
Pagi minggu yang cerah ini membuat aku bisa mencuci baju ku di tengah terik matahari, tapi kenapa angkasa belum kirim pesan sama aku sama sekali ya?, aduh kepikiran terus aku, setelah usai bergelut dengan pikiran aku pun melanjutkan mencuci baju ku
Sedangkan angkasa di rumah nya...
setelah mendapat kan nomor wa gisella angkasa mondar mandir di dalam kamar seperti kebingungan
"Gw chat dia?, aduh males banget, lagian temen gw ngasih perintah aneh-aneh" gumam angkasa yang masih mondar mandir
"Dahlah gw chat aja" sambung angkasa lalu duduk di tepi kasur seraya membuka handphone nya
"Hai, ini gisella kan?" tanya angkasa di dalam obrolan chat
"Centang 2,slow respon banget, sok mau jadi artis gitu" ucap angkasa kesal
Angkasa yang masih mengumpat tiba-tiba mendapat pesan dari temannya
"Gimana bro, berhasil?" tanya nevan di dalam obrolan chat
"Belum, tapi gw dah chat, cuman centang 2, slow respon banget" jawab angkasa jujur
"Mungkin lagi nyuci baju kali bro, kan hari ni hari minggu" jawab nevan
"Mungkin, dahlah gw mo makan dulu" jawab angkasa lalu meninggalkan obrolan chat dan mematikan handphone
Balik lagi ke gisella yang sedang mencuci baju...
"Akhirnya siap juga aku cuci baju" ucap ku setelah menyelesaikan pekerjaan ku
"Jemur pakaian dulu, terus habis itu main handphone" sambung ku lalu pergi menjemur semua pakaian ku
Setelah menjemur semua pakaian yang aku cuci, aku pun pergi ke kamar dan mengecek handphone ku yang ternyata ada notif chat dari nomor tak di kenal
"Siapa ni?" tanya ku setelah melihat isi chat tersebut
"Angkasa kali ya?" sambung ku lalu membalas chat tersebut
*Dalam obrolan chat*
"Hai, iya, ini siapa?" jawab ku seraya menanyakan dia siapa
"Angkasa" jawab nya singkat
"Beneran di chat dong" gumam ku lalu melanjutkan membalas chat itu
"Ooh, angkasa" jawab ku seadanya
"Hm, kamu udah punya pacar belum sel?" tanya angkasa to the point
"Belum, emang nya kenapa?" tanya ku penasaran
"Kalau belum, kamu mau aku jadikan pacar ku" jawab angkasa
"Eh?, beneran?" tanya ku dengan ekspresi yang tak bisa di jelaskan
"Iya" jawab nya singkat
"Cinta bukan kata untuk diucapkan. Cinta bukanlah permainan untuk dimainkan. Cinta tidak dimulai pada bulan April dan berakhir pada bulan Mei. Cinta itu kemarin, besok, dan selamanya. Apakah kamu mau menjadi pacarku?" ucap angkasa
"Gamau" jawab ku bercanda
"Loh, kenapa ga mau?" tanya angkasa
"gamau nolak maksud nya" jawab ku sambil salting sendiri di kamar
__ADS_1
"gw pikir beneran nolak dia" gumam angkasa kesal lalu melanjutkan kembali chatan nya
"berarti mulai hari ini kita pacaran kan?" tanya angkasa
"iya dong" jawab ku antusias
"Oke sayang" jawab angkasa
"sayang aku mau off dulu ya soalnya aku mau pergi ke sekolah" ucap ku yang mengingat hari ini ada tugas ke sekolah
"ngapain sayang?" tanya angkasa
"besok kan ada acara jadi anak osis disuruh kumpul ke sekolah untuk mempersiapkan acaranya" jawab ku sambil menjelaskan kepada angkasa
"ohh, yaudah, jangan lama-lama ya off nya" jawab angkasa
"okey sayang" jawab ku lalu meninggalkan obrolan chat
aku pun menyudahi chatan dengan angkasa, lalu aku meletakkan handphone ku di tempat tidur ku, lalu aku pun salting sendiri di kamar ku mengingat angkasa menyatakan cinta kepada ku
"Kira-kira sejak kapan ya angkasa suka sama aku?" tanya ku sambil guling-giling di tempat tidur ku hingga jatuh ke lantai
"aduh, pake jatuh lagi" ucap ku yang terduduk di lantai
"eh, udah jam berapa ini, aku kan harus pergi ke sekolah" ucap ku sembari melihat jam yang berada di dinding kamar ku
"udah jam 10:45, aduh pasti 15 menit lagi aliza bakal menjemput ku" ucap ku lalu berlari menuju kamar mandi untuk mandi, karena saat mencuci pakaian tadi aku belum mandi
setelah 10 menit aku berada di kamar mandi, akhirnya aku siap mandi dan bergegas memakai pakaian ku, setelah selesai memakai pakaian, aku berjalan menuju cermin untuk merapikan rambut, ga butuh waktu lama rambut ku rapi dengan sempurna, lalu aku keluar dari kamar dan menuruni tangga dengan langkah yang cepat, tepat aku baru sampai di lantai bawah, terlihat aliza duduk di ruang tamu
"baru datang, atau udah nunggu lama?" tanya ku lalu mendekati aliza
"baru datang kok" jawab aliza santai
"ooh aku pikir udah nunggu lama, yok langsung otw" jawab ku dengan bernapas lega
aku dan aliza pun pergi menuju sekolah, tidak butuh waktu yang lama akhirnya kami sampai di sekolah, aliza pun memikirkan kendaraan nya di parkiran sekolah, lalu kami pun masuk ke dalam sekolah dan menuju ruang osis
"wish, udah rame aja nih" ucap ku yang melihat sudah banyak anak osis yang ngumpul
"iya nih" jawab aliza
"tapi aurel mana ya?" tanya ku sembari mata ku celingak-celinguk
"cari aurel ya?" tanya ketos yang tiba-tiba berada di hadapan kami
"iya nih" jawab ku
"aurel lagi ada tugas" jawab ketos lalu berlalu pergi meninggalkan kami
"pantesan ga terlihat" gumam aliza yang masih terdengar oleh ku
kami pun memisahkan diri karena mendapat tugas dari ketos dan pembina nya. kami pun fokus sama tugas masing-masing hingga makan siang pun tiba, membuat kami harus menunda tugas
"makan dulu yuk, nanti lanjut lagi tugas nya" ajak ku pada aliza dan aurel
"makan di kelas ajalah ya" jawab aliza karena ga terlalu berbaur dengan anak osis
"aku makan disini aja ya, soalnya ga enak sama yang lain" jawab aurel yang mau makan di ruangan osis
"yaudah, kita aja deh" jawab ku
kami pun pergi menuju kelas kami yang berada di lantai atas sedangkan ruangan osis berada di lantai bawah
__ADS_1
"kalau kelas sepi gini enak banget ya, mau duduk dimana pun bebas" ucap aliza yang sedang memandang kelasnya
"iya, kek meja nya semua punya kita" ucap ku tertawa lalu di ikuti aliza yang ikut tertawa
"yaudah makan aja dulu yok" ajak aliza lalu duduk di meja nya seraya membuka bekal yang sudah di bawa nya dari rumah
aku dan aliza pun makan bersama, sesekali ada candaan dalam perbincangan kami, tapi kami berbicara hanya sesekali
15 menit pun berlalu....
"akhirnya kenyang juga" ucap ku yang kekenyangan
"iya nih" jawab aliza
"main handphone bentar gapapa kali yak" ucap ku lalu membuka ponselku
"kek nya gapapa" jawab aliza yang ikutan membuka ponselnya
di saat kami sibuk dengan ponsel masing-masing, terlihat aurel masuk ke kelas menuju ke kami berdua
"pada sibuk main handphone masing-masing nih" ucap aurel
"iya dong, nge chat sama ayang" jawab ku sambil salting
"loh, udah punya pacar, siapa pacar mu sel?" tanya aurel heran
"Angkasa" jawab ku
"Angkasa yang cowo incaran cewe-cewe itu?" tanya aliza tak percaya
"iya lah, Angkasa mana lagi, Angkasa langit" jawab ku antusias
"kapan dia nembak lu?" tanya aurel yang masih mewawancarai ku
"tadi pagi" jawab ku
"ooh" jawab aurel singkat
"balik lagi yok ke ruangan nanti kita di marahin lagi lama-lama di kelas" ajak ku kepada aliza
"ayok lah" jawab aliza
lalu kami pun pergi menuju lantai bawah lagi, dan sesampai nya di ruangan osis ternyata masih ada juga yang makan, tetapi ada juga yang sudah siap lalu melanjutkan tugasnya, kami pun kembali mengerjakan tugas kami yang di berikan oleh pembina dan ketos.
sore menjelang magrib pun tiba, setelah berjam-jam kami berada di ruangan tersebut sembari mengerjakan tugas, akhirnya selesai juga, kami pun di suruh pulang karena sudah mau magrib
"kamu di jemput sel?" tanya aurel yang melihat ku tak bawa kendaraan
"ga aku pulang sama aliza" jawab ku
"oohh" jawab aurel sembari mengangguk
"yaudah kami pulang dulu ya rel" pamit aliza kepada aurel
"ya, Hati-hati di jalan" jawab aurel
aku dan aliza pun pergi menuju ke rumah ku, karena aliza harus mengantarkan aku pulang terlebih dahulu baru dia bisa pulang. setelah sampai di rumah ku, aku pun langsung turun dari kendaraan nya sembari mengucapkan terimakasih dan berpamitan, setelah berpamitan aliza pun pergi meninggalkan rumah ku menuju rumah nya
aku pun masuk ke rumah ku dan terlihat mama sedang menunggu ku di ruang tamu
"lama juga ya pulang nya" ucap mama
"iya nih ma" jawab ku sambil mengangguk
__ADS_1
"yaudah masuk kamar, ganti baju lalu bersihkan badan kamu" suruh mama padaku
"siap ma" jawab ku lalu pergi menaiki tangga menuju kamar ku dan mengganti pakaian ku seraya mandi membersihkan kotoran yang ada pada badan ku