
...~HARI KEMARIN~...
...*...
...*...
...*...
...*...
...*...
Sepulang sekolah angkasa berniat mengirimkan pesan pada gisella, tetapi mengingat dia anggota osis yang pulangnya lebih telat di bandingkan murid biasa, jadi angkasa mengurung kan niat nya untuk mengirim pesan pada gisella, jadi dia akan meminta maaf pada besok hari , karena angkasa males kalau harus slow respon
Mamaa" panggil angkasa yang baru nyampe ke rumah nya
"Kenapa kamu manggil mama?" tanya papa nya yang lagi bersantai di ruang keluarga
"Karena ga liat mama, biasanya mama sama papa" jawab angkasa
"Mama kamu lagi mandi" jawab papanya angkasa
"Loh siang-siang gini kok mandi?" heran angkasa
"Udah jam 16:00 kamu bilang siang?, udah sore sa" tanya papanya
"Loh udah jam 4 sore?, bukannya Tadi pas angkasa pulang masih jam 3 ya" mengingat dia pulang tadi
"Ya kan kan kamu dari sekolah ke rumah 30 menit, itu pun karena kamu pergi ke tempat lain" tebak papanya
"Loh kok papa tau aku pergi ke tempat lain?" heran angkasa
***
Flashback
"Eh sebelum pulang mampir ke cafe yok" ajak devan
"Gw mah ayok2 aja" jawab baskara
"Kalian berdua gimana?" tanya devan
"Kembaran gw bisa, jadi gw juga bisa" jawab nevan
"Lu mah ngikut gw mulu" ujar devan pada nevan
"Gw juga bisa" jawab angkasa
Mereka pun pergi ke cafe yang biasa mereka jadikan tempat nongkrong, tak butuh waktu lama mereka pun sampai di cafe tersebut, mereka masuk ke dalam cafe dan mengambil tempat duduk yang terletak di sudut ruangan, biar mereka bisa berbincang dengan tenang
"Ini menunya silahkan di liat dahulu" ucap pelayan cafe itu dengan ramah
"Baik kak" jawab nevan karena pelayan itu lebih tua dari mereka
"Kita pesan menu kek biasa aja kali ya?" devan menanyakan pendapat mereka
"Boleh tuh" jawab baskara
"Kak!" panggil devan
"Iya, mau pesan apa?" tanya pelayan itu dengan ramah
"Mau pesan kayak menu biasa ya" jawab devan
"Baik kak, mohon ditunggu sebentar" jawab pelayan itu karena sudah tau menu yang biasa di pesan mereka
"Sa.." panggil nevan
"Napa, lu pasti mau nanya gw berhasil minta maaf atau ga kan" ucap angkasa
"Iya lah, gimana?" jawab nevan
"Dia kaga mau, katanya tunggu dia pulang sekolah" ucap angkasa jujur
"Jadi lu kirim pesan aja sama dia?" tanya nevan
__ADS_1
"Ga, gw minta maaf nya besok aja males, kalau harus nanti malam, tau-tau slow respon" jawab angkasa
"Gitu am-" ucapan nevan terpotong karena mendapat tatapan tajam dari angkasa
"Lah kok malah lu yang-" ucapan nevan terpotong kembali
"Ssst!, diam aja deh lu!" tegas angkasa
"Ni anak berdebat mulu ya" kekeh devan
"Ini ya pesanannya" ucap pelayan yang datang membawa makanan serta minuman mereka
"Ya kak Terima kasih" ujar nevan
"Sama-sama" jawab pelayan tersebut
Flashback off
****
"Papa cuman tebak doang" jawab papanya
"Asik banget tuh ngobrol nya" ucap mama angkasa yang sudah siap mandi
"Eh mama, iya nih main tanya-menanya" jawab angkasa
"Oooh, angkasa kamu pergi mandi gih, bau" suruh mamanya
"Siap ma" jawab angkasa lalu pergi menuju kamarnya
...******...
HARI INI
Pukul 06:30
Matahari pagi silau membuat ku yang sedang tertidur terbangun...
Aku pun bangun sebelum mama membangunkan ku, berjalan ke kamar mandi dan memulai aktivitas ku di kamar mandi...
"Sella, kamu udah bangun kan?" panggil mama dari luar kamar
"Udah kok ma, ini mau turun ke bawah" jawab ku dari dalam kamar
"Yaudah, mama turun deluan ya" ujar mama, baru saja mama balik badan aku sudah keluar dari kamar, dan kami pun turun bersama menuju ruang makan
Seperti biasa papa yang sedang berada dirumah menyapa ku ketika aku berada di ruang makan, dan kami pun memulai makan dengan tenang
"Kamu udah siap makan sel?" tanya papa
"Udah pa" jawab ku
"Yaudah papa tunggu di mobil ya, jangan lama, nanti kamu terlambat" ujar papa lalu pergi ke luar, dan mobil yang biasa di pakai oleh papanya sudah berada di depan rumah
Setelah aku memakai sepatu ku aku berpamitan pada mama dan langsung menuju keluar, dan masuk ke dalam mobil yang sudah di tunggu oleh papa
Kami pun pergi menuju sekolah ku, sambil menunggu sampai ke sekolah, aku mengecek ponsel ku yang tadi pagi berbunyi karena masuk pesan, tapi aku lupa mengecek nya
Terlihat nama angkasa tertera di layar ponsel ku, aku pun langsung membuka pesan yang dikirimkan oleh angkasa
"Sel, nanti jumpai aku di taman belakang sekolah ya" isi pesan tersebut
"Ke taman belakang sekolah?, ngapain ya?" gumamku
"Ngapain? " balas ku
Yang benar saja angkasa langsung membalas pesan ku
"Datang aja" balas angkasa
"Hm, ya deh" balas ku
"Kapan aku kesitu?,jam berapa? " tanya ku
"Pas kamu sampai ke sekolah, soalnya nanti takut kamu ada kerjaan" balas angkasa
__ADS_1
"Oh,Oke" balas ku
"Kamu udah di sekolah?" tanya angkasa yang masih online
"Belum, lagi menuju ke sekolah nih" balas ku
"Ooh, sama siapa?" tanya angkasa
"Sama papa" balas ku
Aku pun mematikan ponsel ku sudah sampai disekolah, aku pun berpamitan kepada papa dan langsung keluar dari mobil, dan menuju ruang osis terlebih dahulu karena aku harus menaruh tas ku, baru aku menuju taman belakang sekolah
"Udah lama nunggu?" tanya ku
Angkasa pun melihat ke arah ku, dan Angkasa menyuruh ku duduk di dekat dia
"Ada apa?" tanya ku penasaran
"Kamu udah maafin aku?" tanya Angkasa
"Hm, aku akan memaafkan mu, tapi dengan satu syarat" ujar ku
"Syarat?, kenapa harus pake syarat sih, semoga syarat nya ga aneh-aneh" ucap Angkasa dalam hati
"Apa syarat nya?" tanya Angkasa
"Kamu harus panggil aku *sayang* dong, kan kita pacaran, masa kita panggil pake nama mulu si" ujar ku
"Daripada gw di marahin nevan, mending gw Terima aja kali ya, males berdebat mulu sama nevan, nanti yang ada kaga selesai-selesai" ucap Angkasa dalam hati
"Kamu kok diam sih?!" kesal ku
"Ha?, oh iya deh, demi kamu maafin aku sayang" jawab Angkasa dengan senyuman nya
"Gitu dong, ada lagi yang mau kamu bicarakan?
" emm, apa ya, ga ada sih" jawab Angkasa bingung
"Sa aku mau bilang sesuatu sama kamu" ucap ku
"Apa?" tanya Angkasa
"Love youu" ucap ku dengan muka yang memerah
"Too" jawab Angkasa dengan menggelengkan kepala
"Tumben banget kamu ngucapin itu" ucap Angkasa
"Hm, gada" jawab ku
"Cie, mukanya merah" kekeh Angkasa
"Ih, apasi, mana ada" elak ku dengan muka yang masih merah
"Udah ga usah ngelak, jelas-jelas muka kamu merah gitu" ujar Angkasa
"Udahlah, aku mau balik ke ruang osis dulu" ucap ku lalu berdiri dari tempat duduk ku
"Bilang aja karena muka kamu yang merah itu jadinya mau ngelak kan" ujar Angkasa
"angkasaaaa!" kesal ku
"Haha" tawa Angkasa
"Bye" ujar ku lalu meninggalkan Angkasa yang masih tertawa
"Gemes banget dia gitu" ucap Angkasa
"eh, kok aku malah puji dia sih" sadar Angkasa lalu menggelengkan kepalanya
"Tapi kalau gw tiba-tiba suka dia gimana?" tanya Angkasa
"Gamungkin ah, aku kan suka nya sama aurel" sambung Angkasa
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...Halo semua makasih yang udah baca cerita aku ya, semoga sukaa🙌🏻...