HAIKYUU! Kampung Receh

HAIKYUU! Kampung Receh
Baby mode meresahkan


__ADS_3

Baby mode meresahkan


"Mama" kata-kata itu meluncur jelas dari mulut shirabu, ushijima dan Tendo kaget.


'apa? Mama? Siapa? Semi?' batin Tendo kebingungan.


'apakah mama Shirabu ada disini, tapi bukannya dia memanggil nya ibu?!' ushijima ikut kebingungan.


Mata Shirabu memerah dan berair, ya dia menangis. Tapi karena apa? Apakah karena semi terluka dan pingsan? Ya benar dia menangis karena melihat semi terluka. Tapi kenapa dia menyebutkan 'mama'?


Jadi, dulu Shirabu trauma akan apa yang menimpanya di masa lalu dan mengakibatkan ia memiliki kepribadian ganda. Ntah karena apa shirabu mengalami itu. tapi dulu sewaktu shirabu sadar dari tidurnya di rumah sakit, hal pertama yang ia lihat adalah semi, sehingga ia memanggil semi adalah 'mama'. Semi kaget, kata dokter shirabu memiliki kepribadian ganda. Kepribadian ganda ini tak mempengaruhi kesehatan nya. Hanya tingkah nya seperti anak kecil, kepribadian ganda ini bisa hilang dan kembali kapan saja saat orang yang ia akui sedang terluka atau tak berdaya di depan matanya. Karena itu ayah dan ibu shirabu meminta semi untuk menjaganya. Tapi, sekarang shirabu melihat semi sedang terluka dan pingsan di gendongan ushijima.


Mungkin karena itu Kepribadian ganda shirabu kembali datang.


"Mama!!!...hiks..mama, kenapa mama terluka huwaaaaaa" tangisan shirabu menjadi-jadi. Orang-orang yang lewat menatap aneh pada empat orang yang sedang berdiri di sana. Ya gimana gak bakal aneh, orang shirabu merengek kayak anak kecil, mana manggil nya mama lagi. Juga, shirabu itu udah gede, jadi kalo di tatap aneh ya wajar.


Oh ayolah mereka tak tau kalo shirabu memiliki kepribadian ganda.


"Shirabu, tenang ya...kita bentar lagi bakal pulang kok ya...cup..cup" Tendo berusaha menenangkan shirabu yang menangis. Tendo sebenarnya tak tau, tapi kalo udah gini dia harus nenangin anak satu ini, biar gak jadi pusat perhatian.


"Om, mama kenapa...hiks"shirabu agak sedikit tenang setelah di pukpuk oleh Tendo, jadi ia menanyakan mengapa semi bisa terluka.


"Emmm, mama mu...ushi, si semi Napa??" Si Tendo yang tadinya ingin memberi tahu tapi tak tau kejadiannya jadi ia berbisik pada ushijima.


"Emm, sem-tidak maksudnya mamamu tadi tak sengaja menabrak warung, kau tau dia orangnya sangat tidak hati-hati jadinya begini..." Ushijima menjelaskan, namun shirabu masih tak mengerti apa yang dikatakan ushijima. Di pikirannya si semi menabrak warung yang kokoh lalu warung itu roboh. Semi seperti Hulk, di pikiran shirabu.


"Waww, mama hebat..." Wajar kalo shirabu ngomong kek gitu, pikiran dia kan sedang bertukar jadi wajar kalo mikir aneh-aneh.


"Ehhh" Tendo terkejod, shirabu benar-benar seperti anak kecil. Mereka semakin bingung harus bagaimana. Mereka juga harus tau mengapa shirabu bertingkah seperti anak kecil, mungkin semi tau tapi mereka harus menunggu semi sadar agar bisa mendapatkan penjelasan.


Tlilililit.... tlilililit..


Dering handphone ushijima berbunyi. Tapi bagaiman caranya mengambil handphone itu sedangkan dia menggendong tubuh semi.


"Biar aku yang ambil..." Shirabu mengambil handphone ushijima yang ada di katong celananya. Lalu mengangkat telepon itu dan mendekatkan handphone nya ke telinga ushijima.


'halo' kata orang di seberang telepon itu berkata. Kalo di denger dari suaranya keknya itu si Iwa


"Iya halo" ushijima pun berkata


'Shi, lu kapan sih dateng nya gue sama yang lain udah capek nungguin...' Kata si Iwa


"kau dan yang lain pulang lah dulu, aku semi, shirabu dan Tendo masih ada masalah....bilang ke supir bahwa aku masih ada masalah. assalamualaikum" setelah ushijima mengatakan itu shirabu langsung mematikan panggilan telepon dengan si Iwa.


"Siapa?" Tanya Tendo.


"Si Iwa...mereka sedang menunggu kita, tapi kalo mereka melihat semi dan shirabu begini..pasti mereka akan kebingungan, lebih baik kita bawa semi kerumah sakit... menunggu dia bangun dan menjelaskan tentang shirabu pada kita" ushijima berkata panjang.


"Bener juga...setau gue ada rumah sakit di Deket pasar ini...tapi keknya kita bakal jalan kaki" kata si Tendo pada ushijima.


"Tidak papa...shirabu, kau minta gendong pada om Tendo ya...aku sedang menggendong mamamu" oke ucapan ushijima itu membuat mata Shirabu terbinar-binar. Di pikirannya apakah ushijima itu ayahnya, karena dia menggendong semi yang sedang terluka. Pikiran aneh merasuki shirabu.


"Siap papa..." What-? Papa? Shirabu memanggil ushijima papa?...oke untuk kali ini mereka berdua tak akan marah, mungkin ada alasannya bukan?!.


"Ehmmm, anak pintar" ushijima mengelus rambut semi sembari tersenyum. Sedangkan Tendo, dia mematung. Dia suka semi, tapi kenapa dia tak merasakan sakit hati saat shirabu mengakui kalau ushijima sebagai papanya? Ok itu gila.


"Om merah, aku minta gendong" Shirabu merentangkan kedua tangannya meminta Tendo menggendong nya. Dan ditambah tatapan mata Shirabu sangat imut, ayolah Diaman shirabu yang dingin? Sekarang ia menjadi anak kecil yang sangat imutttttttt. Aku saja sampek insecure. T_T


"Kau mau kugendong menghadap belakang dan memeluk ku" ucap Tendo, dan dibalas anggukan kepala dari si imut shirabu. "Baiklah, untuk kali ini saja" lanjut Tendo yang lalu menggendong tubuh shirabu menghadap belakang dan memeluk tubuh nya.


Mereka terus berjalan, sampai kaki mereka hampir kram. Tapi tak apa, yang penting teman(?) Mereka selamat.


Di tengah perjalanan menuju rumah sakit, tiba-tiba semi terbangun. Ia kaget mengapa ia bisa berada di gendongan ushijima. Tapi kalau semi berjalan, nanti kaki kecilnya kesakitan dan jatuh. Biarkan saja ushijima menggendong nya


Ia juga melihat shirabu yang tertidur pulas di pelukan Tendo. Tunggu? Ini seperti tertukar. Bukannya ushijima menyukai shirabu?. Kenapa malah shirabu di gendong oleh Tendo. Ok kepala semi semakin sakit apalagi lukanya belum di obati. Bertambahlah kepeningan semi.


"Sssttt...."semi meringis kesakitan.


"Kau sudah bangun??...tenang saja sebentar lagi kita sampai di rumah sakit agar lukamu cepat diobati" kata ushijima. Semi hanya mengangguk lalu terlelap tidur di gendongan ushijima lagi(?).


Sampainya di rumah sakit semi segera di obati. Tapi sayangnya yang boleh masuk hanya satu orang kedalam ruangan itu. Karena shirabu masih tidur dan tak mau melepaskan pelukan nya, jadinya ushijima lah yang menemani semi mengobati lukanya.


Semi meringis kesakitan, ia melampiaskan rasa sakit nya dengan cara mencakar ushijima. Untung nya ushijima pasrah ajah. Ia tau kalau itu sakit, tapi lebih sakit kepala semi yang sedang di obati.


"Akh...sssttt...ukh...sakkiittt" erang semi kesakitan. BTW, Jan trapeling tuh otak kalian yang gedenya kayak pohon toge..


Ushijima yang mendengar erangan semi hanya ngeblush, ternyata semi kalo lagi kesakitan seksoy bangetttt....apalagi gimana kalo ngelakuin itu...anu, itu lho...split berpasangan. Ya kalik si ushi otak trapeling macam kalian.


Beberapa lama kemudian proses pengobatan selesai. Akhirnya ushijima lega karena semi sudah berhenti mencakar-cakar dia.


"Pasangan anda sangat romantis ya...mau gitu nungguin meskipun sampek dicakar-cakar..." Kekeh sang dokter saat melihat kejadian tadi. Dan ia bilang mereka 'pasangan' hah!!...mereka tuh kan cuma temen yang suka gelud, apalagi kalo si shirabu gak ketiduran, pasti semi ngajak dia bukan si sapik.


"Tapi kita bukan pasangan dok, kita cuma temen.... apalagi ogah banget saya sama dia" kata si semi yang semakin menjauh dari ushijima.


"Tapi kalian itu cocok lho...yang satunya pendiem, yang satunya emosian" sang dokter kembali terkekeh. Lalu memberikan perban kepada semi agar nanti, setelah mandi bisa langsung diganti biar gak infeksi.


"Jangan gitu dok, kita gak cocok....kalo jadi kenyataan nanti berabe" si semi mulai berkata.


"Hahaha, emang kenapa?...gengsi?atau malu?..."--dokternya baik enak diajak ngobrol.


"Ng-gak..."--semi gagap karena bingung untuk menjawab.


"Yaudah deh...tuh, temen kamu kasian... mending bantu obatin, kasian dia kenak cakar sama kamu..nih, saya mau ke ruang rawat" kata dokter itu yang menyerahkan kotak P3K lalu melengos pergi dan KA.TA.NYA. mau ke ruang rawat.


Semi pun menghampiri ushijima dan mulai mengobati lengannya yang sudah menjadi merah dan agak berdarah.


"Paket~" semi berkata begitu agar suasana tidak canggung.


"Ashiap~" semi kaget, si sapik ternyata tau jawaban dari nada yang si semi ucapkan.


"Hahahaha, lo lucu deh...hahaha, gue haha, gue gak bisa berhenti ketawa nih hahaha..." Semi meskipun lagi sakit, kalo humor nya lagi enak pasti bakal ketawa sampek ngakak.

__ADS_1


Ushijima yang liat itu cuma ngeblush dan senyum, ayolah si semi kalo gini imut dipikiran nya. Entah apa yang merasuki ushijima.


"Semi imut deh...."oke semi berhenti tertawa dan swetdrop, ntar si sapik ngomong apa tadi, imut?semi?. Pikiran semi dibawa melayang sama Dewi Fortuna deh. Bisa-bisanya nih sapik buat anak orang kehilangan kesadaran.


Kalian tanya Tendo dan shirabu? Mereka sedang ada di ruang tunggu dengan posisi berpelukan sambil tidur nyenyak. Gara-gara nunggu si ushisemi berobat si Tendo ikutan ngantuk liat shirabu tidur nyenyak di pelukannya. Alhasil dia ikut tidur sampek kebablasan dan ngorok. Mana itu rumah sakit, pasti diliatin orang yang lagi jalan ngelewatin mereka kan, gak kepikiran deh.


Setelah mengobati ushijima, semi dan ushijima pun keluar dari ruangan itu.


"Eh, nih orang posisi tidurnya ambigu banget dah....shirabu bangun!!...tendoo bangunn!!" Si semi yang tadi keluar langsung membangunkan si orang molor di ruang tunggu dengan posisi ambigu, keknya.


"Ughh...iya-iya ini gue bangun" si Tendo bangun duluan lalu meregangkan otot tangannya.


"Ehmmm, shirabu juga udah bangun mama"


Deg-


Semi terkejut, ia bertanya-tanya pada pikiran nya. Apakah Kepribadian ganda shirabu kembali?.... apakah itu sudah dari beberapa waktu lalu...oke semi harus merilekskan pikiran nya.


"Shirabu...sini" ucap semi lembut. Sepertinya Memang sudah beberapa waktu lalu shirabu kambuh. Buktinya so Tendo dan ushijima tak terkejut.


"Mama sudah sembuh?" Shirabu kalo sudah kek gini imut bat dahhh...


"Mama sudah sembuh kok" kata semi sambil mengelus Surai halus Shirabu.


"Mama, kata papa...mama habis ngerobohin warung ya, terus warungnya hancur ya...mama hebat!!!" Shirabu terbinar-binar. Tapi, ada yang aneh...papa? Siapa? Semi bingung dengan kata papa(?) Yang shirabu ucapkan.


"Papa?siapa?" Semi bingung dan bertanya


"Ishh, mama kok gak kenal papa sih...ayo pa! kita keluar dari sini, mama gak asik ihhh!!" Shirabu pun menarik tangan ushijima, semi mematung. Maksudnya papa itu ushijima? Oh, semi bingunggggg.


Melihat semi yang berekspresi seperti itu, Tendo pun menepuk pundak semi untuk menyadarkan lamunannya.


"Semi semi.."Tendo berucap.


"Ya eh, kenapa?" Semi linglung


"Lu punya hutang penjelasan tentang shirabu ke kita berdua sama yang lain..." Tendo berucap dengan muka datar. Tak biasa nya Tendo seperti itu pada dia. Mungkin gara-gara shirabu tadi ya... mungkin iya?


☬TIME SKIP☬


Mereka berempat telah sampai di vila ushijima, semua penghuni vila itu terkaget-kaget melihat Tingkah shirabu yang seperti anak kecil, dan memanggil ushijima dan semi dengan sebutan 'Papa' 'Mama'.... siapa yang gak bakal kaget coba, shirabu tuh orang nya dingin, kalem, tapi baik. Dan sekarang si shirabu kayak anak kecil, jelas aneh lah...


Shirabu dari tadi meminta ushijima menggendong nya, dan shirabu juga meminta semi untuk menyuapinya... sedangkan Tendo ia di suruh bacain buku cerita, bukannya nyeritain tentang kisah Disney-disney malah dia nyeritain tentang film Suzana. Shirabu mah gak tau apa-apa dan cuma nanggapi dengan anggukan kepala.


Anak-anak lain yang melihat itu merasa kevvo apalagi si lambe turah, udah kegatelan mereka. Untung saja Suga mengetahui keadaan, jadi dia cegat anak-anak non akhlak itu buat nanyak.


Setelah makan disuapi oleh semi, dan dibacakan cerita oleh Tendo. Shirabu ingin sekali bermain dengan P.A.P.A. nya yaitu ushijima, shirabu ingin bermain bola dengan nya.


Sementara shirabu dan ushijima bermain di halaman, ini saatnya mereka anak-anak akhlakles bertanya pada semi tentang apa yang shirabu lakukan.


"Sem, lu punya hutang penjelasan tentang sikap shirabu....karena, cuma Lo yang Deket sama dia" Suga bertanya dengan tatapan mata marah.


"Ok ok, tapi janji kalian gak boleh nyebarin ini ke publik... Ini itu sangat dirahasiakan sebenarnya, karena kalian ngotot mau tau jadi gue kasih tau..." Semi berkata dengan berbelit-belit.


"Jadi..." Semi pun menceritakan tentang masalah mengapa shirabu memiliki kepribadian ganda, ia menceritakan dari awal kejadian sampai akhir.


"Ohhh gitu" semua berucap kompak.


☬TIME SKIP☬


Dari yang tadinya canggung dengan tingkah shirabu, sekarang malah ngajak shirabu maen, biasa lah biasanya yang ngajak maen anak-anak yang udah couple. Kayak si Suga sama daichi. Meskipun belum Canon tapi udah berasa Canon bahkan kayak punya keluarga gitu kalo maen sama shi shirabu. Mereka lagi main oper bola di halaman depan, sama kayak si shirabu sama ushijima maen tadi siang.


☬TIME SKIP☬


Beda orang beda pendapat, shirabu diajak keliling sama pasangan burung hantu. Siapa lagi kalo bukan bokuto dan akaashi, ukh, shirabu kesenengan gara-gara di turutin terus setiap minta ini minta itu sama akaashi. Meskipun harus nguras dompet bokuto sih, bokuto gak masalah. Soalnya ngerasa kayak jajanin anaknya sama akaashi beneran.


☬TIME SKIP☬


Shirabu juga diajak sama pasangan sunakita buat makan bareng di meja makan, si kita masakin makanan. Si Suna sama shirabu yang nunggu. Sambil nunggu biasanya si Suna ngasih pertanyaan ke shirabu. Shirabu selalu nyerah sama pertanyaan Suna, alhasil ujung-ujungnya malah ketawa. Makanan siap, kita nyuapin shirabu, eh Suna malah kepingin juga. Beuhhh, berasa kayak punya keluarga beneran dah, couple-couple ini.


☬TIME SKIP☬


Sore berganti malam, gak terasa baby mode shirabu udah merasakan kenikmatan para couple anak haikyuu. Tinggal si pasangan 'mama' 'papa' nya nih yang gak ngajak dia maen. Pengennya shirabu maen sama 'mama' 'papa' nya seharian. Tapi kalo di ajak maen sama yang lain, shirabu juga gak mau nolak kan.


Ada sebuah ide cerdik nyempil di otaknya. Gimana kalo minta mama dan papanya aliasnya semi dan ushijima nemenin dia tidur, waw ide yang bagus nak. Aku suka kamu yang gini.


"Mama, papa.." panggil shirabu ke pasangan ushisemi yang lagi nonton TV di sana. Sebenarnya semi gak mau sih duduk dempet sama ushijima, tapi biar shirabu gak curiga kalo mereka jauhan jadi beginilah jadinya.


Semi dan ushijima menoleh.


"Ehhh, shirabu sini duduk..." Kata si semi dengan gaya keibuannya. Shirabu pun duduk di tengah-tengah mereka. Alhamdulillah, semi gak dempet lagi sama sapik.


"Anak papa kenapa manggil hemm..." Ushijima ngomong sambil dusel-dusel rambut shirabu. BTW, si sapik kalo ngomong kek gitu kek gimana gitu ya!.


"Hehhehe, malem ini shirabu minta temenin tidur ya....mau kan?" Shirabu memasang muka imut pada mereka berdua.


"Shirabu tidur sama mama ya..."--semi


"Ihhh,Mama.... shirabu kan pengen tidur sama Papa mama, apalagi jarang-jarang kan ada papa hemm" shirabu ngambek dan menyilangkan tangannya di dada lalu mengembungkan kedua pipi chubby nya.


"Hahhh, iya-iya...tapi jangan ngambek lagi ya...janji" semi memberikan jari kelingking nya. Shirabu mengaitkan jarinya juga.


"Janji"


"Papa, nggak di ajak??" Ushijima kebingungan gaes. Soalnya keasikan nonton JJK dia.


"Ihh, apaan sih dah gede juga..." Kata semi yang langsung memeluk shirabu.


Ruang TV emang sepi, gak ada orang. tapi jangan salah kalo penghuninya pada tidur, mereka lagi mata-matain tuh keluarga gadungan yang lagi asik-asikan keknya. Samar-samar mereka bisa denger pembicaraan mereka, Alhamdulillah, respon nya baik semua. Ada yang berharap semoga dapet momongan, ada yang mikir nggak-nggak. Pokoknya negatif semua pikiran mereka, gara-gara shirabu minta tidur bareng. Astagfirullah, Meraka pada gak ngotak memang.


☬TIME SKIP☬

__ADS_1


Gak kerasa JJK udah bersambung, shirabu juga udah tidur pules di tengah-tengah mama dan papa gadungan itu.


"Sapik, lu gendong Shirabu ke kamarnya gih...gue mau tidur" kata si semi yang mau melesat pergi, eh malah di tahan sama tangan kekar ushijima


"Gak inget kata shirabu, dia minta di temenin tidur sama kita berdua..." Ushijima berkata santai.


"Jan di kasih tau lah, apalagi orangnya udah tidur pules gak bakal tau dia...udah sana gendong sampek ke kamarnya..." Gak sengaja si semi yang tadinya ngomong kecil eh malah kebablasan teriak.


"Ehm, mama..." Aduh mati, shirabu bangun oy...


"E-eh, shirabu... tidur lagi ya, nanti papa gendong sampek ke kamarnya shirabu ya.." aduh semi mulai was-was.


"Nggak, Shira pengen tidur bareng papa mama..." Shirabu Langsung menarik tangan kedua pasangan gadungan itu.


Sampainya di kamar shirabu, shirabu langsung merebahkan tubuhnya di kasur king size itu.


"Mama sama papa tidur di pinggir Shira ya...Shira pengen di peluk hihihi" shirabu cengengesan.


"Shirabu, tidurnya di temenin mama ajah ya..." Semi mencoba menyangkal.


"Nggak!!! Pokoknya harus mama sama papa...kalo gak mau yaudah, Shira tidur di luar.." dengan embel-embel ngambil bantal dan mau keluar semi dan ushijima terkejud dan berucap bersama.


"Jangannn!!!"


"Iya-iya, mama sama papa temenin ya..." Semi mengalah. Untuk kali ini ajah kan gak seterusnya.


"Yaudah sini" shirabu menepuk sisi ranjang nya.


Keduanya menghampiri Shirabu yang berada di kasur itu. Semi dan ushijima merebahkan tubuhnya di sisi shirabu.


"Shirabu tidur ya ma, pa... selamat malam" ok fiks dia anak paling jago buat orang pdkt.


"Sapik, Lo sana deh...biar gue yang nemenin shirabu.." kata semi pada ushijima yang ada di sisi lain shirabu dengan berbisik.


"Tapi kata shirabu dia ingin di temani oleh kita..." Kat ushijima yang lalu menutup matanya, ushijima gak niat buat debat. Dia cuma mau ngerasain gimana rasanya punya keluarga kecil, ternyata lucu juga ya..


Karena tak dapat respon dari ushijima, semi pun menguap dan memejamkan mata nya, sambil memeluk shirabu. Dia tidur, ok ini sangat membagongkan. T_T


☬TIME SKIP☬


Pagi hari telah tiba, bulan dan gelapnya malam berubah menjadi matahari dan cahaya yang terang-benderang.


Shirabu mengucek mata nya, ia merasakan ada yang memeluk nya. Dan kasur nya terasa sangat sempit. Ia mencoba membuka matanya dan melihat jelas apa yang ia lihat sekarang.


"AAAAAAaaaaaaaaaaaaaaaaa....." Shirabu teriak kaget, oh ayolah siapa yang gak bakal kaget liat dua pemuda tidur di satu ranjang sambil meluk dirinya. Akh, siapa lagi kalo bukan semi dan ushijima.


"Shirabuuuuuuuuu....apa sihhh, gausah teriak-teriak" kata semi ikut teriak.


"Nga-ngapain sih, kalian meluk-meluk gue" kata shirabu pada semi. Sepertinya baby mode itu sudah hilang.


"Hah!!... Alhamdulillah Lo kembaliiiii" semi refleks memeluk tubuh kecil shirabu.


"Aduh,sakit kak semi" shirabu mengaduh kesakitan.


Karena terganggu ushijima pun terbangun.


"Kalian hobinya teriak-teriak ya..." Ushijima bangun lalu mengucek matanya


"Sana pergi" kata semi dan shirabu bareng.


"Hah?, Bukannya--" perkataan ushijima terpotong.


"Hussssshhhhh, udah sana" semi mengatakan untuk pergi .


"Oh, oke" ushijima pun hilang dari balik pintu.


"Kak, Kepribadian ganda shirabu balik lagi ya..." Tanya semi dengan wajah murung nya.


"Iya, tapi gak papa kok" semi mengangkat wajah murung shirabu.


"Makasih kak semi, maaf ngerepotin" shirabu membalas pelukan semi.


Ushijima yang ngintip dari celah-celah pintu langsung ngeblush. Ayolah dua malaikat sedang berpelukan, bagaimana dia gak bakal seneng.


"Hayoo, masih gak puas ngeharem Lo tadi malem Sama para Uke Uke manis" si matsukawa liat si Ushijima yang kayaknya lagi ngintip dari celah pintu


"Hemm, matsun katamu lebih baik aku dengan mamanya, atau dengan anaknya?" Tanya ushijima pada matsun. Matsun gak paham, maksudnya mama atau anaknya itu apa??


"Hah, maksudnya??"--matsun


"Sudahlah, aku ingin mandi" ushijima pun meninggalkan tuh tempat dengan si matsun yang sedang mematung.


"hah!! Maksudnya gimana sih, mama atau anaknya gimana??" Ok otak matsun sedang ngelag.


Ya begitulah kisah panjang kayak pohon toge tentang kepribadian ganda shirabu.


___________________________________


Yo Minna,


Kata kalian nih, lebih baik ushijima itu sama shirabu atau sama semi.


Aku kebingungan mau fokusin ushijima sama siapa.apa..


Ushijima×semi


Atau


Ushijima×shirabu.


Author tunggu jawaban kalian ya, semua pendapat kalian bakal author renungkan kok. Ok kalo gitu

__ADS_1


Jaa nee~



__ADS_2