
Dania mulai panik dan malu, dia berniat diam-diam keluar kamar itu tapi di sadarkan oleh Alex.
"Ehmmm, mau ke mana?" Tanya Alex tiba-tiba Dania menutup matanya kali ini dia seperti akan di terkam olehnya.
"Aduuh mati lah kamu dania, lagian dia mau ngapain coba." bisiknya dalam hati. Alex menghampiri nya lalu menarik tangan Dania keluar dari kamar.
"Aku mau nonton di bioskop, kamu harus temenin aku." tegas nya ke Dania, makin lama Dania makin takut sama tingkah Alex yang tidak biasa nya.
"Sekarang pak?" Tanya nya.
"Iya sekarang," ayo ganti baju mu." pintanya ke Dania.
"Owhh iya pak," Dania mulai kebingungan sambil menggaruk kepalanya. di kamar dia menggunakan baju lengan pendek dan celana short panjang. dia lalu mengambil ikat rambut dan mengikat rambutnya yang panjang. Kali ini gayanya terlihat tomboy, dia sudah janji sama ibunya tidak akan keluar dengan Alex menggunakan celana pendek maupun rok pendek.
Dania lalu keluar dari kamarnya kali ini dia hanya menggunakan lipstik dan sedikit polesan bedak. Dania menuruni anak tangga, terlihat Alex sudah menunggunya di ruang tamu. Saat melihat gaya Dania dia hanya menggeleng saja, lalu mengajaknya masuk ke dalam mobil.
"Ayo masuk ke dalam mobil," Dania kali ini pasrah mau di bawah kemana aja sama tuan nya. Di mobil mereka banyak terdiam sampai tiba saatnya suara terdengar sampai telinga Alex.
Krook.... Krook.... Dania pura-pura tidak dengar, Alex lalu melihat perut itu yang ditutupi baju kaos.
"Ehmmm kita singga dulu," ujar Alex lalu keluar dari mobilnya, Dania ikutan keluar. Alex lalu menarik lengan Dania masuk ke dalam restoran itu.
"Pak, jadi nonton di bioskop gimana?" Tanya Dania.
"Kamu makan dulu baru kita lanjut jalan lagi," dia lalu memesan makanan di restoran itu. terlihat seorang pelayan restoran menghampiri mereka.
"Mau pesan apa pak?" Tanya nya.
"Aku pesan dua paket ayam goreng yah, sambelnya yang pedes. kalau dia tidak usah terlalu pedes." Ucap Alex kali ini Dania nurut aja.
"Owhh iya pak kalau minum nya apa?" Tanya pelayan itu.
"Aku pesan Jus alpukat, kalau dia ..."
"Aku jus alpukat juga tapi gulanya dikit aja." ujar Dania.
"Air putih dua yang dingin atau nggak?"
"Nggak usah terlalu dingin mba dia gelas." ujar Alex. kasir itu lalu pergi menjauhi mereka. Dania yang duduk di depan Alex lalu berbisik.
__ADS_1
"Pak maaf yah, nyusahin lagi." ujar Dania dengan wajah merasa bersalah.
"Nggak papa," ucap Alex lalu pura-pura sibuk dengan ponselnya.
"Pak makasih yah," lagi-lagi Dania ngucapin makasih
"Iya sama-sama," ujar Alex yang masih sibuk dengan ponselnya, Dania memonyongkan mulutnya karena tidak diperhatikan saat ngomong.
Beberapa menit kemudian akhirnya pesanan mereka datang juga. Dania lalu melahap makanan itu, sesekali Alex menatap nya. namun Dania hanya mengangkat jempolnya, lalu melanjutkan makan.
Setelah makan mereka lalu menghabiskan jusnya, dan keluar dari restoran itu. Alex memutar balik mobilnya Dania sempat heran namun tidak begitu merespon.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Mereka sampai di perumahan elit itu dia lalu bertanya ke Alex ada apa sehingga dia membatalkan rencana nya.
"maaf pak Dania boleh tanya?" Ucap Dania.
"Iya silahkan."
"Kita gak jadi nonton di bioskop yah?" ucapnya sedikit gugup.
"Nggak, nanti malam nonton di rumah saja kamu temenin aku." ucapnya.
"aku mau singgah di supermarket dulu pak boleh nggak?"
"Boleh," Alex lalu memutar mobil itu menuju Supermarket terdekat. Dania lalu turun dari mobil sedangkan Alex hanya menunggunya di mobil.
"pak Alex mau pesan apa? nanti Dania beliin." ucapnya.
"Apa yang kamu beli beliin buat aku juga." ucap Alex. Dania lalu masuk ke supermarket dan memborong beberapa cemilan, Alex masuk ke supermarket lalu memberikan kartu ATM nya ke kasir dan menunjuk Dania yang sibuk membeli beberapa cemilan.
"Nanti kartunya kasih ke dia aja," ucap Alex.
"Yang baju putih itu yah pak, istri bapak yah." karena males banyak ngomong Alex hanya mengangguk saja.
Dania lalu mendorong troli itu ke kasir, dia lalu mengeluarkan dompetnya dan mengeluarkan beberapa lembar uang merah sedangkan Alex menyaksikan nya Dari pintu mobil.
"Semuanya total tiga ratus ribu yah Bu di bayar kredit." Dania lalu heran.
__ADS_1
"Loh mba gak salah orang ini belum aku bayar loh." ucapnya
"Tadi di bayar suami mba," Dania makin heran.
"Suami? siapa mba?" Tanya Dania lagi heran.
"suami mba yang di mobil hitam itu sambil menunjuk Alex yang langsung pura-pura sibuk dengan ponselnya.
"Owhh dia," Dania hanya tersenyum ke kasir itu dia makin uring-uringan hari ini.
"Ini mba ATM nya," Dania lalu mengambil ATM Alex dan Kembali ke mobil itu. saat Dania mau bertanya Alex lalu meletakkan jarinya ke mulut Dania.
"Suut jangan ribut," Dania kali ini menggaruk-garuk kepalanya. Alex hanya tersenyum lalu melajukan mobilnya pergi meninggalkan parkiran supermarket menuju jalan besar.
Di dalam mobil Dania kebanyakan diam dia mengingat yang terjadi dari semalam pagi sampai sekarang membuatnya masih binggung.
"Ada apa, masih binggung?" ucapnya. dia lalu menatap Alex lalu mengangguk. Alex hanya tersenyum lalu mengelus-elus rambut wanita itu.
"Mau nggak jadi istri ku?" Tanya Alex.
"hah, wah bapak bisa aja." ledek Dania
"Bisa dong, kita udah sama tinggal." bisiknya.
"Ishh geli dengar nya." Dania lalu menutup telinganya.
"Hahahaha, ternyata aslinya lucu yah." ujar Alex padahal dia cuma menggoda nya saja. mobil itu masuk ke dalam rumah perumahan elit. Alex lalu memasukkan mobil nya di parkiran depan rumah. terlihat Dania keluar dari mobil dengan membawa dua kantong besar cemilan.
Alex lalu membuka pintu itu dan masuk ke dalam rumah di susul oleh Dania. Dania lalu memberikan Alex satu kantong untuknya dan satu kantong lagi untuk dirinya sendiri.
"Nggak papa pegang saja dulu, atau simpan di ruang tamu." ucapnya.
"pak tapi..." belum selesai Dania ngomong Alex udah ngomong duluan.
"Karena tidak jadi ke bioskop kamu temenin aku nonton nanti malam," ucapnya sambil memegang wajah Dania.
"Owhh ya udah," Dania hampir saja salah tingkah tapi dia berusaha untuk tidak menghiraukan apa yang di katakan oleh Alex.
Terlihat pria itu naik ke atas kamarnya, Dania juga langsung masuk ke dalam kamar nya lalu mengunci pintunya. dia khawatir kalau Alex tiba-tiba masuk dan mengejutkan nya lagi, dia berbaring di atas kasur sambil membayangkan apa yang terjadi dari pertama dia masuk ke rumah ini sampai hari ini.
__ADS_1
Dia menutup wajahnya dengan kedua tangan nya lalu berusaha untuk memejamkan mata, agar bisa tertidur.
...****************...