
...helowww... apakah kalian merindukan saya? maaf lama gak up gara-gara saya punya alur banyak dan di utarakan jadi Cerita lain hiks. so kita lanjut....
"gue denger ada murid baru ya dikelas kalian" si kuroo berkata sambil makan keripik kentang.
"hu'u, tapi sayang... tuh anak bonyok gara-gara shitbabu" -nishinoya.
"lah kok bisa?" kata Suga setengah teriak.
"dari yang gue curi-curi denger sih, si shirabu kena serempet sama tuh anak" ini si Tanaka yang jawab.
"emang bener sih, si shirabu waktu itu udah ada di pinggir jalan pas gue pulang dari beli warung nasi" si Semi menjelaskan.
Semua anak yang ada di sana cuma manggut-manggut doang, paham gak paham yang penting iya.
Si Semi melihat Yaku sedang membolak-balik halaman buku yang dari tadi dibaca. Dari judulnya sih udah ketauan kalo tentang kekuatan magis. Kayaknya si Yaku pindah cita-cita jadi dukun.
"Yaku, lu ngapain?" Si Semi bertanya, dan sontak para semprul lain menengok ke arah Yaku.
"Ha? Gue?" -yaku
"Ho'o lah, siapa lagi" kata Suga sambil menunjuk Yaku.
"Gue lagi mau belajar ilmu magis" Yaku mulai menutup bukunya.
"Astaghfirullah!!! Nyebut yakuu!!!" Suga langsung dekap si Yaku. "Sem, ambilin air cepet! Tanaka, ambil kembang tujuh rupa!! Cepetan!!" Nah loh, malah heboh..
"Ishh, apaan dah..." Yaku mencoba melepaskan diri dari dekapan Suga.
"Lu yang apaan! Belajar ilmu begituan buat apaan dah?! Inget musyrik astaghfirullah!" Si Suga langsung ngasih kotbah kan. Untung si kita gak ada di situ. Paling-paling nanti si Yaku bisa di sekap seharian sambil dengerin ceramahan si kita.
"Ishh, lelah gue sama kalian.. lagian gue cuma penasaran doang kok" katanya yang kini sudah lepas dari dekapan Suga.
"Penasaran mah penasaran kalik, gue ajah yang temennya setan ajah gak begitu huh!" Nah si Kuroo ini yang ngomong.
"Nyadar, Alhamdulillah" nah, si kenma yang dari tadi duduk sambil maen game akhirnya bersuara.
"Iyain deh demi kitten"-kuroo
"Cih" Yaku berdecih "jijay, kok mau lu sih Ken sama kucing buluk kek dia?" Lanjutnya.
"Heh!" Kuroo tak terima.
"Gak tau gue tuh kak, keknya gue kena Semar mesem nya dia deh..." Nahloh, kalo emang iya berarti manjur dong.
"Enggak ya... Gue itu selalu berjuang dengan kerja keras gue sendiri" ucap si Kuroo.
__ADS_1
"Halah, pr belom selesai lu nyontek ke daichi" Suga menimpali.
"Jangan buka kartu AS!!" -kuroo
"Sugaaaa! Nih airnya" semi memberikan sebotol air pada Suga. "Nih, kak kembang tujuh rupa nya" kini Tanaka yang memberikan pada Suga.
Dan si Suga langsung dekap Yaku lagi dan mulai baca-baca doa-doa. Lalu, tak lama kemudian ada beberapa yang datang yaitu si oik, Iwa, daichi, Bolot, sama akaashi.
"Hellow prince com- hmmmm" mulut oikawa di sumpal dengan tangan si Tanaka. "Shhhtt, diem lu bang... Kak Suga lagi jadi dukun tuh" ini si Tanaka.
Oikawa pun membuka dekapan itu. "Cuih, tangan lu bau kembang!"
"Orang tadi gue abis ambil kembang..." Oikawa langsung menyipitkan matanya.
"Itu ngapain..?" Akaashi bertanya.
"Yaku belajar ilmu hitam" kuroo menjawab sambil bersedikap dada.
"Heh, bukan ilmu hitam ya" Yaku memberontak. "Diemm!" Suga balik membekap Yaku.
"Suga keturunan dukun!" Nih burung hantu tumben diem.
"Bismillahirrahmanirrahim"
Air membasahi Yaku, dan kini bunga-bunga sudah tersebar di seluruh badan Yaku. Kalau ini dunia manga mungkin sudah muncul perempatan di antara dari Yaku.
"Uruseeeeee!!!" Yaku langsung bangun dan berteriak. "Gue cuma penasaran sama nih buku.. Napa kalian malah nyiram gue!!! Hahh!" Dan kini ia kembali duduk.
"Lagian lu mah aneh" semi yang ngomong.
"Kalian tuh yang aneh, orang gue cuma penasaran doang eh, kalian malah bikin gue gini...!" Emosi kan jadinya si Yaku punya temen otak standar semua.
"haihh" iwaizumi sama daichi cuma bisa hela nafas. maklumin ajah namanya juga bujank kampung hekyu.
"pinjem buku lu yak" kata si iwaizumi, dan langsung di berikan buku nya. " ini mah, buku ramalan cinta..." iwaizumi membalikkan halaman buku menjadi sampul buku.
"tuh kan... kalian mah ambil hakim sendiri.. gue kan jadi korbannya!" kata si Yaku kesel. "hehehe sorry garong" kata Suga.
"auk, lu bau" -yaku
"eh, iwa-chan di sini ada tanggal kelahiran kita... katanya kalo tanggal ini sama ini berjodoh maka bakalan ada sebuah rintangan kecil di dalamnya... hah!!! ini gak bener!!" si oikawa langsung teriak gak jelas.
"diem lu shitykawa!!!" bentak iwaizumi yang membuat oikawa kicep. "lagian siapa yang mau nikah sama lu hihhh!"
"iwa-chan lah... kita kan berjodoh" lanjut oikawa sambil mengerucutkan bibirnya. "amit-amit cabang bunga Lily"
__ADS_1
"bunga Lily gak ada cabangnya iwa-chan" kata oikawa. "diem lu"
"lagian yak, lu ngapain beli buku begituan?" tanya daichi pada Yaku. "gue bukan beli, gue di pinjem sama anak kelas sebelah... namanya siapa dah, kalo gak salah Yuta yuta gitu dah" kata si Yaku. daichi manggut doang.
"terus kok lu terima ajah kak?" akaashi bertanya. "tuh orang ngomong kek bikin gue terhipnotis... alhasil gue bawa tuh buku" lanjut nya.
"bang bokuto?" akaashi melihat bokuto lagi gelayutan di pohon duren sama nishinoya. "ya, agghaashhee?" jawab si Burhan.
"turun bang, kita kan tadi mau ke rumah pak RT tapi gara-gara Abang kita malah nyasar ke sini" si akaashi berkata lagi. "oh iya" bokuto pun segera turun.
"kalo gitu gue sama bang bokuto pamit dulu... assalamualaikum" si akaashi mulai meninggalkan tempat. "brokuro, nanti ke warnet!!" ini si bokuto.
"okeee" -kuroo
heran tuh sama mereka, padahal si Kuroo sama bokuto udah punya komputer sendiri, kok masih ajah mau main ke warnet. aneh emang...
"manfaat nya tuh buku emang apa sih kak?" tanya si nishinoya, dia dari tadi cuma nyimak soalnya penasaran.
"oh, buku ini... dia bilang sih bisa ramal hubungan orang" kata Yaku dengan wajah yang masih berpikir.
"emang lu bisa kak?" ini kenma yang bertanya
"gak tau sih, tapi menurut delusi gue... yang bakalan nikah duluan itu si daichi atau nggak si Suga" kata Yaku yang masih dengan raut berfikir nya.
"terus-terus!!" oikawa jadi tambah penasaran. "kalo menurut teori sih, kalo oikawa punya keluarga otomatis keluarga nya bakal penuh warna" si Yaku berlanjut menjelaskan. "soalnya kan si oik orang hiperaktif tuh, mana alay lagi... tapi biasanya orang kayak dia bisa berubah-ubah sesuai mood"
"kok lu bisa ngomong begitu?" si Semi mulai bingung. "ini delusi gue ajah... kalo Lo sih Sem, menurut gue... lu bakal sukses meskipun gak usah kerja" jelas si Yaku.
"hah? mana ada kaya secara instan?!!" nah kan si Semi malah bingung. "heum, mungkin lu jafi simpenan om om kaya kalik"
"heh sembarangan!!!" -semi emosi.
"buat si kurtet sama kenma sendiri... gue bisa ramalin mereka bakal langgeng sih, dan juga bakalan jadi keluarga berlian" -yaku
"berlian?" si Kuroo bingung. "gue gak tau maksudnya sih... tapi keluarga kalian itu bakalan semapan kayak si ushi" jelas Yaku lagi.
"ishh, kok gak adil banget sih!!" ini oik yang berontak...
"ini kan cuma ramalan gue doang... terjadi gak nya kan itu gak ada yang tau" kata si Yaku dengan pede nya. dan kini semua anak yang di sana menganggap Yaku sebagai. (dukun young) artinya young itu muda ya gaes...
_________________bersumbang~
maaf udah berabad-abad gak up, udah nindy bilang kan nindy kebanyakan alur jadi di utarakan buat nulis cerita. :(
kalo kalian sabar sih nindy yakin kalian bakalan seneng kok.
__ADS_1