
pagi ini langit di Bogor di hiasi awan cumulus yang indah. hari yang tadinya terasa sangat berat bagi Rani berubah menjadi lebih tenang karena pemandangan langit sedikit memberi vitamin untuknya.
" ini alasan mengapa langit selalu memberikan aku semangat setiap harinya "
tulis Rani dalam status media sosialnya, tak lupa ia menambahkan foto langit yang tengah di pandangnya sejak tadi.
#kring!!!!!
ponsel Rani berdering dan ternyata ada panggilan dari sahabatnya Bilqis
" kenapa qis.. ? "
" Lo dimana ? gua mau main nih kerumah "
" gua lagi di jalan mau tes kesehatan, gua di rujuk buat cek kesehatan sama dokter puskesmas "
" rumah sakit mana ? nanti gua jemput "
" Rumah sakit Medika " jawabnya mencoba menenangkan pikirannya
" emang Lo masih sakit perut terus ? "
" hm.. iyanih.. kayanya sakit lambung gua udah parah banget dah.. "
" lagian.. lu suka banget pedes sih.. "
" yeh.. Lo juga sama... "
" hehehe yaudah.. nanti gua nyusul ya.. "
" hm.... " Rani menutup teleponnya lalu melanjutkan perjalanannya naik angkutan umum selanjutnya
__ADS_1
######
setelah menjalani tes kesehatan dan cukup memakan waktu menunggu hasilnya, akhirnya dokter kembali memanggil Rani.
" jadi gimana dokter ? "
" ibu Maharani mengidap kanker perut stadium 2, sebaiknya ibu harus segera melakukan kemoterapi dan radioterapi "
" kira-kira.. berapa biaya untuk pengobatannya dok.. ? " tanyanya penasaran dan ketakutan, masalahnya saat ini yang Rani takutkan adalah biaya pengobatannya
" nanti suster Riana akan menjelaskan soal biayanya, saya sarankan ibu harus secepatnya menjalani pengobatannya "
" baik dok.. "
" ini resep untuk penghilang rasa nyeri perut dan obat demam, mungkin perut akan selalu tidak nyaman.. jadi kamu harus mengonsumsi makanan yang sehat "
" baik dok.. terimakasih.. "
#ting!!! ( pesan dari Bilqis )
"sory.. gua ga bisa jemput ran.. sepupu gua baru ajah dateng dari Bandung jadinya gua harus nemenin dia "
Rani hanya membaca pesannya dan berdiam diri menikmati sore hari di bangku taman rumah sakit. matanya menatap pohon rindang dang bergoyang karena angin yang berhembus perlahan.
" apa gua bakal mati secepat ini ? haha.. lucu banget sih.. kaya di film-film. mimpi kali ya gua ? " dalam hati kecilnya, Rani tak menerima diagnosis yang dokter katakan tapi dia harus menerima kenyataan pahit di awal tahun 2023 ini.
#######
hari sudah semakin gelap, Rani beranjak pergi meninggalkan rumah sakit dan berjalan menuju halte.
"aduh... " tanpa sengaja Rani bertabrakan dengan seseorang
__ADS_1
" sorry..sorry ya mbak.. " seseorang yangemaki Hoodie dan masker tak sengaja menabraknya
" oh iya.. gpp mas... " katanya santai lalu pergi dengan pikirannya yang di penuhi penyakitnya yang bisa membuat semua orang di sekitarnya bisa terkejut.
" hey.. kenapa sendirian ajah neng ? mau kemana.. ayo ikut Abang ? " tiba-tiba sekelompok preman datang "
" ..... " Rani hanya berwajah datarenanggapi para preman yang mencoba menggodanya
" serahin duit Lo ? serahin barang berharga yang Lo punya sekarang juga ?!!! " salah seorang preman tiba-tiba berkata kasar pada Rani
"....." Rani mengecek dimana tas yang ia bawa, karena pikirannya kosong ia lupa dimana dia meletakkan tas yang berisi dompet, hp, dan obatnya
" aishhh pasti ketinggalan di rumah sakit "
" mana serahin !!! "
" lu gila ya bang !!! jelas-jelas tas gua sekarang gak ada !! apa yang mau gua kasihin coba !! "
" jangan bohong !!! pasti lu sumputin kan ?!! "
" serah lu bang !! gua mau cari dulu tas gua.. gua ga bisa pulang kalo ga ada ongkos !! "
" lahh kok malah galakan lu sih !!! "
" kenyataannya gua gak bisa pulang sekarang !! lu mau ngasih gua ongkos emang bang ?! "
" ehem... " tiba-tiba seseorang datang dan berhasil membuat para preman jalanan tadi kabur
"....." Rani menoleh pada pria yang memiliki banyak luka memar di wajahnya
" apa... dia bos preman tadi ? mukanya lebih sangar.. tapi keren juga penampilannya " benak Rani teralihkan karena aura lelaki yang datang menolongnya dari para preman tadi.
__ADS_1
bersambung....