Ghost Organization

Ghost Organization
BAB 21: Meeting Of The Demon King


__ADS_3

William menonton perundingan para anak-anak raja iblis , ia melihat Veimel yang tampak murung.


" Aku lah yang akan menguasai daerah Le' Rea. Karena aku yang paling kuat di antara kalian " ujar Zoilus. Anak laki-laki raja iblis Leviathan.


" Tidak tidak tidak , aku lah yang pantas. Aku memiliki pedang Asmodeus dengan api yang akan membakar semuanya " ujar Hellion , anak laki-laki raja iblis Gelia


William terus memperhatikan mereka semua yang sedang berdebat dan berbincang-bincang , berlomba-lomba mengadu kekuatan yang mereka miliki.


William berbicara dengan Veimel melalui transisi suara.


_" Hey , Veimel "_


_" William? Kamu berada di sini? "_


_" Ya , aku sedang menontoni kalian. Aku rasa daerah Le' Rea tidak akan menjadi milik siapapun "_


_" kenapa? "_


_" Karena mungkin pemilik aslinya akan datang dan memimpin daerah itu kembali "_


_" ya , kamu mungkin benar. Aku tidak akan ikut serta "_


_" Hm , tidak apa kalau kamu mau ikut. Aku tidak melarang mu "_


_" tidak apa. Aku juga tidak tertarik dengan masalah seperti ini , aku lebih ingin bermain dengan mu "_


_" ya ya , tadinya aku juga ingin bermain dengan kamu.... sekarang kamu dengarkan saja hasil dari pertemuan ini "_


_" em , baiklah "_


William turun dari singgasananya dan berjalan ke samping Veimel.


_" tadi aku di berikan biskuit oleh Tante Lisia. Buka mulut kamu , aku akan menyuapinya "_


Veimel membuka mulutnya dan William pun menyuapinya biskuit coklat yang ia dapat dari Lisia. Mereka berdua makan diam-diam disana sambil menunggu pertemuan ini selesai.

__ADS_1


Singkatnya pertemuan pun berakhir dan hasilnya adalah buntu , tidak ada kesepakatan apapun dari pertemuan tersebut. Namun ternyata rapat itu tidak hanya untuk anak-anak , tetapi juga untuk orang dewasanya juga. Setelah anak-anak selesai berunding , para orang dewasa pun mulai angkat bicara.


" Tidak bisa menunggu lama lagi. Aura dari Albemon sudah muncul ke Terrarian World ini , dia adalah pemberontak bagi ras iblis " ujar Gelia


" tenang lah Gelia , aku rasa Albemon muncul bukan karena ingin mengambil alih daerahnya itu. Dia mungkin ingin hidup tenang sekarang di daerah manusia , jika kau menyerang daerah manusia maka itu sama saja dengan mencari mati " ujar Gelgemon , raja iblis yang menguasai daerah iblis bernama Barbagemon.


" Sudah-sudah , masalah kita bukan hanya Albemon saja. Masih banyak masalah yang lain , daratan dewa juga dibuat panik karena Aura Albemon yang muncul itu. Daerah manusia telah memanggil pahlawan dengan sihir mereka , dan yang akan kena pasti kita " ujar Altira , raja iblis yang menguasai daerah iblis bernama Ahternia.


" Hm , menurutku sudah sangat bagus jika Albemon menjalani hidup di daerah manusia. Tinggal kitanya saja agar jangan sampai mengganggunya " ujar Leviathan yang menguasai daerah iblis bernama Diemonster.


" Tapi ia adalah pemberontak. Manusia adalah musuh kita dan memang harus di musuhi. Itulah hukum alamnya " ucap Gelia yang tidak setuju dengan usulan Leviathan


" Kau harus menghentikan pasukan Dark Phantom itu , sebelum perang terjadi " ucap Altira


" Sudahlah!! , Berbicara dengan kalian memang tidak bisa membuat jalan keluar yang baik " setelah selesai berbicara , Gelia pun pergi dari singgasananya dan keluar ruangan.


William yang masih ada di sana mengikutinya keluar. Ia mendengar sedikit perkataan yang terlontar dari mulut Gelia


" Cih , kalau Albemon yang dulu mungkin aku kalah. Tapi sekarang dia pasti lupa ingatan dan kekuatannya terkunci.... Aku dapat dengan mudah mengalahkannya "


_" Om Diablo , aku mau bicara "_


_" Maha--- tidak , nak William? Kamu dari tadi mendengar pembicaraan kita? "_


_" tidak penting. Sekarang aku berada di singgasana milikku , aku mau bicara dengan mu "_


_" baiklah "_


William pun kembali duduk di singgasananya dan mulai memperlihatkan dirinya. Raja-raja iblis yang lain bingung sekaligus terkejut melihat anak kecil yang berani duduk di singgasana milik Albemon.


" Hey!!! Siapa kau!!? " pekik Leviathan yang marah karena anak kecil itu menduduki singgasana milik Albemon.


Diablo menengahi mereka. Dan mulai memperkenalkan anak yang sedang duduk dan memakan biskuit di singgasana Albemon.


" Semuanya , aku perkenalkan kembali kepada kalian. Dia adalah yang mahakuasa. Raja iblis terkuat dari semua raja iblis , ia adalah William. Reingkarnasi dari Albemon "

__ADS_1


" hai semuanya , aku mendengar semua percakapan kalian. Bahkan anak-anak kalian juga aku mendengarnya "


Semua memaparkan raut wajah yang tidak percaya dengan perkataan Diablo. Namun itu adalah kenyataan , William mengeluarkan Murasame dari sihir storagenya.


" Haish , bagi yang tidak percaya. Ini , aku punya Murasame. Apakah aku harus menunjukkan Le' Veroonz kepada kalian? "


" Ahaha , tidak perlu. Aku percaya sekarang " ujar Leviathan


" Hm hm , duduk lah. Aku mau bicara dengan kalian "


Mereka semua pun berjalan ke singgasananya masing-masing untuk mendengarkan sepatah kata dari William.


William masih memakan biskuit yang di berikan oleh Lisia di depan para raja iblis dengan santainya. Ia bagai anak kecil biasa yang menyukai camilan pada umumnya.


" Maha--- tidak. William , bisakah kau berhenti makan? " Gelgemon tampak terganggu dengan suara kunyahan William.


" Kenapa memangnya? Ini enak loh... Buatan Tante Lisia emang bener-bener enak "


William menyuguhkan makanan tersebut kepada yang lainnya dan mereka semua mengambilnya masing-masing satu. Setelah itu William lanjut ke topik utama mereka , tentang peperangan yang akan terjadi sebentar lagi di daerah manusia.


" Nyam nyam nyam. Percuma saja kalian menasehati si Gelia itu , dia memang iblis yang keras kepala. Pertempuran pun akan tetap terjadi dan itu akan berdampak besar bagi ras manusia "


" Jadi , bagaimana kita menyelesaikan masalah ini? Gelia itu tidak mudah di hentikan , ditambah ia memiliki pedang Asmodeus " ucap Diablo


" Haha , kalian takut dengan pedang itu? Kalian tenang saja. Aku akan menangani masalah peperangan itu , tapi aku curiga dengan Gelia akan sesuatu "


" Hm , tampaknya kebijaksanaan raja Iblis terkuat telah bangkit. Hal apa yang membuatmu curiga dengan Gelia? " Tanya Altira


" Hehe kalian tidak harus tau.. kalau begitu aku pulang dulu , kakak bisa memarahi ku karena pulang terlambat "


William melompat turun dari singgasananya dan membuka Gate menuju Wastu. William pun masuk ke Gate tersebut


" Haish , sepertinya Albemon sangat menyukai kehidupannya sekarang " ujar Gelgemon sembari menggelengkan kepalanya


" Hm , biarkanlah. Asalkan tidak di ganggu saja , dunia ini pasti damai "

__ADS_1


Di Wastu miliknya , William pun beristirahat karena telah menjalani hari yang panjang. Peperangan besar juga akan terjadi sebentar lagi , hal itu membuatnya kelelahan karena bagaimanapun juga William masihlah anak-anak.


__ADS_2