Gadisku Yang Nakal

Gadisku Yang Nakal
CHAPTER 24


__ADS_3

π‡πšπ©π©π² π‘πžπšππ’π§π πŸ“–"


β€’


β€’


β€’


β€’


🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻


"Ha?Really you are married?"ucap Randy yang shock mendengar kabar kalau Nindi sudah menikah.


"Yah,ngapain juga gue bohong"jawab Nindi kesal karna Randy tak mempercayaianya.


"Hehe...gue ga nyangka kalau lo akan menikah,gue pikir lo akan jadi gastu,abisnya lo anti banget yang namanya cinta-cintaan"Canda Randy.


"Ngaca sana,lo kali yang ga bakal Nikah-nikah,Abisnya semua cewek lo phpin"Ucap Nindi.


"Idih amit-amit,gue itu bukan phpin CewekΒ²cuman Gue lagi nyari yang cocok sama gue"ucap Randy.


"Sama aja kali,Lo kan buaya darat"canda Nindi.


"Terus lo kenapa mau temenan sama buaya darat?"Tanya Randy.


"Soalnya banyak duitnya....Haha..haha"ucap Nindi sambil tertawa keras.


'Nindi gue rindu lo tertawa seperti ini,Tertawalah,bahagialah,please jangan berlarut-larut dalam dunia gelap lo itu,gue akan selalu ada buat lo'Batin Randy sambil mengelus kepala Nindi yang ada dipangkuannya.


"Gue lapar banget nih,yok kita pergi makan"ajak Nindi.


"Yaudah,Let's go tuan putri"jawab Randy.


*


"Andra,Nindi.Mama dan papa akan keAmerika lusa untuk mengurus surat pindah Safa dan sekalian mau ngejenguk Oma dan Opa disana.Jadi kalian ga papakan kami tinggalkan"Ucap Feby.


"No problem ma,kami juga sudah dewasa jadi kalian ga perlu ngekhawatirin kami lagi"jawab Andra.


"Iya ma,ngga papa kok"imbuh Nindi.


"Baiklah,Jangan lupa berikan kami Cucu secepatnya ya"Canda Dimas.


"Beres pa"Jawab Andra,Yang langsung dapat tatapan tajam dari Nindi.


*


Nindi sedang duduk ditaman menikmati Air hujan yang membuat hatinya damai.

__ADS_1


"Untuk apa kamu kesini?"tanya Nindi sambil menutup matanya menikmati setiap air hujan yang jatuh ketubuhnya,Meskipun ia menutup matanya ia bisa tahu siapa yang datang karna ia mencium aroma parfum dari orang Tsb.


"Nindi,aku ingin bicara kepadamu Tapi jangan disini nanti kau bisa demam"ucap Andra.


"Air Hujan tidak akan membuatku sakit tapi malah akan membuatku tenang dan damai"jawab Nindi masih dengan mata tertutup.


"Baiklah,Aku ingin mengatakan sesuatu"ucap Andra.


"8 Menit"jawab Nindi.


"Ha?8 menit?"Protes Andra atas waktu yang diberikan Nindi.


"Cepat Bicaralah"Ucap Nindi.


Andra menghembuskan nafasnya dengan panjang kemudian ia berbicara.


"Nindi,Aku mohon kepadamu untuk berhenti bersikap Dingin kepadaku,Meskipun kau tidak bisa menganggapku sebagai suamimu tapi anggaplah aku paling tidak sebagai temanmu,aku ingin kita memulainya dari awal,Please...."ucap Andra memohon.


"Aku akan mencobanya"jawab Nindi sambil membuka matanya dan menatap Andra dengan dalam,Karna ia ingin memastikan apakah Andra bersungguh-sungguh dengan ucapannya.


"Thanks,Baiklah kita berteman?"ucap Andra sambil menaikkan satu jari kelingkingnya.


"Yeah"jawab Nindi kemudian Ia tersenyum dan mengaitkan jari kelingkingnya dengan jari kelingking Andra.


'Semoga kau benar bersungguh-sungguh atas ucapanmu'Batin Nindi.


"Yasudah kita masuk,hujannya semakin deras"ucap Andra


"Ga,aku akan tetep disini sama kamu"ucap Andra,kemudian ia menarik kepala Nindi agar bersandar di Pundaknya.


*


πŸŒ„πŸŒ„πŸŒ„πŸŒ„πŸŒ„


Pagi ini Nindi sudah kembali berkutat dengan alat-alat dapur.


'Aku berharap akan melihat Pemandangan ini setiap pagi'Batin Andra saat melihat Istrinya sedang sibuk didapur.


"Morning Ndra,tumben bangun pagi-pagi banget?"Sapa Feby.


"Morning Ma,Ga papa lagi pengen aja bangun pagi"jawab Andra.


"Heleh,kenapa ga setiap pagi aja bangun cepet,biar orang ga perlu capek-capek bangunin"Cibir Feby.


"Morning ma,Ndra"sapa Nindi.


"Morning sayang"jawab Feby.


"Morning too"jawab Andra.

__ADS_1


"Ma,aku keatas dulu ya soalnya aku mau siap-siap kekampus"Pamit Nindi.


*


"Aku akan mengantarmu kekampus,ga ada penolakan"ucap Andra dengan tegas.


"hmm...Baiklah"jawab Nindi.


*


"Makasih ya"ucap Nindi saat hendak turun dari mobil Andra,ketika sampai dikampus.


"Sama-sama,ohya nanti saat pulang dari kampus aku ga bisa jemput kamu soalnya aku ada rapat penting jadi nanti mungkin Mang Asep yang akan menjemputmu"jawab Andra.


"Ga perlu,nanti aku bisa pulang bareng Temanku aja"ucap Nindi.


"Baiklah,bye.."ucap Andra.


"Bye...Byee...."ucap Nindi sambil melambaikan tanganya.


"Cie...cie..."Sorak kedua sahabat Nindi bersamaan saat melihat Nindi diantar oleh Suaminya.


"Ehem...Enak banget ya kekampus dianterin sama suami tercinta,membuat Jiwa kejombloan kita meronta-ronta ya gak Ca"Ucap Fira.


"Lo aja kali yang jomblo,gue mah dah punya pacar"jawab Caca.


"Idih...Emang siapa yang mau sama lo?"Cibir Fira.


"Ada dong,buktinya gue langgeng sama Chanyeol"Ucap Caca.


"Halu lo kelewatan Banget Ca,bangun dah pagi ni jan mimpi teros"Cibir Fira.


Nindi hanya menggeleng-gelengkan kepalanya saja melihat tingkah dua sahabatnya tsb.


"Kalian ini mau Berdebat terus apa mau kuliah?"ucap Nindi.


"Abisnya Sih dia ini mancing-mancing amarah orang aja"Ucap Caca.


"Ya elah,gue lagi gue lagi"jawab Fira memutar bola matanya Malas.


"Udah-udah ayo kita masuk,ntar telat"ucap Nindi melerai perdebatan kedua sahabatnya tsb.


β€’


β€’


β€’


β€’

__ADS_1


Bersambung.......


__ADS_2