
Ting tong.. Ting tong..
" ck.. siapa sih..!! " gumam Eshal sambil berjalan untuk membuka pintu .
" cari siapa mas?? " saut Eshal yang masih setengah sadar.
" plak " orang itu menyentil dahi Eshal. mata Eshal langsung membesar dan melihat dengan jelas orang itu.
" eoh!! Dafa.. ngapain kamu kesini? "
" ngg.. Gak ngapa-ngapain.. cuma pengen kesini aja "
" Lo ganggu banget sih Daf.. gw tu pengen tidur.. "
" mending Lo pulang aja deh.. "
" Dafa melangkah masuk "
" ada apa sih Daf.. " berjalan menuju sofa dan berbaring.
" hmm.. gak papa kok. " duduk di sebelah kepala Eshal.
" udah bilang aja,, Lo kenapa sih.."
" by... "
" hmmm... "
" gak ada yang mau Lo ceritain ke gw.. "
" gak ada .. "
" serius!! " saut Dafa.
" ... .. " masih di posisi tidurnya.
" kamu gak berusaha menghindar dari aku kan by.."
" gak!! " bangkit dari tidurnya dan melangkah masuk ke kamarnya.
" By.. Lo mau kemana? "
" ke kamar gw.. "
beberapa saat kemudian Eshal keluar.
" Lo mau kemana by? "
" bukan urusan kamu Daf.. " melangkah keluar dari rumah.
" biar gw antar .. "
" gak usah Daf.. " menutup pintu rumahnya.
" tuh.. kamu tu berusaha ngehindari aku kan by.. "
" enggak Daf.. gw bilang enggak.."
Dafa menarik Eshal agar masuk kedalam mobilnya.
" apa-apaan sih Daf.. gw kan bilang gak usah " berusaha membuka pintu namun pintunya di kunci oleh Dafa.
" buka in pintunya Daf.. "
Dafa tidak menghiraukan perkataan Eshal, dan melakukan mobilnya.
" Dafa.. Lo tu kenapa sih!! "
" aku yang harusnya tanya ke kamu by,, kenapa kamu ngehindari aku.. "
" aku gak ngehindari kamu Daf,, aku cuma sibuk aja beberapa hari ini,, ".
" ya udah, kamu mau kemana sekarang biar aku antar.. " saut Dafa.
" pengen ke bengkel.. "
" okey,, " sambil menyalakan mobilnya.
selama perjalanan Eshal hanya diam.
" by.. Lo kok diam aja sih?? " mencoba mencairkan suasana.
" Eshal menghela nafasnya. "
" Lo marah sama gw kan ?? " saut Dafa.
" ... .. "
tiba - tiba Dafa menghentikan mobilnya.
__ADS_1
" Shalby.. Lo itu kenapa sih!! " tanya Dafa sambil menoleh ke Eshal.
" gw kenapa ?? gw gak marah sama Lo Daf.. "
" tapi gw ngerasa Lo itu ngehindari gw by.. "
" enggak Dafa.. gw serius.. "
" Lo marah karena gak bilang kalau gw udah punya calon tunangan kan!! "
" ngapain gw marah, gw bahagia malah.. "
" by,, saat ini tu gw butuh elo..!! " saut Dafa sambil memegang bahu Eshal.
" *Deg Deg "
" ngapain Daf,, kamu itu udah punya dia, harusnya semua kesusahan kamu, kamu cerita ke dia.. apalagi.. kalian udah mau tunangan.." saut Eshal sambil melepaskan tangan Dafa.
" karena.. aku gak mau di jodohin sama dia by.. " tegas Dafa pada Eshal.
Eshal yang mendengar itu terkejut dan tak percaya.
" aku butuh teman cerita by.. aku gak tau harus lakukan apa lagi supaya tante aku gak paksa jodohin aku dengan gadis itu.. " saut Dafa sambil menunduk.
" apa maksud kamu Daf.. ?? "
" aku gak mau di jodohin sama dia by.. "
" udah.. kamu cerita dulu sama aku.. "
Dafa akhirnya menceritakan semua keluh kesahnya pada Eshal.
.
.
" kalau papa kamu udah serahin keputusannya sama Tante kamu, itu udah sulit banget buat menghindar Daf.. "
" lebih baik kamu bicara dulu berdua sama papa kamu, ceritain semua yang ada di hati kamu. "
" aku cuma bisa kasi saran buat kamu Daf, aku gak bisa bantu kamu .. "
" hmm.. gak apa-apa by.. setidaknya kamu udah dengar cerita aku.. "
setelah itu mereka akhirnya menuju bengkel.
namun sayang, saat mereka sampai bengkelnya tidak terbuka, akhirnya Eshal menelpon pihak bengkelnya dan ternyata, hari ini bengkelnya tutup karena ada urusan pribadi.
" jadi kita langsung pulang ni by?? "
" hmm.. kamu bisa antar aku ke cafe yang dekat kampus aku ga? ."
" kamu janjian sama siapa by?? "
" iya, aku ada tugas kelompok, dan janjian kerja di sana. "
" hmm .. oke lah.. kita otw kesana . "
" by... "
" hmm.. "
" jadi kamu benar-benar gak menghindar dari aku kan?? "
" tidak.. aku memang coba ngehindari kamu. "
" kenapa..?? "
" ya karena gadis itu lah.. "
" aku udah firasat kemarin, aku kira kamu marah sama aku karena gak bilang kalau aku udah punya calon tunangan.. "
" itu juga sih.. tapi yah sudah lah.. "
sesampainya mereka di cafe,, Eshal masuk dan mencari tempat duduk.
" lohh?? kamu gak pulang?? ". saut Eshal yang tiba-tiba terkejut melihat Dafa duduk di depannya.
" gak.. aku pengen makan .. "
" tapi sebentar lagi temen aku datang loh.. "
" ya gak papa,, kamu kerjain aja pekerjaan kamu, aku nungguin kamu disini " berdiri dan pindah ke sebelah Eshal untuk duduk.
" ya udah.. kamu pesan makan apa? "
" milkshake vanilla dan kentang goreng, emm sama Spaghetti carbonara "
" kamu belum makan ya.. ?? "
__ADS_1
" udah, tapi aku lapar lagi .. pasti lama nih nanti tunggu kamu selesai jadi pesan banyak."
sela mereka bicara seseorang datang menghampiri mereka.
" shal.. dari udah dari tadi?? "
" ehh Pace .. gak kok, barusan aja gw sampe ."
" emm.. itu.. siapa Lo?? " sambil kasi kode ke Eshal.
" udah cuekin aja.. " mendengar perkataan Eshal Dafa hanya melihat Pace sekilas dan langsung kembali memainkan handphone nya.
setelah itu teman Eshal yang lain akhirnya datang .
" Lo udah pesan shal?? " saut bunga.
" hmm.. udah,, kalian pesan aja dulu. "
" ehh shal.. tumben Lo bawa temen.. " saut Dodit.
" ahh.. dia... "
" kenalin gw Dafa.. pacarnya Eshal.. " saut Dafa memotong pembicaraan.
" mwo!! Lo gak pernah bilang shal ? "saut Pace.
" ahh.. itu.. bukan kok "
" emang dasar ni Eshal gak pernah bilang-bilang hampir aja gw jodohin Lo sama senior kita. "
" ehh apa-apaan sih Lo Jo.. "
" senior?? siapa jo? " saut bunga.
" ada dia sepupu aku, seangkatan sama kk Ghazy. "
" ihh.. apa-apaan sih main jodoh2hin aja Lo.. "
" hmm.. karena kalian udah tau kalau Eshal udah punya pacar jadi gak usah jodohin dia lagi ya.. " saut Dafa sambil menatap sinis Parjo.
" ahhh.. hahaha.. iya "
setelah itu pesanan mereka akhirnya datang, dan Eshal dan temannya akhirnya mulai mengerjakan tugas kelompoknya.
" by.. nihhh " sambil menyuapi Eshal kentang goreng "
" makasih Daf.. " memakan kentang yang di berikan Dafa.
" ehemm.." semua teman Eshal memberi kode.
.
.
.
" Duh ini gimana sih.. gw tuh gak pernah ngerti yang di jelasin KK citra, sisa ini doang lagi yang belum kita pecahin masalahnya." saut Parjo.
" hmm.. coba gw liat.. " saut Dafa sambil mengambil buku itu lalu merebut pulpen yang ada di tangan Eshal.
" emang Lo tau Daf.." saut Eshal.
Dafa mencoba mengerjakan tugas itu dan akhirnya selesai.
" loh!! kok nilainya bisa gitu sih.. ?? " saut bunga.
" udah terkontrol?? " saut Pace.
" ahh masa sih.. " saut Dodit.
" kok bisa.. ? " saut Parjo.
" lahh.. kok bisa sih Daf?? "
" nihh.. gw Jelasin ya.. "
mendengar itu akhirnya mereka berkeremun di dekat Dafa. dan saat itu juga Dafa menjelaskan kepada mereka.
" ohh.. jadi gitu to.. pantesan aja nilai kita gak terkontrol " saut Parjo.
" wihh.. bro.. Lo kuliah dimana ?? "
" shal.. pacar kamu pinter banget.." saut bunga.
" akhirnya gw ngerti.."
" gw juga baru sadar ternyata Lo pintar ya Daf.. "
" Lo aja yang gak pernah minta bantuan gw by.. "
__ADS_1
" hmm... yoweslah, karena soalnya udah selesai kita makan dulu lah.. "