Ghost Organization

Ghost Organization
BAB 18: The Ordinary Life


__ADS_3

Dengan teknologi yang dimiliki oleh Ghost Organization , mereka hanya membutuhkan waktu satu bulan saja untuk membuat sebuah Wastu yang sangat besar. Keberadaan Wastu tersebut berada di dekat pusat kerajaan.


" Waaah , akhirnya rumah baru kita jadi "


" Iya yah , besar sekali "


" Baiklah , kakak akan memasak sekarang. Kalian tunggu di kamar bermain saja "


" Wah , ada kamar mainnya. Ayo ayo "


Mereka berempat pergi ke kamar bermain. Di kamar tersebut , mereka semua bermain dengan riang gembira.


" Will , untuk kedepannya bagaimana? Kita tidak mungkin bermain seperti ini terus kan? "


" Tenang saja , kedepannya kalian bisa menjalankan misi seperti biasa. Meski tubuh kita kecil..tapi ingat , kita akan bersekolah pada umur 11 tahun di Akademi Pedang dan Sihir "


" Wah , menarik "


" Ya , saat sekolah..tugas kita akan di ambil alih oleh bawahan-bawahan kita , kita hanya bertugas jika dalam keadaan genting saja "


" ooh , gitu "


Meski tubuh mereka kecil , mereka tetap menjalankan misi mereka masing-masing. Kecuali William yang hanya bisa bermain sendirian jika saudara-saudaranya menjalankan misi. Karen juga sering bepergian karena mengambil misi petualang tingkat SSS.


Karena itu ia sering bermain keluar meski tak memiliki teman. Ia sulit mencari teman karena beberapa alasan , yang pertama ia sulit berkomunikasi secara normal seperti anak-anak. Yang kedua , anak-anak di Terrarian World sangat suka bermain dengan sihir. Jika William ikut bermain sihir dengan mereka , takut sihirnya akan lepas kendali.


Jadi ia sering menghabiskan waktunya untuk berlatih mengendalikan sihirnya yang sangat-sangat kuat , ditambah dengan sihir dari Albemon yang adalah dirinya di masa lalu.


Singkatnya bertahun-tahun sudah berlalu. Sekarang umur para petinggi Ghost sudah mencapai sebelas tahun , mereka mendaftar ke akademi pedang dan sihir seperti rencana mereka enam tahun lalu.


" Will , kau kurang gizi atau gimana yak? Kok kamu pendek banget "


" Berisik....."


Meski mereka umur sebelas tahun , namun William lah yang paling pendek tubuhnya diantara mereka berempat. Karen mengantar mereka sampai gerbang masuk.


" Kalian belajar yang benar yah , kakak pergi dulu "


" Baik "


William dan yang lainnya pun masuk untuk pemilihan kelas. Mereka di uji sihirnya dan kemampuan pedangnya , yang pertama kali di uji adalah jumlah mana mereka.


Seperti biasanya William mendapatkan Null mana karena jumlah mananya yang tidak di ketahui. Alhasil ia tidak di ujikan lagi dan langsung masuk ke kelas yang bernama kelas Abnormal.


Ia masuk ke kelas yang masih kosong tersebut dan duduk di kursi murid untuk menunggu guru masuk. Setelah beberapa menit menunggu , seorang murid masuk ke kelas tersebut. Ia memiliki tanduk dan sayap di punggungnya.


Ia duduk di samping William yang sedang tertidur disana. Ia membangunkan William.

__ADS_1


" Hey pssst , bangun. Sebentar lagi guru akan datang "


" Hm. "


William mulai mengumpulkan nyawanya


" Siapa? "


" Namaku Veimel Diablo "


" Oh , namaku William "


" Oh ya William , dimana Greimor mu? "


" hm? Greimor? Apa itu? "


" kamu ga tau? Greimor itu adalah buku mantra sihir , ia ada berbagai macam jenis. Seperti sihir angin , api , air , tanaman , dan masih banyak lagi. Semuanya tergantung dari mana yang kita miliki "


" ooh gitu , aku ga sempet ke aula pengambilan Greimor tadi , karena langsung di suruh masuk kelas. Soalnya mana milik ku berjumlah Null di bola sihir "


" Ha? Null? "


" iya "


" apakah kamu ga punya mana? Seharusnya manusia itu punya mana maksimal 800 "


" Aku punya mana , tapi ga tau berapa banyak. Saudara-saudara ku memiliki 800 mana "


" tidak perlu "


William mengarahkan tangannya kearah pintu untuk memanggil sebuah Greimor. Sementara itu di Aula Greimor , para penjaga pintu aula panik karena kurungan sihir tingkat tinggi berbunyi , seperti ada yang ingin keluar dari sana.


Tiba-tiba Kurungan sihir tersebut hancur dan keluarlah sebuah buku berwarna Hitam yang terbang keluar Aula , pintu aula tersebut hancur dan para penjaga pun panik di buatnya.


Veimel bertanya apa yang sedang di lakukan oleh William


" William , kamu lagi ngapain? "


" Lagi ambil Greimor yang cocok buat ku. Oh ya kamu itu ras naga atau apa? "


" aku berasal dari ras iblis , ayah ku adalah raja iblis Diablo dan ibuku adalah manusia biasa "


" hmm , gitu "


Percakapan mereka terhenti saat sebuah buku hitam tiba-tiba mendobrak masuk pintu kelas mereka. William bilang kalau ini adalah Greimor miliknya karena bisa terambil dari aula Greimor hanya menggunakan mananya saja.


" Ini dia , Greimor ku...kok warnanya jelek yah? Hitam begini kayak buku usang "

__ADS_1


" haha , jangan gitu. Gitu-gitu kan itu Greimor yang mungkin saja kuat "


" hm , kamu benar "


Setelah beberapa menit menunggu , akhirnya guru pun masuk kedalam ruangan. Ia memperkenalkan diri


" Hai anak-anak , nama kakak adalah Eliena. Guru yang akan mengajar kalian...hm jadi kamu yah yang namanya William? "


" iya kak "


" Wah , memang benar kata Karen...kamu itu lucu banget. Kok di bola sihir mana kamu tertulis Null? Padahal kakak mu itu seorang petualang tingkat SSS "


" Haha , saya juga tidak tau. Saya mendapatkan Greimor hitam ini tadi "


".......Ahaha Yasudah kalau begitu , ayo kita mulai pelajarannya " Eliena menjawab dengan wajah yang sedikit terkejut.


Eliena adalah teman seperjuangan Karen ketika masih menjadi pahlawan , mereka membuat sebuah party untuk menjalankan misi serikat mereka bersama-sama.


" Baiklah , untuk sihir dasar sampai di sini saja. Setelah istirahat kita akan praktek menggunakan sihir-sihir dasar "


" Baik , kak "


William menggunakan Greimor tersebut menjadi sebuah buku catatan karena memang salah satu kegunaannya adalah untuk menjadi buku catatan.


" William , ayo kita pergi ke kantin "


" em , ayo "


Mereka berdua pergi ke kantin bersama , Veimel juga menjelaskan kalau di sekolah ini terbagi menjadi dua jurusan , ada jurusan sihir dan ada jurusan pedang. William dan Veimel masuk ke jurusan sihir. Dan juga setiap jurusan di bagian lagi menjadi tiga kelas , High Class , Normal Class dan Abnormal Class.


Mereka berdua sekarang berada di Abnormal Class , William karena di kira tidak punya mana dan Veimel adalah seorang darah campuran antara iblis dan manusia.


" Veimel , bukankah di daerah iblis ada akademi iblis? "


" Benar yang kamu katakan , tapi darah ku adalah campuran manusia dan iblis..meski ayah ku adalah raja iblis , mereka tetap saja membully ku "


" hmm , ini memang masalah yang serius , tapi aku akan memastikan tidak akan ada yang membully mu disini , jadi tenang saja "


" Haha , baiklah "


Mereka berdua makan dengan tenang di kantin karena yang istirahat hanya lah mereka berdua disana , sedangkan yang lain masih belajar di kelasnya.


Seusainya makan , mereka berdua pergi berjalan-jalan untuk mengintip kelas-kelas lain. William menggunakan sihir Asimilation kepada dirinya dan Veimel supaya mereka menjadi tidak terlihat.


Mereka berdua pergi ke High Class jurusan sihir , disana William dan Veimel melihat Kennya dan Kaito yang sedang belajar di kelas.


" Lihat-lihat , dua orang yang sama wajahnya seperti ku itu adalah saudara kembar ku. Yang laki-laki namanya Kaito dan yang perempuan namanya Kennya "

__ADS_1


" Wah , saudaramu hebat yah , bisa masuk ke High Class "


Bel istirahat pun berbunyi , yang berarti Abnormal Class harus melanjutkan pelajarannya. William dan Veimel pun kembali ke kelas mereka untuk melanjutkan pelajaran.


__ADS_2