Hati Yang Tepat

Hati Yang Tepat
Episode 4.


__ADS_3

" byy.. nih makan .. " saut Dafa.


" harusnya kita gak usah mampir disini daff.. " jawab Eshal


" apaan sih, magh Lo tu habis kambuh, Lo harus makan.. biar magh Lo gak makin parah. " jawab dafa.


" terus mo kemana?? Lo mau pulang!! di rumah Lo gak ada siapa-siapa. " saut Dafa.


" mending gw bawa Lo makan, sambil tunggu Tante pulang. " saut Dafa.


" terserah Lo dehh.. " jawab Eshal.


" ya udah makan dong.. gw udah pesanin makanan kesukaan Lo tuh.. " saut Dafa.


" hehehe.. maacihh Dafaa.. " jawab Eshal dengan senyum lebarnya.


" hidihh tadi sok sok nolak Lo gw bawa kesini.. " saut Dafa.


" hahahaha.. " Eshal tertawa mendengar ucapan Dafa.


" hmmm.. by kenapa cuman Lo doang praktikan di dalam lab tadi,, praktikan yang lain mana?? " tanya Dafa.


" hmm.. !! udah pulang. " jawab Eshal.


" terus kenapa Lo gak pulang juga " tanya Dafa.


" gw di hukum, bersihin ruang lab selama 1 Minggu habis praktikum " jawab Eshal.


" alasannya ?? " tanya Dafa.


" gw telat ikut praktikum pertama " jawab Eshal.


" hmm.. kebiasaan Lo gak bakalan bisa hilang ya.. " saut Dafa sambil membersihkan sisa makanan yang ada di mulut Eshal.


Eshal sama sekali tidak keberatan dengan perlakuan Dafa padanya, karena menurutnya itu udah biasa, karena mereka sudah lama berteman dan perlakuan seperti itu menurutnya sudah wajar.


jadi saat mereka bersama orang-orang akan mengira mereka pacaran, namun nyatanya mereka hanya berteman.


" hmm.. bukannya tadi itu, cowok yang di cafe itu yah by.. ? " tanya Dafa.


" hmm.. siapa?? " jawab Eshal.


" lo kok pelupa banget sihh, itu cowok yang gak berhenti Lo pandangi di cafe waktu itu. " saut Dafa.


" haah!! bener.. itu emang dia . " jawab Eshal.


" Lo suka sama dia kan " saut Dafa dengan candanya.


" ehh.. gak lah, apaan sih Lo.. " jawab Eshal.


" hahahaha.. gw bercanda by.. " saut Dafa.


" Daf.. Lo serius pulang ke Indonesia karena pengen liburan..?? " tanya Eshal.

__ADS_1


" hmm.. gak juga sih,, gw kangen banget sama seseorang jadi gw balik . " jawab Dafa.


" hah!! jangan bilang.. Lo punya pacar disini ya!! " saut Eshal syok.


" kenalin dong,, supaya dia gak salah paham sama gw nanti kalau liat Lo jalan bareng gw. " saut Eshal.


mendengar perkataan sahabat nya itu Dafa hanya memandangi Eshal.


" udah - udah .. habisin makanan Lo, habis itu gw antar Lo pulang.. " saut Dafa mengalihkan pembicaraan.


" iya ...iya.. " jawab Eshal.


keesokan harinya.


" Lo udah gak papa shal.. " saut Milan.


" iya,, gw udah sehat banget.. " jawab Eshal.


" sorry banget, gw gak bisa jemput Lo kemarin, habisnya doi gw tiba-tiba minta temaniin beliin kado buat mamahnya. " saut Milan.


" iya .. gak masalah kok " jawab Eshal.


" jadi siapa yang jemput Lo kemarin..? " tanya Milan.


" temen gw.. " jawab Eshal.


" ya udah gw masuk duluan, soalnya hari ini kelompok gw harus asistensi data di KK Ghazy . " saut Milan.


" iya.. gw juga pengen asistensi data di KK Ghazy kok, tapi tunggu teman kelompok gw lengkap dulu" saut Eshal.


" shal.. yang lain mana ? " saut seseorang yang datang menghampiri Eshal.


" ohh.. bunga,, ini baru gw sama Parjo yang datang tadi " jawab Eshal.


" duhh.. Pace sama Dodit mana sih.. " saut Bunga.


" coba Lo telfon Dodit, tadi gw udah telfon Pace, katanya dia udah di jalan. " jawab Eshal.


" ohh okok,,, " jawab bunga.


saat asistensi dimulai.


" kamu udah sehat?? " saut Izyan kepada Eshal.


" iya kak.." jawab Eshal.


" hmm.. oke, asistensi kali ini saya yang ambil alih, karena Ghazy ada urusan mendadak, jadi berhalangan untuk melakukan asistensi, kemungkinan sampai kegiatan kita selesai. " saut Izyan kepada praktikan kelompok yang di pegang oleh Ghazy.


mendengar perkataan KK Izyan, semua praktikan yang kelompoknya di pegang oleh Ghazy merasa lega, Karena kelompok mereka bisa di dampingi oleh asisten yang tidak menyebalkan. Namun berbeda dengan Eshal, ia merasa canggung kepada KK Izyan karena ia pernah merepotkan Izyan saat maghnya kambuh di lab waktu itu.


beberapa menit setelah itu kelompok Eshal akhirnya mendapat giliran asistensi di KK Izyan.


tak lama setelah itu, asistensi pun selesai.

__ADS_1


" Eshal.. sebentar kamu ..." belum sampai perkataan Izyan pada Eshal, Eshal seakan tau kalau itu adalah perintah untuk melaksanakan hukumannya.


" iya kak,, setelah ini akan saya lakukan ". jawab Eshal spontan.


waktu membersihkan pun tiba, seperti biasa Eshal melaksanakan hukumannya.. namun di saat sementara ia membersihkan ruang lab, ia melihat KK Izyan Yang membawa alat-alat praktikum, ia langsung menghampiri KK Izyan.


" kak ... biar saya saja yang membereskan itu kk " saut Eshal sambil ikut membereskan alat yang lain.


" tidak apa, ini tadi alat yang di pakai senior untuk penelitian, kamu bereskan saja yang lain." jawab Izyan.


" iya kak.. " saut Eshal sambil membereskan alat yang lain.


saat Eshal sedang membereskan alat dan memasukkannya kedalam lemari, tiba - tiba seekor kecoa keluar dari bawah lemari, dan mengejutkan Eshal, namun berbeda dengan Izyan, melihat kecoa yang tiba-tiba keluar itu membuatnya sangat takut dan geli.


" hahhhh!!!!,, jauhkan itu dari ku!!! " teriaknya sambil berlari menaiki kursi.


melihat itu Eshal spontan memukul kecoa itu dengan buku yang ada di lemari.


" plakkkk "


" kecoanya udah mati KK, KK bisa turun Sekarang " saut Eshal sambil memperlihatkan kecoa yang sudah dia pukul tadi.


" hahhh! serius itu udah mati beneran.. " saut Izyan.


" iya KK,, serius.. " jawab Eshal yang mencoba menahan tawanya.


" ya udah buang dulu itu kecoanya..!! " saut Izyan yang perlahan turun dari kursi.


" iya.. iyaa.. ini udah saya buang ni KK " jawab Eshal sambil berjalan untuk membuang kecoa itu ketempat sampah.


" hahahaha.. " dengan suara yang pelan Eshal tertawa kecil.


" hufffttt.. udah di buang itu kecoanya kan!! " saut Izyan.


" iyaa kak, mau saya ambilin lagi di tempat sampah ni kecoanya.. " saut Eshal.


" heh!! jangan dong.. " jawab Izyan.


" Ha ha ha ha .. maaf KK,, saya udah gak bisa tahan ketawa saya.. " saut Eshal .


" ya.. yaa udah gak papa.. " jawab Izyan.


setelah itu, Eshal melanjutkan beres-beres nya.


beberapa menit kemudian, akhirnya Eshal selesai .


" kak, kalau gitu saya keluar dulu." saut Eshal sambil membereskan barang-barangnya.


" ehh tunggu dulu.. " saut Izyan


" iya kak? ada apa?? " tanya Eshal.


" nih.. terimakasih udah bantuin saya beres-beres tadi dan.. terimakasih juga karena udah bunuh kecoa tadi ,, ha ha ha " saut Izyan sambil memberikan minuman pada Eshal.

__ADS_1


" hehehe sama-sama kak,, KK bisa hubungi saya lagi kalau KK di gangguin sama kecoa lagi " saut Eshal dengan candaannya.


setelah itu Eshal akhirnya keluar dari lab dan bergegas untuk pulang.


__ADS_2