
Hari ini di sekolah SMA haikyuu, Noya, Tanaka, sama taketora sedang bersembunyi di balik tembok kelas 2-A, kayaknya mereka lagi ngintilin seseorang. Ya, orang itu adalah si kembang desa. Si mbak kiyoko, dia lagi ngomong sama cowok di belakang kelas. Karena firasat Noya, taketora sama Tanaka gak enak jadi mereka mutusin buat memata-matai. Mereka agak sedikit mendengar perkataan dua insan itu. Jadi perkataan mereka itu begini
"Ano... Todoroki a-aku menyukai mu" kata mbak kiyoko ke orang yang namanya Todoroki. Tampilan nya boleh juga, ganteng, cool, famous and lain-lain. Pokoknya lebih sempurna daripada tananoytake. Tanaka, taketora, dan Noya maksudnya.
Sedangkan mereka bertiga yang mendengar perkataan si kembang desa itu hanya bisa memasang muka patah hati. Padahal hati bukan pensil atau kayu. Tapi mereka masih punya kesempatan soalnya si cowok belum jawab pernyataan kiyoko.
"Kiyoko.... sebenarnya dari dulu aku sudah menyukai mu" kata orang yang berambut merah putih itu.
Ok fiks hati mereka bertiga poteq, mereka bertiga memegangi dadanya yang berdenyut sakit, dan bukannya lari malah masih dengerin orang yang lagi nyatain cinta.
"Eh" kaget itulah yang kiyoko rasakan sekarang. Ternyata cintanya tidak bertepuk sebelah tangan.
Todoroki menggenggam tangan kiyoko lalu. "Aishah kiyoko Shimizu, maukah kau menjadi pacarku dan berbagi suka dan duka" Yap itu si setengah-setengah yang ngomong. Sweet banget dan berdamage tentunya.
"Eh, i-iya aku mau" uhuy selamat yang baru jadian Jan lupa PJ ok.
UPS, yuk balik ke trio nyesek. Mereka bertiga yang melihat itu dan mendengar itu, hanya bisa menangis dan juga berlari tak tau arah. Tanaka berlari ke arah kantin dengan mata yang di banjiri air mata sucih. Ia tadi lupa mau makan dan malah ngintilin mbak kiyoko alhasil kakinya berjalan ke arah kantin, siapa tau Bu ino masih punya nasi pecel. Kan enak buat tunda laper sambil nangis. Jadi kalo air matanya netes bisa jadi kuah.
Kalau Noya, dia lari ke arah kelas ntah kenapa ia berlari ke arah kelasnya. Kaki nya bergerak sendiri tanpa aba-aba otaknya. Ingin rasanya ia berteriak tapi ia sadar kalo teriak-teriak malah di kira kesambet arwah Mbah Inosuke. Mau rasanya banting kepala ke tembok ia sadar nanti sakid atau berdarah kan berabe berurusan sama dokter nanti. Dah lah ia mau ke kelas biar gak ada yang ganggu kalo dia mau bundir. Gak gak dia cuma mau nangis kejer doang kok.
Kalo si taketora dia lari ke arah kamar mandi. Sumpah guys, dia itu gak tahan dari tadi mau boker alias panggilan alam. Ia pun berlari dan di dampingi oleh kentut yang keluar. Anak-anak yang mencium bau minyak nyong-nyong itu langsung tutup hidung dan memberikan tatapan kesal ke taketora. Si taketora dia nangis tapi senyam-senyum. Soalnya di sisi lain dia habis patah hati. Di sisi lainnya ia bahagia bisa buat anak-anak memerhatikan dia. Meskipun bukan karena sesuatu yang bagus.
☬✿◍◍✧ SKIP ★ DENGAN ✷ ESTETIK ❥๑♡⑅
Noya yang berlari ke kelas tak sengaja menabrak orang dan orang itu ternyata Asahi.
Brukkk...
"Ma-maaf" ucapnya sambil sesenggukan
"Eh, Noya lu kenapa?" Tanya Asahi pada Noya yang menangis.
"Huweeeeee.....bang Asahi temenin Noya dong Noya habis patah hati huwaaaanggg" Noya langsung menerjang dan memeluk Asahi. Karena jadi pusat perhatian si Asahi langsung menggiring nya ke kelas 2-E, ya karena itu kelasnya Noya Ama Tanaka. BTW kelas 2-E itu kelas saya hehhee.
Di kelas, Noya nangis sekencang-kencangnya, bahkan meluk-meluk Asahi sampek Asahi gak bisa gerak. Yang sabar bang namanya aja anak patah hati. Asahi mengelus-elus rambut Noya secara perlahan agar ia bisa lebih tenang.
"Noy, emang lu patah hati karena apa?" Tanya Asahi pada Noya yang nangis. Semoga aja di balas sama beliau.
"Huwaaa.....neng kiyoko bang hiks...dia...hiks....dia....huwaaaaa" cek elah, ngomong apa sih gak jelas. Asahi yang gak paham dia coba terus untuk mengelus rambut Noya. Setelah capek nangis teros Noya pun berhenti dan menatap erat Asahi.
__ADS_1
"Sebenarnya..hiks...neng kiyoko...hiks...udah..udah..hmph" Noya yang ngomong sambil sesegukan terpotong oleh jari Asahi yang nempel di bibir nya.
"Sstt....udah kalo lu gak mau ngomong gak usah ngomong, trusin aja nangis nya sampek lu puas gue bakal jagain Lo kok" ucap Asahi dengan nada lembut. Dia ini tampilan preman tapi hatinya hello Kitty. Noya yang mendengar itu hanya bisa nangis kejer sambil meluk Asahi. Bahkan dia nangis sampek waktu isrirahat habis.
☬✿◍◍✧ SKIP ★ DENGAN ✷ ESTETIK ❥๑♡⑅
Tanaka berlari ke arah kantin dengan mata yang bengkak habis di tonjok pak kebun. Ya sebenarnya gini ceritanya. Dia nangis lewat taman dan gak sengaja ketemu pak kebun yang lagi nyapu. Karena gak liat-liat si Tanaka dengan sengaja nendang tempat sampah dan membuat sampahnya berserakan.
Alhasil pak kebun tiga bersaudara yang memiliki nama. Satria, Samsul, dan jeke. Atau kalo di panggil bang sat, bang sul, dan bang ke itu, mengejar Tanaka dan menggebuki Tanaka. Sebegitu cintanya trio toxic itu pada kebersihan. Sampek Tanaka babak belur.
Tanaka sekarang udah sampek kantin dengan keadaan yang sungguh miris. Ia memakan nasi pecel Bu ino dengan lahap. Udah patah hati digebukin pula beh jempol deh. Nasi pecel Bu ino itu emang enak jadi mau gak mau Tanaka harus ngutang. Lah kok ngutang, uangnya habis buat ganti rugi sampah tadi. Mana dia cuma bawa uang lima ribu dari rumah. Nasib-nasib.
Enoshita habis dari warungnya mbak sakura. Dia abis beli es nutrisarung di sana. Asal kalian tahu aja Bu ino sama mbak sakura itu fans berat pelawak sasule. Bahkan sangking ngefans nya mereka berdua bergelut dengan cara menarik perhatian pelanggan. Ukh kek gimana ya, mbak sakura itu cantik, mulus, bening, mirip loli. Sedangkan Bu ino itu sekseh, cantek, kulitnya putih, pinggulnya minta goyang mama muda. Beh siapa yang gak bakalan kepincut coba. Warung mereka selalu rame sama anak laki-laki karena yang dagang cantek. Eh, kenapa malah bahas mbak-mbak kantin, ok balik ke enoshita sama Tanaka.
Enoshita berjalan ke arah Tanaka yang lagi makan sambil nangis, ia duduk di hadapan Tanaka yang mukanya bisa dibilang tidak baik-baik saja.
"Ngutang lagi?" Tanya Eno ke tanaka. Bukannya jawab Tanaka malah mengangguk, gak biasanya si pentol pecicilan ini nangis juga babak belur, itu yang di pikiran enoshita sekarang.
"Lo kenapa Tan, kok lu babak belur....jan bilang Lo habis Maling iya...ngaku deh" eh, ngaco nih si Eno bukannya nenangin malah nuduh yang nggak-nggak.
"Sembarangan" jawab pentol singkat.
"Ya, makanya ngomong tuyul....gue bukan ahli penerawang kayak Roy kimochi" enoshita berkata sambil menyeruput es nutrisarung nya. Eh, perasaan nama nya Roy kioshi deh. Auk ah
"Dia...dia... apa sih, neng kiyoko apa,ngomong tuh yang jelas bego" gas enoshita ke anak berkepala plontos itu.
"Ihh, diem dulu ngapa...neng kiyoko dia...dia di tembak Todoroki huweeee" Tanaka berkata sambil menangis tapi masih sempet ajah dia ngamplok nasi pecel.
"Hah, di tembak gimana....emang kiyoko punya salah apa kok sampek di tembak gitu...terus mayatnya mana mana?" Enoshita yang kaget refleks langsung berteriak. Untung kantin lagi sepi, soalnya banyak anak yang milih makan dia atap. Maksudnya di atas.
"Sembarangan, bukan tembak itu woy, maksudnya di tembak cin...cin...cinta huwaaaa" mau ngomong cinta ajah ribetnya sampek ke ujung rambut.
"Oh, turut bersuka cita kalo gitu deh"- enoshita
"Kok lu gitu sih, gue lagi patah hati bukannya di hibur malah muji orang yang udah pacaran"-tanaka
"Eh, dengerin....kalo temen kita bahagia kita juga ikut bahagia gituh"-enoshita
"Terus gue apa dong gue kan temen lu....jangan bilang lu suka sama gue iya no.... Dan lu mau jadi pacar gue gitu" Kata Tanaka pada enoshita yang makan es batu sisa es nutrisarung nya.
__ADS_1
"Idih...amit amit cabang salak, ogah gue jadi pacar lu" kata enoshita yang berdiri dari duduknya.
"Eh, kadang tuh kalo orang sering tengkar lama-lama jadi cinta. Kayak di film-film gitu. Makanya ati-ati" ucap Bu ino yang ngaduk bumbu kacang di iringi lagu mama muda. Pantes nasi pecel nya maknyus.
"Idih...amit amit cabang lengkuas, ogah banget sama dia" enoshita berkata begitu untuk keduakalinya. Bedanya sekarang taneman yang selalu nyelip di rendang. Sampek-sampek orang bisa salah ambil.
"Bilang ajah no...kalo Lo suka gue, gue bakal nerima Lo kok" pede Amat si pentol ini.
"Sekali lagi gue bilang...gue gak bakalan suka ataupun jatuh cinta sama Lo inget itu" setelah mengatakan itu enoshita pergi dengan keadaan marah. Padahal siapa juga yang mau sama si Tanaka. Dia cuma suka sama bang Ryan si YouTuber yang kebanyakan reaction meme itu lho.
"Hah, kiyoko emang cantik tapi kayaknya Eno lebih menarik" kata Tanaka yang melirik kepergian enoshita. Ada bau-bau gak enak nih. Moga-moga ajah abangnya si Eno, daichi gak bakal ngamok.
"Bu, nasi nya dah habis gue ke kelas dulu. BTW makasih ya"-tanaka melengos pergi
"Sama-sama, eh lu belum bayar tong, udah tiga hari lu ngutang....cek elah" sabar ino kau harus pasrah.
"Banyak yang ngutang bi" ucap mbak sakura dari kejauhan.
"Auk dah, besok kalo dia ngutang lagi gue injek-njek tuh anak" ini berucap sambil menggeramkan tangannya.
"Sabar Aek bi"-sakura
☬✿◍◍✧ SKIP ★ DENGAN ✷ ESTETIK ❥๑♡⑅
Si taketora sekarang lagi ada di dalam kamar mandi pria. Dia nangis tapi sambil boker, rasanya seperti anda menjadi Ironman. Hebat bener dah, kalo nangis sambil mandi mah udah biasa. Apalagi kalo nangis sambil ujan-ujanan kayak di sinetron suara hati suami yang selalu di tonton ibu-ibu kampung itu. Sekarang taketora membuat gaya nangis baru biar dia terkenal gitu, meskipun terkenal nya bukan karena hal baik. Masak ada orang bisa masuk TV gara-gara gaya boker kan ngaco.
Ya tapi, disini si take gak dapet pasangan setelah patah hati, soalnya ia bukan lari ke arah taman atau perpus, dan malah lari ke arah kamar mandi karena panggilan alamnya. Dan waktu boker dia itu punya firasat gak enak tentang temannya si Tanaka ama Noya, dia ngerasa kalo dia di tinggal oleh temannya tapi ia tak tahu di tinggal apa. Ya positif thinking ajah, mungkin dia ditinggal soalnya mereka berdua punya pengisi hati yang baru. Ya take bisa apa, dia masih tetep buat gaya baru nangis sambil boker biar masuk tipi di Chanel niniTV. Biar si Noya Ama Tanaka jadi iri, gitu sih yang ada di pikiran take.
_______________________________________
Hay minna-san
Gimana nih cerita nya?
Aku nulis ini soalnya aku gak mau terlalu memfokuskan kiyoko. Ya gimana ya, soalnya kan si kiyoko satu sedangkan yang mau banyak. Apalagi aku pengen Tanaka ama Noya itu bisa move on dan pindah hati gitu.
Setelah ngerevisi cerita ini rasanya cringe gitu(ノಠ益ಠ)ノ彡┻━┻
Dah lah para reader sampai jumpa.
__ADS_1
Jaa nee~