Gu xing shan

Gu xing shan
Bab 1 : Tragedi Keluarga Shan


__ADS_3

Benua Jinlian, daratan subur yang dikuasai oleh para kultivator. Memiliki banyak keluarga besar, sekte, juga klan kultivator di dalamnya menjadikan benua Jinlian sebagai surga bagi mereka yang ingin berlatih basis kultivasi menjadi kultivator sejati.


Namun surga itu sirna ketika perang perebutan tahta penguasa Jinlian meretus. Keluarga besar Zhao berseteru dengan keluarga besar Wei. Dua keluarga besar itu didukung oleh banyak klan juga sekte.


Keduanya saling menyerang hingga detik ini. Perang yang mereka mulai tidak hanya menyengsarakan pihak mereka dan sekutu, tetapi juga orang lain yang tidak terlibat dengan kegilaan mereka.


Seorang tuan muda dari keluarga Shan, bernama Gu Xing Shan merasa dirinya adalah pria yang paling beruntung. Karena hari ini dia akan menikah dengan putri tercantik keluarga Xiao.


Bao yu Xiao, itulah nama calon istrinya. Sembari menunggu kedatangan keluarga mempelai wanita, Gu Xing Shan memutuskan untuk bermeditasi sebentar. Siapa tahu dewa memberkatinya di hari yang bahagia ini, mengizinkannya naik ke tingkat kultivasi yang berikutnya.


"Ayah, aku pergi bermeditasi dulu ya!" Ungkap Gu Xing Shan.


Longhu Shan, ayah Gu Xing Shan tidak jadi meneguk teh.


"Apa?! Kau akan menikah, masih saja memikirkan basis kultivasi!!" Bentaknya, namun tetap tidak bisa menghentikan keinginan anaknya itu.


Gu Xing Shan juga berselisih dengan ibunya di jalan.


"Mau kemana Gu Xing Shan?" Tanya Ibunya yang bernama An Xiang Shan.


"Meditasi!"


"Hah??" An Xiang Shan mengusap dada melihat kelakuan anak laki lakinya.


Berlari ke kamar. Gu Xing Shan meminta pelayannya untuk menjaga pintu.


Beritahu aku kalau Bao Yu Xiao datang! Perintah Gu Xing Shan.


Baiklah, mari mulai. Ucapnya.


Gu Xing Shan percaya diri karena sebelumnya dia berhasil naik dari tingkat Bumi ke tingkat Dataran Tinggi sekali coba. Kini dirinya mencoba lagi menerobos ke tingkat Pegunungan demi bisa mengejutkan calon istrinya.


Kepercayaan dirinya bukan tanpa alasan. Dia diakui sebagai anak yang diberkati oleh dewa. Seorang jenius yang bisa mencapai level daratan tinggi di umur 18 tahun. Yang membuatnya lebih spesial adalah dia menembus tingkat itu lewat jalan meditasi dan hanya perlu waktu satu minggu untuk menembusnya. Gu Xing Shan sangat bangga akan hal itu.


Ada dua jalan untuk naik tingkat dalam kultivasi. Pertarungan sengit atau meditasi. Keduanya memiliki tingkat kesulitan yang sama. Gu Xing Shan memilih jalan meditasi. Maka dia harus memenuhi tiga syarat, pemahaman diri, tekad, dan pengetahuan.


Pemahaman diri mengapa seorang kultivator harus melangkah ke tempat yang lebih jauh. Tekad untuk menjadi lebih kuat. Pengetahuan mendalam tentang salah satu bidang di dunia.


Gu Xing Shan sudah memenuhi ketiga syarat untuk naik ke tingkat Pegunungan. Namun saat dia hampir menerobos tingkat itu, pelayan memberitahu kalau mempelai wanita Bao Yu Xiao datang dengan kereta kuda.


Mendengar itu Gu Xing Shan sangat bersemangat dan meninggalkan meditasinya. Namun alangkah terkejutnya Gu Xing Shan saat melihat calon istrinya itu.


Bao Yu Xiao ditemukan tidak bernyawa dengan jantung ditambal timah panas.


Gu Xing Shan syok berat, kakinya lemas dan dia terjatuh. Begitu terpukul hingga kepalanya terasa pusing.


Deru langkah terdengar dari luar kediaman. Puluhan orang bertudung hitam menyerang kediaman keluarga Shan. Mereka adalah klan Serigala Bayangan. Klan yang khusus menerima dan melatih pembunuh bayaran.


Kedatangan mereka ke rumahmu tanpa diundang adalah kematian yang jelas bagi penghuni rumah.


Gu Xing Shan menyimpulkan klan Serigala Bayanganlah yang membunuh Bao Yu Xiao. Tanpa pikir panjang dia menyerang mereka, menggunakan jurus tinju besi.


Kultivasi tingkat Dataran Tinggi! Jurus tinju besi menggetarkan daratan!


Brak!!!


Salah satu anggota klan menerima tinju Gu Xing Shan mentah mentah. Naasnya orang itu lebih kuat darinya, sehingga tangannya remuk saat beradu tinju dengan orang itu.


"Aakkhhh...!!!"


Klan tanpa ampun menghajar Gu Xing Shan. Longhu Shan dan istrinya An Xiang Shan datang menolong anaknya. Namun mereka terlambat. Klan menghancurkan Dantian Gu Xing Shan untuk mencegahnya memberi perlawanan.


"Ayah... Ibu... tolong aku..." Rintih Gu Xing Shan.


Longhu Shan murka! Dia mengeluarkan jurus rahasia keluarga Shan.

__ADS_1


Tingkat Langit Rendah! Jurus perpindahan bintang!


Longhu Shan memindahkan semua anggota klan ke langit. Lalu istrinya An Xiang Shan mengeluarkan jurus rahasia keluarga Wei.


Tingkat Langit Rendah! Jurus gelang racun!


Gelang bercahaya hijau mengikat para anggota klan. Gelang hijau An Xiang Shan dapat menyebarkan racun mematikan ke orang yang dijeratnya.


Pasukan keluarga Shan datang namun hal tidak terduga terjadi. Gelang hijau An Xiang Shan dihancurkan dengan satu ayunan tangan.


Para anggota mengeluarkan jurus yang membuat mereka selamat jatuh dari ketinggian.


Pemimpin dari pasukan klan itu berucap pada Longhu Shan "Waktumu sudah habis Longhu Shan! Sekarang keluarga Wei akan mengambil keluargamu!"


Longhu Shan menggertakkan gigi. Sebenarnya dia tahu ini akan terjadi.


Satu bulan yang lalu kepala keluarga Wei mengajak Longhu Shan bergabung dengan keluarganya. Namun Longhu Shan menolak karena dia tahu keluarga Wei berisikan orang orang yang gila kekuasaan dan kekuatan. Tidak akan baik bagi mereka jika harus tunduk di bawah orang orang seperti itu.


Seharusnya keluarga Shan secepatnya melarikan diri setelah menolak ajakan keluarga Wei. Namun Longhu Shan tidak bisa membatalkan janji pernikahan putranya dengan keluarga Xiao.


Karena merasa bersalah, Longhu Shan pun mengeluarkan jurus perpindahan bingtang lagi, lalu memindahkan Gu Xing Shan dan istrinya An Xiang Shan ke tempat aman. Sementara dia dan pasukan keluarga Shan akan menghadapi pasukan Klan Serigala Bayangan.


"Gu Xing Shan, istriku, kalian pergilah lebih dulu. Kalau dewa bersamaku, aku akan menemui kalian lagi suatu hari nanti." Ucap Longhu Shan di alam bawah sadarnya.


Gu Xing Shan yang digotong ke dalam kediaman pun dipindahkan bersama tabib yang sedang mengobatinya.


Sementara Longhu Shan menghadapi anggota klan yang semuanya memiliki tingkat kultivasi Langit Rendah. Tingkat yang sama dengannya.


Gu Xing Shan dipindahkan ke dalam hutan. Dia sendirian dipindahkan kesana. Tidak lama dia sadar kalau dia dipindahkan ke luar kediaman Shan.


Aku harus kabur! perintah Gu Xing Shan kepada dirinya sendiri. Gu Xing Shan berlari melewati rimbunnya hutan hingga sampailah dia di depan sekte Suiryu. Sekte kuat yang bersebelahan dengan kediaman keluarga Shan.


Gu Xing Shan sangat senang. Dia lantas meminta bantuan murid murid sekte Suiryu.


"Tolong aku! aku tuan muda keluarga Shan! kediaman kami diserang oleh klan Serigala Bayangan!"


"Kalian tidak dengar?! kediaman keluarga Shan diserang!! sekte kalian selalu meminta bantuan kepada keluarga Shan dalam urusan keuangan!! kenapa sekarang kalian mengacuhkan kami!!?" Teriak Gu Xing Shan dengan kasar.


Tanpa diduga dia dipukul dari belakang oleh murid sekte Suiryu.


"Berisik! berpikirlah sebelum minta tolong!! kau pikir kami mampu melawan klan serigala bayangan!! setiap anggota mereka berisikan setidaknya kultivator tingkat langit rendah."


Gu Xing Shan tidak percaya kalau level klan Serigala Bayangan setinggi itu. Ayahnya mungkin tidak akan bertahan lama disana. Dia memohon pada sekte Suiryu agar setidaknya menyelamatkan ayahnya.


Guru besar sekte Suiryu akhirnya keluar menemui Gu Xing Shan. Namun yang dia katakan sama seperti muridnya. Dia menolak memberi bantuan karena takut keluarga Wei dan klan Serigala Bayangan memusuhi mereka.


Gu Xing Shan tertunduk lemah. Dia tidak bisa apa apa lagi sekarang. Tidak lama setelah itu anggota klan Serigala Bayangan menemukannya duduk termenung di depan gerbang sekte Suiryu.


"Kurang ajar... sekte Suiryu pengecut..." gumam Gu Xing Shan dengan tatapan kosong.


Mentalnya telah benar benar hancur. Tunangannya dibunuh, dantiannya dihancurkan, kediamannya diserang, nyawa keluarganya terancam, dan sekarang dibuang oleh orang orang.


Semudah inikah roda kehidupan berputar balik? hanya dalam hitungan jam semua yang aku miliki dirampas. Gu Xing Shan tidak beruntung. Seandainya dia punya waktu setahun lagi, mungkin dia bisa mengasah bakat jeniusnya hingga lebih kuat dari siapapun.


3 anggota klan berdiri di depannya. Mereka menggenggam sabit penebas darah. Gu Xing Shan kalang kabut. Tidak tahu apa yang harus dia lakukan. Salah satu anggota klan menyarankan padanya untuk menerima kematiannya "Tuan muda Shan. Jangan berkecil hati. Mungkin di kehidupan yang berikutnya kau akan lebih beruntung."


Saat akan ditebas ketua klan Serigala Bayangan menyelamatkannya.


"Dasar bodoh! kalau dia mati kita tidak akan dapat bayaran!" Bentaknya. Lalu menendang Gu Xing Shan.


Gu Xing Shan yang sudah jadi manusia biasa pun pingsan dengan sekali tendangan.


...**********...


Gu Xing Shan terbangun di ruangan yang gelap dan bau. Tangan dan kakinya dirantai. Samar samar terdengar dua orang sedang berbincang.

__ADS_1


Dia ingat terakhir kali dirinya pingsan ditendang anggota klan Serigala Bayangan. Perutnya sangat lapar. Sudah berapa lama dia tidak sadarkan diri?


"Hei, siapa saja tolong aku..!!" Teriak Gu Xing Shan.


Rupanya dia ditawan di dalam penjara bersama kawanan serigala sakit di dekatnya. Para serigala itulah sumber bau busuk yang menyengat di ruangan itu.


Gu Xing Shan memohon agar diberikan makanan kepada penjaga. Penjaga pun menurutinya. Dia diberikan makanan yang layak. Mungkin karena statusnya sebagai tuan muda keluarga Shan masih ada. Tapi apa yang akan terjadi padanya setelah ini?


"Makanlah yang banyak budak. Setelah ini kami akan membersihkanmu, agar kau tampil bagus di pelelangan."


Gu Xing Shan tidak bisa menelan makanannya saat mendengar dirinya akan dijadikan barang lelang. Kedua penjaga lantas menghina Gu Xing Shan "Memangnya siapa yang mau membeli orang cacat ini? hahahahahaa..!!"


"Tidak akan ada! hahahahaa..!! bahkan budakku lebih baik dari orang cacat ini. Mungkin suatu hari aku akan memperistri budakku itu."


Dengan kasarnya kedua penjaga itu mengacak acak makanan Gu Xing Shan dengan kaki mereka.


Gu Xing Shan tidak bisa melawan. Harga dirinya telah runtuh.


Dirinya pun diseret ke sungai. Rambut Gu Xing Shan dicukur botak oleh klan Serigala Bayangan, kemudian dibawa ke rumah lelang.


Gu Xing Shan diberi pakaian dari kulit sapi. Tangannya diikat dan hak bersuaranya dicabut oleh moderator. Moderator adalah orang yang memimpin pelelangan ini.


Semua peserta pelelangan itu berasal dari keluarga Wei.


"Siapa yang mau membeli Gu Xing Shan. Tuan muda keluarga Shan ini pernah menjadi seorang jenius. Tapi sekarang dia menjadi sampah karena Dantiannya hancur."


Keluarga Wei memandang jijik seorang sampah.


Salah satu dari mereka marah kepada moderator lelang "Kami kesini untuk melelang Longhu Shan dan An Xiang Shan. Bukan anaknya yang cacat ini!" orang ini adalah Bian Wei. Tabib berbakat dari keluarga Wei cabang kedua.


Gu Xian Shan senang mendengar kedua orang tuanya masih hidup.


"Bersabarlah tuan. Lelang dijalankan sesuai tradisi. Dimana budak terbaik akan di lelang terakhir." Ucap moderator dengan senyuman lembut.


"Mereka pandai sekali menahan peserta lelang." Ketos Bian Wei.


Putri tertua keluarga Wei bernama Fen Wei mengangkat kipasnya. Bersedia membeli Gu Xing Shan dengan harga murah.


"Aku akan membelinya. Pelayan! lemparkan sekantong emas ke moderator!" Perintah Fen Wei.


Moderator menyambut kantong emas itu. "Anda memang tidak sabaran ya, Nona Fen Wei dari cabang ketiga." hela nafasnya panjang.


"Nona Fen Wei membeli Gu Xing Shan seharga tiga puluh koin emas. Apa ada yang mau menawar lebih tinggi?" Moderator memberikan kesempatan kepada peserta lain.


Keheningan menjadi jawaban para peserta.


"Baiklah, Gu Xing Shan terjual."


Tok! Suara ketukan palu menjadi tanda berubahnya nasib Gu Xing Shan dari tuan muda menjadi seorang budak.


Setelah membeli Gu Xian Shan, nona Fen Wei seakan tidak tertarik lagi dengan pelelangan ini. Dia langsung pulang tanpa melihat budak budak keluarga Shan yang lainnya.


Hal ini membuat Gu Xian Shan kecewa karena dia tidak bisa melihat keluarganya. Namun jauh di dalam lubuk hatinya dia tidak ingin melihat keluarganya dilelang sebagai budak.


Gu Xian Shan dimasukkan ke dalam kotak. Lalu ditumpuk di antara kotak berisikan buah buahan segar. Sepanjang jalan menuju ke kediaman keluarga Wei, Gu Xing Shan diperlakukan seperti barang.


Sesampainya di kediaman keluarga Wei cabang ketiga, Fen Wei disambut hangat oleh belasan budak laki laki berpakaian sutra yang bersujud kepadanya.


Nona muda Fen Wei memerintahkan prajuritnya untuk menurunkan Gu Xian Shan di kandang ternak.


"Katakan pada tuan muda Shan. Mulai besok dia adalah tukang mandikan sapi sapi." Ucap Fen Wei dengan senyum jahat tanpa alasan.


Gu Xian Shan diturunkan di kandang sapi sesuai perintah nona muda Fen Wei.


Lantainya kotor sekali. Kurang lebih Gu Xian Shan tahu apa pekerjaan yang harus dia lakukan. Sangat menjijikkan. Tapi tidak ada pilihan lain. Jika dia ingin tetap hidup.

__ADS_1


"Bersihkan sapi sapi disini mulai besok. Bekerjalah dengan baik, atau kami akan membunuhmu!"


...- Tragedi keluarga Shan End -...


__ADS_2