Ghost Organization

Ghost Organization
BAB 15: The Great Battle And The Legend of Shadow Master


__ADS_3

William mengeluarkan seluruh Ability yang ia punya seperti Cursed Rage , Darkness Chain , Darkness Lighting dan berbagai macam sihir bertarung yang telah ia pelajari.


" Hahaha , aku sungguh sangat menantikan hal ini " ujar Shadow Master


Kenshin dan Kaito menonton pertarungan mereka dari atas. Setelah beberapa detik berdiam diri di dalam arena , William dan Shadow Master pun memulai pertarungan mereka. William langsung melaju dengan kecepatan yang sangat tinggi dan mencekik leher Shadow.


William membawanya menggunakan sihir Gate yang ia buka menuju langit dan menjatuhkannya turun ke bumi. William menjadikan tubuh Shadow sebagai tameng untuk turun melewati atmosfer.


Shadow terbakar di buatnya. Setelah tubuh Shadow menghantam bumi , tiba-tiba sihir Gate milik William menjadi tidak terkendali.


Memberikan kesempatan kepada Shadow Master untuk menyerang menggunakan Scythe miliknya. Mereka berpindah ke tempat-tempat random seperti , colloseum kerajaan lain yaitu kerajaan Bahtar , langit-langit kerajaan Agung Augustina yang membuat langit mereka gelap. Dan dekat laut kerajaan Tojarj yang membuat laut mereka menjadi ombak.


Setelah bertarung di berbagai tempat , mereka akhirnya masuk ke Gate menuju arena makam Agung Le' Abbys dan kembali bertarung.


" Hahahahahaha , pertarungan yang sangat seru " William tertawa lebar


" Hahaha , baguslah kalau tuan menyukainya " sahut Shadow.


Kenshin dan Kaito kebingungan mendengar kata " tuan " yang terlontar dari mulut Shadow Master.


William pun menggunakan Secret Ability nya yaitu Void Eyes dan membawa Shadow Master masuk kedalam bersama dengannya. Mereka berdua lanjut bertarung di dimensi Void tersebut. Pertarungan berjalan sangat sengit yang membuat pijakan dimensi Void menjadi hancur dan beterbangan kemana-mana.


William ingin memotong-motong tubuh Shadow namun ia tak menyangka bahwa Shadow bisa menangkis semua serangan kendali dimensi Void nya itu. William menambah tekanan gravitasi dimensi Void yang membuat Shadow menjadi tidak bisa bergerak.


" hahaha , tuan memang hebat seperti biasanya " sanjung Shadow Master kepada William


" Apa maksud mu? "


"......... Maaf hanya asal bicara...."


William menusuk jantung Shadow yang membuatnya sekarat , begitu juga dengan Shadow yang berhasil membacok tubuh William dengan Scythe sampai tembus ke dadanya.


Meski mereka berdua terluka sangat para , namun pertarungan tetap berlanjut. Kekuatan mereka sama sekali tidak berkurang meski mereka berdua terluka sangat parah. Akibat dari pertarungan mereka berdua , dimensi Void pun hancur berkeping dan membawa mereka ke ruang hampa.


Meski begitu , mereka tetap beradu serang dan tak memperdulikan keadaan sekitarnya.


" Kau sangat mahir menggunakan pedang dan tombak itu yah? "


" hahaha , pake nanya "


William menangkis Scythe milik Shadow Master yang membuat Scythe tersebut terlempar entah kemana. William tak menyia-nyiakan kesempatan itu dan langsung mengekang Shadow Master dengan Darkness Chain milinya.


Shadow merasa dirinya sudah kalah dan sebelum kematiannya ia mengucapkan sepatah kata terakhirnya


" Uhuk , Uhuk. Aku senang tuan sudah kembali , sekarang saatnya saya menyerahkan semua titipan dari tuan selama sepuluh ribu tahun ini "


Shadow mengeluarkan kristal Sphire dari dalam tubuhnya yang berwarna hitam kemerahan dan mengeluarkan percikan listrik berwarna hitam.


" Aaaah , aku akan beristirahat setelah ini. Aku harap tuan bisa bahagia di dunia yang damai seperti sekarang ini......"


Sesaat setelah Shadow Master mengatakan hal itu , ia pun sirna secara perlahan dan pada akhirnya menghilang.

__ADS_1


Kristal Sphire yang diberikan oleh Shadow tiba-tiba langsung masuk kedalam tubuh William yang membuat kepalanya merasakan sakit yang luar biasa. Bersamaan dengan itu , ia mendapatkan ingatan dari Shadow Master tentang masa-masa sepuluh ribu tahun lalu.


Shadow adalah salah satu bawahan raja iblis terkuat di masanya. Shadow adalah raja langit yang paling kuat diantara raja langit yang lain , ia juga sangat setia terhadap raja iblis yang memimpin mereka. Namun di suatu hari , raja iblis yang mereka agungkan itu mulai merasa bosan dengan perang dan sudah mulai tumbuh benih-benih ketidaksukaan kepada peperangan.


Ia ingin mencoba kehidupan biasa seperti manusia pada umumnya , namun para bawahannya yaitu raja-raja langit merasa keberatan dengan hal yang di inginkan oleh raja iblis itu. Setidaknya lima dari sepuluh raja langit yang lain mendukung keinginan dari raja iblis , namun lima setengahnya merasa keberatan dan akhirnya terciptalah konflik antara para raja langit.


Mereka saling bertarung , tak terkecuali Shadow Master yang juga ikut bertarung melawan sesamanya. Namun raja iblis menghentikan hal itu dan berkata


" Keinginan ku adalah keinginan ku , tidak ada hubungannya dengan kalian "


Mereka semua tunduk dan menghentikan pertarungan tersebut. Raja iblis Albemon menyuruh mereka semua untuk membubarkan pasukan iblis ini dan hidup masing-masing , ia juga akan reinkarnasi dan menghilangkan semua ingatan tentang identitasnya.


Para raja langit menuruti perintah dari raja iblis. Sebelum raja iblis bereinkarnasi , ia menitipkan sebagian besar dari kekuasaannya kepada Shadow Master.


" Setelah tuan reingkernasi nanti , aku pasti akan mencari tuan dan bertarung sampai puas dengan mu , tuan " ujar Shadow Master


" hm , aku akan nantikan mu "


Setelah itu raja iblis Albemon pun bereinkarnasi ke sepuluh ribu tahun kedepan.


Pasukan raja iblis di bubarkan , menyisakan Shadow dan tahta yang di tinggalkan oleh raja iblis Albemon di kerajaan milik Albemon yaitu makam Agung Le' Abbys.


Shadow terus menunggu kebangkitan dari tuannya tersebut selama sepuluh ribu tahun. Sampai akhirnya ia merasakan kalau tuannya sudah kembali tapi keberadaannya seperti bukan di Terrarian World. Ia melihat cermin Multiverse [ salah satu Artefak yang di tinggalkan oleh Albemon ] dan mendapati seorang bernama William yang kekuatan sebenarnya masih terkunci.


William juga tinggal di Multiverse yang berbeda dari Shadow. Terpaksa ia pun mencari cara untuk pergi ke Multiverse lain.


Kebetulan ada sebuah pecahan ruang hampa yang terjadi di sekitar kerajaan Ernest Julius. Ia menyadari bahwa para warga tidak bisa melihat pecahan ruang tersebut. Karena penasaran , Shadow Master pun masuk kedalam. Ternyata itu adalah Multiverse yang sama dengan orang yang bernama William.


Shadow terus mengamati perjalanan William. Karena merasa cukup , ia pun mulai tes kemampuan dari William. [ Pertama kali ia menguji William di pulau misterius BAB 8 ].


Setelah William mendapat ingatan dari Shadow , ia pun keluar dari ruang hampa tersebut menggunakan Gate yang menuju ke arena. William menghidupkan kembali Shadow Master dengan sihir Rebirth.


" Shadow "


" Iya tuan "


" Hiduplah dengan bebas , nikmati kedamaian dunia ini. Itulah perintah terakhir ku "


" baik tuan "


Shadow Master pun menghilang entah kemana. Setelah selesai berurusan dengan Shadow Master , William pergi melepaskan Kennya yang di kurung dengan sihir kuno.


" Kennya , kau tidak apa kan? "


" Aku....... Tidak apa "


William menopang tubuh saudara kembarnya itu untuk membawanya kembali ke markas Ghost Organization C. Namun , tiba-tiba sebuah distorsi ruang hampa terjadi di makam Agung Le' Abbys tersebut , sebuah black hole terbuka dengan lebar dan menyerap mereka berempat bersama dengan kamera yang mengawasi mereka.


" semuanya!!! Berpegangan!!!! "


Mereka menggenggam tangan satu sama lain agar tidak terpisahkan.

__ADS_1


Mereka semua pingsan. William membuka matanya dan mendapati dirinya sedang berada di dunia yang berwarna-warni. William membangunkan saudara-saudaranya.


" Hey hey , bangun "


Mereka semua pun bangun dan membuat raut wajah yang bingung.


" Kita dimana? " tanya Kennya


" aku tidak tahu. Kaito , cepat deteksi area ini "


" Baik "


Kaito pun mendeteksi seluruh area yang ada di sekitarnya. Ternyata mereka berada di Multiverse Cyberpunk , tempat dimana manusia setengah robot tinggal.


" Ini pasti ulah kakak " ujar William


Tiba-tiba sebuah portal terbuka dan Karen keluar dari tempat itu.


" Loh? Kalian kenapa ada di sini? "


" Ini semua ulah kakak kan? "


" ha? Apa salah kakak? Kakak hanya menjelajahi Multiverse yang baru , kenapa jadi salah kakak? "


" hmm , berarti bukan ulah kakak "


William mulai berasumsi bahwa penyebab dari distorsi ruang hampa adalah karena pertarungan antara William dan Shadow yang menghancurkan dimensi Void milik William. Mengakibatkan terjadinya dimensi ruang hampa.


" Haish , ada-ada saja " ujar William


" sudah-sudah , lebih baik kita pikirkan bagaimana caranya untuk kembali "


William dan yang lainnya mengangguk mendengar perkataan Kennya.


" oke , misi pertama di Multiverse Cyberpunk yaitu berbaur " ucap William


Mereka semua mulai menjalankan misi utama yang di perintahkan oleh William. Mereka mengambil pakaian orang-orang yang ada di kota CyberNeo tersebut dengan cara melumpuhkan orang tersebut.


Setelah mendapatkan pakaian untuk berbaur , mereka berlima mulai mencari informasi lebih luas tentang dunia Cyberpunk ini.


" Kaito , segera cari gedung kosong untuk merapatkan kemajuan "


" baik "


Kaito pun mendeteksi area sekitarnya dan mendapati sebuah gedung kosong yang berada tak jauh dari tempat mereka sekarang.


" Di sebelah kanan , ada gedung tak berpenghuni berjarak 60 meter "


" baiklah , ayo kita pergi "


Mereka pun berjalan menuju gedung tak berpenghuni yang di maksud oleh Kaito untuk merapatkan misi.

__ADS_1


__ADS_2