
Jangan lupa like :)
...
..
.
Hari baru, cerita baru, aktivitas baru, yah itu yang Keyra hadapi saat ini. Kembali lagi Keyra dikegiatan biasanya yaitu BELAJAR. Keyra bangun seperti biasanya bersiap-siap untuk masuk kelas.
Hari ini hari senin, yang artinya Keyra mereka akan belajar materi bukan praktek. Keyra masuk kekelas seperti biasanya, begitu juga dengan teman-teman Keyra yang lainnya yang telah berada didalam kelas.
Pelajaran pertama ialah sejarah, seperti biasa Keyra sangat tertarik dengan materi tentang sejarah. Waktu berjalan seperti biasa, tiba-tiba ada seorang murid masuk kedalam kelas Keyra.
"Permisi pak"_Ucap siswa tersebut yang berjenis kelamin pria.
"Iya ada apa?"_Tanya guru sejarah tersebut.
"Ini pak, saya disuruh memanggil seseorang yang bernama Xiu Annchi"_Jawab pria tersebut.
Keyra yang mendengar namanya disebut tentu saja dibuat penasaran kenapa dia dipanggil.
"Siapa yang suruh?"_Tanya guru sejarah.
"Kepala sekolah"_Jawab pria itu.
"Hem baiklah, yang namanya Xiu Annchi silahkan pergi menemui kepala sekolah"_Ucap guru tersebut.
Keyra yang mendengar perintah dari guru tersebut langsung berdiri dan berjalan pergi meninggalkan kelas, disusul oleh pria yang memanggil Keyra dari belakang.
"Dimana?"_Tanya Keyra dengan nada dingin miliknya.
"Aaa__An__Anu itu diruang kepala sekolah"_Jawab pria itu sedikit terbata-bata karena gugup.
"Hm"_Ucap Keyra.
Keyra pun pergi menuju ruang kepala sekolah dengan ekspresi datar miliknya di sepanjang perjalanan, setelah sampai keruang kepala sekolah ia pun masuk kedalam.
"Permisi"_Ucap Keyra memberi salam.
Kepala sekolah yang mendengar suara Keyra sontak melihat kearah Keyra.
"Ah nah Xiu Annchi, ayo sini nak masuk"_Ucap kepala sekolah itu dengan ramah sembari tersenyum.
__ADS_1
Percayalah ketika seseorang yang biasanya dingin dan tiba-tiba saja berubah drastis menjadi ramah dan memanggil dengan embel-embel 'NAK' itu pasti ada mau nya, tidak mungkin tidak ada maunya.
"Nih apalagi nih, pasti ada maunya nih orang"_Batin Keyra.
"Iya ada apa pak?"_Tanya Keyra kepada kepala sekolah tersebut.
"Ah, gini nak ayo duduk dulu"_Jawab kepala sekolah.
Keyra pun duduk seperti yang diperintahkan kepala sekolah, Keyra melihat kepala sekolah dengan tatapan tanda tanya.
"Ada apa?"_Tanya Keyra memulai pembicaraan.
"Bagaimana dengan tawaran yang saya tawarkan dulu, apakah kamu bersedia?"_Tanya kepala sekolah kepada Keyra.
Keyra tahu betul apa yang dikatakan oleh kepala sekolah didepannya ini, pasti kepala sekolah itu mengatakan tentang kompetisi di Akademi Saotang kekaisaran Hou.
"Hem yang mana yah pak?"_Tanya Keyra ang pura-pura tidak tahu.
"Ah itu tentang kompetisi di Akademi Saotang"_Jelas kepala sekolah.
"Oh yang itu, apa yang saya dapatkan jika saya mengikutinya?"_Tanya Keyra.
"Apa yang kamu inginkan?"_Tanya kepala sekolah itu kembali kepada Keyra.
Hanya Keyra murid yang melakukan tawar menawar dengan guru apalagi itu adalah kepala sekolah, mungkin jika dikehidupan nyata akan berbeda ceritanya lagi.
"Cermin apa?"_Tanya kepala sekolah itu lagi.
"Itu cermin yang berada digudang, saya pernah melihatnya sekali. Dan saya menginginkannya, bagaimana?"_Ucap Keyra.
"Hem baiklah, apa hanya itu? dan kenapa kamu menginginkan sebuah cermin yang tidak ada istimewanya bahkan itu hanya cermin biasa"_Tanya kepala sekolah.
"Karena itu paling mudah, jika saya menginginkan nyawamu apakah kamu bersedia?"_Ucap Keyra sembari menunjukan senyum evil miliknya.
"Ha..haha..haha sa..saya hanya bercanda, ambil saja cerminnya"_Jawab kepala sekolah dengan sedikit terbata-bata, karena melihat senyum Keyra yang menurutnya sedikit mengerikan.
"Heh baiklah, kapan kompetisi itu?"_Tanya Keyra.
"Beberapa minggu lagi, tetapi kalian akan disuruh kesana lebih awal karen mengingat ada beberapa hal yang harus dilakukan sebelum kompetisi"_Jelas kepala sekolah.
"Berapa orang yang diutus?"_Tanya Keyra.
"Hanya 2 orang, kamu dan 1 orang lagi"_Jawab kepala sekolah.
__ADS_1
"Siapa?"_Tanya Keyra.
"Nanti kamu akan tahu"_Jawab kepala sekolah.
Karena Keyra merasa hal itu tidaklah penting baginya maka dari itu ia tidak menanyakan lebih lanjut tentang hal tersebut, bagi Keyra jika tidak ada hubungan dengannya ia tidak ingin ambil pusing.
"Baiklah, saya ingin cermin itu hari ini juga"_Ucap Keyra.
"Kenapa harus hari ini?"_Tanya kepala sekolah yang penasaran.
"Karena saya menyukainya"_Jawab Keyra fan hanya diangguki oleh kepala sekolah.
Setelah pembicaraan mereka yang singkat dan proses tawar menawar diantara mereka berdua akhirnya pembicaraan mereka pun telah selesai, kepala sekolah memutuskan menemani Keyra mengambil cermin yang Keyra inginkan digudang.
Keyra dan kepala sekolah pun pergi menuju gudang untuk mengambil cermin tersebut, sebenarnya Keyra bisa saja mencuri cermin itu tetapi Keyra tak ingin melakukan hal itu.
Karena lebih baik izin terlebih dahulu sebelum mengambil sesuatu yang bukan milik kita, lebih baik daripada harus mencurinya. Jika memintanya secara baik-baik bisa kenapa harus mencuri? itulah yang dipikirkan Keyra.
Setelah sampai di gudang Keyra dan kepala sekolah menuju cermin yang Keyra inginkan tersebut, tampak bahwa cermin itu sedikit berdebu dan sedikit usang karena lama tidak digunakan lagi.
Keyra menangkat cermin yang lumayan besar itu lalu memasukannya kedalam ruang galaksi miliknya, kepala sekolah yang melihat Keyra memasukan cermin itu hanya bersikap biasa saja.
Ia berpikir mungkin Keyra menaruh cermin itu didalam cincin penyimpanan yang biasa dia temukan atau dipakai orang-orang untuk menyimpan barang, ia tidak tahu bahwa itu sebenarnya adlaah sebuah ruang yang sangat besar.
Setelah mengambil cermin tersebut dan merasa urusannya dengan kepala sekolah telah selesai, Keyra pun memutuskan untuk pamit dan pergi mencari teman-temannya. Begitu juga dengan kepala sekolah yang pergi kembali keruangan miliknya.
o0o
Keyra sedang mencari teman-temannya yang entah berada dimana karena ketika Keyra mencari didalam kelas mereka tidak ada, karena Keyra lapar sekaigus haus ia lebih memilih menuju kantin surganya para murid.
Keyra langsung memesan makan dan minuman, Keyra pun berpikir kenapa ia tidak menggunakan telepati saja untuk memanggil mereka? kenapa ia harus repot-repot mencari mereka kalau ada cara yang lebih mudah?.
Keyra pun langsung menggunakan telepati untuk menyuruh mereka menuju kantin, sedangkan Keyra tengah makan dengan santainya.
BERSAMBUNG...
________________
*Terimakasih guys atas dukungan kalian entah itu berupa like, koment, vote, rate, favorit and tip nya yah :)
....
Semangat juga buat kalian yang sedang menjalani puasa, semoga kalian bisa puasa dengan lancar yah guys, ok sekian dari saya jangan lupa...
__ADS_1
Like, koment, vote, rate and Favoritenya*..