Goddess Of Authority

Goddess Of Authority
EPS 79 TES BERTARUNG SESI 2 BAGIAN 1


__ADS_3

Jangan lupa like :)


...


..


.


30 menit kemudian...


Setelah selesai waktu istirahat, akhirnya semua peserta berkumpul kembali kearena pertandingan. Begitupun dengan para tamu yang berkumpul diarena pertandingan kembali, Keyra dan yang lainnya duduk ditempat mereka masing-masing.


Pertandingan berikutnya pun dimulai, dimana kini pertandingan satu lawan satu. Karena 100 orang disesi pertama tadi telah gugur, sekarang tersisa 100 orang yang akan bertanding.


Luo Yang pun seperti biasanya maju kedepan dan menyampaikan peraturan dibabak kedua ini.


"Selamat siang semua, yah saat ini tersisa 100 orang peserta saja. Saat ini kalian akan menghadapi babak kedua yaitu bertarung satu lawan satu, peraturannya ialah tidak boleh membunuh. Dipertandingan ini kalian boleh menggunakan kekuatan, senjata, dan hewan spirit kalian. Kalian sama seperti tadi akan dibagikan sebuah gulungan dan gulungan tersebut akan menentukan urutan keberapa kalian bertanding dan juga lawan kalian. Lakukanlah yang terbaik"_Jelas Luo Yang kepada semua peserta.


Tak lama kemudian munculah gulungan didepan semua peserta, mereka pun mengambil gulungan tersebut secara acak. Keyra mendapatkan urutan ketiga, Maxim mendapatkan urutan kedua, Yu Zhong mendapatkan urutan keempat, Li Fang mendapatkan urutan pertama dan Zhifox mendapatkan urutan kelima.


Setelah mengetahui nomor urut mereka masing-masing mereka pun fokus kembali ke Luo Yang didepan.


"Urutan pertama silahkan maju"_Ucap Luo Yang.


Zhifox pun maju kedepan, tentu saja Keyra dan teman-temannya menyemangatinya. Zhifox melihat siapa yang akan menjadi lawannya dan ternyata itu adalah Li Mei adik dari Li Yeli,


pertandingan ini acak jadi tak heran jika perempuan melawan pria.


Zhifox yang melihat lawannya adalah Li Mei hanya tersenyum kearah Li Mei, sedangkan Li Mei masih bersikap sombong sembari tersenyum meremehkan kearah Zhifox. Seakan-akan ia merasa akan sangat mudah untuk mengalahkan Zhifox.


"Apa kalian berdua siap?"_Tanya Luo Yang melihat kearah Zhifox dan juga Li Mei.

__ADS_1


"Siap"_Jawab mereka berdua bersamaan.


"Baiklah"_Ucap Luo Yang.


Luo Yang pun memasang perisai pelindung dibagian arena pertandingan agar tidak ada serangan dalam yang keluar dan melindungi seseorang membantu dari luar, Keyra pun diam-diam menambahkan kekuatannya agar perisai tersebut lebih kuat lagi.


Tidak ada yang menyadari bahwa Keyra menambahkan perisai pada arena tersebut, pertandingan pun dimulai Zhifox dan juga Li Mei saling memberi hormat.


Li Mei mengeluarkan pedang handalannya yaitu pedang bulan, pedang yang langkah tentunya. Sedangkan Zhifox, ia hanya mengeluarkan pedang biasa.


Semua orang yang melihat pedang milik Li Mei pun dibuat terkejut, karena pedang tersebut terbilang langkah. Li Mei pun langsung menyerang Zhifox terlebih dahulu, Zhifox pun langsung membalas serangan dari Li Mei.


Pertarungan keduanya cukup kuat, Li Mei pun mengeluarkan kekuatannya sama halnya dengan Zhifox mengeluarkan kekuatannya berupa ilusi. Karena Zhifox adalah rubah jadi ia sangat handal untuk membuat sebuah ilusi.


Dan Li Mei pun masuk kedalam dunia ilusi tersebut, ia sudah seperti orang gila jika dilihat dari dunia nyata. Ia menyerang kearah lain dan seperti orang yang telah kehilangan akalnya, berteriak bahkan menyerang udara bukannya Zhifox.


Semua yang melihat hal itu dibuat heran dengan sikap Li Mei, mereka bertanya-tanya apa yang Zhifox lakukan sehingga Li Mei seperti itu.


Dan tak butuh waktu lama untuk Li Mei dikalahkan dan setelah kalah Zhifox pun melepaskan kembali sihir ilusi miliknya, Li Mei yang mengetahui dirinya telah kalah pun langsung kembali ketempatnya dengan tidak percaya.


Semua orang pun tepuk tangan atas kemenangan Zhifox, Zhifox kembali dengan ekspresi biasa saja seakan-akan tak terjadi apa-apa. Setelah itu giliran nomor urut 2 yang tak lain dan tak bukan ialah Maxim.


Maxim berjalan kearena pertandingan, tentu saja Keyra mereka memberinya semangat. Lawannya Maxim pun telah berada didepannya, lawannya seorang pria bernama Fengliu dari benua Tianwen yaitu benua terkuat ketiga yang tak lain merupakan kekaisaran Luwen.


Keduannya saling memberi hormat dan mengeluarkan senjata mereka masing-masing, Maxim mengeluarkan pedang pemberian dari Keyra, yang Keyra buat sendiri untuk hadiah ulang tahun Maxim dan Fengliu mengeluarkan sebuah tombak angin.


Tombak angin tidak kalah terkenalnya dengan pedang bulan, tentu saja karena senjatanya termasuk senjata yang sangat langkah. Setelah itu Keduanya pun saling menyerang, Fengliu pun menggunakan tombaknya untuk menyerang Maxim.


Maxim tentu saja menghindari serangan tersebut, Fengliu terus saja menyerangnya. Karena melihat Maxim menghindari setiap serangnnya dengan sangat baik, dan terkadangan Maxim pun menyerangnya ia pun langsung mengeluarkan sihir angin menggunakan tombaknya.


Tentu saja tombaknya bukan tanpa alasan disebut tombak angin, tombak tersebut disebut tombak angin ialah karena tombak tersebut dapat mengeluarkan sihir angin.

__ADS_1


Fengliu pun mengeluarkan sihir anginnya, sekarang badai besar terlihat didekat Fengliu.


Tentu saja membuat Maxim kesulitan untuk menglihat keberadaan Fengliu, keadaan didalam sekarang sangat kacau walau diluar tidak terjadi apa-apa. Karena sempat tak terlihat apa-apa, tak lama kemudian Maxim pun menutup matanya ketika pusaran angin tersebut mengarah kedirinya.


Tak lama kemudian Maxim pun hilang entah kemana ketika bada tersebut telah menghampirinya, Fengliu berpikir Maxim telah terbawa oleh pusaran angin tersebut. Dan tak lama kemudian, Maxim langsung berada di belakang Fengliu sembari pedang miliknya berada dileher Fengliu entah sejak kapan.


"Kau kalah, maaf teman kamu tidak cukup lincah menghadapiku"_Bisik Maxim ditelinga Fengliu.


Fengliu yang mendengarnya pun mengakui ke kalahannya, dan Maxim pun melepaskan pedangnya dari leher Fengliu. Sebenarnya pada saat Fengliu mengeluarkan sihir anginnya dan angin tersebut sudah dekat kearah Maxim.


Maxim menggunakan jurus pemberat badan, yang membuat dirinya tidak bisa terbawa oleh angin, dan ketika ia berhasil keluar dari angin ia menghilangkan jurus tersebut dan bergerak kebelakang Fengliu dengan secepat kilat.


Hal itu membuat semua orang merasa kagum denan kemampan Maxim, begitupun dengan para master, guru dan para kaisar. Semua orang bersorak-sorai dan bertepuk tangan atas pertempuran yang Maxim menangkan tadi.


"Aku tau kamu tidak akan dikalahkan dengan mudah "_Batin Keyra sembari menatap Maxim.


Setelah itu Maxim pun berjalan kembali ketempat duduknya semula dengan ekspresi biasa.


BERSAMBUNGGG...


_______________


Teman-teman sebelumnya saya mengucapkan terimakasih atas dukungan kalian ntah itu berupa like, rate, vote, koment, dan memberikan hadiah buat author ataupun ngebaca karya author. Tanpa kalian author bukan apa-apa, jadi terimakasih yah guys......


....


..


.


JANGAN LUPA LIKE, VOTE, KOMENT AND RATE NYA YAH GUYS. BIAR AUTHOR SEMANGAT UPPP NYAA BYE GUYSSS :)

__ADS_1


__ADS_2