
🌄🌄🌄🌄🌄
Matahari pun masuk melalui celah-celah pentilasi kamar Nindi.
Krinngg......kringgg....(Alarm Nindi pun berbunyi).
"Anjingg...."gerutu Nindi kesal karena suara alarmnya.
Nindi pun beranjak dari tempat Tidurnya menuju kamar mandi.Setelah selesai mandi Nindi pun memakai kacamatanya dan menguncir 2 rambutnya.
"Bersiap untuk bersandiwara lagi,Fighting Nindi"gumam Nindi,untuk menyemangati dirinya.
"Morning mom"sapa Nindi,sambil duduk dimeja makan untuk sarapan bersama.
"Nak,apa kamu tidak ingin merubah penampilan mu,kan kamu sudah mendapatkan teman yang tulus".ucap Ayudia.
"untuk saat ini belum mom,entahlah nanti"jawab Nindi santai.
"yaudah mom Nindi mau berangkat dulu ya"tambahnya.
"iya,hati²sayang"ujar Ayudia.
Nindi pun kegarasi mengendarai mobil sportnya yang dibelikan momynya kemarin,mobil sport Nindi adalah mobil yang dipesan khusus karna limited edition.(halu dikit ngga papakan readers😆).
Sesampainya disekolah Nindi pun memarkirkan mobilnya diparkiran sekolah.Semua siswa/i melihat kearah mobil Nindi.
'wahh....gila siapa tuh pakai mobil idaman gue'
'itukan mobil sport limited edition'
'yah...pada hal gue baru mau beli'
'gila keren banget tu mobil'
'punya siapa yah kira-kira'
'Aduh penasaran banget sama pemilik mobil itu'
'itu ngga mungkin mobil milik Arka ataupun Sandra kan'
kira²begitulah ucapan²murid² TB(Tunas bangsa,bukan tinggi badan ya guys😁)Nindi pun turun dari mobilnya dan semua murid² TB menatapnya.
'haaa...ternyata pemilik mobil itu si cupu'
'gak nyangka banget gue'
'itu beneran mobilnya atau mobil curian'
'mungkin dia simpanan om²jadi bisa dapat mobil mewah gitu'
'Ternyata dia kaya juga ya'
'atau mobil itu kw,tapi kayaknya ngga deh'
'apa dia udah ngejalang biar dapet mobil itu'
'ihhkk....ngga sudi gue mobil idaman gue dinaikin si cupu'.
Tapi Nindi tidak mempedulikan ucapan-ucapan teman²nya itu,ia langsung berjalan menuju kelasnya.
"Hai Nin"sapa teman²Nindi serentak.
"Hai"jawab Nindi dengan nada datarnya.
Bel masuk pun berbunyi.
"Hai,anak-anak sebelum kita mulai pelajarannya ada yang mau ibu sampaikan terlebih dahulu"ujar Bu Riska.
"Jadi,minggu depan sekolah kita akan mengadakan lomba Porseni antar kelas,jadi diporseni kali ini kalian bisa mendaftar untuk masuk ke lomba yang kalian mau,kalian bisa mendaftar diRasya,mengerti."tambah bu Riska.
(Rasya adalah ketua kelas di kelas Nindi).
__ADS_1
"Iya Bu..."jawab siswa/siswi serentak.
"Baiklah sekarang kita mulai pelajarannya".ucap Bu Riska.
...............
"Nin,lo mau ikut lomba apa?"tanya Fira.
"hmmm....gue mau ikut lomba renang"jawab Nindi dengan nada datar.
"Oh....yaudah sekarang kita pergi yuk,daftarin nama kita di Rasya".ucap Reva.
"ayoo...."jawab mereka serentak dan bersemangat.
'heemmm....kok Ricko belum nelfon gue sih,katanya hari Anak buah RedDevil akan menyerang markas lagi'ucap Nindi dalam hati.
Ponsel Nindi pun berbunyi dan menandakan kalau ada pesan yang masuk.Ricko nama yang tertera dari pengirim pesan.
📨📨📨📨📨
Ricko:"Nin,lo cepet kesini Anak buah RedDevil nyerang markas kita lagi dengan anggota yang cukup banyak.
'Aduhh...gimana ni,caranya supaya gue bisa keluar dari sekolah ini'.ucap Nindi dalam hati.
"Nin,lo kenapa,lo sakit?"tanya Fira.yang melihat Nindi memegang kepalanya.
"ehmm...engga kok"jawab Nindi.
.............
"Guys,Bel masuk dah bunyi.kita sekarang masuk kelas yok,sebelum bu tatik masuk kekelas kita"ucap Caca.
"Ehmm...kalian duluan aja aku mau ketoilet bentar"ucap Nindi.
"yaudah kita duluan ya,bye"jawab mereka serentak.
Setelah Nindi melihat teman²nya masuk kekelas,Nindi pun langsung bergegas menuju parkiran,untuk segera pergi.
.............
Kelas Nindi.
"Anindira Putri Alexander"ucap Bu tatik yang mengabsen anak²muridnya.
"Tadi Nindi izin ketoilet bu"jawab Fira.
"Fir kok Nindi lama banget ketoiletnya"bisik Reva kepada Fira.
"Iya gue juga ngga tahu"jawab Fira.
"Kenapa ketoilet aja lama banget,Fira kamu samperin sana teman kamu."ucap Bu Tatik dengan nada meninggi.
"I-iya Bu"jawab Fira gugup sambil beranjak dari kursinya.
.............
Maaf Readers di bagian ini banyak mengandung unsur kekerasan,silahkan di skip kalau ngga suka🙏
"Mana Sih Leader kalian,kok dari tadi ngga muncul,takut yahk...."ucap salah satu anak buah RedDevil.
"Aku disini"ucap Nindi dengan dingin,karna tlah melihat markasnya dipenuhi dengan darah.Nindi menggunakan jubah warna hitam dan dibelakang jubahnya bertuliskan Leader Cold Blood killer dan ia menggunakan topeng untuk menutupi wajahnya,Nindi juga masih berseragam sekolah,dan membawa 2 buah pistol ditangannya.
"Heyyy....gadis apa yang kau lakukan disini,seharusnya kau sedang ada disekolah untuk belajar"ucap Aldo(anak buah dari RedDevil sekaligus tangan kanan dari Leader RD)dengan nada mengejek.
Nindi yang mendengarnya geram dan langsung menembak secara brutal,tapi mengenai sasaran.
DORR...
DORR...
DORR.....
__ADS_1
Sekerang hanya tersisa Aldo semua anak buahnya mati akibat serangan Nindi secara brutal.
"Heyy...gadis manis daripada kau disini mending kau menjadi penghangat ranjangku saja nanti malam"ucap Aldo yang menggoda Nindi.
"Brengsekk"ucap Nindi geram yang melihat Aldo menggodanya.
DORR....
DORR....
Nindi langsung menembak kedua kaki Aldo,hingga membuat Aldo jatuh tersungkur ditanah.
"Argghhh......tolong lepaskan aku"Rintih Aldo karna kesakitan,sambil memohon kepada Nindi agar melepaskannya
"Enak saja kau,kau sudah menghancurkan markas ku dan kau akan pergi begitu saja,apa kau tidak mau bermain main dulu dengan ku"ucap Nindi.
"Dasar ******..."ucap Aldo yang geram.
DORR....
DORR....
Nindi langsung menembak kedua tangan Aldo secara brutal tapi mengenai sasaran.
"Cepat beritahukan kepadaku dimana letak markas mu?"tanya Nindi sambil menarik rambut Aldo dengan keras.
"d-di Hutan X sebelah Barat"ucap Aldo ketakutan.
"Good Boy"ucap Nindi sambil senyum simrik kepada Aldo,dan menarik rambut Aldo hingga lepas dari kepalanya.
Nindi pun langsung menembak jantung Aldo,membuatnya tidak bernafas lagi.
Setelah Aldo meninggal Nindi langsung mencungkil bola mata Aldo,menggunakan pisau lipat Aldo.Dan memotong tubuh Aldo hingga menjadi 5 bagian.
"Rick,cepat bersihkan markasku dan berikan semua mayat-mayat ini pada Lery(Lery adalah Singa Jantan milik Nindi),jika kurang hubungi saja aku,karna aku akan pergi untuk mengambil beberapa stok daging untuk Lery".ucap Nindi sambil tersenyum Simrik.
"Ba..baik"jawab Ricko dengan takut karna melihat Nindi yang seperti iblis.
Ricko sudah menganggap Nindi seperti adiknya sendiri,ia sangat menyayangi Nindi layaknya seorang kakak kandung,Nindi juga sudah menganggap Ricko seperti kakak kandungnya.
Nindi pun langsung bergegas pergi meninggalkan markasnya.
''Ihkk....mengerikan sekali kau Nin,kau pergi untuk membunuh orang kau pikir seperti membeli daging dipasar saja''Gumam Ricko menatap Nindi pergi.
.............
Di sekolah.
"Nindi....Nindi..."ucap Fira yang mencari-cari Nindi di toilet.
"huftt....Nindi lo kemana sih,katanya tadi ketoilet tapi sekarang lo dimana?"gumam Fira sambil mencari-cari Nindi ditaman sekolah.
"Di sini juga ngga ada,ehmm....sebaiknya gue telfon aja"gumam Fira lalu menelfon Nindi.
Tutt...tutt...
"Kok ponselnya mati sih"ucap Fira lalu berjalan kekelasnya.
"Fira,kenapa kamu lama sekali,dan dimana Nindi?"ucap Bu Tatik sambil mencari²keberadaan Nindi.
"Ehh...anu bu..Nin-"ucap Fira ketakutan.
"Saya disini bu,Maaf tadi saya ke UKS soalnya kepala saya sedikit pusing bu"ucap Nindi yang memotong perkataan Fira,Nindi langsung muncul tiba²di belakang Fira.
Fira yang mendengar suara Nindi dan langsung berbalik ke sumber suara itu.
"Oh,tapi kenapa kamu ngga bilang kalau kamu di UKS,sekarang sebagai hukumannya kamu harus menyelasaikan tugas yang ada dipapan tulis"ucap Bu Tatik tegas.
Bersambung......
#Happy reading readers,semoga suka ya.jan lupa tinggalkan jejak.
__ADS_1