Gadisku Yang Nakal

Gadisku Yang Nakal
CHAPTER 20


__ADS_3

"𝐇𝐚𝐩𝐩𝐲 𝐑𝐞𝐚𝐝𝐢𝐧𝐠📖"






🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻


Nindi dan Andra sudah diperjalanan menuju bandara untuk menjemput Safa.


Safana Avirsa Aditya Adalah Adik angkat Andra,Yang sudah diangkat sejak masih bayi oleh Orang tua Andra dan menganggapnya seperti anak kandung mereka sendiri,Andra sangat menyayangi Safa.Ia berkuliah di Amerika.Safa memiliki sifat yang sangat manja,Angkuh dan tidak sabaran.Ia memiliki paras yang cantik.


Nindi dan Andra telah tiba diBandara,Sekarang ia hanya menunggu kedatangan Safa.Sebenarnya Safa akan tiba 10 Menit lagi tapi karna Safa tidak sabaran,jadi ia menyuruh kakaknya untuk datang lebih awal.


~10 menit kemudian


"Kakak....."Teriak Safa dari belakang,membuat Andra dan Nindi berbalik.


Safa pun menghampiri kakaknya dan langsung menghambur pelukannya.


"Kakak,I Miss you"ucap Safa sambil melepas pelukannya.


"I Miss you Too"jawab Andra.


"Kak,dia siapa?"tanya Safa saat melihat kakaknya tidak sendiri.


"Ini Nindi"jawab Andra.


"Oh,jadi ini istri kakak.Kenapa mama menjodohkan kakak dengan wanita seperti dia,kenapa kakak tidak menikah saja sama kak Astrid?"tanya Safa dengan nada angkuh dan melihat Nindi dari atas sampai bawah dengan tatapan sinis.


'Ternyata kakak sama adik sama saja'ucap Nindi dalam hati.


"Kau taukan kalau mama tidak menyukai Astrid"jawab Andra.


"Sudahlah ayo kita pulang sekarang"Imbuh Andra.


*


Mereka pun telah sampai di Rumah.


"Mang Asep tolong bawakan koper Safa dimobil, kekamarnya"teriak Andra kepada Mang Asep.


"Baik tuan"jawab Mang Asep.


Andra sudah duluan kekamarnya,sedangkan Safa dan Nindi masih berada diruang tamu.


"Hey,kamu gadis culun jangan pernah kamu berharap lebih kepada kakak,karna dia hanya mencintai kak Astrid"ucap Safa dengan ketus sebelum naik keatas tangga.


Nindi hanya menatapnya dengan santai,dia juga malas untuk menanggapi ucapan dari adik iparnya tsb.


'Ya,kakakmu hanya mencintai Ja***g itu saja.Dan siapa juga yang mau mengharapkan cinta dari lelaki bodoh seperti dia'ucap Nindi dalam hati sambil tersenyum sinis kearah Safa yang sudah menaiki tangga.

__ADS_1


*


~Makan malam


"Safa bagaiman Kuliahmu disana,Papa dengar dari dosenmu,Nilaimu sangat tidak memuaskan.Dan kamu juga sering tidak masuk kuliah Apa itu benar Safa?"tanya Dimas dengan tegas.


Safa hanya memutar bola matanya malas"Pa,Safa sudah berusaha untuk memperbaiki nilai Safa,Tapi otak Safa hanya sampai disitu jadi Itu bukan salah Safa,Safa bukan malas untuk masuk kuliah tapi,Safa ada urusan lain yang membuat Safa tidak bisa masuk kuliah"Jelas Safa panjang lebar dengan berbagai alasan.


"Safa,kamu jangan banyak Alasan.Pasti itu semua ulah dari Jasson"Ucap Dimas dengan Nada mulai meninggi.


"Pa,cukup Jangan salahin Jasson terus ini tidak ada hubungannya dengan dia"jawab Safa dengan suara yang tak kalah tinggi dan langsung meletakkan sendok dan garpunya dipiring.


"Pa sudah,Safa kamu mau kemana sayang.Makanan kamu belum habis"teriak Feby saat melihat Putri bungsunya pergi kekamar tanpa menghabiskan makanannya.


"Aku sudah kenyang ma"jawab Safa,dan berlalu menaiki tangga.


"Pa,seharusnya kamu tadi tidak memarahinya seperti itu"Protes Feby.


"Itu akibat kamu yang terlalu memanjakannya"jawab Dimas yang membuat Feby terdiam,karna yang diucapkan suaminya itu memang benar.


*


📲"Halo mom,Ada apa?"tanya Nindi.


📲"Halo sayang momy sangat merindukanmu"ucap Ayudia disebrang telfon.


📲"I Miss U too mom"Jawab Nindi.


📲"Sayang,Besok kamu bisa ga kesini bareng Andra buat makan malam bersama"ucap Ayudia.


📲"Hmm,iya Mom nanti aku tanyakan dulu sama Andra"jawab Nindi.


📲"Good night too,mom"jawab Nindi.


"Apakah Andra sudah tidur?,Hm..sebaiknya besok saja aku memberitahukannya"Gumam Nindi,sambil membaringkan tubuhnya di ranjang.


*


🌄🌄🌄🌄🌄


"Hoamm...Kenapa alarm ku ga bunyi"ucap Nindi,sambil memegang Hpnya.


"Ha?,ternyata Aku lupa Mengaturnya semalam,Kenapa aku Bodoh sekali sekarang aku bangun kesiangan pasti semua orang sudah sarapan"gumam Nindi merutuki dirinya sendiri karna lupa memasang alarm.


Nindi pun Melangkah masuk kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


*


"Hai Sayang,kamu sudah bangun?"Ucap Feby diiringi senyuman manisnya saat melihat Nindi turun ditangga.


"Maaf Ma,karna aku bangunnya kesiangan"jawab Nindi.


"Ga apa-apa Sayang,Mungkin kamu terlalu mengantuk semalam"ucap Feby dengan lembut.


"Sekarang kamu sarapan Dulu,Bi Ratih sudah menyiapkanmu makanan di meja"Imbuh Feby.

__ADS_1


"Baik ma"jawab Nindi kemudian ia berjalan menuju meja makan.


*


'Pasti Andra sudah berangkat kekantor,bagaimana aku memberitahukannya lewat telfon sedangkan aku ga punya nomer telfonnya.Apa aku antarkan Saja makan siang untuknya sekalian memberitahukannya tentang ajakan momy'ucap Nindi dalam hati.


*


~Adcom Group


"Sayang,aku sudah ga sabar untuk menikah denganmu"ucap Astrid dengan lembut,Ia duduk dipangkuan Andra sambil mempermainkan dasi Andra.


"Tunggu,waktu itu akan segera tiba"jawab Andra.


*


Nindi sudah tiba didepan kantor Andra.


Kemudian ia masuk,dan bertanya kepada resepsionis.


"Selamat Siang Bu,Ada yang bisa saya bantu?"Tanya resepsionis tsb dengan sedikit ketus sambil memandangi Nindi dari atas sampai bawah.


"Saya ingin bertemu dengan Andra"ucap Nindi.


"Andra,maaf Bu? disini tidak ada pegawai yang bernama Andra"Jawab resepsionis.


"Alfiandra Widy Aditya"ucap Nindi dengan sedikit tegas.


"Ha?Apakah Kamu sudah membuat janji dengan Presedir"ucap Resepsionis tsb dengan nada meremehkan.Dan ia juga sudah bicara tidak seformal tadi.


"Aku Istrinya,jadi buat apa aku harus membuat janji hanya untuk bertemu dengan suamiku sendiri"jawab Nindi.


"Hahaha.....Lawakanmu sangat lucu,Lagian Istri pak Andra itu pasti bukan kamu"ucap Resepsionis tsb sambil tertawa.


"Kalau memang dia Istrinya Pak Andra kau bisa apa?"Sekarang bukan Nindi lagi yang menjawab ucapan Dari resepsionis tsb,melainkan Revanlah yang kini sudah menjawabnya.


Resepsionis tsb langsung berhenti tertawa dan langsung menunduk"Maaf pak,Saya tidak tahu kalau ternyata ibu ini adalah Istri Dari Pak Andra"ucap Resepsionis tsb meminta maaf.


"Kenapa kau meminta maaf kepadaku,seharusnya kau meminta maaf kepada orang yang sudah kau maki dari tadi"ucap Revan dengan Tegas.


"Maaf Bu,Maaf atas perbuatan saya yang tadi"ucap Resepsionis tsb.


"Siapa yang bertanggung jawab untuk bagian Resepsionis"teriak Revan.


"Sa-saya pak"ucap seorang wanita yang berlari tergopoh-gopoh.


"Urus dia"Tegas Reva,Tapi makah membuat wanita tsb menjadi bingung,Revan yang mengerti akan hal tsb langsung menjelaskan.


"Dia telah mempersulit Istri Presedir untuk bertemu dengan suaminya,Dan malahan ia kembali menghina Istri Presedir"Jelas Revan sambil menatap tajam kearah Resepsionis tsb,yg sudah bercucuran keringat dan gemetaran.


"Baik pak"Jawab wanita tsb mengerti.


Revan langsung mengajak Nindi untuk keruangan Andra.


"Silahkan masuk"ucap Revan mempersilahkan Nindi masuk kedalam ruangan Andra lalu ia kembali kemejanya,Oh tidak apakah dia lupa kalau Andra sedang bersama Astrid sekarang?.

__ADS_1


"Makasih"jawab Nindi kemudian ia membuka pintu Ruangan Andra,Dan.....


Bersambung......


__ADS_2