
Saat di perjalanan menuju gedung tak berpenghuni yang di maksud , tiba-tiba tubuh William , Kenshin , Kaito dan Kennya mengecil , dengan kata lain berubah menjadi anak kecil berumur 5 tahun.
" Apa-apaan ini? " ujar William bingung
William melihat tubuh kembarannya yang mengecil seperti anak umur 5 tahun.
" Kenshin , kok tubuh mu berubah? "
" Kau juga sama , kenapa tubuh kita berubah menjadi kecil? "
Karen hanya terdiam melihat anak-anak kecil yang tengah kebingungan dengan hal yang terjadi kepada mereka.
" Haish , bajunya jadi kebesaran "
Kaito melihat kearah Kennya dan kepalanya langsung dilemparkan kaleng , yang membuat kepala Kaito jadi terdapat benjolan.
Klaang!!
" Jangan lihat aku bodoh!!! "
" baik-baik... Aduh sakit.... "
William berpikir apa yang terjadi pada mereka dan apa yang harus di lakukan. Ia berasumsi bahwa penyebab perubahan wujud mereka menjadi anak-anak adalah karena efek samping dari distorsi ruang hampa tersebut.
Ia mencoba menggunakan sihirnya untuk mengecilkan baju yang kebesaran tersebut supaya pas dengan ukuran tubuh mereka.
" huh , beres. Kaito , kamu bawa satu pistol saja , pistol yang lainnya masukkan kedalam Storage milik mu. Kau juga Kenshin , ganti katana mu dengan pisau kecil "
" baik "
William membuka Storage miliknya dan mendapati banyak sekali artefak yang sangat-sangatlah kuat. Ini adalah barang milik raja iblis Albemon di sepuluh ribu tahun yang lalu.
" gila , banyak banget barang-barang milikku dahulu "
Saat sedang ngecek Storage miliknya , William merasakan ada yang memperhatikan mereka selain kamera kecil Ghost Organization C yang ikut bersama mereka.
Orang yang memperhatikan mereka itu memakai topeng CyberRun. William menyuruh Kenshin untuk menangkap orang tersebut.
Dengan kecepatan yang dimiliki oleh Kenshin , ia dengan mudah menangkap orang tersebut. William pun menginterogasinya.
" Siapa kau? Dari mana asalmu? Kenapa kau memata-matai kami? "
" Kalian hanya anak kecil umur 5 tahun , tak harus tau apa tujuan ku "
Kaito menembakan pistolnya kearah samping telinga dari orang tersebut untuk membuatnya buka mulut.
" bicaralah....." Ujar Kaito
" Ba-baik "
Orang tersebut mulai menceritakan semuanya
" Nama ku adalah Kyle. Aku berasal dari CyberGhost Organization , pangkatku adalah Letnan 3 "
" Hmm , menarik. Bisakah kau tunjukkan jalan ke markas CyberGhost Organization? "
" Te-tentu , tapi jalannya mungkin sangat sulit untuk anak usia 5 tahun "
" Bacot. Cepat tunjukkan jalannya "
Kyle menurut dan menunjukkan jalan menuju markas CyberGhost Organization.
Salomon beserta bawahannya tetap mengawasi para petinggi Ghost Organization yang berubah menjadi anak-anak.
__ADS_1
" Haha , aku tidak tau kalau Ketua kecil bisa se-imut ini " ujar Salomon.
Kyle sampai-sampai geleng-geleng kepala , karena melihat anak-anak kecil ini sangat lincah dalam melewati jalan yang bahkan orang dewasa saja membutuhkan latihan kelincahan yang tinggi untuk melewatinya.
Sesampainya mereka di markas CyberGhost Organization , William menyuruh Kyle untuk memanggil orang dengan pangkat tertinggi di CyberGhost Organization.
Kyle menurut dan memanggil orang dengan pangkat tertinggi di sana. Setelah beberapa menit menunggu , akhirnya orang yang di maksud itu keluar.
" Anak-anak siapa ini? " tanya orang itu bingung
Kaito menodongnya dengan pistol namun di hentikan oleh William.
" Kaito , tenang dulu "
William mulai menjelaskan semuanya kepada orang tersebut. Setelah beberapa menit menjelaskan , akhirnya ia pun paham dengan keadaan sekarang.
" Hm , kalau begitu aku dengan senang hati menerima kalian. Namaku adalah Riley , orang yang sekarang memimpin CyberGhost Organization "
" Hmm , namaku William. Mereka berempat adalah saudara kembar ku "
" Namaku Kenshin "
" Kaito "
" namaku Kennya "
" Namaku Karen "
" Baiklah , ayo kita masuk kedalam "
Mereka semua pun masuk kedalam markas untuk beristirahat. Karen di berikan kunci kamar mereka karena ia lah yang paling tua sekarang.
Saat di kamar , William langsung berguling-guling di atas kasur seperti anak kecil pada umumnya. Begitu juga dengan Kenshin , Kaito dan Kennya yang ikut berguling-guling di atas kasur.
Dan sekarang Karen lah yang akan bertanggung jawab untuk menjaga para adik-adiknya yang masih kecil , ia juga bisa menebus kesalahannya waktu dulu saat Karen meninggalkan mereka semua.
Keesokan harinya , William pergi menemui Riley untuk berbicara soal jalan kembali ke Multiverse asal mereka.
" jadi bagaimana ini kak Riley? Tidak mungkin kami akan tinggal disini kan? "
" Tenang. Sebenarnya CyberGhost Organization memiliki portal antar Multiverse , portal ini memungkinkan bagi kalian untuk kembali ke Multiverse kalian. Akan tetapi portal ini hanya bisa di pakai sekali , karena ia membutuhkan Energi Listrik yang sangat banyak. Satu kota CyberNeo ini bisa padam dibuatnya. Ditambah lagi untuk mengaktifkan portal tersebut membutuhkan benda bernama Legendary Krom , yang hanya ada satu di kota ini yakni berada di ruang kontrol kota "
" Aku akan cari Legendary Krom itu "
" Tapi , ia di pegang oleh Master Control yang berbahaya..... "
" Tak masalah. Tunjukkan jalannya "
" Haish , baiklah "
Setelah Riley memberikan titik lokasi Control Room , yaitu tempat dimana Legendary Krom disimpan. William langsung pergi ke tempat itu sendiri , tanpa bantuan. Ia hanya di bekali dengan CyberBlade yang di berikan oleh Riley sebagai senjata.
Control Room dijaga dengan ketat oleh para penjaga-penjaga yang tubuhnya di lengkapi oleh Krom-Krom yang aneh [ Krom adalah sebuah alat atau mesin yang tergabung dengan tubuh manusia atau bisa juga di gabung untuk menjadi komponen utama mesin ]
William berpikir kalau Legendary Krom itu adalah sebuah alat yang tidak sekali pakai. William datang ke tempat ini hanya untuk meminjamnya sebentar.
Ia pun menyerahkan dirinya kepada penjaga
" hey kamu!! Anak-anak tidak boleh main di tempat seperti ini "
" Tenanglah , aku hanya ingin bertemu dengan Master Control Room ini saja "
" Ha? Kau hanya seorang anak kecil umur 5 tahun , tidak di perbolehkan untuk bertemu dengannya "
__ADS_1
William pun menarik CyberBlade nya yang membuat tangan robot dari penjaga tersebut putus.
" Kalau kau melawan lagi , aku akan mencabut nyawamu "
Penjaga tersebut gemetar dibuatnya
" Ba-baik "
Ia pun menunjukkan jalan menuju sebuah hotel. Di sana Penjaga tadi menyarankan William untuk pergi bersama orang dewasa.
" Tidak perlu , aku sudah besar "
" Baiklah kalau begitu "
William pun naik ke lantai yang paling atas dan masuk ke kamar 303. Sebelum William masuk , ia menggunakan Void Eyes nya.
Dan benar saja , Master Control Room adalah seorang bedebah dan sampah masyarakat yang tidak punya adab. Dapat di buktikan dengan dirinya sedang sedang bermain wanita di kamar hotel tersebut.
Untungnya William kecil sudah menggunakan Void Eyes sehingga ia tak melihat adegan yang tak di inginkan.
" Kau ini memang sampah masyarakat " ujar William
" Ha!!? Siapa kau!!? "
" Aku bukan siapa-siapa , hanya datang untuk meminjam Legendary Krom saja. Apakah boleh? "
" kau hanya anak kecil yang tidak bisa apapun , mana mungkin aku memberinya kan? "
" Bagaimana kalau kita taruhan. Kalau aku kalah melawan mu , aku bisa menjadi budak mu seumur hidup. Jika kau kalah , aku mau pinjam Legendary Krom itu "
Dengan wajah yang meremehkan William , ia pun menyetujui taruhan tersebut
" baiklah , tapi jangan menyesal dengan apa yang kau katakan bocah "
_" Hehe , organ tubuhnya pasti sangat mahal jika ku jual "_ gumamnya dalam hati sembari menyeringai lebar
" Baiklah , namaku William. Aku tunggu pertarungan mu "
" Ya , besok kau bisa pergi ke pulau apung di atas kota CyberNeo "
William pun keluar dan kembali ke markas CyberGhost Organization.
Dikamar , Karen sedang bermain dengan para petinggi Ghost Organization yang menjadi anak-anak. William pun bergabung dengan mereka.
" Hey hey , kalian mau lihat pertandingan ku tidak , nanti besok? "
Kaito , Kenshin dan Kennya menanggapi
" Mau mau!! "
" Will , aku boleh ikut tidak? "
" Tidak. Ini adalah pertaruhan ku "
" yaaaah , kamu ga ngajak-ngajak "
" haha , maaf "
William pun membongkar isi dari Storage yang di dalamnya terdapat banyak sekali artefak kuno milik Albemon di zaman dahulu kala. Kebanyakan artefaknya adalah senjata.
Seperti Soul Scythe , Triple Cursed Blade , kalung salib kecil yang bernama Cursed Digger , Double Cursed Scythe. Angel of death Controller , dan dua yang paling kuat menurut William adalah Murasame dan Le' Veroonz.
Murasame adalah pedang berwarna hitam yang jika di keluarkan dari sarungnya maka akan membangkitkan iblis bawahan Albemon , ia bernama Zolphius.
__ADS_1
Sedangkan Le' Veroonz adalah pedang penghancur hukum alam semesta beserta isinya , ia bisa menghancurkan apapun yang di inginkan oleh pemiliknya. Dan peninggalan Albemon lainnya adalah mantra sihir kuno yang juga tak kalah hebatnya.