Gadisku Yang Nakal

Gadisku Yang Nakal
CHAPTER 10


__ADS_3

"𝐇𝐚𝐩𝐩𝐲 𝐑𝐞𝐚𝐝𝐢𝐧𝐠📖"






🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻


Semenjak Nindi membuka penyamarannya di sekolah,ia terkenal dengan dua julukan yaitu Bad Girl & Primadona Sekolah.Dia di juluki Bad Girl karna ia sangat sering bolos sekolah dan menjadi langganan BK,tapi meskipun begitu guru-guru disekolah itu hanya bisa menasehati Nindi saja ya karna ia adalah cucu dari pemilik sekolah itu tentu saja tak ada yang berani melawannya.Sedangkan Nindi di juluki Primadona Sekolah ya tentu saja karna dia memiliki wajah bak bidadari,maka dari itu banyak dari kaum adam yang mengidolakan Nindi.


{HARI KELULUSAN}


Hari ini kelulusan Nindi,Satu sekolah sibuk mempersiapkan acara untuk kelulusan para Siswa kelas XIII,tapi tidak dengan Nindi ia hanya santai menurutnya hari ini adalah hari yang biasa saja tak ada yang istimewa.Hari ini adalah hari dimana para siswa akan merasa sedih campur bahagia,karna harus meninggalkan sekolah yang telah mereka tempati beberapa tahun terakhir ini:')


"Nin,kita udah cari lo ke mana²ternyata elo malah nyantai makan bakso disini,ayo cepat kita ke lapangan bentar lagi acaranya dimulai"celoteh Fira pada Nindi,sambil berkacak pinggang.


Tapi Nindi tak mengambil pusing itu karna baginya Fira adalah ibu keduanya,karna Fira mempunyai sifat yang keibuan sekali.


"yaelah cepat banget sih"ucap Nindi sambil menyuapi mulutnya dengan bakso.


"Kamu ngga liat ini sekarang jam berapa?"ucap Fira.


"Jam 8"ucap Nindi Santai,kek dipantai😆


Fira memukul jidatnya mendengar ucapan Nindi "aduh lo ini yahk bodoh atau gimana sih kan emang acaranya dimulai jam 8 bodoh,udah,ayok cepet kita kelapangan"ujar Fira sambil menarik tangan Nindi,mau tidak mau Nindi pun terpaksa ikut.Dibelakang mereka juga ada Caca dan Reva yang mengekor.


"Nindi......"Panggil Ayudia.


"Momy....,sejak kapan momy disini"tanya Nindi.


"Hm....momy baru saja tiba"jawab ayudia.


Nindi hanya berohria.


Tidak lama kemudian acara pembukaan dimulai.


"Assalamu'alaikum wr.wb......


Pertama-tama mari kita panjatkan puji serta syukur atas kehadirat Tuhan YME yang telah memberikan berbagai nikmat kepada kita.


Pada kesempatan kali ini kita dapat bertemu dalam acara pelepasan siswa kelas XIII yang sebentar lagi akan meninggalkan sekolah ini.


Tidak terasa tiga tahun berlalu,pada hari ini kami pihak sekolah harus melepas siswa/i yang kami cintai, dan mengembalikannya kepada Bapak/Ibu selaku orang tua mereka.


Untuk Anak-anakku sekalian yang saya cintai dan saya banggakan,kalian memang telah menyelesaikan belajar secara formal tingkat SMA di sekolahan ini tapi itu bukan berarti kalian telah selesai dan mengakihiri belajar.Janganlah kalian merasa cukup dan bangga dengan predikat kelulusan yang tlah kalian raih.Kami berharap kalian terus belajar kejenjang pendidikan yang lebih tinggi,sesuai dengan bakat yang kalian miliki.


Kami hanya bisa mendoakan setiap perjuangan kalian untuk menggapai mimipi²kalian.


Sekian dari saya,Wassalamu'alaikum wr.wb."Pidato pembukaan KepSek


setelah pidato kepsek selesai Para Siswa/i pun menyanyikan lagu perpisahan.


🎶Sampai Jumpa🎶


*Datang Akan Pergi


Lewat kan berlalu


ada kan tiada bertemu akan berpisah


awal kan berakhir

__ADS_1


Terbit kan tenggelam


Pasang akan surut


bertemu akan berpisah*


Heii Sampai jumpa dilain hari


Untuk kita Bertemu lagi


Meskipun Ku tak siap untuk merindu


Ku tak siap Tanpa dirimu


Ku harap terbaik untukmu


Dududu Dudududu


Datang akan pergi


Lewat kan berlalu


Ada kan tiada


Bertemu akan berpisah


Awal kan berakhir


Terbit kan tenggelam


Pasang akan surut


Bertemu akan berpisah


Heii Sampai jumpa dilain hari


Untuk kita Bertemu lagi


Meskipun Ku tak siap untuk merindu


Ku tak siap Tanpa dirimu


Ku harap terbaik untukmu


Heii Sampai jumpa dilain hari


Untuk kita Bertemu lagi


Meskipun Ku tak siap untuk merindu


Ku tak siap Tanpa dirimu


Ku harap terbaik untukmu


"Nin,Fir,Ca......nanti saat gue pergi pasti gue akan sangat merindukan kalian....hikss....hikss"ucap Reva sedih,karna sebentar lagi ia akan pergi ke Belanda untuk melanjutkan kuliahnya,sebenarnya ia ingin sekali melanjutkan kuliahnya di Indonesia sama seperti teman²nya,tapi apalah daya ia harus mengikuti perkataan Orang tuanya.


"Lo jangan bilang gitu dong,nanti setiap weekend lo harus pulang ya biar kita bisa hang out bareng lagi"ucap Caca yang juga ikut menangis.


"Iya,lo juga harus sempet-sempetin buat hubungin kita atau paling tidak kirim chat"ucap Fira dengan suara sesenggukan karna menangis.


"udah-udah kenapa kalian pada nangis sih,nanti kita juga bisa berkunjung keBelanda saat Weekend"ucap Nindi,yah walaupun Nindi tidak menangis tapi dalam hatinya ia sungguh bersedih walaupun tak menampakkannya.



__ADS_1



~Setahun Kemudian~


"Mom,ada apa kenapa menyuruhku cepat pulang?"tanya Nindi pada Ayudia.


"Sayang,ada sesuatu yang ingin momy bicarakan sama kamu"ucap Ayudia sambil menggenggam kedua tanga putrinya.


Nindi hanya menatap momynya dengan tatapan bingung,Ayudia yang melihat tatapan putrinya itu seakan mengerti bahwa Nindi butuh penjelasan.


"Girl,sekarang usiamu sudah memasuki 20thn tapi momy belum pernah melihatmu membawa seorang pria kehadapan momy sebagai pacarmu,momy takut gadis satu-satunya yang momy miliki ini menjadi gastu momy ingin melihat putri momy bahagia dengan keluarga kecilnya,apalagi sekarang usia momy yang sudah tidak muda lagi,momy juga ingin menimang cucu sebelum momy pergi"Imbuh Ayudia.


"Mom,aku belum memikirkan untuk menikah lagian baru setahun lalu aku lulus SMA masa aku langsung menikah,aku masih butuh waktu untuk memantapkan diriku hingga pantas disebut dengan sebutan istri,lagian aku sudah bahagia dengan adanya momy disampingku"ucap Nindi.


"Sayang momy mohon kekamu,momy ingin melihat putri momy satu²nya menikah,sebelum momy pergi"ucap Ayudia dengan mata yang sudah berkaca-kaca.


"Momy jangan bilang gitu,momy ngga boleh pergi momy akan terus sama akukan.Kita akan hidup bahagia"ucap Nindi.Sebesar apapun usaha Nindi untuk tidak menampakkan air matanya didepan orang tapi ketika sudah berhadapan didepan momynya,Benteng yang Nindi bangun pun hancur seketika.


"Tapi,kamu janji mau Nikah sama Andra ya?"Ucap Ayudia.


"Andra?,dia siapa mom?"tanya Nindi.


"Dia adalah anak dari sahabat momy,namanya tante Feby,kami bertemu setelah sekian lama berpisah.Momy sengaja ingin menjodohkanmu dengan Anaknya,agar saat momy pergi momy tenang karna tlah menitipkanmu kepada orang yang momy percaya"ujap Ayudia dengan lembut.


"Momy,apa maksud momy dengan kata pergi?"tanya Nindi.


"Kamu tahu kan kalau umur momy sudah tak muda lagi,itu artinya momy hanya bisa menunggu waktu dimana ajal akan datang pada momy"ucap Ayudia berusaha tersenyum.


Nindi langsung menghamburkan pelukannya kepada momynya.


"Momy ngga boleh ngomong gitu"ucap Nindi dengan air mata yang sudah membanjiri pipinya.


"Tapi kamu janjikan sama momy mau nikah sama Andra"ucap Ayudia dengan nada berharap.


Nindi hanya menganggukan kepalanya dengan berat hati.


"Thanks Girl"ucap Ayudia senang.


Sebenarnya Ayudia menderita penyakit kanker otak,tapi ia hanya memberitahu Feby bahkan Nindi pun tidak mengetahuin soal ini.


~Flashback On~Cafe~


"Feb,aku boleh minta sesuatu ngga sama kamu?"tanya Ayudia,tertunduk lesu.


"Memangnya kamu mau minta apa?,selama aku bisa aku pasti akan bantu kamu"ucap Feby,dengan nada lemut.


"Sebenarnya Aku mengidap penyakit kanker otak,walaupun sekarang belum terlalu parah tapi aku sudah pasrah dengan hidupku.Tapi yang membuatku tidak tenang adalah putriku,aku takut nanti setelah kepergianku dia hancur dan tak punya pasangan untuk menyemangatinya,aku takut dia menjadi gastu karna selama ini aku belum pernah mendengar ia berpacaran,jadi dari itu aku ingin menitipkannya padamu dengan cara menjodohkan anak kita"ucap Ayudia.


Feby yang mendengar ucapan Ayu pun langsung menutup mulutnya dan membulatkan matanya dengan sempurna "Haaa....kamu jangan bercanda Ayu,kamu tau ini ga lucu sama sekali"ucap Feby yang kaget mendengar ucapan dari sahabatnya itu.


"Aku ngga bercanda sama sekali"ucap Ayudia Meyakinkan Feby.


"Aku mohon Feb,tolong kabulin permintaan terakhir ku agar aku bisa pergi dengan tenang nantinya"Imbuh Ayudia dengan nada memohon sembari mengatupkan kedua tangannya.


"Baiklah,aku mau menjodohkan anak kita tapi bagaimana dengan Nindi apa dia mau menerima perjodohan ini?"tanya Feby.


"Makasih,Untuk urusan Nindi nanti aku akan menanganinya"jawab Ayudia dengan memperlihatkan senyum manisnya.


"Tapi aku mohon kamu jangan menyerah dengan penyakit ini,kamu harus berjuang melawannya tolong jangan tinggalin kami semua,apalagi Nindi bertahanlah untuk dia"ujar Feby dengan air mata yang mengalir.


"Ya aku pasti akan berusaha,tapi jika nanti ajalku sudah menjemput aku akan pergi dengan tenang karna putriku sudah ada yang jaga,sekali lagi makasih ya Feb."ucap Ayudia.Dan dibalas anggukan dengan senyuman oleh Feby.


~**Flashback Off~


#Bersambung**.......

__ADS_1


__ADS_2