
JANGAN LUPA LIKEEEE :)
...
..
.
Keyra dan Maxim masih berjalan-jalan diibukota, Keyra yang merasa matahari akan muncul sebentar lagi memutuskan untuk pulang. Dan Maxim yang ikut pulang bersama dengan Keyra.
Keyra mencari tempat yang aman untuk melakukan teleportasi, setelah mendapatkan tempat yang menurutnya aman ia dan Maxim pun melakukan teleportasi.
Tentu saja tak butuh waktu lama bagi kedua orang itu melakukan teleportasi, yah mereka sudah sampai dan sekarang berada dikamar Keyra. Sampai dengan selamat sentosa.
"Lelah juga yah padahal baru jalan sebentar saja"_Ucap Keyra.
Maxim yang mendengarnya hanya tersenyum sembari mengelus kepala Keyra dengan perasaan yang masih gregetan, Keyra sebenarnya menyadari Maxim ang masih gregetan.
"Pijitin gw dong Xim, pegel nih badan"_Ucap Keyra.
"Hem"_Jawab Maxim yang sembari memijit Keyra yang tengah kelelahan.
"Uh enak bet emang the bast dah"_Ucap Keyra sembari menikmati pijitan Keyra.
"Key lo gak kangen apa dengan anggota-anggota yang lainnya?"_Tanya Maxim.
"Engak"_Jawab Keyra.
"Emang manusia tanpa perasaan"_Ucap Maxim.
"Gw gk kangen cuma rindu doang kok"_Jawab Keyra, dan langsung dijitak oleh Maxim.
"Apa bedanya PEA'K"_Ucap Maxim yang gregetan.
"Duh aduh duh pala gw benjol nih lama-lama"_Ucap Keyra yang mengelus-elus kepalanya yang dijitak oleh Maxim.
Keyra tidak merasa marah ataupun kesal kepada Maxim yang seenaknya menjitak kepalanya, karena ia menganggap Keyra adalah keluarganya.
"Gw getok tambah lagi mau?"_Tanya Maxim.
"Ampun abang, dedek masih kecillll"_Jawab Keyra dengan muka memelas.
"Henggkk -_-"_Ucap Maxim.
"Udahan urutnya lo kembali ke alam lo aja gih gw dh enakan"_Ucap Keyra, Maxim yang mendengar hal itu rasa pengen menampol meningkat pesat.
"Nah ini nih, ciri-ciri manusia yang pantas untuk ditampol"_Jawab Maxim, dan Keyra hanya tertawa cengegesan melihat Maxim yang tampak kesal.
__ADS_1
"Yaudah abang ganteng pamit dulu bye"_Ucap Maxim dan hanya diangguki oleh Keyra.
Keyra pun berjalan kekamar mandi untuk mengganti bajunya, setelah selesai mengganti bajunya ia keluar dari kamar mandi. Ia terkejut ada seorang pria yang tengah duduk dikursi sembari meminum teh.
"Astaga ini siapa lagi? dan kenapa dia bisa masuk? bukannya kamar gw ada pelindungnya yah? kok dia nembus? "_Batin Keyra yang bertanya-tanya.
"Duduk anggap saja kamar sendiri"_Ucap pria itu yang berhasil mendapatkan pelototan dari Keyra.
"Ini orang gila apa gimana? INI KAN EMANG KAMAR GW ANJI*K "_Batin Keyra yang memang heran dengan kelakuan manusia didepannya ini.
"Siapa?"_Tanya Keyra dengan nada dingin kepada seorang pria yang sedari tadi duduk sembari menikmati teh.
Pria itu mengenakan topeng setengah muka makana Keyra tidak mengenali orang tersebut, Keyra mulai membaca batin pria itu tapi itu semua sia-sia. Batin pria itu tidak bisa dibaca oleh Keyra.
"Cie yang mau ngebaca batinku ciee, tapi gagal ciee aciee usaha lah terus wahai anak muda"_Ucap pria itu kepada Keyra, Keyra yang mendengarnya pun terkejut sekilas.
Keyra binggung kenapa pria didepannya ini menyebutkan kata "CIE".
"Who are you?"_Tanya Keyra kepada pria itu.
"I don't understand what you are saying
(saya tidak mengerti apa yang kamu katakan)"_Jawab pria itu dengan santainya.
Keyra yang mendengar hal itu pun hanya berdiam san langsung menyerang pria itu, perkelahian pun terjadi dengan begitu sengitnya. Dan tak lama Keyra berhasil mengunci pergerakan pria tersebut.
"Suami mu"_Jawab pria itu sembari tersenyum.
Keyra hanya diam tanpa berminat menjawab dan melepaskan pria itu, Keyra langsung melepaskan pria yang ia kunci pergerkannya tadi.
Keyra mengajak pria itu duduk, kelihatan sekali Keyra tampak santai. Ia merasa pria itu tidaklah berbahaya, Keyra pun memutuskan untuk mengajaknya duduk.
"Duduklah"_Ucap Keyra kepada pria itu.
Pria itu pun duduk.
"Siapa kamu?"_Keyra bertanya lagi.
"Aku suamimu, apa kamu sudah melupakan ku? padahal kita pernah bertemu dihutan cahaya"_Ucap pria itu yang tak lain adalah Lin Fanglin orang yang Keyra temui dihutan Cahaya, dan mengakui dia adalah suaminya Keyra.
"Hah?"_Jawab Keyra yang masih binggung, ia sebenarnya masih penasaran dengan pria yang mengaku sebagai suaminya. Makanya ia tidak mengusir pria tersebut.
Pria itu pun membuka topengnya dan terlihat jelas wajah pria itu yang tampak familiar oleh Keyra.
"Ka__Kamu?"_Ucap keyra, yang merasa terkejut.
"Kok bisa disini?"_Gumam Keyra.
__ADS_1
Pria itu mendengar apa yang Keyra katakan, dan tersenyum.
"Aku tau semua tentang mu, aku tau tentang kamu yang dari dunia berbeda. Aku tau kamu meninggal karena apa dan bisa sampai kesini kenapa, aku tau tentang mu semuanya. Karena aku mencintaimu"_Ucap pria itu.
Keyra yang mendengar ucapan pria itu tertegun seketika.
"Apa maksudmu?"_Tanya Keyra yang binggung ingin berkata apa lagi.
"Aku selalu bersama mu, kamu milikku itu adalah intinya"_Jawab pria itu sembari tersenyum dan tiba-tiba menghilang.
Keyra yang melihat pria itu mendadak menghilang pun dibuat tertegun lagi, siapa dia? itulah yang tengah Keyra pikirkan.
Dilain sisi..
Lin Fanglin yang tadi pergi meninggalkan Keyra tadi dan sekarang tengah berada didalam sebuah goa, yah goa yang berada dihutan Cahaya tempat dimana pertama kalinya mereka berdua ketemu, siapa lagi kalau bukan Keyra.
"Hehe dia masih sama seperti dulu, dia selalu membuat jantungku berdetak sangat cepat ketika berada didekatnya"_Ucap Lin Fanglin sembari membayangkan Keyra.
Yah Ling Fanglin mengenal Keyra sudah dari lama, ia sangat mencintai Keyra. Ia selalu mengawasi Keyra dimana pun Keyra berada, ia tak ingin Keyra jauh dari pengawasannya.
"Dari dulu hingga saat ini pun aku masih mencintaimu, hanya kamu yang ada dihatiku. Kamu adalah alasan kenapa aku bahagia, dan kamu adalah alasan kenapa aku merasa sangat takut kehilangan mu"_Ucap Lin Fanglin.
Lin Fanglin pun mengingat tentang kenangan pertama kali ia mengenal Keyra, sampai Keyra meninggal dan bereinkarnasi kedunia moderen. Lin Fanglin pun mencari cara agar ia bisa bersama dengan Keyra didunia moderen, hingga akhirnya ia bisa kedunia moderen.
Dan ketika Keyra meninggal lagi-lagi Lin Fanglin mencari cara agar ia bisa bertemu dengan Keyra lagi, sungguh sebuah perjuangan yang sangat luar biasa. Jadi tidak heran Lin Fanglin dapat mengerti bahasa yang Keyra tanyakan tadi dan juga mengucapkan "CIE".
Lin Fanglin sebenarnya berasal dari dunia atas sama halnya dengan Keyra, karena ada beberapa kejadian yang makanya membuat mereka turun kedunia bawah.
BERSAMBUNG
______________
Nah guys di part selanjutnya akan diceritakan tentang Lin Fanglin yang mengenal Keyra dan sampai mengikuti Keyra kedunia moderen guys jadi tungguin yah...
....
..
Teman-teman sebelumnya saya mengucapkan terimakasih atas dukungan kalian ntah itu berupa like, rate, vote, koment ataupun ngebaca karya author. Tanpa kalian author bukan apa-apa, jadi terimakasih yah guys......
....
..
.
JANGAN LUPA LIKE, VOTE, KOMENT AND RATE NYA YAH GUYS. BIAR AUTHOR SEMANGAT UPPP NYAA BYE GUYSSS :)
__ADS_1