Hati Yang Tepat

Hati Yang Tepat
episode 11.


__ADS_3

Ting tong.. Ting tong..


" ck.. siapa sih..!! " gumam Eshal sambil berjalan untuk membuka pintu .


" cari siapa mas?? " saut Eshal yang masih setengah sadar.


" plak " orang itu menyentil dahi Eshal. mata Eshal langsung membesar dan melihat dengan jelas orang itu.


" eoh!! Dafa.. ngapain kamu kesini? "


" ngg.. Gak ngapa-ngapain.. cuma pengen kesini aja "


" Lo ganggu banget sih Daf.. gw tu pengen tidur.. "


" mending Lo pulang aja deh.. "


" Dafa melangkah masuk "


" ada apa sih Daf.. " berjalan menuju sofa dan berbaring.


" hmm.. gak papa kok. " duduk di sebelah kepala Eshal.


" udah bilang aja,, Lo kenapa sih.."


" by... "


" hmmm... "


" gak ada yang mau Lo ceritain ke gw.. "


" gak ada .. "


" serius!! " saut Dafa.


" ... .. " masih di posisi tidurnya.


" kamu gak berusaha menghindar dari aku kan by.."


" gak!! " bangkit dari tidurnya dan melangkah masuk ke kamarnya.


" By.. Lo mau kemana? "


" ke kamar gw.. "


beberapa saat kemudian Eshal keluar.


" Lo mau kemana by? "


" bukan urusan kamu Daf.. " melangkah keluar dari rumah.


" biar gw antar .. "


" gak usah Daf.. " menutup pintu rumahnya.


" tuh.. kamu tu berusaha ngehindari aku kan by.. "


" enggak Daf.. gw bilang enggak.."


Dafa menarik Eshal agar masuk kedalam mobilnya.


" apa-apaan sih Daf.. gw kan bilang gak usah " berusaha membuka pintu namun pintunya di kunci oleh Dafa.


" buka in pintunya Daf.. "


Dafa tidak menghiraukan perkataan Eshal, dan melakukan mobilnya.


" Dafa.. Lo tu kenapa sih!! "


" aku yang harusnya tanya ke kamu by,, kenapa kamu ngehindari aku.. "


" aku gak ngehindari kamu Daf,, aku cuma sibuk aja beberapa hari ini,, ".


" ya udah, kamu mau kemana sekarang biar aku antar.. " saut Dafa.


" pengen ke bengkel.. "


" okey,, " sambil menyalakan mobilnya.


selama perjalanan Eshal hanya diam.


" by.. Lo kok diam aja sih?? " mencoba mencairkan suasana.


" Eshal menghela nafasnya. "


" Lo marah sama gw kan ?? " saut Dafa.


" ... .. "


tiba - tiba Dafa menghentikan mobilnya.

__ADS_1


" Shalby.. Lo itu kenapa sih!! " tanya Dafa sambil menoleh ke Eshal.


" gw kenapa ?? gw gak marah sama Lo Daf.. "


" tapi gw ngerasa Lo itu ngehindari gw by.. "


" enggak Dafa.. gw serius.. "


" Lo marah karena gak bilang kalau gw udah punya calon tunangan kan!! "


" ngapain gw marah, gw bahagia malah.. "


" by,, saat ini tu gw butuh elo..!! " saut Dafa sambil memegang bahu Eshal.


" *Deg Deg "


" ngapain Daf,, kamu itu udah punya dia, harusnya semua kesusahan kamu, kamu cerita ke dia.. apalagi.. kalian udah mau tunangan.." saut Eshal sambil melepaskan tangan Dafa.


" karena.. aku gak mau di jodohin sama dia by.. " tegas Dafa pada Eshal.


Eshal yang mendengar itu terkejut dan tak percaya.


" aku butuh teman cerita by.. aku gak tau harus lakukan apa lagi supaya tante aku gak paksa jodohin aku dengan gadis itu.. " saut Dafa sambil menunduk.


" apa maksud kamu Daf.. ?? "


" aku gak mau di jodohin sama dia by.. "


" udah.. kamu cerita dulu sama aku.. "


Dafa akhirnya menceritakan semua keluh kesahnya pada Eshal.


.


.


" kalau papa kamu udah serahin keputusannya sama Tante kamu, itu udah sulit banget buat menghindar Daf.. "


" lebih baik kamu bicara dulu berdua sama papa kamu, ceritain semua yang ada di hati kamu. "


" aku cuma bisa kasi saran buat kamu Daf, aku gak bisa bantu kamu .. "


" hmm.. gak apa-apa by.. setidaknya kamu udah dengar cerita aku.. "


setelah itu mereka akhirnya menuju bengkel.


namun sayang, saat mereka sampai bengkelnya tidak terbuka, akhirnya Eshal menelpon pihak bengkelnya dan ternyata, hari ini bengkelnya tutup karena ada urusan pribadi.


" jadi kita langsung pulang ni by?? "


" hmm.. kamu bisa antar aku ke cafe yang dekat kampus aku ga? ."


" kamu janjian sama siapa by?? "


" iya, aku ada tugas kelompok, dan janjian kerja di sana. "


" hmm .. oke lah.. kita otw kesana . "


" by... "


" hmm.. "


" jadi kamu benar-benar gak menghindar dari aku kan?? "


" tidak.. aku memang coba ngehindari kamu. "


" kenapa..?? "


" ya karena gadis itu lah.. "


" aku udah firasat kemarin, aku kira kamu marah sama aku karena gak bilang kalau aku udah punya calon tunangan.. "


" itu juga sih.. tapi yah sudah lah.. "


sesampainya mereka di cafe,, Eshal masuk dan mencari tempat duduk.


" lohh?? kamu gak pulang?? ". saut Eshal yang tiba-tiba terkejut melihat Dafa duduk di depannya.


" gak.. aku pengen makan .. "


" tapi sebentar lagi temen aku datang loh.. "


" ya gak papa,, kamu kerjain aja pekerjaan kamu, aku nungguin kamu disini " berdiri dan pindah ke sebelah Eshal untuk duduk.


" ya udah.. kamu pesan makan apa? "


" milkshake vanilla dan kentang goreng, emm sama Spaghetti carbonara "


" kamu belum makan ya.. ?? "

__ADS_1


" udah, tapi aku lapar lagi .. pasti lama nih nanti tunggu kamu selesai jadi pesan banyak."


sela mereka bicara seseorang datang menghampiri mereka.


" shal.. dari udah dari tadi?? "


" ehh Pace .. gak kok, barusan aja gw sampe ."


" emm.. itu.. siapa Lo?? " sambil kasi kode ke Eshal.


" udah cuekin aja.. " mendengar perkataan Eshal Dafa hanya melihat Pace sekilas dan langsung kembali memainkan handphone nya.


setelah itu teman Eshal yang lain akhirnya datang .


" Lo udah pesan shal?? " saut bunga.


" hmm.. udah,, kalian pesan aja dulu. "


" ehh shal.. tumben Lo bawa temen.. " saut Dodit.


" ahh.. dia... "


" kenalin gw Dafa.. pacarnya Eshal.. " saut Dafa memotong pembicaraan.


" mwo!! Lo gak pernah bilang shal ? "saut Pace.


" ahh.. itu.. bukan kok "


" emang dasar ni Eshal gak pernah bilang-bilang hampir aja gw jodohin Lo sama senior kita. "


" ehh apa-apaan sih Lo Jo.. "


" senior?? siapa jo? " saut bunga.


" ada dia sepupu aku, seangkatan sama kk Ghazy. "


" ihh.. apa-apaan sih main jodoh2hin aja Lo.. "


" hmm.. karena kalian udah tau kalau Eshal udah punya pacar jadi gak usah jodohin dia lagi ya.. " saut Dafa sambil menatap sinis Parjo.


" ahhh.. hahaha.. iya "


setelah itu pesanan mereka akhirnya datang, dan Eshal dan temannya akhirnya mulai mengerjakan tugas kelompoknya.


" by.. nihhh " sambil menyuapi Eshal kentang goreng "


" makasih Daf.. " memakan kentang yang di berikan Dafa.


" ehemm.." semua teman Eshal memberi kode.


.


.


.


" Duh ini gimana sih.. gw tuh gak pernah ngerti yang di jelasin KK citra, sisa ini doang lagi yang belum kita pecahin masalahnya." saut Parjo.


" hmm.. coba gw liat.. " saut Dafa sambil mengambil buku itu lalu merebut pulpen yang ada di tangan Eshal.


" emang Lo tau Daf.." saut Eshal.


Dafa mencoba mengerjakan tugas itu dan akhirnya selesai.


" loh!! kok nilainya bisa gitu sih.. ?? " saut bunga.


" udah terkontrol?? " saut Pace.


" ahh masa sih.. " saut Dodit.


" kok bisa.. ? " saut Parjo.


" lahh.. kok bisa sih Daf?? "


" nihh.. gw Jelasin ya.. "


mendengar itu akhirnya mereka berkeremun di dekat Dafa. dan saat itu juga Dafa menjelaskan kepada mereka.


" ohh.. jadi gitu to.. pantesan aja nilai kita gak terkontrol " saut Parjo.


" wihh.. bro.. Lo kuliah dimana ?? "


" shal.. pacar kamu pinter banget.." saut bunga.


" akhirnya gw ngerti.."


" gw juga baru sadar ternyata Lo pintar ya Daf.. "


" Lo aja yang gak pernah minta bantuan gw by.. "

__ADS_1


" hmm... yoweslah, karena soalnya udah selesai kita makan dulu lah.. "


__ADS_2