HAIKYUU! Kampung Receh

HAIKYUU! Kampung Receh
Kejadian di pasar part 1


__ADS_3

Kejadian di pasar part 1


Anak-anak haikyuu pada bangun pagi-pagi gara-gara si atsumu yang muter TV kenceng banget. Emang gak ada akhlak nih anak satu.


Tapi syukur sih, anak-anak bisa sholat berjamaah di masjid tanpa di bangunin satu-satu. Jadi, harus berterimakasih atau harus ngemarahin atsumu?...ntah, malaikat pun ikut bingung mau nulis si Atsumu salah atau nggak. Emang dah...


Gara-gara bangun pagi, banyak anak yang dapet tugas dari duo mom squad, siapa lagi kalo bukan si kita sama Suga.


"Semuanya kumpulll!!!" Teriak Suga dari ruang tengah. Alhasil semua anak-anak pun ngumpul, takut kenak marah sama Suga atau kenak ceramah sama kita.


"Jadi...lu ajah kit yang jelasin" kata Suga. Kok malah main lempar-lemparan penjelasan sih.


"Ekhem....jadi karena gak mau repotin si Ushijima terus, kita harus belanja dan masak makanan sendiri....jadi kita bakal patungan 100 ribuan, nanti hasilnya kita buat beli sayur, daging, bumbu, dan lain-lain....mengerti" jelas kita, dan anak-anak lain yang mendengar nya mengangguk paham.


"Jadi, sini kumpulin uang kalian....pasti belum bersisa kan, masih banyak kan" kata Suga yang tiba-tiba udah ngambil kotak Aqua bertulisan, 'ayo masukan uangnya kesini' lah emang ajaib dah.


Satu-persatu anak-anak pada masukin uangnya ke dalam tuh kotak. Dan....


"Tapi,uang kita berdua udah abis buat nraktir si Eno kemarin.." secara bersamaan si Noya sama Tanaka berkata. Si Eno yang denger itu cuma membelalakkan matanya.


"Eno...."--sugamama


"Hehehehe, suruh siapa mereka nontonin cewek pakek bikini...mana mikir yang nggak-nggak lagi" enoshita menjelaskan dengan perasaan takut.


"Bilang ajah kau cemburu Beb" Tanaka emang gak ada akhlak dah.


"Hihhhh.... amit-amit cabang kelapa muda yang di jual mpok-mpok di sana" enoshita bergeliat gelay.


"Noya.....Tanaka......" Oke Suga udah ngamuk....gak tau gimana deh nasib mereka.


"Udah, uang kalian sudah habis kan....ini 4 juta bagi dua" kata si sapijima yang dengan santainya memberikan uang sebanyak itu ke duo rusuh itu.


"Huwaaaaa....makasih bang ushiiii" si Noya dan Tanaka terbinar-binar saat menerima uang itu.


"Kit, terusin dong..."--suga


"Jadi, kita sudah membagi kelompok siapa saja yang akan pergi ke pasar dan membeli beberapa bahan yang ada di kertas ini" ucap kita yang lalu memperlihatkan kertas itu.


"Kelompok pertama Suga dan akaashi..." Kata kita, yang lalu si Akaashi menghampiri Suga.


"Kelompok dua, ada Nishinoya dan iwaizumi..."lanjut kita.


"Loh, kok gue di ikutin kak kit" si Noya menentang perkataan si kita. Berani bener dah nih anak.


"Udah diem ajah, anggap ini sebagai hukuman" si Suga berkata lembut tapi menusuk. Kemaren udah suruh nraktir si Eno sampek uang saku yang di kasih ushi habis. Sekarang ada lagi hukuman suruh ke pasar. Hadehhh....


"Kelompok tiga Tanaka sama enoshita" si kita emang terbaek dah.


"Loh, kok gue juga di ikutin, gue salah apa!!" Ye, gak sadar sama kesalahan sendiri nih si Eno.


"Kau sudah membuat uang saku mereka habis Eno" si Suga berkata lembut dan halus eh menusuk.


"Gue mau sih, tapi.... asalkan gak sama si pentol satu ini gue gak mau.... biasanya kan dia Ama si Noya, Napa sama gue" si enoshita menolak perkataan kita. Enak ajah dia di pasangin sama si Tanaka yang super ngeselin ini.


"Udahlah, kalo si Noya sama Tanaka di gabungin di satu kelompok.... bisa-bisa mereka gak bakal kembali gara-gara nyasar dan gak bakal beli tuh bahan" Suga pun kembali menegaskan.


" Lalu kelompok keempat shirabu dan Tendo" si kita kembali berucap.


"Anu...aku tidak setuju" si Ushijima berkata sambil mengangkat tangannya.


"Lah, kenapa dah.."--sugamama bingung.


"Aku ingin satu kelompok dengan shirabu..." Ucapnya si sapi dengan melirik shirabu yang ada di dekat semi.


"Ini sudah di tetapkan ushijima...jadi tidak boleh menolak, apalagi kau juga akan ke pasar...tapi beda kelompok" jelas si Suga sambil memijat kepala secara perlahan.


"Aku satu kelompok dengan siapa?" Tanya si Ushijima.


"Kelompok terakhir atau ke-lima yaitu ushijima dan semi" si kita mulai berucap sesuai kata di kertas tersebut.


"Lah, kok gue sih...gue g-" ucapan semi terpotong oleh seseorang.


"UDAH!!...terima ajah kalek, orang gak bakalan jadi pendamping hidup juga.... Masak setiap si kita ngomong kelompok ini dan ini kalian protes....darah tinggi gue dahhh" si Suga langsung emosi. Gimana gak bakal emosi orang daritadi banyak yang protes.


۝T I M E...S K I P۝


Anak-anak sekarang udah ada di pasar. Dan pasar itu sangat ramai. Ya kalik pasarnya sepi bukan pasar namanya, terus apa? Kuburan jawaban nya.


"Semua sudah dapat catatan bahan kan...jadi kita berpencar ya...." Suga berucap dengan tenang.


"Aku dan akaashi akan ke sebelah timur, iwaizumi sama Noya ke selatan, enoshita sama Tanaka ke Utara, terus shirabu sama Tendo bagian tepi. Nah, si Ushijima sama semi bagian barat....nanti kita ketemuan di sini lagi ok" lanjut suga. Anak-anak pun berpencar sesuai dengan perkataan Suga. Mari kita mulai dari tim tanaeno. Hihihihi


۝T I M E...S K I P۝


Tanaka dan enoshita udah masuk ke dalam pasar. Dan sekarang mereka sudah mencari bahan dan barang yang tertulis di kertas tadi. Jadi mereka sekarang lagi perjalanan mau keluar tapi....


"Tan,Tanaka...."panggil Eno dengan suara kecil.


"Hmmm"jawab Tanaka dengan singkat.


"Kita gak bakal kesasar kan..." Si Eno ketakutan.


"Ya nggak lah, kan Lo tau nih pasar..." Ucap Tanaka sambil mainin beras di warung orang yang ada di dalem pasar.


"Lu pikir ini pasar rambi jaya apa!!!....ini kita lagi beda kecamatan oy bada pasar pula....gue gak tau nih pasar, aduhhh kalo kita tersesat di nih pasar bisa mati kayang gua...." Si Eno langsung emosi dan berkata dengan gaya orang kebingungan.


"Kita?"--tanaka


"Lah, iya kalo kita kesasar cemana nasib kita" si Eno masih aja di mode marah and bingung.

__ADS_1


"Wahh, Beb Eno khawatir ya sama Abang..." Si Tanaka terbinar-binar.


"Apaan dah...terus gimana cara kita keluar ini...aduh, mana gak apal lagi jalannya"Aduhhh si Eno makin emosi nih, mana di liatin banyak orang lagi.


"Tenang, kan ada google map...ntar ya Abang Tanaka yang ganteng ini cari handphone dulu" kata si Tanaka berlagak seperti superhero. Padahal super ngeselin.


"Idihhh apaan dah....cepetan ambil handphone nya" si Eno sekarang jongkok sambil melukin belanjaan.


Tanaka mencari handphone nya di saku belakang. Namun nihil tak ada. Ia mencoba mencari lagi di saku samping kanan dan kiri. Nihil tidak ada. Ia pun mencoba mengeceknya di dompet belanjaan dan masih tak di temukan.


"Loh, loh.....kemana nih hape gue....aduhh...gue lupa, kan gue titipin ke si Noya" si Tanaka pun tepok jidat.


"Huwaaaaa....gimana nih, gue gak mau di kira orang aneh" teriak si Eno. Betewe dengan cara berteriak tadi itu udah bikin orang-orang di sana mikir si Eno aneh kan!!


"T-tenang Beb, tadi kan kita ngelewatin warung ayam yang di sebelah sana coba ajah kesana hayukk..." Bujuk si Tanaka dengan nada gugup nya. Padahal mah dia juga gak tau arahnya.


"Hik...hiks .....yakin Lo..." Si Eno ternyata udah nangis sesenggukan.


"Iya iya...makanya ayo"--tanaka.


Sudah tiga kali mereka memutari jalan yang si Tanaka bilang, dan nihil...mereka kembali ketempat dimana mereka berada tadi. Sampai-sampai si Eno mulai capek jalan dan berkata.....


"Tan, nih bener gak jalan nya... Dari tadi kita muter-muter Mulu, ujung-ujungnya balik kesini juga...gue capek nihhh, kaki gue pegel" enoshita mulai merengek dan duduk di bangku yang ada di tengah pasar.


"Kalo Beb Eno capek sini Abang gendong...." Si Tanaka pun membalikan badannya agar punggungnya bisa di naiki oleh enoshita.


Si Eno pun naik ke tuh punggung. Auk dah, dia gak mikirin hal lain, dia mau tidur ajah....si Tanaka pun menggendong Eno, banyak tatapan mata melirik tingkah mereka. Sekarang si Eno cuma jalan lurus ajah, dan moga-moga bisa nyampek di gerbang pasar.


۝T I M E...S K I P۝


Si iwaizumi, Noya, Suga, sama akaashi udah ada di tempat. Alhamdulillah mereka gak kesasar. Jadi mereka pada nunggu 3 kelompok lagi yang belum Dateng. Nah, kalo kelompok 4 sama 5 sih, lama ya gak masalah. Soalnya barang yang mereka beli cukup banyak. Sedangkan kelompoknya si tanaka sama enoshita itu di beri tugas yang sangat sedikit. Di tambah tempat mereka ngumpul tadi adalah di depan gerbang pasar dimana si Tanaka sama enoshita masuk. Tapi, kenapa malah mereka berdua yang kelamaan keluar. Pikiran negatif mulai muncul kayak si Tanaka nembak Eno di tengah pasar. Nggak itu hal paling menggeblekan sedunia. Ya kalik nembak orang di tengah pasar.aneh...


"Noy, lu telpon si Tanaka dehhh....gue jadi khawatir" si Suga berucap khawatir.


"Oke...oke" ucap Noya yang lalu mengambil handphone nya yang ada di dalam dompet belanjaan. Ia mencari nama TANAKA di handphone nya lalu menelponnya.


'Botak...botak....bulat.....berat'


(Tolong baca dengan nada lagu *pota-pota*:v)


"Lah, kayak ada suara hape" kata iwaizumi yang ada di samping Noya.


"Lah, iya...hape siapa tuh" Suga menimpali.


"Ntar, keknya dari kantong celana gua" si Noya pun menggeledah kantong celananya, dan benar saja ada hape seseorang di situ. Di situ maksudnya di handphone itu ada seseorang yang menelpon bertulisan 'noya rolingghh Thundeerrrrr'...dengan bodohnya si Noya mengangkat telepon itu.


"Halo" kata Noya.


'halo' handphone Noya menjawab.


"Lah, nih hape gue Napa ikut-ikutan" si Noya kebingungan


"Lah, noy....itu hape siapa sih,kok ngikut-ngikut" si Iwa berkata dengan bingung.


"Lah iya, Napa gue punya hape dua ya...ntar, ini hape gue.. lah yang ini hapenya..." Si Noya menjeda perkataannya untuk berfikir. "Lah, ini kan hapenya si tanakabrooo" Noya berkata histeris.


"Berarti si Tanaka gak bawa hape dong..." Si Iwa berkata dengan wajah kesal.


"Aduhhh, tuh anak... berarti kita harus nunggu dongg!!" Kata Suga yang langsung jongkok sambil mengusak kepalanya frustasi.


"Biarin ajah kak Suga...." Si Noya berkata, yang lalu berjalan ke arah orang jualan lontong sayur.


Tak lama kemudian si Tanaka dan enoshita keluar dari labirin pasar yang begitu menyusahkan. Si Suga pun senang melihat Tanaka dan enoshita keluar dari tuh pasar.


"Hah, akhirnya sampek juga..."si tanaka menghela nafas lega.


"Alhamdulillah deh.....eh, si Eno kenapa Tan?!" Suga pun berkata karena melihat enoshita di gendong di punggung Tanaka.


"Ohhh, tadi dia kecapekan gara-gara munyer-munyer terosss" kata Tanaka yang lalu menaruh tubuh Eno di bangku.


"No, Eno....bangun" guncang Suga pada enoshita.


"Eh, udah keluar ya... Alhamdulillah" ucap Eno yang lalu menutup matanya lagi.


"BTW, si Noya mana kok gak keliatan" tanya Tanaka yang melihat sekelilingnya.


"Eh, tanakabrooo gue disini...."teriak kenceng Noya dari tempat lontong sayur.


"Ngapa Lo di situ noy"--tanaka


"Nih, lontong sayur....enakkk banget!!!" Kata si Noya, si Tanaka pun mencicipi lontong sayur Noya.


"Uenak parahhh ini sih noy..." Tanaka tak henti-hentinya memakan lontong sayurnya si Noya.


"Enak sih enak, tapi makanan gua jangan Lo Embat semua botak!!" kata Noya yang langsung mengambil mangkoknya kembali dari tangan si Tanaka.


"Eh Iya-iya, PAKKK!! PESEN LONTONG SAYURNYA SATU!!!" Teriak Tanaka.


"Gue gak budek tong, apalagi gue daritadi udah ada di depan lu...." Kata si tukang penjual lontong sayur.


"Maap hihihihi"cengir Tanaka.


Kalo si Noya Ama Tanaka lagi sibuk makan si duo mom squad lagi nungguin 2 kelompok yang masih belum pulang nih...


"Si sapi, semi, shirabu, sama Tendo kok masih gak balik-balik ya..." Ucap Suga yang masih setia duduk di motor nya orang.


"Mana gue tau.... apalagi wajar ajah kan barang belanjaan mereka kok yang paling banyak buat di beli" jawab iwaizumi yang dari tadi ngamplok eskrim lalu membuang wadahnya. Baru ajah dia beli tuh eskrim udah habis ajah.


"Telpon gih..." Titah Suga pada iwaizumi.

__ADS_1


"Ye, ntar gue beli es tebu dulu" si Iwa hampir ajah mau jalan ke tukang es tebu langsung di tarik tangannya sama Suga.


"Nggak, telpon dulu baru beli...." Suga ice mochi dong, rasanya rasa boncabe level 30.


"Iya-iya sug, nih gue telpon dulu" si Iwa pun mengeluarkan handphone nya lalu memencet nama 'sapi kurban'. Gilaaaa namanya sangat .....✧ E S T E T I K✧


"Halo..." Kata si iwaizumi.


'iya, halo?' si Ushijima pun berkata.


"Shi, lu kapan sih dateng nya gue sama yang lain udah capek nungguin..." Kata si Iwa


'kau dan yang lain pulang lah dulu, aku semi, shirabu dan Tendo masih ada masalah....bilang ke supir bahwa aku masih ada masalah. assalamualaikum' dengan cepat ushijima pun memutuskan panggilan nya dengan iwaizumi.


"Wa-waalaikumsalam" kata si Iwa kaget karena di Ushijima memutuskan panggilan tiba-tiba.


"Gimana?!" Tanya si Suga pada Iwa.


"Kita suruh balik dulu ke vila, katanya ada masalah mendadak" si Iwa pun menaruh handphone nya ke kantong belanjaan.


"Oh begitu.... baiklah ayo pulang"seru Suga.


"Itu si Eno lagi tidur...Lo gak mau bangunin?!" Si Iwa berkata ke Suga.


"Eh Iya ya,.....no, Eno...bangun ayo pulang!" Suga pun mengguncangkan tubuh di Eno dengan pelan, agar si empu tak merasa terganggu dan kesakitan.


"Ngh, iya ini gua udah bangun kok... Hoamm" kata si Eno yang lalu menguap dengan mulut lebar nya.


"Kalo nguap itu di tutup, biar gak ada laler masuk!!" Kata si Iwa yang lalu menjejeli Eno yang menguap dengan pisang.


"Waaaaaaaa"--sugamami


"Iya-iya sug maap..."--iwaizumi-chan


"Mending lu suruh tuh dua bocah balik biar gak makan lontong sayur Mulu...."titah Suga lagi pada si Iwa.


"Iya-iya....Tanaka, Nishinoya, udah makan nya ayo balik!1!1!..." Teriak Iwa dari tempat tadi.


"Iya-iya, ntar ngabisin lontong dulu tinggal dikit" ucap Tanaka santai.


"Gue udah" Noya berkata sambil menaruh mangkok ke-lima nya di pinggir meja.


"Gue udah juga" Tanaka pun sama.


"WOY!!! Bayar dulu baru pulang....gue gak ngadain makan gratis." Kata si tukang sambil teriak-teriak.


"Tanaka... Nishinoya....bayar cepat!!" Marah si Suga pada duo rusuh itu.


"Iya-iya kak Suga"--tanaka& Nishinoya


"Nih pak, 100 rebu kalo kurang minta ke Tanaka" ucap pasrah Nishinoya.


"Ohhh, ini mah uangnya lebih....sekalian ajah bayarin lontong sayur temennya ya" kata tuh tukang sayur.


"Lah emang selain kita berdua yang makan lontong sayur bapak siapa?!!" Si Tanaka kaget dong. Daritadi gak ada orang lain yang makan di ruh tempat lontong sayur, Napa malah suruh bayarin.


"Tuhhhh...." Tunjuk si tukang lontong sayur pada orang yang lagi makan sambil mojok.


"LAHHHH.... AKAASHI....." Teriak semuanya saat melihat akaashi makan lontong sayur udah ngabis 10 mangkok.


"Ehhhhh" akaashi yang namanya di sebut langsung kaget dong, apalagi dia lagi enak-enaknya makan lontong sayur.


"Lu, pantesan dari tadi lu gak ada.... ternyata lu disini makan lontong sayur!!!" Kata si Suga yang menghampiri akaashi. Lalu menyeret nya, setelah itu memberikan beberapa uang pada si tukang lontong sayur.


Dan mereka pun langsung pergi ke parkiran mobil untuk pulang bersama supirnya ushijima.


"Bang, ayo cepetan...." Kata si Iwa yang langsung naik ke tuh mobil.


"Lho, si sap-tuan ushijima mana?" Aduh, hampir ajah si gojo keceplosan...kalo sampek dia ngomong ushijima pasti semuanya bakal ancur. Iya dia gojo Satoru, sepupu ushijima yang lagi gabut dan nyamar jadi supirnya si sapi kurban. Dia ikut soalnya juga mau liat kelakuan anak-anak muda jaman sekarang. Dan ternyata dia sangat baper, gara-gara liat keuwuan temen-temen si sepupu yang begitu romantis. Udah ah, Napa malah bahas si gojo...mending yang lain.


"Oh, ushijima sedang ada masalah jadi dia tak bisa ikut pulang bersama kita" kata si Suga lembut.


"Baiklah" --mamang gojo cosplay jadi supir


Mobil pun berjalan ke arah pulang Yaitu ke vila. Sedangkan si Ushijima dan yang lainnya di pasar sedang ada masalah.... masalah apa itu?!


Nanti kalian akan tahu!!


_______________________________________


Yo Minna~


Author buat chap gantung nih, biar kalian pada gregetan and penasaran sama kelanjutan ceritanya. Sekali-kali lah buat readers kepo gak papa kan, gak bakal dosa juga.


Asli nya ku kira bakalan jadi sama dua chap berikutnya, eh ternyata malah ngegantung sampek segini doang gaes. Jadi maaf ya... Apalagi author akhir-akhir ini sibuk, Tante author lagi lahiran jadi author jadi tukang ojek mendadak buat antar jemput tukang mandiin bayi nya.


Di tambah sama tugas daring, beh tambah sedikit dah waktu buat nulis chapter.


Daring memang meresahkan~


Tidack seperti darling yang menyenangkan♡


Nah sampek segini dulu ya...


Kalo gitu.


Jaa nee °•°•°•°•


__ADS_1


__ADS_2