
Warning! Terdapat adegan ranjang yang kurang pantas dibaca.
...........................................................................
Gaun tradisional cina tanpa lengan, berbalut selendang berwarna emas disana sini. Tampak nakal tetapi juga anggun pakaian yang menutupi badan Fen Wei.
Gu Xing Shan merobek bajunya hingga lapisan terdalam. Sebelum memulai Gu Xing Shan menilai tubuh ayamnya terlebih dahulu.
Fen Wei lebih seksi dari An Long Shan, pinggul dan *********** lebih bagus, tapi bahu An Long Shan lebih bagus. Fen Wei juga punya punggung yang sama bagusnya dengan Bao Yu Xiao. Sekali lagi Gu Xing Shan kecewa tidak sempat bercinta dengannya.
"Aku yakin pelajar sepertimu tidak punya kemampuan mengatasi wanita," Ejek Fen Wei. Wanita itu seketika terdiam saat melihat sosis daging Gu Xing Shan. Dalam keadaan terangsang ukurannya mengembang jadi 3x lipat dari ukuran aslinya.
Dalam keadaan badan yang terikat, Fen Wei tidak bisa apa apa saat Gu Xing Shan menjadikan wajahnya piring untuk menaruh sosis berkulitnya. Tujuannya agar sang betina bisa mencium aroma sang pejantan.
Sebelum menjarah bagian bawah, Gu Xing Shan merilekskan diri dengan memainkan pegunungan lembut terlebih dahulu, diaduk seperti sedang mengaduk adonan kue.
Fen Wei tenggelam dalam fantasinya sendiri, tidak salah lagi dia menikmati ini.
Gu Xing Shan yang belum berpengalaman pun tidak tahu kalau Fen Wei sudah keluar 2 kali saat gunungnya dimainkan.
Kain yang menyumbat mulut Fen Wei basah kuyup.
Setelah puas bermain di gunung dia lanjut menjelajah bagian mulut.
Gu Xing Shan menarik rambut Fen Wei lalu mencabut penyumbat mulutnya.
Fen Wei mengerti keinginan Gu Xing Shan, dia meminta izin untuk melakukannya sendiri tanpa bantuan.
"Kalau kau menggigitku aku akan mengikatmu di tengah danau hingga tubuhmu membusuk." ancam Gu Xing Shan.
"Aku tidak akan menggigitmu. Tenang saja."
Plak!
Gu Xing Shan menampar Fen Wei entah karena apa.
"Ke-kenapa kau memukulku lagi?" Tanya Fen Wei ketakutan.
"Aku benci kepercayaan dirimu itu. Aku ingin kau putus asa."
Gu Xing Shan menarik jari telunjuk Fen Wei, lalu mematahkannya.
Fen Wei menjerit kesakitan, Gu Xing Shan melanjutkan penyiksaannya, dia mematahkan jari manis Fen Wei.
Di sela tangis kesakitan Fen Wei Gu Xing Shan menarik ****** susunya juga mengangkat kedua kakinya ke udara, sehingga putingnya tertarik dengan sangat kuat.
"Sa-sakit!!! Hentikan sepupu Gu!!!"
Tanpa belas kasih Gu Xing Shan memukuli Fen Wei berkali kali sembari menjaganya tetap hidup dengan Stigma Reconstruction.
**********
Dalam keadaan hanya bisa menggerakkan kepala Fen Wei dipaksa untuk bermain.
"Ingat aturan mainnya. 2 menit, sebelum aku menghajarmu lagi."
Fen Wei harus memuaskan Gu Xing Shan dengan mulutnya sembari menahan sakit di tubuhnya. Jika dalam 2 menit Gu Xing Shan tidak puas maka Fen Wei akan dihajar sampai sekarat lagi.
Walau sudah dihajar belasan kali Fen Wei masih bisa mengumpat dalam hatinya, "Budak sialan! Lihat saja, saat pertapa agung menolongku aku akan menghabisimu di depan ibumu."
Sosis Gu Xing Shan bergetar, Fen Wei pun berhasil memuaskannya kali ini.
Tanpa menghiraukan suara binatang buas di luar tenda Gu Xing Shan mengembalikan kondisi Fen Wei seperti sedia kala.
Lalu menarik paksa tubuh mungil yang nyaris tanpa daya.
Tanpa basa basi Gu Xing Shan memasukkannya. Tidak ada darah yang mengalir berarti tidak perawan.
Sementara itu Fen Wei yang tidak pernah merasakan ukuran itu sebelumnya menjerit cukup kencang.
Tidak ingin Fen Wei merasa nyaman Gu Xing Shan pun menidurinya dengan kasar.
Pikiran Fen Wei melayang. Ditiduri oleh mantan budak, dalam keadaan tangan terikat ke belakang, dan leher dicekik serta mulut disumpal robekan baju sendiri, membuatnya merasa seperti hewan ternak yang dicabuli sebelum disembelih.
Semalaman Gu Xing Shan meniduri Fen Wei, dengan perasaan lega Gu Xing Shan melanjutkan pencarian Artemis dan yang lainnya sementara Fen Wei ditinggalkan di tenda.
Gu Xing Shan melompat menghindari pengikat yang dilempar oleh seseorang.
"Heh, terlalu lambat."
"Tingkat Pegunungan! Cakar beruang besi!"
3 pohon di depannya tumbang, seorang wanita dengan busur turun dari pohon.
Tanpa basa basi wanita itu mengarahkan panah angin ke Gu Xing Shan.
__ADS_1
"Angkat tangan! Aku lihat semua yang kau lakukan semalam!"
"Mengintip orang yang sedang bercinta itu kejahatan. Apa kau tidak diajari oleh ketua sekte gadis suci?"
Gu Xing Shan melihat tanda berbentuk bulu merak di bawah daun telinga wanita pemanah itu.
Gu Xing Shan pun menantangnya adu jurus.
"Ayahku bilang kalau orang luar ingin masuk ke sekte gadis suci, maka orang itu harus berada di tingkat Dataran Tinggi. Karena aura ketua sekte akan menghancurleburkan semua orang yang tingkatannya di bawah itu."
Gu Xing Shan mengeluarkan jurus kultivasi berelemen besi, "Tingkat Pegunungan! Benteng ilahi raksasa!"
Si wanita pemanah kaget melihat ukuran benteng yang dibuat Gu Xing Shan, segera dia menyadari anomali pada tubuh lawannya.
Sejak jutaan tahun yang lalu para kultivator menggunakan metode perhitungan qi untuk menentukan tingkatan kultivasi seseorang. Semakin banyak jumlah qi yang mengalir di meridian maka semakin besar pula jangkauan aura seorang kultivator.
Jadi, jumlah qi -> jangkauan aura -> tingkatan kultivasi
Si pemanah membandingkan aura miliknya dengan milik Gu Xing Shan, menurutnya aura milik Gu Xing Shan seluas kultivator tingkat langit rendah.
"Kau tingkatan keberapa?" wanita pemanah menurunkan busurnya.
"Pegunungan bintang 4, kau sendiri?" Gu Xing Shan menarik pedang.
"Pegunungan tingkat 2," kembali mengangkat busurnya karena mengira Gu Xing Shan ingin menyerangnya.
"Aku tuan muda keluarga Shan, Gu Xing Shan. Aku ingin bertemu ketua sekte gadis suci."
Mendengar itu wanita pemanah menunjukkan ekspresi tidak senang.
"Aku percaya kata katamu, karena wujud dan kemampuanmu sama persis dengan tuan muda Shan yang aku dengar. Tapi kau tidak bisa bertemu ketua sekte kami sekarang."
"Kenapa?"
"Karena ketua sekte kami sedang dalam proses naik ke tingkat berikutnya."
"Tingkat berikutnya?!"
Gu Xing Shan terikat berita yang dia dengar 10 tahun yang lalu. Berita tentang ketua sekte gadis suci yang naik tingkat ke langit menengah.
Jika dia naik tingkat sekali lagi dipastikan dia akan menjadi top 10 kultivator terhebat benua Jinlian.
Tidak salah Heng Wei menyuruh mereka datang ke tempat itu.
"Selain itu izinkan aku menjelaskan kejadian tadi malam."
Si wanita pemanah luluh oleh kesopanan Gu Xing Shan. Setelah dijelaskan kejadian sebenarnya dia akhirnya mengerti, namun Gu Xing Shan harus tetap ditangkap karena memasuki wilayah sekte gadis suci tanpa izin.
Pelanggaran Gu Xing Shan semakin berat karena dia datang lewat sumur ajaib.
"Menerobos masuk ke sekte gadis suci lewat sumur ajaib adalah hal tabu. Karena ketua sekte kami sangat benci dengan penyusup,"
"Menyerahlah baik baik agar kau tidak disakiti!"
"Maaf, aku tidak bisa menyerah sekarang. Aku datang bersama 3 orang teman,"
"Dimana ke 3 orang itu?"
"Aku tidak tahu, karena itulah aku harus mencari mereka, bisa saja mereka dalam bahaya sekarang. Mereka terdiri dari seorang gadis yang menguasai kultivasi tingkat bumi, gadis yang berasal dari ras setengah monster, dan satu gadis rakyat jelata,"
"Mereka mungkin berteleportasi ke tempat yang berbahaya, jadi izinkan aku mencari mereka terlebih dahulu."
Permintaan Gu Xing Shan dituruti oleh si wanita pemanah.
Mereka berdua pun memulai pencarian.
Gu Xing Shan menggunakan Stigma Happy New Year. Dia cukup kaget mengetahui kegunaan dari Stigma itu.
"Menukarkan Stigma. Jadi Stigma ini bisa mengakses Stigma lain yang tidak aku miliki. Ternyata ada cara lain untuk mendapatkan Stigma selain dari bintang."
[ Sistem ] < Stigma 'Tear New Year' aktif >
[ Sistem ] < Silahkan tukarkan Stigma anda dengan biaya yang sebanding >
"Stigma apa yang harus aku tukarkan..?"
"Hoglin lumayan bagus, Castellan juga, Black Quasar adalah yang terbaik, jadi pilihanku antara Full Moon atau Tanker?"
Gu Xing Shan memilih menukarkan Tanker,
Dan Stigma yang keluar adalah...
[ Tring! ]
Pertukaran Stigma berhasil.
__ADS_1
[ Sistem ] < Stigma 'Tanker' diganti menjadi Stigma 'Body Swap' >
< Penjelasan Stigma : 'Anda dapat bertukar tubuh dengan orang lain' >
< Syarat : 'Anda harus mengetahui nama target dan pernah menyentuh target minimal sekali' >
< Batas penggunaan : '5 jam' >
< Cooldown : '19 jam' >
"Kau bercanda Sistem? memangnya dengan bertukar tubuh aku bisa menemukan An Long Shan, Annchi dan Artemis?"
"Aku ingin menukar Stigma lagi,"
[ Sistem ] < Stigma 'Tear New Year' hanya bisa digunakan sekali dalam satu hari ( 0/0 ) >
"Tch, ya sudahlah,"
"Murid sekte gadis suci!"
"Ada apa?"
"Kalau tiba tiba sesuatu yang aneh terjadi padaku itu artinya aku sedang bertukar tubuh dengan salah satu temanku," Ucap Gu Xing Shan.
"Hahh? aku tidak mengerti,"
"Pokoknya lihat saja,"
"Sistem! aktifkan Body Swap!"
[ Sistem ] < Stigma 'Body Swap' aktif >
[ Sistem ] < Pilih target anda -> (Fen Wei) (An Long Shan) (Artemis) (Annchi) ..... >
Nama nama yang tertera di pilihan target hanyalah nama orang orang yang ditemui Gu Xing Shan setelah menerima kekuatan Stigma.
Gu Xing Shan memilih adiknya terlebih dahulu.
Segera setelah bertukar tubuh Gu Xing Shan mendapati tubuh adiknya terjebak di sarang laba laba raksasa.
Spesies laba laba bertanduk menangkap An Long Shan, mengikatnya di atas sebuah pohon yang teramat tinggi.
Entah bagaimana An Long Shan bisa tiba di hutan laba laba tanduk. Gu Xing Shan berspekulasi kalau adiknya itu tidak membayangkan tembok besar dengan benar sehingga dia dipindahkan ke hutan laba laba yang juga memiliki tembok besar yang terbuat dari jaring laba laba.
[ Sistem ] < Pertukaran tubuh bisa dibatalkan kapan saja, namun cooldown Stigma akan tetap berjalan >
Stigma ini lebih banyak memberikan kerugian, karena pemakai Stigma tidak bisa membawa Stigma nya berpindah tubuh.
Untungnya Gu Xing Shan seorang jenius kultivasi, sehingga tak butuh waktu lama untuknya mempelajari cara An Long Shan mengeluarkan jurus awannya.
Perlu diketahui, setiap kultivator memiliki kebiasaan / sikap tubuh sebelum mengeluarkan jurus kultivasi mereka. Contohnya An Long Shan menghentakkan kakinya 3 kali sebelum mengeluarkan awan.
Setelah menghentikan kaki 3 kali di pohon Gu Xing Shan mengeluarkan jurus, "Tingkat Bumi! Jurus pembentukan awan badai!"
Awan badai muncul, Gu Xing Shan pun memotong batang pohon dengan jurus buatannya sendiri.
Di tangan Gu Xing Shan awan badai bisa terbang lebih tinggi. Tidak lama dia menyusuri hutan dia pun menemukan Annchi.
Gu Xing Shan terkejut bukan main melihat Annchi sedang melahap bangkai laba laba tanduk. Bukan hanya satu tapi ada puluhan bangkai.
Normalnya pemandangan mengerikan macam itu akan membuat orang yang melihat jijik, tetapi hal sebaliknya ditunjukkan oleh Gu Xing Shan.
Dia justru takjub melihat Annchi duduk dengan bersimbah darah di tengah ceceran bangkai.
"Annchi kau yang membunuh semua laba laba ini?" Tanya Gu Xing Shan.
"Aku hanya membela diri,"
Annchi memeluk An Long Shan.
"Kau hebat sekali, sekarang ayo kita pergi ke sekte gadis suci," ajak An Long Shan.
"Kakak tahu itu dimana?"
"Tentu, 16 kilometer ke arah barat."
An Long Shan dan Annchi pun bergegas menaiki awan badai.
Sementara tubuh Gu Xing Shan pingsan karena pengaruh dari jiwa An Long Shan. Sedangkan Artemis sudah menunggu di aula sekte gadis suci.
.................................................................................
Jangan lupa like, komen, dan taruh novel ini di rak buku kesayangan kalian. 😄
.................................................................................
__ADS_1