
Setelah pergi meninggalkan gisella angkasa pergi menuju tempat teman-teman nya nongkrong yaitu kantin
"Halo bro" sapa baskara
"Halo juga bro" jawab angkasa dengan penuh semangat
"Wih,ada apani, kok udah senang aja" ucap devan
"Iya dong, gw udah jumpa aurel" jawab angkasa cengar-cengir
"Pantesan, tapi emang dimana lu jumpa?" tanya nevan
"Di lobby sekolah, tapi males banget ada gisella" jawab angkasa dengan muka yang mulai datar
"Parah lu bro, giliran nyebut gisella aja muka nya jadi datar" ucap baskara
"Iyalah" jawab angkasa seolah yang di lakukan nya itu benar
"Lu benar-benar ingin bertahan sampai 1 bulan?" tanya nevan
"Jujur gw ga mau, gw pengen cepat-cepat milikin aurel sepenuhnya" jawab angkasa
"Tapi gw ga akan minta putus sebelum dia minta putus" sambung angkasa
"Kalau ga cinta mending putusin bro" ujar nevan
"Kok lu ngatur sih?, lu suka sama dia?" tanya angkasa
"Idih, siapa yang suka" jawab nevan
"Gw mah sukanya sama sahabatnya, kalau ga salah namanya... Aliza, ya aliza!" sambung nevan antusias
"Wah-wah, parah lu kaga ada cerita sama kembaran nya sendiri" ujar devan
"Idih ngapain, lu orang nya ceplos" jawab nevan
"Kenapa ga lu nyatakan cinta lu sama dia?" tanya angkasa
"Ga nanti dulu, males kalau sekarang" jawab nevan
"Jangan lama-lama, nanti di embat orang" ujar devan
"Iya-iya" jawab nevan
Perbincangan mereka cukup seru hingga fokus angkasa teralihkan karena seseorang yang dia suka berada di kantin
"Sa, itu yang sama ketos bukannya aurel?" tanya devan
"Memang aurel itu" jawab angkasa dengan wajah yang tersenyum
"Mulai dah, cengar-cengir sendiri" ujar baskara
"Idih,biarin, lu iri?" jawab angkasa
"Idih, siapa yang iri" jawab baskara yang tak Terima di katain
Setelah membeli minuman Aurel dan bianca duduk di meja kantin yang berdekatan dengan meja angkasa dan teman-temannya, sehingga perbincangan mereka terdengar oleh angkasa
"Udah agak mendingan?" tanya bianca
"Udah kok" jawab Aurel
"Mau gw belikan cemilan biar ga pusing lagi, mana tau dengan di isi cemilan bisa pusing lu hilang" tawar bianca
"Emm, gausah deh, merepotkan nanti" jawab Aurel tak enak hati
"Ga merepotkan kalau lu mau" jawab bianca
__ADS_1
"Gausah deh, lagian kita masih banyak kerjaan" tolak Aurel
"Yaudah kalau gitu, kita habisin aja minuman ini dulu, baru lanjut kerja" ujar bianca
"Iya" jawab Aurel
Angkasa yang mendengar itu khawatir terhadap Aurel, dan angkasa pun ber-insiatif untuk membeli cemilan dan minuman ke minimarket terdekat dari sekolah
"Bro, gw mau ke minimarket dulu ya" pamit angkasa pada teman-temannya
"Tumben amat lo, ngapain?" tanya devan heran
"Mau belikan cemilan buat Aurel" jawab angkasa
"Nitip dong bro" ucap baskara
"Kaga kalau mau nitip, harus ada ikut seorang sama gw" jawab angkasa
"Gw ikut" ucap nevan
"Gw nitip minuman" ucap devan
"Gw juga ya" sambung baskara
Angkasa dan nevan pun pergi ke minimarket dekat sekolah, sebelum itu mereka harus meminta izin ke penjaga sekolah, dan untung nya di kasih
setelah sampai di minimarket tersebut
Angkasa memilih cemilan dan minuman untuk Aurel tak lupa juga untuk diri dia sendiri, sedangkan nevan membeli minuman yang di titipkan oleh baskara dan devan tak lupa dia juga membeli minuman, setelah memilih mereka menuju kasir dan membayar nya, lalu mereka balik ke sekolah dengan membawa 2 kantong plastik yang tidak terlalu besar
"Wih, cepat juga kalian balik" ujar devan
"Ni cepat-cepat mau balik, ga sabar kali kasih itu ke Aurel" jawab nevan menunjuk ke arah angkasa
"Serah gw dong" ujar angkasa
Terlihat Aurel dan bianca sudah selesai minum dan pergi meninggalkan kantin, tapi masih sempat di kejar oleh angkasa
"Aurel" panggil angkasa
Aurel yang merasa diri nya yang di panggil, tapi dia melihat kanan dan kiri terlebih dahulu, takut bukan dia yang dipanggil
"Kamu yang aku panggil" tunjuk angkasa pada Aurel
"Aku?" tanya Aurel sembari menunjuk dirinya
"Iya" jawab angkasa
"Aku tinggal dulu ya, soalnya masih banyak kerjaan" ucap bianca lalu meninggalkan mereka berdua
"Eh, kok aku di tinggal sih" ujar Aurel
"Gapapa, kan ada aku" jawab angkasa
"Iya-iya, oh ya, kenapa kamu manggil aku tadi?" tanya Aurel
"Aku cuman mau ngasih ini buat kamu" jawab angkasa sambil menyodorkan 1 kantong plastik yang di beli nya di minimarket tadi
"Apa ini?" tanya Aurel setelah menerima kantong plastik tersebut
"Liat aja" jawab angkasa sembari tersenyum
"Wih, banyak banget, betul nih buat aku?" tanya Aurel antusias
"bener lah" jawab angkasa
"Tapi kenapa kamu kasih ini ke aku?" tanya Aurel
__ADS_1
"Karena tadi aku denger kamu sedang pusing dan mungkin butuh cemilan buat ngisi perut kamu biar ga pusing" jelas angkasa
"Ooh, makasih" ucap Aurel
"Ya sama-sama" jawab angkasa
Ternyata perbincangan mereka berdua terlihat oleh dua insan yang sedang berdiri yang berjarak tidak lumayan jauh
"Angkasa..." panggil ku dengan suara pelan
"g-gisella, kok kamu ada disini" ucap angkasa panik
"Kamu gausah nanya balik deh sa" ujar ku dengan kesal
"Aku tanya, ngapain kamu disini!" bentak ku yang tidak terdengar oleh orang lain, karena aku membembentak nya tidak dengan suara yang keras
"Kenapa sih kamu bentak angkasa?" tanya Aurel yang ikut kesal
"Hal kecil doang kamu permasalahin" ujar angkasa
"Hal kecil?, aku belum tau ini hal kecil atau bukan" jawab ku
"Kamu aja belum jelasin, udah kamu bilang hal kecil" sambung ku lagi
"Lagian kok kamu ikutan marah" ujar aliza sembari menunjuk ke arah Aurel
"Ya kar-" ucapan Aurel terpotong karena aku berbicara
"Udahlah, aku ga mau ribut disini, ga enak di liat orang" ujar ku karena beberapa siswa melihat ke arah kami
"Aliza yuk kita pergi aja" ajak ku lalu pergi meninggalkan mereka berdua
"Ayuk lah, ga enak juga disini" jawab Aliza lalu mengikuti ku
"Aduh aku jadi ga enak sama gisella" ujar Aurel
"Udah gapapa, nanti aku jelasin ke dia" jawab angkasa
"Oh okelah, aku minta maaf ya sama gisella, sampai kan sama dia" jawab aurel
"Oke" jawab angkasa
"Yaudah aku pergi dulu, masih banyak pekerjaan ku" pamit Aurel pada angkasa
"Oke, jangan lupa di makan ya cemilan nya" jawab angkasa
"Iya" jawab Aurel lalu pergi meninggalkan angkasa
Setelah Aurel hilang dari pandangannya, angkasa pun balik ke kantin ngumpul bareng teman-teman nya
"Lama banget lu, cuman ngasih itu doang" ujar baskara
"Iya soalnya ada gisella tadi" jawab angkasa dengan jutek
"Wah, apakah ada keributan?" tanya devan
"Lu pake nanya lagi, ya pasti ada lah, ya ga sa?" jawab nevan
"Iya lah, tu cewek posesif amat, cuman hal kecil doang" ujar angkasa
"Kan cewek emang gitu,tapi wajar dia marah sama lu sa" ujar nevan
"Kok lu jadi bela dia?" jawab angkasa kesal
"Lah emang betul kok dia bilang" ujar devan
"Serah kalian lah" jawab angkasa
__ADS_1
"Gw mau chat gisella dulu" sambung angkasa
Angkasa pun berniat untuk chat gisella biar masalah ini selesai dengan cepat