Goddess Of Authority

Goddess Of Authority
EPS 26 PERUSAK SUASANA


__ADS_3

"Sudah-sudah kalian ini ribut terus coba jadi orang yang pendiam jangan gila"_Ucap Jendral Zhang kepada ketiga anaknya itu.


"BUKAN KAMI YANG RIBUT DARI TADI TAPI AYAH"_Ucap mereka bertiga serentak, ntahlah mereka benar-benar kesal dengan ucapan ayahnya barusan.


"Oh ayah toh santai dong anak-anakku yang tercinta dan terkasih tapi boong"_Ucap sang ayah, serius inilah definisi orang yang minta di tampol.


"Punya ayah satu doang tapi kelakuannya gini amat"_Gumam Zhang Yu.


"Untung ayah ku kalau bukan tadi sudah ku tengelamin dikolam"_Gumam Fangying pelan.


"Sabar, sabar, sabar itu ayah kamu sabar"_Gumam Keyra sembari mengelus pelan dadanya.


Jendral Zhang yang mendengar ucapan ketiga anaknya sontak melototkan matanya kepada ketiga anaknya itu. Seakan-akan mengisyaratkan "Aku akan membunuh kalian bertiga walau kalian anakku" sungguh tatapan nya bukan lagi.


"Weh ayah ku An'er tau kok yah An'er cantik gak usah gitu juga kali natapnya"_Ucap Keyra di situasi seperti ini pun narsisnya masih ada.


"Engkk-_-"_Ucap mereka semua bersamaan.


Sedangkan Jian Annyi dan juga Zhou Zhi jangan ditanya lagi keberadaan kedua makhluk yang terabaikan keberadaan mereka itu, sungguh mereka hanya menjadi penonton setia saja. Mereka bukannya kesal atau marah tetapi mereka seakan-akan menikmati hal itu, karena baru kali ini mereka melihat keluarga yang menurut mereka sangat hangat dan terasa harmonis.


"Bentar keknya ada yang kelupaan"_Ucap Keyra sembari memikirkan apa yang ia lupakan.


1 detik..


2 detik..


3 detik..


"OH IYA ASTAGA AYAH, GEGE KITA MELUPAKAN DUA ORANG INI"_Ucap Keyra sambil menunjuk Zhou Zhi dan juga Jian Annyi dengan nada yang agak tinggi.


Sontak saja mereka bertiga melihat kearah yang Keyra tunjuk, terlihat dua orang yang sedari tadi terabaikan keberadaannya tengah memandang mereka.


"Maafkan hamba yang mulia putra mahkota dan juga putri Jian Annyi"_Ucap mereka berempat sembari menunduk hormat.


"Hah apa aku dimana? aku siapa?"_Ucap Jian Annyi seolah-olah mengalami amnesia mendadak.


"Iya tidak apa"_Jawab putra mahkota Zhou Zhi tanpa mempedulikan adiknya.


Mereka pun kembali mengobrol dengan santainya, tak jarang mereka tertawa oleh tingkah laku Jendral Zhang dan juga Keyra yang sangat konyol. Hingga tiba-tiba sebuah pertanyaan muncul dibenak Zhou Zhi.


"Jendral Zhang apakah aku boleh bertanya?"_Tanya Zhou Zhi dengan sopan.


"Silahkan pangeran mau bertanya apa?"_Jawab Jendral Zhang.


Sedangkan yang lain hanya menyimak saja.


"Cici ini apakah dia anakmu Jendral Zhang?"_Tanya Zhou Zhi.


"Iya dia putri ku lebih tepatnya putri tertua ku yaitu Xiu Annchi"_Jawab Jendral Zhang santai.


"APA"_Ucap Jian Annyi dan juga Zhou Zhi serentak, mereka jelas saja kaget bahwa Cici yang mereka kenal ialah anak yang selama ini dirumorkan SAMPAH MASYRAKAT.

__ADS_1


Jian Annyi ingin bertanya sayangnya ia terpaksa menyimpan pertanyaannya dikarenakan kehadiran selir pertama dan juga kedua putrinya.


"Hadeh si pembuat onar datang"_Batin Keyra.


"Ck perusak suasana datang"_Batin Zhang Yu sembari menatap ketiga orang yang berjalan mendekati mereka.


"Salam suamiku, salam pangeran, salam putri"_Ucap selir pertama Li Wei


"Salam ayah, salam Gege, salam Jiejie, salam putri, salam putra mahkota"_Ucap Li Yeli dan juga Li Mei dengan nada centil nya seolah-oalh ingin memikat putra mahkota.


"Ya"_Ucap mereka semua secara bersamaan dengan singkat. Serius suasana yang tadinya sangat bahagia menjadi tidak bahagia lagi dikarenakan kehadiran tiga manusia yang tidak di undang.


Cocok lah mereka mendapatkan gelar PERUSAK SUASANA.


"Suamiku aku merindukan mu"_Ucap selir kedua mencoba memeluk Jendral Zhang tetapi ditepis oleh Jendral Zhang.


"Iya aku juga TIDAK meridukan mu selir"_Jawab Jendral Zhang sembari tersenyum manis kearah selir pertama Li Wei.


Selir pertama yang mendengar ucapan Jendral Zhang merasa sangat malu dan merasa terhina.


"Beraninya si baj*ngan ini menghinaku. Tunggu saja akan ku balas"_Batin Selir pertama Li Wei.


Sedangkan Li Yeli dan juga Li Mei hanya menatap geram kearah ayahnya. Berbeda dengan Keyra dan yang lainnya hanya menahan tawa sedari tadi.


"Wow SAVAGE, ayah gw mulutnya pedes bener kalau ngomong suka benar wkwkwk"_Batin Keyra sembari tersenyum.


"Ini baru dia ayah ku"_Batin Zhang Yu dan Zhang Fangying bersamaan.


"Sungguh menarik"_Batin Zhou Zhi dan setia menonton.


"Hahah suamiku kamu selalu saja suka bercanda, nanti aku tidak akan kasih kamu jatah loh malam ini"_Ucap selir pertama Li Wei sembari tersenyum nakal layaknya pelayan dirumah bor*il.


"Usaha terus slurrr jangan kasih kendor"_Batin Keyra hanya menikmati pertunjukan pertengkaran zaman old.


"Heh kamu terlalu percaya diri, aku tak pernah mau merelakan si Joni kecilku ini masuk kesarang mu yang busuk dan hina itu jangan berharap"_Jawab Jendral Zhang.


Kata-kata yang menusuk dikeluarkan oleh Jendral Zhang, jangan ditanya mengapa ia sangat tidak menyukai selir nya ini. Karena dimata Jendral Zhang dia hanya seorang yang sangat munafik dan seperti ular.


"Ayah kenapa kamu tega ngomong seperti itu kepada ibu hiks hiks"_Ucap Li Mei dengan tampang pura-pura seperti dia tersakiti. Agar putra mahkota mengasihani dirinya.


"Ck tampang ini lagi"_Batin keyra.


Yang lain yang melihat tangis Li Mei bukan merasa kasihan melainkan merasa sangat jijik.


"Ayah hiks hiks jangan seperti itu dengan ibu hiks hiks"_Ucap Li Yeli yang ikut memasang wajah sedihnya berharap diperhatikan oleh putra mahkota Zhou Zhi.


Bukannya merasa kasihan mereka kali ini merasa sanga-sangat jijik dengan tingkah laku anak dan ibu ini.


"Sialan ini pasti gara-gara jal*ng kecil itu sampai ayah melakukan ini. Awas kamu akan ku kasih pelajaran lihat saja"_Batin Li Yeli sembari menatap Keyra dengan penuh dendam. Begitu juga dengan Li Mei dan juga selir pertama yang menatap Keyra penuh dendam.


"Heh mau memberiku pelajaran yah? hahaha tunggu telur ayam menetas jadi gajah yang artinya MUSTAHIL. Kurang lengkap bukan kalau aku tak ikut serta, hehe sini ku beri hadiah untuk kalian atas akting hebat kalian"_Batin Keyra.

__ADS_1


"KYAA ADA KECOAK DIDEKAT MU LI YELI"_Ucap Keyra dengan akting pura-pura takut miliknya.


Sontak saja Li Yeli yang berakting menangis tadi langsung berdiri dan berteriak.


"AHHH KECOA KECOAK DIMANA KECOAKNYA?"_Ucap Li Yeli panik sontak saja mereka menjadi sorotan masyrakat.


"Itu dia kearah Li Mei"_Jawab Keyra lagi dengan memasang akting pura-pura takut miliknya.


"AHHH JANGAN KE AKU KYAAA SINGKIRKAN KECOAK SIA*AN ITU DARI KU"_Ucap Li Mei langsung berdiri dan meloncat-loncat.


"Ahh tidak kecoak nya pergi ke selir pertama"_Ucap keyra lagi dengan nada panik.


Selir pertama yang mendengarnya teriak tak kala histerisnya dengan kedua putrinya, sungguh mereka menjadi tontonan para masyrakat begitu pun dengan pangeran-pangeran kekaisaran Zhou dan juga Kaisar. Sungguh sangat memaluka, mereka bertiga teriak histeris.


"Oh tidak kecoak itu masuk kedalam pakaian mu selir pertama, eh tidak Li Mei buka sepertinya Li Yeli"_Ucap Keyra.


Sontak saja mereka bertiga yang mendengar itu langsung membuka baju mereka untuk mencari kecoak itu, tapi tak semua yang mereka buka. Orang-orang yang melihat tingkah laku mereka bertiga hanya merasa sangat jijik, inikah yang dikenal sebagai orang yang paling sopan dikekaisaran Zhou melakukan hal memalukan seperti itu.


"Oh tidak ternyata kecoaknya sudah pergi"_Ucap keyra santai.


Apa ini yang di katakan sebagai orang yang terkenal sopa dikekaisaran Zhou melakukan hal yang memalukan seperti ini?


Aku merasa jijik melihat mereka..


Sungguh tidak tahu malu...


Tidak ku sangka orang yang terkenal sebagai gadis tersuci melakukan hal sememalukan ini...


Yah kira-kira begitulah kata orang-orang yang berada disana. Dan masih banyak lagi.


Mereka bertiga yang mendengar ucapan orang-orang pun mulai sadar akan apa yang baru saja mereka lakukan dan mulai meruntuki kebodohan mereka, sungguh rasanya sangat malu.


"Ini semua gara-gara ja*ang sia*an ini aku sampai dipermalukan seperti ini, awas kamu ja*ng"_Batin selir pertama Li Wei sambil memembenarkan pakaiannya.


"Ini semua salah si ja*ng ini awas saja nanti"_Batin Li Yeli dan juga Li Mei bersamaan, sambil membenarkan pakaian mereka.


Keyra yang mendengar batin mereka hanya tersenyum dibalik cadarnya saja.


"Hehehe ini baru pemanasan sebelum balas dendam lihat saja apa yang akan ku lakukan nantinya, kalian bertiga akan merasakan neraka didunia ini sebelum kalian pergi keneraka sesungguhnya. Berterimakasihlah pada ku yang melatih kalian sejak dini untuk persiapan dineraka nantinya"_Batin Keyra sambil tersenyum evil dibalik cadarnya.


"Sepertinya tidak sia-sia aku datang kesini, siapa sangka ini sangat menarik"_Batin Seorang pria yang menatap dari kejauhan.


BERSAMBUNG...


__________________________________


Oh iya Author lupa yah kasih visual Jendral Zhang hem maaf guys maaf...Jangan lupa guys like, vote, koment, Rate and follow author bye bye :)



(Ilustrasi Jendral Zhang)

__ADS_1


Hohoho terlihat sangat muda bukan? oh jelas karena ia menikah diusia yang masih sangat muda dan lagi umurnya tak terlalu tua..


__ADS_2