
"Morning mom,opa,oma"Sapa Nindi dan langsung duduk untuk sarapan bersama keluarganya
Pagi ini Nindi tidak masuk sekolah karna ia dan ibunya akan pindah ke Indonesia,Karna ibunya akan mengurus salah satu cabang perusahaan ayahnya yang ada di Indonesia.Sebelumnya Nindi memang berniat ingin pindah ke Indonesia untung mengurus mafianya.Tapi mendengar ibunya akan pindah ia Juga bilang ingin ikut walaupun ibunya tlah melarangnya tapi sifat keras kepala Nindi membuat ibunya pun terpaksa mengalah.Dulu Nindi pulang balik Indonesia untuk mengecek mafianya yang sudah diurus oleh asistenyan,dengan alasan ingin liburan.Mereka akan berangkat Nanti siang menggunakan jet Pribadi keluarga Alexander.
"Pagi sayang"Jawab mereka serentak.
Mereka pun sarapan dengan tenang.
"Nindi,apakah kamu sudah mengemasi barang-barang yang mau kamu bawa?"Tanya Ayudia.
"Iya Mom"jawab Nindi singkat.
Setelah selesai makan,Nindi dan ibunya pun bersiap-siap karna,sebentar lagi pesawat mereka take off.
"Sayang,nanti kalau Weekend kamu sering-sering kesini ya"kata omanya dengan sedih.Karna akan ditinggalkan oleh cucu satu-satunya yang ia sayangi.
"Iya,nanti Nindi akan sering-sering kesini kok,opa sama oma jangan lupa jaga kesehatan ya"ujar Nindi.
"Ma,pa kami berangkat dulu ya"kata Ayudia sambil memeluk orang tuanya bergantian.
Ayudia&Nindi pun berangkat ke Bandara dengan diantar oleh supir pribadinya.
Setibanya dibandara ia langsung naik ke Jet pribadinya.
๐ซ๐ซ๐ซ๐ซ๐ซ
Pesawat mereka pun Take off.
๐ซ๐ซ๐ซ๐ซ๐ซ
'goodbye France'ucap Nindi dalam hati sambil memandang ke arah jendela.
Setibanya mereka di Indonesia mereka langsung menuju ke Rumah yang sudah disiapkan Tomy untuk mereka.
"Nindi kamu Istirahat dulu,kamar kamu ada dilantai 2"Ujar Ayudia sambil menunjukkan sebuah kamar yang terletak dilantai 2 dengan jari telunjuknya.
"Baik,mom"Jawab Nindi sambil beranjak ke lantai 2.
Nindi memang sudah fasih dalam bahasa Indonesia karna,dulu ibu dan omanya selalu mengajarkannya dari kecil dan terlebih lagi ia sering berbicara dengan asisten yang menurus mafianya di Indonesia.
Makan malam pun tiba Nindi turun untuk makan malam bersama ibunya,ya merekan hanya makan malam berudua karna pelayan yang ada dirumah itu sedang makan malam di rumah belakang tepatnya rumah khusus para pelayan yang tinggal dirumah mereka.
"Nin,momy udah daftarin kamu kesekolah Tunas Bangsa milik opamu,dan kamu bisa sekolah mulai besok."Ujar Ayudia.
"Baik mom,tapi Nindi ngga mau kalau sampai ada yang tau kalau Nindi adalah cucu dari pemilik sekolah itu".Jawab Nindi.
"Baik Nak,besok kamu diantar sama mang Asep"Ujar Ayudia.
Mang Asep adalah supir Pribadi Ayudia.
"Okey mom,tapi setelah itu Nindi mau bawa mobil sendiri ke Sekolah"Jawab Nindi.
"Baiklah,Nanti momy akan membeli kan kamu mobil"Ujar Ayudia dengan lembut.
Makan malam pun selesai Nindi pun kembali kekamarnya.
๐๐๐๐๐๐๐
Kring.....kringgg.....
Alarm Nindi pun berbunyi.
__ADS_1
Setelah mendengar Alarmnya Nindi pun langsung bangun dan menuju kamar mandi.
Setelah selesai mandi,Nindi pun menggunakan seragam sekolahnya yang sudah disiapkan oleh momynya.
"Ternyata Seragam sekolah Indonesia unik ya"Gumam Nindi sambil menatap dirinya di cermin.
Nindi pun keluar dari kamarnya dan menuju kemeja makan.
"Nindi,kok gaya kamu gitu kenapa kamu pake kacamata tebal sedangkan mata kamu ngga bermasalahkan,kamu juga menguncir rambutmu biasanya kamu ngga suka kalau rambutmu dikuncir kayak gitu"Ujar Ayudia yang kaget melihat gaya Nindi yang berubah.
"Nindi sengaja bergaya seperti ini mom,karna Nindi ingin melihat siapa teman Nindi yang tulus berteman dengan Nindi,tanpa memandang gaya Nindi."Jawab Nindi santai,sambil memasukkan roti kedalam mulutnya.
"Tapi Nindi,momy takut kalau nanti kamu gak dapat teman gara-gara gaya kamu yang seperti sekarang ini".Ujar Ayudia dengan khawatir.
"Nah itu yang Nindi maksud mom,kalau gak ada yang mau berteman sama Nindi,itu artinya mereka gak tulus untuk berteman dengan Nindi.Bukannya berteman sama orang yang kayak gitu gak baikkan mom?,ya udah Nindi mau berangkat dulu ya mom nanti Nindi telat,momy ga usah khawatir"Ucap Nindi sambil menenangkan momynya agar tidak khawatir lagi.
"Yaudah kamu hati-hati ya Nak"Ucap Ayudia sambil melambaikan tangannya pada Nindi yang sudah akan masuk dalam mobil.
Sesampainya Nindi disekolah ia langsung keruang kepsek untuk melapor.
"Assalamu'alaikum Pak"ucap Nindi sebelum masuk kedalam kantor.
"kamu siapa?"tanya pak Herman kepala sekolah di sekolah Nindi.Sambil melihat Nindi dari ujung kepala sampai bawah dengan tatapan sinis.
"Saya murid baru pak,nama Saya Anindira Putri Alexander Pak"ucap Nindi sambil menyerahkan amplop yang berisi uang didalamnya,karna Nindi tau dengan cara begitulah Pak Kepseknya akan luluh.
Oh ya,Nindi emang sudah ganti marga ia melepas marga dari ayahnya dan menggunakan marga opanya dibelakang namanya.
"Oh kamu anak baru ya,kamu kelas XII IPA 2,kamu akan diantar sama walikelas kamu namanya Bu Riska"Kata Pak Herman dengan lembut setelah mendapatkan uang dalam jumlah yang banyak dari Nindi.
'Cihh,dasar matre'cibir Nindi dalam hatinya.
"Baik pak"ujar Nindi sambil mengikuti langkah kaki Ibu Riska.
"anak-anak,kenalin ini murid baru Pindahan dari Prancis,Kamu kenalin nama kamu keteman-teman kamu"Ujar Bu Riska menghadap ke Nindi.
Semua Siswa/i dikelas itu menatap sinis kearah Nindi dengan tatapan tidak suka.
"*ih,kenapa dikelas kita ada anak cupu kek dia"
"Malas aku sekelas sama dia"
"dasar cupu"
"Asik ni dapat bahan bullyan baru"
"lebih cantikan aku juga"
"malas ah,berteman sama si cupu"
"wah keren ni bakalan jadi bahan bullyan Sandra dkk*"
Sekiranya begitulah tanggapan dari siswa/i dikelas Nindi.
"Perkenalkan Nama saya Anindira Putri Alexander,biasanya dipanggil Nindi"Ucap Nindi sambil memperkenalkan Nindi.
"Nindi kamu boleh pilih tempat duduk yang kosong"ucap Bu Riska.
"Hai,Nindi kamu boleh duduk sama aku"ujar salah satu teman Nindi.
Nindi pun berjalan menuju tempat duduk yang di tawarkan temannya kepadanya.
__ADS_1
"Makasih"ujar Nindi sambil duduk.
"Hai,namaku Safira Arsyati Kusuma kamu bisa panggil aku Fira"ujar Fira sambil mengulurkan tangannya pada Nindi.
"Nindi,senang berkenalan denganmu"Jawab Nindi sambil menerima uluran tangan Safira.
"Oh ya,kenal kan ini temanku,Yang Ini namanya Reva dan yang disebelahnya Caca"Ucap Fira sambil mengenalkan teman-temannya yang duduk dibelakang mereka.
"Hai,Nindi"Ujar Nindi sambil menerima satu-satu uluran tangan temanยฒbarunya itu.
"Oh ya,Nin Nanti kita sama-sama kekantinnya ya"Ujar Reva.
"Iya"Ujar Nindi datar.
Kringg.....Kring๐....
Bel istirahat Pun berbunyi.
Nindi dan teman-teman barunya kini pergi kekantin.
"Nindi kamu mau pesan apa?"Ujar Caca.
"Bakso sama Jus jeruk"Ujar Nindi datar.
"Oh ya Nin,kalau aku liatยฒmuka kamu kok kayak bukan asli Indonesia sih"tanya Safira.
"Iya,Momy aku Prancis-Indonesia sedangkan Dady aku Korea"Ujar Nindi sambil menjawab pertanyaan temannya.
"Waww....keren banget"ujar teman-temannya serentak.
"Oh ya Nin,ntar sore kamu ada acara ngga"ujar Reva.
"ngga ada"jawab Nindi datar,sambil memasukkan Bakso yang ada di sendoknya.
"Kamu kok datar banget sih"Ucap Caca,cemberut.
"Maaf aku emang biasa ngomong kayak gini".Jawab Nindi.
"Ohya sekarang kalian kalau bicara sama aku ngga usah terlalu formal,pake lo gue aja"Sambung Nindi.
"Oke,oke....Ohya Nin,ntar sore lo mau ngga ikut kita ke Cafe X"Ujar Reva.
"Hmm...ngga"Jawab Nindi datar dan melanjutkan makannya.
"Ayolah Nin,...."Bujuk teman-temannya.
"Hmm,iya deh"Jawab Nindi terpaksa.
"Yey...."Sorak ke 3 teman-teman Nindi.
Brakkk.....
"Hey lo,gadis Cupu gue mau lo jadi budak gue".Ujar Sandra setelah menggebrak meja didepan Nindi.
"Gak mau"Jawab Nindi tenang.
"Lo pinter banget ya ngelawan gue"ujar Sandra dengan sinis.
Sandra adalah orang kaya no.4 di Asia,Dia memiliki sifat manja,sombong,dan suka menindas/membully orang yang dibawahnya.
Byuuurr...
__ADS_1
Bersambung......
#Semoga suka ya para Readers.