
Crazy Operation adalah sebuah operasi yang hanya mementingkan tujuan , tak perduli seberapa susah hal yang ingin di tuju tersebut. Orang yang menghalangi Crazy Operation hanya akan mati , tidak ada kata lain selain mati jika seseorang berani mengganggu Crazy Operation.
Crazy Operation hanya bisa di jalankan oleh petinggi Ghost Organization , yakni William sebagai ketua , Ryfels , Kaito dan Kenshin sebagai kaki tangan William.
William menggunakan sihir Rivide kepada jantungnya agar pulih dengan cepat dan mulai bersiap untuk memulai Crazy Operation. Setelah mereka siap , William membuka Gate menuju neraka dan mereka pun berangkat.
Di dalam neraka , mereka berempat di ganggu oleh para monster dan iblis gila yang mendiami neraka. Namun hal itu tak menjadi penghambat untuk para petinggi Ghost Organization yang sangat kuat ini.
Ryfels dengan Arctic-50 nya , Kenshin dengan katana yang bernama Kaiken dan Kaito dengan pistol di kedua kaki dan tangannya. Mereka semua menumpas para iblis dan monster yang mendiami neraka dengan mudah untuk membiarkan William berjalan santai menuju tempat bernama Le' Abbys.
Mereka akhirnya sampai di sebuah bangunan yang sangat besar. Di depan bangunan itu terdapat sebuah patung yang sangat besar seperti sedang menopang neraka.
" Hm.... Dia bukan patung....... " Ujar William
" Ha? Bukan patung? Mungkinkah dia akan hidup dan menyerang kita? "
Sesaat setelah Ryfels melontarkan perkataannya , tiba-tiba patung besar itu bergerak dan mulai melempar sebuah daratan yang ia topang.
Daratan itu adalah sebuah kuil jalan masuk untuk masuk dalam portal lagi , dan portal ini menuju langsung ke bagian dalam makam Agung Le' Abbys. Namun karena sudah di lemparkan kearah William , Ryfels , Kenshin dan Kaito , portal itu akhirnya hancur.
Mereka berempat berhasil menghindari kuil tersebut menggunakan Ability masing-masing. Karena besar tubuh patung yang bergerak tersebut , mereka berempat kesusahan dalam menghadapinya.
Karena terlalu lama , William akhirnya menggunakan Secret Ability nya yang bernama Void Eyes. Void Eyes adalah Ability yang mempu mengeluarkan sebuah portal yang akan membawa objek kedalam dimensi yang bernama Void.
Dimensi Void adalah dimensi atau alam yang sepenuhnya di kuasai oleh pemilik Void Eyes. Di dalam dimensi Void , pemilik mata Void bisa bebas melakukan apapun dengan objek yang masuk ke dalam dimensi Void tersebut.
Ia bisa memotongnya kecil-kecil , meremukkan , menghancurkan dan menyiksanya dengan metode apapun yang ia mau.
William membawa masuk patung raksasa itu ke dalam dimensi Void untuk diremukkan. Pada akhirnya patung raksasa itu kalah dan hancur berkeping-keping.
Setelah selesai mengurusi patung raksasa tersebut , William dan yang lainnya mulai mencari jalan lain. Mengingat kuil yang terdapat portal masuk sudah hancur karena di lempar oleh patung raksasa tersebut.
__ADS_1
Dengan Ability Detected milik Kaito , ia menemukan sebuah tangga menunju ke bawah , mereka akhirnya menuruni anak tangga tersebut. Didalam ada banyak sekali monster yang menggangu , tapi berhasil di bunuh dengan mudah oleh Ryfels , Kenshin dan Kaito.
Perjalanan mereka di dalam makam Agung itu lumayan panjang karena memang tempatnya yang sangat besar dan luas. Sampai pada akhirnya , mereka berempat pun sampai di sebuah arena bawah tanah yang sangat luas. Disisi kanan dan kiri arena tersebut terdapat singgasana. Singgasana sebelah kiri sudah di duduki oleh Shadow yang di dampingi oleh tiga anak buahnya.
William juga duduk di singgasana sebelah kanan dengan di dampingi oleh Ryfels , Kenshin dan Kaito.
William juga melihat Kennya sedang di kurung menggunakan kurungan sihir yang berada di langit-langit arena.
Shadow pun menyambut mereka semua
" Hahaha , selamat datang di makam Agung Le' Abbys. Ini adalah makam Agung milik raja iblis Albemon dan sekarang aku lah yang memimpin makam Agung ini. Dan perkenalkan , nama ku adalah Shadow Master , salah satu raja langit pengikut setia raja iblis Albemon "
William menanggapi dari seberang
" Hm , lanjutkan "
" Seperti yang aku katakan sebelumnya , kita akan bersenang-senang di sini. Aku akan membuat sebuah pertarungan hidup mati , dimulai dari anak buah kita dan di lanjutkan dengan pertarungan kita "
" Sudah!! Tanpa berlama-lama lagi , ayo panggil anak buah mu sekarang "
William menyuruh Ryfels , Kenshin dan Kaito maju ke arena. Begitu juga dengan Shadow Master yang menyuruh anak tiga anak buahnya turun ke arena.
Tanpa berlama-lama pertarungan pun di mulai , mereka berenam saling menyerang dengan senjatanya masing-masing.
Salah satu anak buah Shadow Master yang bernama Iv menggunakan sihir Gravity untuk menekan gravitasi yang ada di sekitar arena tersebut , membuat pihak William tak bisa bergerak.
Namun katana milik Kenshin juga memiliki kekuatan sihir , yaitu sihir kegelapan yang mampu membelah ruang. Kenshin membelah ruang tepat di tengah-tengah tubuh Iv. Iv bagaikan tulisan yang berada di atas kertas dan di robek dengan katana milik Kenshin dengan mudah.
Iv pun tewas. Kamera kecil yang berbentuk lalat ternyata sedang mengawasi pertarungan mereka semua , kamera tersebut tersambung pada komputer milik Salomon dan bawahannya yang berada di markas Ghost Organization C. Mereka sedang asik menonton aksi dari para petinggi Ghost Organization sembari mempelajari cara bertarung mereka.
Salomon mengirimkan kamera kecil untuk mengikuti mereka karena Crazy Operation adalah sebuah operasi yang sangat berbahaya , dan operasi ini sangat jarang di jalankan mengingat resikonya yang sangat besar. Orang yang menjalankan operasi ini seharusnya sudah siap untuk mati.
__ADS_1
William mengetahui bahwa Salomon mengirimkan kamera untuk menonton aksi mereka semua.
Pertarungan mereka berjalan sangat sengit. Ryfels tampak sudah sangat lelah dan terluka parah , ia menjadi sasaran empuk bagi anak buah Shadow Master.
Salah satu anak buah Shadow Master yang bernama Lyl yang menggunakan sihir Geoglaze , yaitu sebuah bola api raksasa. Ia terus menyerang Ryfels menggunakan sihirnya. Meski berhasil di hindari beberapa , namun Ryfels juga adalah manusia yang punya tenaga. Ryfels pada akhirnya terkena serangan dari Lyl yang membuatnya terlempar ke dinding arena.
Ryfels terluka parah dan hampir tak sadarkan diri , saat Geoglaze milik Lyl mengarah ke Ryfels yang setengah sadar. Geoglaze tersebut di potong kecil-kecil oleh Kenshin dengan katana miliknya.
" Ryfels!!! Kalau kau masih mau hidup , berjuanglah sebentar lagi !!!! " pekik Kenshin.
Ryfels pun bangkit dan mulai menembaki Lyl menggunakan Arctic-50 miliknya , seketika memecahkan kepala Lyl karena Ryfels sudah menambah kecepatan pelurunya dengan sihir Accel.
Kedua pemimpin masih diam dengan tenang di singgasana mereka masing-masing sambil melihat pertarungan para anak buah mereka.
Kaito sedang sibuk adu tembak dengan anak buah Shadow yang bernama Sill , senjata mereka berdua sama-sama jarak jauh.
" Kaito , perlukah ku bantu? "
" Hahahaha , tidak perlu. Ini hanya antara aku dan dia "
Mereka berdua saling adu tembak-menembak dengan senjata api mereka masing-masing. Kaito menyadari kalau Sill menyerang dengan teratur , oleh karena itu Kaito menggunakan kemampuannya dalam menembak secara buta , kemampuan ini dinamakan Dance Of The Death.
Sill tidak bisa menghindari semua peluru yang termuntahkan dari pistol milik Kaito dan alhasil ia pun tertembak secara beruntun. Semua anak buah milik Shadow mati.
" Ryfels , kembalilah ke markas Ghost Organization A. Kau belum cukup mampu untuk mengurusi Terrarian World "
" Uhuk. Baik....."
William membukakan Gate menuju markas Ghost Organization A untuk memulangkan Ryfels yang terluka parah. Setelah itu , ia pun beranjak dari singgasananya dan turun ke arena , begitu pula dengan Shadow Master yang juga turun ke aula sembari membawa Scythe. Scythe adalah senjata yang sama , yang di gunakan oleh Shadow Master untuk menusuk jantung William waktu lalu.
Dan ini lah saat yang tunggu-tunggu.
__ADS_1
The Great Battle