederhana,yaitu Sweater dan celana berwarna putih,juga menenteng sebuah tas kecil...
"mau kemana?" tanya devan datar
"main" jawab sky polos
"ku antar" devan segera menarik sky
"tidak perlu repot,tuan muda..." kata sky
"aku bosan,ayo cepat" devan melanjutkan langkah nya
"apa aku akan di goda oleh lili dan acha?,aish!" gerutu sky dalam hati
...---...
...sky dan devan sampai di depan galaksi cafe,tempat mereka janjian...
"disini?" devan menatap sky
"iya" jawab sky
"sore begini si bangsul di sini!,mana gw bawa sky lagi!,di goda nih!" gerutu devan dalam hati.
"anu,ky..,pergi aja sana" ujar devan
"hm?,lalu tuan muda?" tanya nya
"aku bisa cari tempat!" devan langsung meninggalkan sky
"tumben alam berpihak ke gw" sky berjalan girang
...akhirnya sky menemukan tempat yang sudah di tunggui oleh biancha dan ellia...
//khusus ellia//
shella argina dewantara(ellia)
22 tahun
visual asli:
napasorn weerayuttvilai
//dah//
"lama banget ngit!" gerutu Biancha
"hehe" kekeh nya
ootd cecan cecan ini:
sky:
biancha:
ellia:
"kamu mau apa?" tanya ellia
"pesan banyak,lili traktir!" biancha tersenyum nakal
"heh!,capung bawel!,enak aja!" gerutu ellia
"udah udah,kalian juga mau pesan apa?,langit traktir nih!"
"serius ngit?" tanya keduanya kompak
"iya..."
...sementara devan......
"rev!" teriak nya saat masuk ke sebuah ruangan khusus
"kakak!,ngapain lu kemari?" tanya revan
"gw temenin s-,teman gw,dia main ke sini,jadi gw pergi keruangan lu,karena gw ga mungkin gabung ma cewe!" alasan devan
"heleh!,dia bukan teman lu!,dia calon istri lu!" revan memutar bola matanya
"t-tunggu?!,dari mana lu tau?!" mata devan membulat
"kak,gw tuh,udah tau kalo lu di jodohin,dan jodoh lu adalah kak ky.."goda revan
" oh ya,jika dia kesini,gratis kan semua pesanan nya!"tukas devan
"ha?,kalo dia mesen nya banyak,aku bangkrut dong!" mata revan membulat
"gw yang bayarin,Sans aja"entah mengapa devan melontarkan kata kata itu
" hm?,oh...,jadi lu mulai,uhm..,perhatian nih sama kak ky....,oke oke,ditambahin VIP aja sekalian.."revan dengan ekspresi nakal membuka laptop."sky...lar,dah"dia tersenyum girang."seperti nya lu suka ama kak ky"
...Devan segera mencubit pinggang revan...
"a-ah!,ampun!,haha!" revan berlari keluar seperti anak kecil
"revan!,ah!" devan mengejarnya
"wlek!,haha!,menangkap ku saja lu gak bisa,apa lagi nangkap kakak ipar nanti?!,haha!" revan masih terus menggoda nya
"revan agh!,aku melakukan nya karena masih memiliki hati!" gerutu devan
"wlek!,haha!,tidak!,hati mu sudah diambil olehnya!" ledek nya dengan tawa
...kedua bocah kembar ini berlarian,sampai jadi pusat perhatian para pelanggan dan stuff di sana...
"ini,uhm!" devan menggelitiki perut revan,dan revan kembali berlari
"haha!,wlek!" ledek nya lagi
...mereka sekarang jadi bahan tontonan tak terkecuali sky,ellia,juga biancha,2 tuan muda yang terkenal,dewasa,dingin,kalem,dan juga bermartabat,tak terlihat seperti yang dikisahkan...
"ini kah tuan muda yang sebenarnya?" batin sky
"apa benar itu 2 tuan muda?,mengapa berbeda saat di perusahaan saat itu?" batin biancha
"tuan muda tuh,ternyata gini kalo di berdua..." ellia menggeleng kan kepalanya
...devan dan revan masih berlarian disana...
......bruk!,revan menabrak meja sky......
__ADS_1
"awh!" ringis nya
"rev!" Devan segera menghampiri.
"sakti ga?" tanya nya memastikan
"udah ah!,ampun!,ga lagi!" revan mengangkat tangan nya
"uhm...,gw minta maaf" devan membungkuk lalu pergi meninggalkan revan disana,sifat nya berubah 180°,yang tadi nya kekanak kanakan,sekarang menjadi dingin
revan segera membalikkan badan nya,menatap para cecan disana."ah,itu maaf,terutama untuk mu kakak ipar!"teriak nya yang disusuli oleh kekehan kecil lalu berlari ke arah Devan."kak Dev!,tunggu aku!"
"kakak ipar?" gumam biancha
"kak Dev?,tunggu...,artinya yang dibilang kakak ipar...." mata sky membulat
"mengapa kau lari kak,itu kan kakak ipar" goda revan
"aku tak kan lari jika hanya ky disana,tapi ada dokter ellia juga biancha" Devan menatap meja yang sky tempati
"sst,yang dimaksud kakak ipar siapa ya?" tanya ellia
"bukan aku" jawab biancha
"aku..." gumam sky
"hah?!" kedua sahabat nya terkejut
"aku lupa cerita,aku dijodohin sama tuan muda devan..." sky tersenyum tipis
"mimpi ya?,bukan!,tapi mimpi kan?eh bukan!"biancha menepuk pipi nya
" kok ga bilang!"gerutu ellia
"ya,langit ga ada waktu" jawab sky enteng
"lu beruntung banget dijodohin tuan muda!" biancha tersenyum girang
"kalian kenal,sama tuan muda?" tanya sky
...kedua nya saling pandang...
"sst!,diem!,diem!" Devan memberi code
"mungkin tuan muda sengaja merahasiakan identitasnya ya..." biancha dan ellia mulai mengerti
"hey!,langit nanya lho!" sky membuyarkan lamunan kedua nya
"ah!,itu,kalo aku...,dia tuh,e-" ellia terputus putus
"dia boss mu?,kan?" tebak sky
"iya!,darimana kau tahu?" tanya ellia
"dia bilang sendiri kalo dia yang punya RS" sky meminum green tea nya
"kalo acha...,karena acha liat dia d-di..,di koran!,heeh!,koran" jawab biancha.
"apa dia ga tau kalo tuan muda adalah pewaris sah utama ashandra group?" batin nya
"ouh"
...beberapa jam berlalu,waktu sudah menunjukkan pukul 18:35...
"btw kita belum foto nih" ujar ellia
"betul juga ya" sky mengangguk.
"de-,salah!,tuan muda!" pekik sky pada Devan yang masih terlihat di matanya
"sst!,kak,dipanggil kakak ipar tuh!" revan mengarahkan dagu nya pada meja sky
...devan segera berdiri dan mendatangi sky...
"apa?" jawab nya dingin
"fotoin,hehe" sky memberikan ponsel nya
"hmm" gumam devan
...cekrek!,satu gambar terfoto...
gila!,author lelah nyatuin nya!
"nih!" devan mengembalikan ponsel sky
"makasih tuan muda!" sky tersenyum manis
"sudah magrib,pulang" devan mendekati sky
"baiklah,aku bayar dulu" sky langsung berjalan
"tidak perlu,sudah kubayar" devan menarik sky keluar dari cafe itu
...kedua sahabat nya saling menatap,lalu tertawa kecil...
"biancha dari jauh cantik juga"batin revan." ehn,apaan sih!"dia menyadarkan diri nya
...---...
"hey,kebo,bangun lah" devan mencoba menyadarkan sky
"uh?,ah-,sudah sampai ya..." sky menerjab
"hmm" gumam devan
"tunggu...,ini bukan mansion..." sky menatap bangunan megah yang ada di hadapan nya
"ini villa pribadi ku..." devan menatap nya dingin
"uhm,a-,kenapa kita disini.." sky merunduk
"kau pulang magrib,apa menurut mu tidak akan di marahi?" Devan berjalan mendahului
"ah?,benar...,tapi besok aku..." sky menatap nya nanar
"pernikahan kita tinggal hitung jari,untuk 3 hari ini kau disini dulu,ada apa apa katakan saja pada maid disini" devan kembali menghampiri gadis yang mematung di dekat mobilnya
...devan melingkar kan tangan sky di leher nya lalu mengangkatnya...
"ah!,tuan muda"mata sky membulat
" sudah mau hujan,dan kau masih berdiam diri di sana,nanti bisa kebasahan,sayang..."goda devan
"ah!,tuan muda!,jangan menggoda ku!" gerutu sky
...Devan menggendong nya hingga sampai di dalam kamar tamu...
"selamat malam,tuan putri" Devan mencium kening sky.sudah menjadi kebiasaan nya dan revan.yaitu,mengantar aletta ke kamar dan mencium kening nya
...hayo!,yang mau punya abang kaya devan ma revan!...
"tuan muda!,a-apaan ini?!" sky memegang kening nya
__ADS_1
...entah ada apa dengan devan,bisa bisanya dia tak membedakan sky dan Aletta...
bersambung.....