
"tidak ada yang tahu kapan sekte ini terbentuk. Sang ketua sudah membentuknya secara tidak resmi yaitu sebelum beliau memiliki murid. Satu hal yang pasti, ketua sekte sudah ada sebelum zaman 10 pahlawan kuno." Gu xing shan spontan membalik tehnya. "tidak mungkin...!!" teriak gu xing shan tak percaya.
Siapa yang akan percaya pada dongeng konyol itu. Faktanya 10 pahlawan kuno saja tidak satupun yang memiliki keabadian.
"Mungkin saja, tapi aku tidak akan memaksamu untuk mempercayai tuan muda shan." ucap wakil ketua sendu.
"Kakak, turunkan tanganmu dari meja... " bisik an long shan.
"maaf... dongeng itu membuatku bersemangat." Gu xing menurunkan tangannya dari meja lalu kembali mendengarkan dengan tenang.
Artemis menggeleng melihat ketidaksopanan Gu xing shan. Sedangkan annchi terjatuh karena kaget.
Wakil ketua melanjutkan ceritanya, "Dongeng kuno itu diukir di sebuah pohon yang terletak di tengah sekte bawah. Keberadaan pohon itu tersembunyi dari mata semua murid. Apa kalian ingin mendengar sesuatu yang lebih sulit untuk dipercaya?"
Mata Gu xing shan berbinar di momen ini. "beritahu kami wakil ketua." Gu xing shan menyatukan telapak tangannya.
Wakil ketua menarik nafas panjang, lalu berkata, "Pahlawan kuno Luna shan adalah anak dari ketua sekte kami."
Sepenggalan dongeng itu membuat semua pendengar diam seribu basa. Ibu dari pahlawan kuno. Pahlawan kuno Luna shan adalah tokoh kunci dalam perang kuno tanpa kekuatannya segel pegunungan besar tidak akan terbentuk dan monster langit pasti masih ada hingga detik ini.
Dapatkah hal itu dipercaya. Gu xing shan tidak percaya tapi kemampuan manipulasi ruang tanpa energi qi yang menyelimuti tempat ini seakan menjadi bukti kebenaran dongeng itu.
"kalau itu benar. Berarti ketua sekte anda adalah orang kuat yang tersembunyi di dunia. Tokoh legendaris yang punya kekuatan untuk menjungkirbalikkan dunia. Padahal dia bisa memilih untuk hidup sebagai kaisar atau permaisuri. Kenapa dia lebih memilih tinggal di sini?" Gu xing shan berharap dapat mendengar lebih banyak kisah hidup orang yang telah meniti kehidupan lebih lama dibanding siapapun.
Wakil ketua sekte memberikan jawaban yang emosional, "beliau selalu berkata kepada orang-orang yang kehilangan arah seperti kami...
Jika kau tidak memiliki rumah, maka bangunlah rumah di tempat yang dipenuhi orang-orang yang sayang padamu.
Jagalah rumahmu. Jika ada yang mengundangmu ke rumah mereka ajaklah mereka ke rumahmu. Percayalah, mereka akan mengakui bahwa rumahmu adalah tempat paling indah yang tidak bisa dibandingkan dengan apapun.
...tempat ini dulunya adalah daratan pertama yang diinjak oleh ketua sekte.
"leluhurku menuliskan di salah satu daun pohon. Kalau ketua sekte bukan manusia biasa seperti kita. Beliau datang dari pintu besar di tengah laut, lalu berjalan ke daratan."
"Tanah berpasir pertama yang dia pijak menjadi gula. Pohon pertama yang dia jadikan tempat beristirahat menjadi manisan. Rumah pertama yang dia masuki dipenuhi bau harum bak kamar kaisar dan permaisuri. Makanan yang tersentuh bibirnya dapat menyembuhkan penyakit.
Dia bagaikan dewi, menolong dan mengasihi fakir miskin. Namun... kedatangan sang dewi diikuti pula oleh makhluk-makhluk jahat. Makhluk itulah yang dikenal masyarakat modern sebagai monster langit."
Wakil ketua sekte menuangkan teh untuk Gu xing shan. "ti-ti-tidak usah yang mulia...!harusnya saya yang menuangkan minuman untuk anda...!"
Wakil ketua sekte memukul tangan Gu xing shan yang hendak merebut teko air darinya. Melihat itu artemis teringat akan sosok tuannya.
"jangan menolak kebaikan tuan rumah." wakil ketua sekte bicara dengan lembut tapi pukulan tangannya sakit. Gu xing shan mengamankan tangannya, lalu duduk manis di kala wakil ketua menumpahkan teh.
"ekhem... jadi anda sudah mengerti kan mengapa banyak jurus manipulasi ruang di sekte kami. Ketua sekte menguasai ilmu pengetahuan kuno yang tidak kita miliki."
"anu.. wakil ketua, aku mau tanya." annchi angkat tangan.
__ADS_1
"silahkan tanyakan apapun," (wakil ketua)
"begini, ketua sekte kan orang tua pahlawan kuno berarti dia sangat kuat kan. Siapa yang akan menang kalau dia dan pertapa agung keluarga wei bertarung?"
Annchi langsung mendapatkan jawabannya. Dengan percaya diri wakil ketua sekte menyebut pertapa agung keluarga sebagai anak baru lahir yang mendustakan tingkatan kultivasi nya. "tidak perlu sampai ketua sekte, aku saja bisa membunuh pertapa agung dan murid-murid nya. Ada lagi annchi?"
Annchi menggeleng, giliran an long shan yang bertanya, "anu... pertanyaanku mungkin agak pribadi dan terkesan kurang ajar. Tapi apakah ketua sekte menganggap keluarga shan yang sekarang keluarganya? Pertanyaan inilah yang terus mengganjal di hatiku."
Wakil ketua terdiam, lalu menjawab, "aku tidak tahu pasti soal perasaan beliau. Tapi beliau pernah berpesan kepada kami, jika ada salah satu keturunan keluarga agung yang harus kami bantu, maka bantulah keluarga shan terlebih dahulu,"
An long shan senang mendengarnya. Lalu kembali lagi Gu xing shan yang bertanya. Gu xing shan dan artemis berebut ingin bertanya, akhirnya Gu xing shan mengalah dan membiarkan artemis. Artemis bertanya, "apa nama kekuatan yang membangun manipulasi ruang di sekte ini. Aku heran mengapa para kultivator ini tidak menanyakan hal penting itu sejak tadi."
"itulah pertanyaan keduaku." gu xing shan menyilangkan tangan mendengar komentar sinis artemis.
"ketua sekte tidak pernah memberitahuku namanya. Beliau hanya pernah sekali memberitahu kami kalau kekuatan itu berasal dari lingkaran yang berputar bagai satelit bulan yang melindungi jantungnya. Kemampuan beliau tidak bisa dipelajari tetapi beliau bisa mempelajari kultivasi kita, benar-benar orang yang diberkahi dewa."
Gu xing shan mengangkat tangan untuk yang kedua kalinya. "iya tuan muda shan, ada yang ingin kau tanyakan?" tanya wakil ketua pada gu xing shan yang tampak ragu untuk bicara. "Anda berjanji akan membantu kami membalas dendam keluarga wei jika saya berhasil naik ke tingkatan langit rendah. Secara logika mustahil untuk naik 2 tingkatan dalam 2 minggu. Anda memberikan waktu pelatihan yang sangat singkat, apa anda menganggap saya orang yang sejenius itu?"
Ketua sekte tersenyum lalu berkata, "iya. Aku berharap banyak darimu. Ku dengar dantianmu dihancurkan oleh anggota klan serigala langit. Namun kenyataannya kau baik-baik saja. Kultivator tingkat pegunungan harusnya tidak bisa memperbaiki dantian yang hancur. 'Dantian abadi' hanya dimiliki oleh kultivator tingkat langit menengah ke atas. Apa rahasia anda?"
Gu xing shan melirik artemis. Artemis menggeleng pelan mencoba tidak ketahuan oleh wakil ketua.
"aku tidak punya rahasia apapun. Dantian ku tidak sepenuhnya hancur, ada seorang tabib yang mengobatiku, aku juga makan banyak pil dan tanaman herbal. Karena itulah Dantian ku sembuh." tutur Gu xing shan.
"benarkah? setahuku klan serigala langit tidak pernah gagal menyingkirkan musuh mereka. Apa karena hari itu langit gelap?"
"aduh kakak... klan serigala langit kan menyerang pas siang."
Gu xing shan tak bisa menyembunyikan kegugupannya dikala wakil ketua sekte mendekatkan wajah padanya. Wakil ketua sekte mempunyai kebiasaan aneh menutup matanya bahkan saat bicara. Saat mata itu terbuka orang yang melihatnya pasti akan terkejut. Karena wakil ketua sekte mempunyai pupil mata berbentuk belah ketupat dan kornea dengan dua warna jingga dan merah.
Mata itu seketika meruntuhkan auranya sebagai wanita anggun yang murah senyum. Wakil ketua sekte sebenarnya satu ras dengan annchi. Dia adalah keturunan manusia setengah monster pertama yang memiliki tubuh yang abadi.
"sebenarnya bagaimana cara menjadi abadi? aku membutuhkan kemampuan itu untuk melawan keluarga wei. Kalau anda mengajariku cara menjadi abadi, aku juga akan mengungkapkan rahasia. apalah artinya sebuah rahasia jika suatu saat akan ketahuan." (Gu xing shan)
"hanya ketua sekte yang bisa memberikan keabadian kepadamu. Aku tidak tertarik lagi pada rahasiamu karena tampaknya ada orang lain yang lebih tahu. selain itu soal janjiku membantumu membalas dendam ke keluarga wei. Itu akan terjadi kalau kau berhasil naik ke tingkat langit rendah. aku lihat kau belum mencapai tahap itu."
Mata monster milik wakil ketua dapat membongkar isi hati seseorang. Begitulah dia tahu kebohongan Gu xing shan. "ikut aku ke ke aula latihan tuan shan! kalian semua juga!"
Gu xing shan memukul meja dia tak bisa bersabar lagi menunggu bantuan yang mereka janjikan, "sebenarnya kapan kalian akan membantu kami...?? ibuku disekap di kediaman utama keluarga wei. Sementara keluarga zhao yang kemungkinan besar akan memenangkan perbuatan tahta hampir sampai disana. Ibuku bisa dieksekusi kalau keluarga wei kalah."
"kenapa anda bersikeras ingin menjadikanku kultivator langit rendah...!!!!"
Wakil ketua mengeluarkan dominasi qi yang sangat kuat. Gu xing shan tercekik tanpa bisa melawan dengan teknik kultivasi. Rasanya seperti diremas oleh tangan raksasa. Batin Gu xing shan.
"Kira-kira seperti inilah dominasi qi milik pertapa agung keluarga wei. kediaman utama keluarga wei tidak bisa dimasuki oleh sembarangan orang. kalau mau menyusup kesana setidaknya kau harus mampu menahan ini."
Mengalir darah dari lubang hidup gu xing shan.
__ADS_1
"Kau kira dengan pertahanan qi serendah itu bisa membuatmu melayangkan satu pukulan ke pertapa agung? jangan bermimpi, kau akan dilumat habis olehnya."
Gu xing shan mencengkeram lengan gaib yang mencekiknya,
"siss-tem... destruction...!"
Stigma destruction meraung guna menyelamatkan tuannya dari bahaya. Stigma itu mengeluarkan kekuatan yang jauh lebih besar dari sebelumnya. Aura penekan dihancurkan juga beberapa perabotan istana.
"wahh itu kah wujud dari rahasiamu tuan muda shan? jurus yang tidak dialiri qi, seperti milik ketua kami."
Artemis melarang Gu xing shan menggunakan jurus itu karena adanya anomali di tempat itu yang membuat kekuatan stigma bertambah besar. Gu xing shan menuruti perintah artemis, dia memegangi lehernya mengusap bagian yang tercekik sangat kuat oleh dominasi qi wakil ketua sekte.
Wakil ketua menatap tajam Gu xing shan. menunggu apakah dia sadar atau tidak.
"aku mengerti wakil ketua. aku akan bersabar dan berlatih dengan sungguh-sungguh. tolong ajari aku untuk jadi lebih kuat."
Gu xing shan bersujud kepada wakil ketua. Diikuti oleh an long shan, annchi, dan artemis.
"kalian masih muda. jangan biarkan diri dikuasai dendam. setidaknya kalau kukuh ingin balas dendam, persiapkan diri dengan matang. sekte gadis suci akan membantu kalian melawan keluarga wei. selain karena dari hubungan anak dan leluhur antara kalian dengan ketua sekte kami. longhu shan juga pernah mempertaruhkan nyawanya untuk melindungi sekte gadis suci."
"latihan berat yang akan kalian jalani tidak hanya untuk meningkatkan kekuatan kalian saja tetapi juga mental dan aura kalian. karena itulah jangan mengeluh saat latihan."
***
Gu xing shan, an long shan, artemis, dan annchi dibawa ke aula latihan yang sama. seekor elang normal hinggap di bahu annchi. elang itu tampaknya menyadari annchi sebagai salah satu dari mereka.
"kyaa...! cakarnya tajam, jauhkan dariku." elang itu berpindah ke bahu wakil ketua sekte.
Setiap orang memiliki tujuannya yang berbeda mengikuti latihan. Gu xing shan hendak meningkatkan kekuatan sampai ke tingkat langit rendah. An long shan hendak naik ke tingkat dataran tinggi. Annchi hendak belajar mengontrol kekuatan monsternya. Artemis tidak memberitahu maksud dan tujuannya ikut latihan.
Gu xing shan membawa pedangnya atas perintah wakil ketua sekte.
"semua sudah siap untuk berlatih wakil ketua." ucap gu xing shan dengan tegas.
wakil ketua menjentikkan jarinya, space di sekitar Gu xing shan berputar dengan hebatnya. Gu xing shan melindungi dirinya dengan aura. perputaran ruang itu adalah teknik perpindahan ruang yang terlihat dari sudut pandang orang yang dipindahkan.
"apa yang kau lakukan padaku wakil ketua??"
Gu xing shan dipindahkan ke sebuah rakit yang terombang ambing di laut berbadai. latihan di tempat mengerikan itu akan dia jalani seorang diri.
wakil ketua menaruh jam pasir yang akan habis sepenuhnya saat pergantian tahun. "berlatihlah dengan penuh keyakinan selama sisa tahun ini dan kalian akan jadi yang terkuat di angkatan kalian."
.................................................................................
Jangan lupa like, komen, dan taruh novel ini di rak buku kesayangan kalian. 😄
....................................................................................
__ADS_1