Goddess Of Authority

Goddess Of Authority
EPS 44 BERKUDA BERSAMA JIAN ANNYI


__ADS_3

Jangan lupa likeeeee :)


...


..


.


Keyra pun berjalan kearah kuda yang berwarna hitam, kuda yang sangat gagah menurut Keyra. Ia pun mengelus kuda tersebut, dan terlihat kuda itu tak menolak sama sekali.


Jian Annyi, Zhou Zhi, Zhou Yuwen, dan Zhou Zen yang melihat itu sangat terkejut bukan main, bagaimana tidak terkejut kuda itu sangan sulit untuk dijinakan bahkan ia hanya mau bersama Zhou Zhi saja.


"Bagaimana bisa Xiao begitu jinak kepadanya?"_Batin mereka berlima bersamaan, seakan-akan tak percaya dengan apa yang baru saja mereka lihat. Sungguh mereka sangat dibuat terkejut.


"Bagus-bagus kuda yang penurut"_Ucap Keyra. Mereka berlima yang melihat kuda itu begitu manja kepada Keyra pun semakin dibuat melongo dapatnya, baru kali ini mereka melihat Xiao begitu patuh.


"Ini aku pakai kuda ini boleh?"_Tanya Keyra, sembari mengelus kuda hitam milik Zhou Zhi. Mereka berlima masih menatap tak percaya kearah Keyra, sedangkan Keyra yang melihat itu binggung kenapa mereka menatapnya.


"BISAKAH AKU MENUNGGANGI KUDA INI?"_Teriak Keyra agar mereka mendengarnya. Sontak saja mereka kaget dan tersadar dengan suara Keyra dan langsung mengganguk.


"Iya boleh pakai saja Xiao"_Ucap Zhou Zhi, dan hanya di angguki oleh Keyra.


Keyra pun menaiki Xiao, dan langsung memanggil Jian Annyi agar naik bersamanya.


"Ayo Jian Annyi"_Ucap Keyra, Jian Annyi yang awalnya ragu pun naik. Kali ini posisi mereka duduk seperti seorang pasangan, bagaimana tidak Jian Annyi yang duduk didepan dan Keyra yang dibelakang.


Sungguh seperti sepasang kekasih, Jian Annyi yang sedari tadi dag dig dug an tidak jelas. Sedangkan Keyra yang biasa saja, ntah kenapa Jian Annyi merasa sangat malu. Tenang Jian Annyi tidak belok guys.


Keyra pun memeggang tali kuda dan melaju dengan pelan, angin yang menerpa pelan wajah kedua gadis ini sungguh menambah suasana yang sangat mendukung ditambah cuaca yang mendung.


"Wah ternyata pemandangan disini lumayan bagus yah"_Ucap Keyra, sembari melihat sekeliling. Jian Annyi pun ikut melihat pemandangan, padahal ia sering melihatnya tapi ntah kenapa kali ini terasa begitu indah.


Tiba-tiba Keyra merasa seperti ada yang mengawasi mereka, Keyra pun memberhentikan kudanya dan melirik kesegala arah mencoba melihat siapa yang sedari tadi mengawasi mereka.

__ADS_1


Dan benar saja ada orang yang mengawasi mereka sedari tadi.


"Hehe hanya tikus kecil saja beraninya"_Batin Keyra sembari tersenyum devil.


"Jian Annyi tetaplah berada diatas kuda, apapun yang terjadi jangan turun dari kuda ini. Mengerti?"_Ucap Keyra sembari berbisik. Jian Annyi yang binggung dengan ucapan Keyra pun hanya mengganguk.


Keyra pun mengeluarkan kekuatan pelindung diri, yang sama persis ia gunakan untuk melindungi mansionnya yang ada dihutan kegelapan. Dan melindungi kuda dan juga Jian Annyi.


"Jangan turun, tetap diatas mereka tak akan bisa menyentuhmu"_Ucap Keyra, Jian Annyi hanya mengganguk kali ini ia paham maksud Keyra. Jian Annyi berfikir akan ada bahaya makanya Keyra menyuruhnya seperti itu.


Dan bebar saja orang-orang yang sedari tadi mengintai mereka langsung mengelilingi mereka, terlihat sekitar 20 orang yang mengeilingi mereka. Keyra yang melihat mereka hanya tersenyum.


"Ada apa?"_Tanya Keyra dengan nada yang sangat dingin.


"Serahkan gadis itu kepada kami dan kamu akan selamat"_Ucap salah satu dari mereka. Keyra yang mendengar itu hanya menatap mereka dengan tatapan mengejek.


"Hehehe kalian ingin aku menyerahkan nya? Heheh ambilah jika kalian bisa"_Jawab Keyra sembari tersenyum, kali ini senyumnya seperti mengatakan bahwa ini akhir hidup mereka.


"Jika kamu tidak menyerahkannya, kami akan membunuhmu bersama dengan dia"_Ucap pria itu lagi.


"Ayo kita bermain"_Ucap Keyra dan lansung turun dari kudanya.


"DASAR TIDAK TAHU DIRI LIHATLAH APAKAH KAU BISA SOMBONG SETELAH INI"_Teriak pria itu penuh dengan emosi.


"BUNUH DIA"_Teriak pria itu lagi, dan mereka semua maju. Keyra yang melihat mereka semua maju pun tetap masih dengan santainya sembari tersenyum.


Mereka menyerang Keyra secara membabi buta, Keyra yang melihat itu hanya menghindar setiap serangan. Hingga Keyra merasa sangat bosan dengan permainan mereka.


"Sangat membosankan, mari kita akhiri ini"_Ucap Keyra. Keyra pun bergerak dengan sangat gesit lalu menebas 10 orang hingga kepala mereka terpisah dengan satu kali tebasan.


Darah mengalir dimana-mana, 10 orang yang masih hidup itu melihat teman mereka meninggal pun sangat ketakutan. Jian Annyi yang melihat itu juga ketakuan tetapi ia menahannya dan memilih untuk berdiam.


"Siapa yang menyuruh kalian? jika kalian ingin hidup beritahu aku siapa yang menyuruh kalian?"_Tanya Keyra. Mereka semua pun hanya diam takut untuk menjawab pertanyaan Keyra.

__ADS_1


"Tak ingin memberitahukannya? hem yasudah aku akan membunuh kalian"_Ucap Keyra. Mereka yang mendengarnya pun langsung mejawab Keyra dengan cepat.


"Ampun tuan, ada seorang wanita yang menyuruh kami untuk membunuh putri ketujuh dari kekaisaran Zhou. Kami hanya mengikuti perinta saja"_Ucap salah satu dari mereka.


"Siapa wanita itu?"_Tanya Keyra.


"Kami tidak mengetahuinya tuan, ia hanya menyuruh kami untuk menyingkirkan putri ketujuh"_Ucap orang itu dengan jujur.


"Hem baiklah terimakasih infonya, sekarang pilihlah. Ingin menjadi bawahan ku atau kubunuh?"_Tanya Keyra kepada mereka.


Sungguh pilihan yang tidak usah ditanya lagi jawabannya, yah jelas mereka memilih untuk mengabdi kepada Keyra dari pada harus dibunuh. Keyra tak sembarangan membunuh orang..


Ia hanya membunuh orang yang menurutnya hatinya kotor, darimana ia tahu? oh jangan lupa dia bisa membaca pikiran seseorang dan juga kejadian seseorang.


"Kami siap menjadi bawahan tuan"_Ucap mereka semua bersamaan. Dan hanya diangguki oleh Keyra.


Keyra pun mendekati mereka dan memberikan tanda kepada mereka, agar tidak berani berkihanat. Ia juga sudah menjelaskan tanda yang ada dipergelangan tangan mereka.


"Kalian kembalilah, dan 2 hari lagi datanglah kerumah makan yang baru dibuka. Jika dari kalian ada yang tidak datang maka bersiap-siaplah menyusul temanmu"_Ucap Keyra.


"Baik terimakasih tuan atas kemurahan hati tuan"_Jawab mereka bersepuluh dan pergi. Keyra yang melihat mereka telah pergi pun kembali ke Jian Annyi.


"Apa kamu tidak apa-apa?"_Tanya Keyra.


"Tidak apa-apa Cici terimakasih"_Jawab Jian Annyi langsung memeluk Keyra.


"Kesini dan urus mayat ini"_ Ucap Keyra melalui telepat kepada ketiga orang tersebut.


Mereka bertiga yang mendengarnya terkejut bagaimana segera mereka menggambil kuda yang ada dan langsung bergegas ketempat Keyra. Xing Bin dan yang lainnya mereasa sangat aneh dengan ketiga orang tersebut, yang tiba-tiba saja pergi. Mereka pun memutuskan untuk mengikuti ketiga orang itu.


**BERSAMBUNG...


_________________________________

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, vote and rate** :)


__ADS_2