Goddess Of Authority

Goddess Of Authority
EPS 65 PEMBUNUHAN DIKEDIAMAN JENDRAL ZHANG


__ADS_3

Jangan lupa like :)


...


..


.


Sedang asyik-asyiknya Keyra dan yang lainnya makan tiba-tiba penyerangan pun dimulai, Keyra pun memutuskan untuk menyuruh Yu Zhong, Li Fang, Zhifox dan juga Maxim untuk pergi membantu diluar.


Sedangkan Keyra? dia masih dengan santainya makan, ingat tidak boleh membuang-buang makanan. Maka dari itu harus dihabiskan dulu makanannya, itulah kata-kata yang selalu Keyra ikuti.


Diluar tengah terjadi keributan yah jelas saja mereka tengah berkelahi, Keyra yang sudah selesai makan pun menyusul. Keyra mendekat kearah Maxim, ia tak sengaja melihat luka tusukan yang terdapat di lengan Maxim.


"Siapa yang melakukannya?"_Tanya Keyra dengan nada yang datar dan dingin.


"Oh ini tidak sengaja tertusuk oleh mereka"_Jawab Maxim belum sadar.


Keyra hanya diam dan melihat mereka semua sekilas, dan tak lama kemudian Keyra mengeluarkan aura yang sangat menakutkan. 8% Keyra mengeluarkan aura nya yang mampu menghentikan pertarungan mereka semua.


Aura yang sangat kuat bagi mereka, semua orang terduduk lemas karena aura Keyra. Seakan-akan aura Keyra mampu membuat mereka seperti dicekik.


"Ini...auranya...sa..sangat kuat...uhuk uhuk"_Ucap salah satu pembunuh tersebut.


"Aura ini...uhuk uhukk"_Ucap yang lainnya.


Aura Keyra sangat mengerikan, dan mampu membuat seluruh orang dimansion bertekuk lutut. Maxim yang menyadari pemilik dari aura ini pun langsung melihat kepada Keyra.


"Apa yang kau lakukan? cepat hilangkan auramu, kau ingin membunuh semua orang yang ada disini?"_Ucap Maxim kepada Keyra tetapi tidak Keyra tanggapi.


Keyra pun maju kearah para pembunuh yang sekitaran 70 orang, separuhnya telah meninggal. Keyra pun mendekat dan memegang pedangnya ntah dari mana munculnya.


"Beraninya kalian melukai dia, bahkan aku saja tidak berani untuk melukainya"_Ucap Keyra dengan nada yang sangat mengerikan.


Maxim adalah batas kesabaran Keyra, ia tidak akan pernah membiarkan Maxim terluka. Keyra sangat menyayangi Maxim seperti keluarganya sendiri, jadi Keyra akan sangat marah ketika ada yanng melukai Maxim.


Bahkan dulu ada orang yang melukai Maxim ketika melakukan misi bersama Keyra, dan keadaan orang itu sampai tidak terbentuk, Maxim pun tersadar akan apa yang ia katakan barusan, Ia sudah membangunkan sisi gelap Keyra.


Maxim pun mencoba agar bangkit dan berjalan kearah Keyra.

__ADS_1


"Kalian beraninya, aku akan menjamin bahwa kalian tidak akan melihat hari esok"_Ucap Keyra dengan aura mematikan.


Keyra pun mendekati salah satu diantara mereka dan mengayunkan pedangnya kearah salah satu pembunuh itu dan....


Crassshhhhh....


badan pembunuh itu terpisa menjadi dua, mereka yang lain yang melihat hal itu hanya bergidik ngeri. Keyra menatap mereka dengan sangat mengerikan.


"Kita salah mencari musuh "_Batin salah satu pembunuh.


"Sudah tau salah cari lawan masih saja berani kesini"_Ucap Keyra sembari tersenyum.


Keyra menutup matanya sekejap, dan membuka kembali matanya. Tatapan Keyra kali ini sangat mengerikan, dengan sekejap 20 orang dari pembunuh itu telah meninggal dikarenakan Keyra.


Semua orang disana dibuat ketakutan, kecuali satu orang yang menatap Keyra dengan penuh kekaguman. Dan tak lama kemudian Maxim pun langsung memeluk Keyra dari belakang.


"Berhenti, kendalikan dirimu. Aku tidak apa-apa Eyra"_Bisik Maxim kepada Keyra.


Keyra yang mendengarnya pun perlahan mengontrol emosi nya, Keyra pun perlahan menghilangkan auranya. Semua kembali normal, dan dengan tidak tahu dirinya mereka langsung menyerang Keyra dan Maxim yang sedang uwu-uwuan.


Maxim pun melepaskan pelukan dari Keyra dan langsung menyerang mereka semua bersama dengan Keyra, Jendral Zhang dan yang lainnya pun tak tinggal diam. Mereka pun membantu menyerang semua nya, dan pada akhirnya hanya tersisa 1 orang.


Sedangkan yang lainnya telah meninggal, dihalaman ini semuanya hanya dipenuhi oleh darah dan juga mayat. Pemandangan yang sangat inda bukan?


Sedangkan prajurit dan yang lainnya ditugaskan Jendral Zhang untuk membersihkan semua mayat-mayat yang tersisa. Jendral Zhang pun membawa pembunuh tersebut untuk diintrogasi dipaviliun miliknya.


Keyra dan yang lainnya pun mengikuti Jendral Zhang menuju paviliun milik Jendral Zhang, tibalah mereka diruangan dimana Jendral Zhang biasa mengintrogasi para tahanannya.


Jendral Zhang pun mulai mengintrogasi pembunuh tersebut, dan tak lupa Keyra mengaktifkan kekuatan peredam suara agar tidak ada orang luar yang mendengar pembicaraan mereka.


"Siapa yang mengirimmu kesini?"_Tanya Jendral Zhang yang sikapnya berubah menjadi mengerikan tidak seperti biasanya.


Pembunuh tersebut pun hanya ketakutan dan masih setia menutup mulutnya, Jendral Zhang pun masih mencoba agar pembunuh tersebut membuka mulutnya., Sangking takutnya pembunuh tersebut ia pun tanpa sadar ngompol dicelana.


Keyra dan yang lain yang melihat hal itu hanya memasang ekspresi datar, tapi sebenarnya mereka menahan tawa. Sangat tidak elit menurut Keyra meliat seorang pembunuh yang ketakutan sampai ngompol.


"KATAKAN SIAPA YANG MENYURUHMU"_Ucap Jendral Zhang dengan nada yang sangat marah.


"Ak...aku tidak akan mengatakannya"_Jawab pembunuh tersebut.

__ADS_1


"Hem baiklah kalau kamu tidak ingin mengatakannya"_Ucap Jendral Zhang dengan nada yang mengerikan.


"Sudah ayah biar aku saja yang menghadapinya"_Ucap Keyra.


Keyra pun menatap mata pembunuh tersebut, dan pembunuh tersebut pun menatap mata Keyra. Mereka berdua saling jatuh cinta dan memutuskan untuk menikah dan hidup bahagia tamat....


Canda...


Mata Keyra seperti hipnotis yang membuat seseorang berkata dengan jujur.


"Siapa yang mengirim kalian kesini?"_Tanya Keyra.


"Selir kedua bernama Ming Mei yang mengirim kami kesini, dan ia membayar kami dengan uang yang banyak dan juga tubuhnya"_Jawab pembunuh tersebut jujur.


Keyra yang mendengarnya pun hanya tersenyum tipis, sedangkan Jendral Zhang yang mendengar hal itu merasa bersyukur karena telah menceraikan selir kedua.


"Kenapa selir kedua ingin membunuh kami?"_Tanya Keyra lagi.


"Selir kedua dendam karena Jendral Zhang menceraikan dia dan membuat dia malu ketika acara ulang tahun"_Jawab pembunub tersebut.


Keyra pun diam dan melirik kearah ayahnya.


"Ayah apakah ada yang ingin kamu tanya kan?"_Tanya Keyra.


Jendral Zhang tampak berpikir dan langsung menanyakan pertanyaan kepada pembunuh tersebut.


"Gimana rasa tubuhnya?"_Tanya Jendral Zhang.


Mereka semua yang mendengar pertanyaan dari Jendral Zhang pun seketika dibuat melongo, sanga-sangat bermanfaat sekali pertanyaannya.


BERSAMBUNG....


_______________


Teman-teman sebelumnya saya mengucapkan terimakasih atas dukungan kalian ntah itu berupa like, rate, vote, koment ataupun ngebaca karya author. Tanpa kalian author bukan apa-apa, jadi terimakasih yah guys......


....


..

__ADS_1


.


JANGAN LUPA LIKE, VOTE, KOMENT AND RATE NYA YAH GUYS. BIAR AUTHOR SEMANGAT UPPP NYAA BYE GUYSSS :)


__ADS_2