
Jangan lupa like :)
...
..
Keyra pun memandangi Zhou Zhi yang tepat berada disampingnya, Zhou Zhi yang terus dipandangin oleh Keyra jadi salah tingkah.
"Apa lihat-lihat? jangan-jangan kamu jatuh cinta sama aku"_Ucap Zhou Zhi.
"Kalau aku bilang aku jatuh cinta padamu bagaimana?"_Tanya Keyra yang menatap Zhou Zhi.
DEG DEG DEG DEG DEG...
Suara jantung Zhou Zhi yang berdetak tidak karuan jarena jawaban dari Keyra, Zhou Zhi pun berusaha menormalkan detak jantungnya.
"Aa__Apaansih ma__Mana mungkin"_Jawab Zhou Zhi.
"Tak ada yang tak mungkin dalam cinta, semuanya mungkin"_Ucap Keyra dengan senyum tipis.
"Apa__Ka__Kamu serius jatuh cinta padaku?"_Tanya Zhou Zhi yang melihat Keyra.
"Hahahha aku hanya bercanda saja, jangan dianggap serius. Aku tak ingin berbagi suami dengan wanita lain santai lah Zhou Zhi"_Jawab Keyra.
Zhou Zhi yang mendengar jawaban Keyra cukup kecewa, karena Keyra yang hanya bercanda saja dan lagi seperti lampu merah bagi Zhou Zhi mendengar bahwa tak ingin berbagi suami dengan wanita lain.
Sebelum berjuang sudah dikasih lampu merah, ck kasihan. Lampu merah yang artinya berhenti, berhenti mencintai, berhenti berharap, berhenti berjuang dan berhenti akan segala hal.
"Tapi aku akan membuatmu jatuh cinta padaku"_Ucap Zhou Zhi tanpa sadar.
"Hehehe semoga bisa, aku sarankan berhentilah berharap pada sesuatu yang tidak pasti. Itu hanya akan menyakiti dirimu sendiri, tanpa kau sadari harapan mu lah yang membuatmu terluka"_Jawab Keyra sembari tersenyum.
"Tidak kamu salah menurutku nona, aku akan tetap selalu berusaha mendapatkan hatimu. Dan aku akan terus berharap suatu saat nanti kamu akan menjadi milikku hanya milik seorang Zhou Zhi"_Ucap Zhou Zhi yang menatap Keyra dengan lekat.
"Apa kamu mencintaiku?"_Tanya Keyra to the point.
"Iya aku mencintaimu, dari pertama kali kita bertemu. Jadilah kekasihku"_Ucap Zhou Zhi.
"Maaf aku tak bisa membalas cintamu, karena aku hanya menggangapmu sebagai teman"_Jawab Keyra.
__ADS_1
Zhou Zhi author ucapkan selamat datang di kawasan Friendzone. Dimana kau mencintainya dan janya dianggap sebagai teman dan tak lebih.
"Tapi aku tak akan menyerah, aku akan terus mengejarmu dan suatu saat nanti kau akan jadi milikku"_Ucap Zhou Zhi
"Hem seperti itu, tapi menurutku kita tidak ditakdirkan untuk bersama, jadi sia-sia kau berjuang atau memngejar untuk seseorang yang bukan ditakdirkan bersamamu"_Jawab Keyra.
"Demi mu aku rela melawan takdir"_Ucap Zhou Zhi.
"Semuanya percuma hanya akan berujung sia-sia, jadi berhentilah berharapdan berhentilah berjuang"_Jawab Keyra.
"Tidak akan. Aku tak akan berhenti, aku tak akan berhenti berharap dan aku tak akan berhenti mencintaimu"_Ucap Zhou Zhi.
"Hem baiklah aku ucapkan selamat menikmati perjuangan yang sia-sia, jika kau sudah lelah berjuang nantinya. Jalan satu-satunya ialah berhenti"_Jawab Keyra dan langsung berjalan meninggalkan Zhou Zhi sendirian.
Zhou Zhi hanya melihat kepergian Keyra, setelah Keyra menjauh Zhou Zhi masih setia ditempat tersebut. Ditempat Keyra, terlihat gadis itu tengah berkumpul bersama Maxim dan yang lainnya. Tak lama kemudian seorang gadis menghampiri mereka.
"Hy"_Sapa gadis itu kepada Keyra, sembari tersenyum manis.
"Ya?"_Jawab Keyra.
"Bolehkah aku duduk?"_Tanya gadis itu.
"Ohw boleh duduk saja"_Jawab Keyra.
"Oh iya, kenalin aku Xiu Annchi"_Ucap Keyra sembari tersenyum tipis.
Mereka pun berbincang-bincang seperti biasa, tak jarang mereka tertawa dengan tingkah laku Maxim yang menurut mereka konyol. Tak lama kemudian jendral Zhang pun datang menghampiri mereka.
"Annchi,Yu, Fangying. Yuhu ayahmu yang guanteng banget datang, cepat beri sambutan yang meriah"_Ucap seseorang dari sana yang tak lain jendral Zhang dengan ke PDan nya yang hakiki.
Mereka semua yang mendengar itu hanya menepuk jidat mereka pelan, pasti akan terjadi hal yang aneh selanjutnya setelah ini.
"Hem iya ayah ada apa?"_Tanya Keyra dengan senyum terpaksa yang terlihat.
Jedral Zhang pun langsung duduk disebelah Zhang Yu.
"Tidak ada apa-apa, ayah hanya sedang malas. Maka dari itu ayah menghampiri kalian"_Ucap jendral Zhang.
"O"_Jawab ketiga anaknya bersamaan.
__ADS_1
"KOK CUMA "O" SAKIT NIH HATI AYAH, BUNUH DIRI NIH AYAH GARA-GARA SAKIT HATI"_Ucap jendral Zhang yang memang minta dibunuh bersama-sama.
"Ayah jangan membuat orang merasa jijik"_Ucap Zhang Fangying yang melihat ayahnya yang kumat.
"TIDAKKKKKK, SUNGGUH PUTRAKU YANG KEJAM. HIKS HIKS SUDAH JANGAN TAHAN AYAH LAGI, AYAH AKAN BUNUH DIRI. BERHENTI, SUDAH CUKUP JANGAN TAHAN AYAH LAGI"_Ucap jendral Zhang yang seolah-olah mendramatis hidupnya.
Mereka semua yang melihat tingkah jendral Zhang, jangan ditanya lagi begitu banyak pertanyaan yang melintas diotak mereka. Dan satu pertanyaan yang sama yaitu, bisanya dia melindungi kekaisaran Zhou sampai sekarang.
"Ayah tidak ada yang menahan mu pergilah bunuh diri"_Jawab Zhang Yu, ia tahu bahwa ayahnya tak akan melakukan hal tersebut.
"Kalian tega, uhhhh hati ayahmu yang malang ini sangat sedihhhh. Putriku kaulah satu-satunya orang yang peduli dengan ayah mu ini"_Ucap jendral Zhang yang menghampiri Keyra.
"Ayah ketahuilah aku tidak peduli"_Jawab Keyra dan meninggalkan jendral Zhang.
Begitu pun mereka yang lainnya, meninggalkan jendral Zhang. Tinggalah jendral Zhang sendirian, jendral Zhang yang ditinggal sendirian pun tidak tahu apa yang harus ia lakukan.
"Loh loh kok mereka semua meninggalkan ku sendirian? terus aku harus meninggalkan siapa? oh tidak kasihannya diriku yang malang ini"_Gumam jendral Zhang, ia pun memutuskan untuk pergi. Ntah kemana ia pergi.
o0o
Keyra memutuskan untuk pergi kedalam kamarnya, begitu pun dengan Maxim, Yu Zhong dan Li Fang yang mengikuti Keyra kedalam kamar. Setelah mereka masuk, Keyra pun memasang alat pengedap suara seperti biasanya.
"Duduklah aku ingin berbicara"_Ucap Keyra dengan wajah yang serius.
"Iya ada apa Key"_Tanya mereka semua, dengan wajah yang ikut serius.
"Ingatlah satu hal bahwa aku adalah anak yang paling baik dan juga cantik"_Ucap Keyra sembari tertawa.
Mereka yang merasa tertipu pun langsung menjitak kepala Keyra secara bersamaan, mereka hanya merasa kesal dengan tingkah tuannya ini. Dikala lagi serius-seriusnya eh ternyata hanya bercada. Seperti author yang mencintainya, tetapi hanya dianggap candaan.
"Hahaha canda guys serius amat, dah ini serius"_Ucap Keyra lagi.
"Setelah pulang dari sini, bersiap-siaplah kita akan kehutan cahaya. Aku ingin melihat-lihat sebagus apa hutan cahaya"_Ucap Keyra.
"Hem seperti itu baiklah"_Jawab Ketiga orang tersebut.
Mereka pun berbicara dari yang unfaedah sampai yang berfaedah.
BERSAMBUNG...
__ADS_1
_________________________________
JANGAN LUPA LIKE, KOMENT, VOTE AND RATE MAN TEMANKU :)