
Waktu menunjukan pukul 03:40, ning Asifa membuka mata nya sejenak melihat wajah teduh suami nya, wajah teduh sang suami menghipnotis diri nya.
wajah nya tampan sekali masyallah andai saja kau lelaki yang aku cintai pasti aku sangat bahagia menerima pernikahan ini.
Ning Asifa bangun segera memakai kerudung nya,bergegas keluar untuk mengecek air untuk para santri baru cukup atau tidak.
Ning Asifa berjalan di lorong yang masih sepi karena semua santri ada di belakang asramah,semua sedang mengantri air untuk mandi dan mencuci baju.
Semua santriwati menunduk saat melihat ning Asifa datang.
"Bagaimana stok air?" tanya ning pada salah satu pengurus keamanan.
"Alhamdulilah ning persediaan masih banyak cukup sampai subuh nanti"
"Alhamdulilah kalau begitu ,saya akan mengecek yang lain "
Saat berjalan nng Asifa melihat ada mobil asing memasuki pelataran ndalem diri nya bingung karena baru pertama kali melihat mobil tersebut.
mobil siapa pagi buta sudah bertamu jangan jangan wali santri atau teman Abah???
ning Asifa masih berdiri terdiam melihat kearah mobil yang sedang parkir ngin melihat siapa yang bertamu.
Gus Adnan keluar dengan gaya cool nya menutup pintu berdiri sejenak merapihkan rambut nya,koko hitam sarung putih ,dengan kopiah putih terkesan cool dan menawan ning Asifa tak bisa mengalihkan pandangan nya
ning Asifa segera tersadar bukan muhrim nya.
__ADS_1
Gus Adnan berjalan mendekati ning Asifa.
"Assalamualaikum ukhti "
"waalaikumsalam" ning Asifa menjawab dengan menunduk.
"Ukhti apa gus Ibrahim ada di ndalem ????,sudah bangun apa belum???"gus Adnan bertanya dengan sopan.
"Gus Ibrahim ada ,belum bangun ada urusan apa ???, mari saya antar kan ke ndalem" ning Asifa tak asing dengan wajah pria di depan nya .
Ning Asifa menepis semua fikiran negatif nya .
Gus Adnan mengikuti kaka ipar nya, diri nya tak akan membuka identitas nya karena diri nya tak ingin di istimewa kan ,saat pernikahan abang nya saja diri nya tak ikut dalam acara hanya mengantar sebagai pengiring pengantin.
"Silahkan duduk saya panggilkan gus Ibrahim terlebih dahulu "
ning Asifa berjalan memasuki kamar nya melihat gus Ibrahim masih terlelap tidur dengan wajah yag sangat tampan siapa saja yang melihat nya pasti akan terpesona melihat lelaki yang sempura di depan nya.
"Bangun gus ,bangun gus ,bangun mas!!" teriak Asifa
gus Ibrahim yang terganggu langsung bangun ternyata istri nya yang membangunkan nya .
"kenapa sih istriku??"
"Ada tamu mas di depan ,mencari mas aku engga tau siapa"
__ADS_1
"Baik lah "
Gus Ibrahim bergegas bangun cuci muka dengan kaos seada nya diri nya keluar,sedangkan ning Asifa lebih memilih rebahan bermain laptop.
Gus Ibrahim menemui tamu nya saat melihat betapa bahagia nya adik tercinta nya mengunjungi abang nya.
"Assalamualaikum "
"Waalaikumsalam"
"Bagaiman kabar nya dik??" tanya gus Ibrahim senang memeluk adik nya.
"Alhamdulilah kak baik,apa abang juga baik ???,istri abang berbuat ulah atau tidak???"
"engga adik tenang saja abang bisa mengatasi nya,sepagi ini kesini ada apa???" tanya gus ibrahim heran.
"Tidak ada apa ko abang ,adik kangen saja abang semenjak menikah belum berkunjung hanya kangen abang saja"
"syukur lah kalau semua baik baik saja"
"abang apa boleh saya menginap disini dua hari di asramah tak apa????" tanya Adnan yang sangat merindukan abang nya.
"Boleh nanti abang yang ijin ke umi sama abah nya Asifa "
"terima kasih abang "
__ADS_1
GusIbrahim dan adik nya berjalan keluar menuju asramah tamu yang di sediakan tamu bila ada yang menginap.
Bersambung...