
Keesokan harinya , William bangun dari tidur karena bermimpi tentang masa lalu keluarganya yang kelam. Ia membuka bajunya dan bercermin di kaca , menatap tato yang panjangnya dari leher sampai ke pinggang. Tato itu berbentuk rantai dan melilit leher sampai pinggang William.
Setelah itu ia pergi ke kantor kerjanya dan mendapati Salomon sedang sibuk dengan komputer miliknya.
" Selamat pagi ketua!! "
" pagi. Segera perluas pencarian orang bernama Kaito dan Kennya "
" Siap Ketua!! "
Salomon mulai kembali mengotak-atik komputer dan menemukan sebuah informasi tentang Kaito dan Kennya dengan cepat
Ia mulai mempresentasikan hasil pencariannya tersebut kepada William
" Jadi ketua , tampaknya mereka berdua adalah mahasiswa dari akademi Xavier. Akademi Xavier adalah akademi yang melatih Ability mahasiswanya menjadi lebih baik lagi setelah di latih di sekolah menengah atas "
" Hm. Jadi mereka ada di sana? "
" Betul Ketua , kita tidak boleh sembarang menyerbu masuk ke dalam akademi tersebut karena akan memicu perang besar-besaran nantinya "
" Kenapa bisa begitu? "
" Akademi Xavier adalah akademi yang di naungi oleh Honor Organization dan Reaper Organization. Membuat Akademi tersebut di lindungi secara ketat dari penyerangan metode apapun "
" baiklah. Siapkan tas dan juga peralatan kuliah untuk ku , Kenshin dan Kakak "
" baik Ketua "
William pergi dari ruangannya menuju ke kafetaria untuk membuat kopi paginya.
_" haish , ketua memang orang yang to the point "_ pikir Salomon
Setelah semuanya siap , William memberitahu Karen dan Kenshin kalau mereka bertiga akan pergi menjalankan misi di Xavier Academy.
" kita akan berangkat ke Xavier Academy untuk menjemput Kennya dan Kenshin , identitas kita akan di samarkan agar tidak menarik perhatian dua organisasi besar itu "
" baiklah , peralatannya gimana? "
" Sudah siap , Salomon akan mengantarkan peralatan kita "
Beberapa menit kemudian , Salomon akhirnya membawakan perlengkapan mereka.
" Emm , William. Bisa tidak kamu pakai baju dulu , kan tidak sopan ada yang lebih tua "
" Iya iya "
William kembali ke kamarnya dan mulai bersiap. Setelah semuanya siap , mereka bertiga pun berangkat ke Xavier Academy untuk menjalankan misi.
Misi ini sebenarnya membuat William tidak nyaman karena ia tidak terbiasa berada di lingkungan sekolah. Sesampainya di Xavier Academy , mereka bertiga mendaftar sebagai murid baru.
" Kalian ini sebenarnya sudah sangat terlambat jika ingin mendaftar , karena ujian sebentar lagi akan dimulai "
" ahaha , kami mohon bantuannya pak " ujar William yang tak seperti biasanya
__ADS_1
Kenshin dan Karen menatap dia dengan aneh.
" Baiklah , berikan nama kalian bertiga serta ability kalian "
" namaku Will , Ability Passive "
" namaku Ken , Ability Swordsman "
" nama saya Ren , Ability Fast Portal "
" Baiklah , ini kelas kalian masing-masing "
Mereka bertiga mengambil kertas yang bertuliskan kelas masing-masing dan berterimakasih dengan serentak
" terimakasih pak "
Mereka bertiga pun pergi , raut wajah William tampak sangat emosi karena harus berakting di sekolah ini selama beberapa hari
" hehe , yang sabar yah Will "
" ... "
Mereka bertiga akhirnya berpisah karena kelas yang berbeda-beda. William menarik nafasnya dalam-dalam agar tidak gugup saat berakting menjadi orang normal yang bisa berkomunikasi dengan sesamanya.
Setelah gurunya memanggil , ia pun masuk dan memperkenalkan diri seperti murid baru pada umumnya.
" baiklah , Will. Kamu bisa duduk di belakang dekat jendela , bersebelahan dengan Kennya "
" baik Bu "
Ia duduk dan mengikuti pelajaran seperti biasanya.
Saat jam istirahat , William menoleh ke samping kanannya yang di ikuti dengan Kennya yang sama-sama menoleh. Kennya bingung kenapa Wajah mereka bisa hampir sama.
William mulai mendekati kursi Kennya dan membisikkan sesuatu.
" Kennya , ini aku. William "
Raut wajah Kennya terkejut seakan tidak percaya.
" kamu.... William? "
" ya , aku datang kesini bersama dengan kakak dan Kenshin untuk menjemput kamu dan Kaito "
" Tapi...... sepertinya tidak akan semudah itu , sekolah ini diatur ketat oleh dua organisasi besar "
" Aku tau , aku sudah menyelidiki segalanya "
Ternyata William sudah membuat rencana untuk membawa Kennya dan Kaito pergi dari sana. Caranya adalah , William akan mengikuti ujian tanding dengan sekolah lain dan kalau William menang , Ia bisa membuat permintaan apapun itu
Rencananya adalah ia akan memenangkan pertandingan tersebut dan meminta Agar Kaito dan Kennya di keluarkan dari sekolah. Rencana ini terlihat sangat mudah tapi ternyata prestasi Kennya di sekolah ini sangatlah luar biasa , sehingga tak ada pilihan lain selain mencoba rencana ini dulu. Kalau tidak berhasil , Ghost Organization akan mengirimkan deklarasi perang kepada Organisasi yang paling berkuasa di sekolah , yaitu Reaper Organization.
Honor Organization hanya bertugas sebagai investor yang memberikan Xavier Academy dana untuk kemajuannya , sebagai gantinya kalau ada siswa yang unggul maka akan masuk ke Honor Organization.
__ADS_1
" tapi ini terlalu berbahaya "
" Tak lebih bahaya jika kau masuk ke Honor Organization. Sudah lah , serahkan saja kepada ku. Nanti kalau bisa kamu pura-pura kalah saja saat pertandingan antara sekolah itu "
" em , aku akan berusaha "
" Tapi kenapa kamu bisa di bully , padahal prestasi mu sangat-sangat besar di sekolah ini "
" ini hanya pembullyan pasif , tidak terlalu membahayakan "
Mereka berdua pergi ke kantin untuk bertemu dengan yang lain , disana sudah ada Karen dan Kenshin yang telah menunggu mereka berdua.
" ingat Kennya , tetap seperti biasa saja "
" baik "
Mereka berdua duduk di kursi yang tersedia dan mulai berbincang-bincang tentang kemajuan misi mereka.
" Baiklah , aku sudah menemukan Baby eagle. Bagaimana dengan kalian? Apakah sudah menemukan Baby Gun? "
" sayangnya misi tidak berjalan dengan baik , baby gun berada di kelas Elit karena ability nya yaitu Eagle Eyes sangat berharga bagi sekolah ini. Setidaknya itu lah Informasi yang kami dapatkan sejauh ini "
" sial , menyusahkan saja " umpat William
Kennya juga membagi semua informasi yang ia tau tentang sekolah ini secara rinci dan jelas.
" baiklah , jalani kehidupan sekolah seperti biasa sampai saat pertandingan antar sekolah dimulai "
" baiklah!......BTW kalian tidak memesan makanan? Ini sangat enak loh " ujar Kenshin
" Benar juga , aku akan pesan "
Mereka akhirnya makan siang bersama di kantin sekolah. Saat jam pelajaran sudah selesai , William pergi ke gedung tempat tinggal siswa atau lebih tepatnya adalah Asrama untuk beristirahat.
Keesokan harinya , ia mengikuti pelajaran seperti murid pada umumnya tapi hari ini saat mau pergi ke kantin , ada anak dengan seragam sekolah yang berbeda mulai mengganggu murid yang seragamnya sama dengan William. Itu adalah anak kelas Elit , mereka sombong karena memiliki ability yang kuat dan diatas rata-rata murid biasanya.
" haha , murid biasa seperti kalian harusnya melayani kami !! "
William hanya lewat untuk pergi ke kantin karena ingin merapatkan kemajuan misi mereka.
" Hey kau....kau sangat asing di mata ku....apakah kau anak baru? "
William berbalik
" ahaha , iya. Ada apa yah? "
" Sepertinya kau belum tau aturan disini yah? Sini biar aku kasih tau "
Karena kesal di ganggu , William tersenyum di hadapan murid Elit tersebut dan mengeluarkan aura kematian yang pekat. Mengingat William adalah pewaris kekuatan dari Araizawa.
" Ka-kau!!! "
" Hmm? Kamu kenapa? "
__ADS_1
Karena panik dan takut , ia pun berlari menjauh dari William.
" haish , mengganggu saja "