Goddess Of Authority

Goddess Of Authority
EPS 50 SIAPA LAGI DIA?


__ADS_3

JANGAN LUPA LIKEEEEEEEEE :)


Keheningan seketika meliputi mereka, Keyra yang masih dengan pikirannya yang entah apa yang ia pikirkan sama halnya dengan pria itu yang bergulat dengan pikirannya.


"Siapa namamu?"_Tanya pria itu memecahkan lamunan Keyra.


"Aku siapa? heh kamu tak perlu tahu siapa aku"_Jawab Keyra.


Pria itu hanya tersenyum mendengar jawaban Keyra. Keyra yang melihat senyuman pria itu pun seketika terpukau, sungguh senyuman nya sangat manis. Semanis cintaku padamu..


"Astaga mas jangan senyum, uh damage nya kuat bener "_Batin Keyra yang masih memperhatikan pria didepannya, yang entah siapa namanya.


"Aku tahu aku manis dan tampan, tapi jangan segitunya juga melihatku. Hati-hati jatuh cinta"_Ucap pria itu yang berhasil menyadarkan Keyra.


"Ah eum ma__Mana ada siapa juga yang memperhatikan mu. Huh jangan sok tahu kamu"_Jawab Keyra yang sembari menahan malunya.


"Hehehe kalau begitu, kenapa kamu gugup nona?"_Tanya pria itu sembari mengoda Keyra.


"Mana ada, itu hanya perasaan kamu saja"_Jawab Keyra menyangkal.


"Iya kamu menang, dari dulu tidak pernah berubah"_Ucap pria itu tanpa sadar.


Keyra yang mendengar ucapan pria itu pun dibuat binggung.


"Dari dulu? maksudnya?"_Tanya Keyra yang tampak binggung.


"Ah tidak ada"_Jawab pria itu.


Keyra yang merasa penasaran pun mencoba membaca pikiran pria didepannya dan mencoba melihat masalalu pria tersebut, tapi sayangnya kekuatan Keyra tidak berfungsi pada pria tersebut.


"Kok bisa? kenapa kekuatanku tidak berfungsi? siapa orang ini? "_Batin Keyra yang merasa binggung dengan semuanya.


"Sudahlah nona, kamu tak akan mampu membaca pikiran ku"_Ucap pria itu yang seakan-akan tahu bahwa Keyra mencoba membaca pikirannya.


Keyra tak menjawab ucapan pria tersebut, ia hanya diam saja. Tanpa Keyra sadari, ia masih tak bisa bergerak sedari tadi.


"Siapa namamu?"_Tanya Keyra pada pria didepannya.


"Kenapa aku harus memberitahukannya? aku yang bertanya padamu tadi, kamu tidak mrnjawabnya. Terus kenapa aku harus menjawab pertanyaanmu nona?"_Jawab pria itu sembari tersenyum.


"Huh pelit sekali huh"_Ucap Keyra.


Pria didepannya hanya terkekeh pelan melihat sikap Keyra yang tampak kesal dengannya.


"Hehe namaku Lin Fanglin, kenapa nona? apa kamu ingin menjadikan ku suamimu, makanya kamu menanyakan namaku?"_Jawab pria itu.


"Lin Fanglin? kenapa nama itu sangat akrab kedengaranya? "_Batin Keyra.


"Apa kita pernah bertemu atau kenal sebelumnya?"_Tanya Keyra kepada pria itu yang bernama Lin Fanglin.

__ADS_1


Pria itu tak menjawab dan hanya tersenyum kepada Keyra.


"Iya kita pernah bertemu, bahkan kita sangat akrab "_Batin Lin Fanglin.


"Siapa namamu?"_Tanya Lin Fanglin.


"Xiu Annchi"_Jawab Keyra, yang awalnya tak ingin memberitahukan namanya sekarang memberitahukan namanya kepada pria yang baru saja ia kenal.


"Oh iya bisakah kamu melepaskan kekuatan kamu ini? aku lelah ingin duduk"_Ucap Keyra yang sedari tadi, baru menyadari dirinya tak bisa bergerak.


"Oh tentu saja tidak"_Jawab Lin Fanglin sembari tersenyum kearah Keyra.


"Aku lelah aku ingin duduk"_Ucap Keyra.


"Kalau aku lepas, nanti kamu akan kabur"_Jawab Lin Fanglin.


"Aku tidak akan kabur, aku janji"_Ucap Keyra.


"Janji?"_Tanya Lin Fanglin.


"Iya janji"_Jawab Keyra.


Lin Fanglin pun melepaskan kekuatannya, dan Keyra kembali seperti semula yang bisa bergerak bebas lagi seperti semula.


"Hadeh capek tahu bediri terus, coba kamu kalau mau bikin orang berdiam seperti tadi kasih aba-aba kek. Kan aku bisa bersiap-siap, mencari posisi yang nyaman huh"_Omel Keyra panjang lebar.


"Ya maaf, lagian mana ada orang yang mau menyerang seseorang memberi aba-aba dulu"_Jawab Lin Fanglin sembari memperhatikan wajah Keyra.


menjagamu "_Batin Lin Fanglin yang memperhatikan Keyra.


Keyra yang merasa bahwa Lin Fanglin memperhatikan dirinya pun melirik kearah Lin Fanglin.


"Kenapa? ya aku tahu aku canti, imut, menggemaskan dan masih banyak lagi. Tapi jangan sebegitunya kali memperhatikan aku"_Ucap Keyra yang tak lupa narsisnya.


"Dasar terlalu percaya diri"_Jawab Lin Fanglin.


"Emang nyata kali, oh iya apakah kamu tinggal disini?"_Tanya Keyra yang tampak penasaran.


"Tidak, aku bukan tinggal disini hanya menetap saja"_Jawab Lin Fanglin.


Keyra yang mendengar jawabnya Lin Fanglin pun hanya menyabarkan dirinya.


"Apa bedanya coba tinggal dan menetap?"_Ucap Keyra yang terlihat menahan kesalnya.


"Beda nama dan penyebutan lah"_Jawab Lin Fanglin santai.


Keyra yang mendengranya hanya menggelengkan kepalanya, ingin sekali ia membunuh orang didepannya ini.


"Iya terserah kamu saja Fanglin"_Ucap Keyra yang tampak malas meladeni jawaban Lin Fanglin.

__ADS_1


"Kenapa kamu tinggal ditempat ini? padahal masih banyak tempat yang lebih layak lainnya kan?"_Tanya Keyra.


"Karena tempat ini pemuh dengan kenangan, dan aku lagi menunggu seseorang. Aku yakin suatu saat dia akan kesini"_Jawab Lin Fanglin.


"Menunggu seseorang? siapa?"_Tanya Keyra yang penasaran


"Seseorang yang sangat istimewa dihidupku"_Jawab Lin Fanglin sembari tersenyum.


"Dan orang itu sudah ada bersamaku sekarang, yaitu kamu "_Batin Lin Fanglin.


"Menunggu? apa kamu tidak lelah menunggu seseorang yang tak pasti?"_Tanya Keyra.


"Tidak, aku tidak lelah menunggunya. Bahkan jika aku harus menunggunya 1.000 tahun lagi aku akan tetap setia menunggunya"_Jawab Lin Fanglin.


"Wah kamu setia sekali menunggunya, sekarang apakah orang yang kamu tunggu sudah datang?"_Tanya Keyra.


"Sudah"_Jawab Lin Fanglin sembari menatap Keyra.


"Ouh"_Ucap Keyra.


Mereka pun terus berbincang-bincang tentang berbagai hal dari yang penting sampai ketidak penting sekalipun.


"Sudah mau menjelang malam, aku kembali dulu. Takutnya orang rumah khawatir"_Ucap Keyra.


Lin Fanglin yang mendengar Keyra ingin pulang pun hanya tersenyum lalu mengganguk, sebenarnya ia tak ingin Keyra cepat pulang. Tapi yah mau bagaimana lagi..


"Hati-hati, Annchi. Apakah kita bisa berteman?"_Tanya Lin Fanglin, yang mencoba mencari alasan agar bisa tetap berada didekat Keyra.


"Hem iya boleh tentu saja boleh"_Jawab Keyra sembari tersenyum kearah Lin Fanglin.


"Cantik dan manis masih sama seperti dulu"_Batin Lin Fanglin yang menatap kearah Keyra.


"Baiklah aku pergi dulu sampai jumpa"_Ucap Keyra.


"Iya sampai jumpa"_Jawab Lin Fanglin.


Keyra pun berjalan keluar meninggalkan Lin Fanglin yang masih berada didalam, dan diluar terlihat ketiga manusia yang masih senantiasa menunggu Keyra. Siapa lagi kalau bukan Maxim, Yu Zhong dan juga Li Fang. Yang sedari tadi menunggu Keyra keluar.


BERSAMBUNG....


__________________________________


Jangan lupa like, koment, vote and ratenya. Biar author lebih semangat lagi yah:)


...


..


.

__ADS_1


Maaf lama up soalnya author lagi belajar buat UAS nanti tanggal 30 Nov ini nanti guys dan belum lagi ngerjain tugas author yang numpuk bener. Jadi maaf yah kalau lama up... Thanks buat kalian yang sabar nungguin novel author :)


__ADS_2