
eshall Pun keluar dan berjalan menuju parkiran untuk mengambil mobilnya.
namun itu tercegah saat seseorang menarik tangannya.
"hah!!! " kaget eshall.
" by ini gw.. "
" Dafa...?? "
" ngapain Lo disini?? "
" gw udah dari tadi disini sebelum Lo datang.. "
" ohh.. yaudah gw balik dulu daf.. "
" gw anterin pulang ya.. "
" gak usah gw bawa mobil kok.. "
" eh maksudnya gw nebeng.. teman gw udah pulang duluan "
" tapi.. " belum selesai bicara, Dafa langsung masuk kedalam mobil eshal.
" ????... " menyusul masuk ke mobil.
...disaat dalam perjalanan, suasana begitu hening....
" gw anter kerumah Lo ni? " tanya eshal.
" Lo mau kemana emang? "
" sebenarnya gw pengen anter mama ke bandara, gk tau waktunya sampe apa enggak nih kalau harus anter kamu dulu. "
" ya udah anter mama kamu ja dulu.. "
" Lo ikut?? "
" Iyah gak papakan.. ? "
" i-iiya gak papa "
" gw juga udah lama banget gak ketemu sama Tante.. "
" hmm ya udah.. "
" sini biar gw yg nyetir shall... "
" hah!! gak usah "
" Lo tu lambat banget, Lo pengen buru kebandara kan..! "
" Iyah.. "
" yaudah berhenti, biar gw aja lagi.. "
" ok "
" ada apa sih dengan anak ini, seperti gak ada masalah aja, udah 2 bulan gak pernah kontekan sama dia, tapi tiba-tiba muncul kek gini seolah - olah gak ada apa-apa. " saut Eshal dalam hati.
...**...
beberapa menit kemudian mereka sampai di rumah eshal.
" Assalamualaikum.. ma.. "
" udah balik? "
__ADS_1
" iya ma.. kita langsung berangkat ini? "
" iya, ini pesawat mama sisa stengah jam lagi.."
" ya udah .. sini Dafa bantuin Tante.. "
" ehh!! Dafa.. sejak kapan..?? "
" hahahah.. dari tadi ko Tante.. "
" kok bisa? emang tadi keluar bareng eshal..?"
" enggak Tante, tadi gak sengaja ketemu eshal disana, jadi sekalian ingin ketemu sama Tante .."
" tapi ini udah malam loh nak, kamu pulang aja.. "
" dari tadi udah eshal suruh pulang dia gak mau mah, katanya pengen ikut anterin mama ke Bandara juga."
" yaudah .. kalau gitu.. "
...sementara itu di perjalanan....
" Dafa.. kok bisa barusan main kerumah lagi, kamu sibuk apa kemarin nak?"
" ahh.. maaf Tante, soalnya kemarin-kemarin aku sibuk banget, jadi baru bisa ketemu sama Tante.. "
eshal hanya diam mendengarkan ibunya dan Dafa berbincang.
" aku juga sekalian pamit sama Tante, takutnya gak sempat ketemu lagi. "
" emang mau kemana nak..?"
" aku akan kembali ke Jerman Tante."
mendengar perkataan Dafa, entah kenapa eshal begitu gelisah dan sedih.
" hati - hati ya mah.. "
" iya nak, kalau ada apa-apa ingat kabarin mama ya.."
" iya mah.. "
" Dafa.. makasih ya udah anterin tante, kamu juga hati - hati ya nanti kalau pulang.. "
" iya Tante.. "
setelah mengantar ibunya ke bandara, eshal dan Dafa kembali ke mobil untuk pulang. saat di mobil eshal tidak pernah mengajak Dafa untuk bicara. dia hanya diam. sampai saat Dafa mencoba untuk mengobrol duluan.
" by.. "
" gw minta maaf by.. "
" minta maaf buat apa sih daf.." sambil melihat ke arah jendela.
" soal itu.. gw benar - benar gak enak sama Lo.. "
" udah lupain aja.. "
Dafa tiba - tiba berhenti di tepian jalan.
" by .. liat gw sebentar aja.. "
" Lo sampai kapan mau menghindar dari gw by.. "
" gw sama sekali gak menghindar daf.. "
" shalby.. Lo tau gimana gw selama 2 bulan ini !! "
__ADS_1
" gw selalu mikir buat ketemu sama Lo, tapi gw mikir lagi, apa yang terjadi kemarin itu pasti .. "
" udah daf.. gak usah bahas itu, mending kita balik aja yah.. " menoleh ke arah Dafa.
" gak, gw pengen bicara semuanya sama Lo malam ini, kita selesaikan malam ini, supaya ini kelar semuanya.. " sambil memegang tangan shalby.
" apa lagi daf, gw gak masalah kok soal masalah yg kemarin.. udah itu gak usah di bahas deh.. "mencoba melepas tangannya.
" ya udah .. kalau gitu kita anggap masalah yang kemarin kelar ya.. "
" iya.. "
" jadi Lo ga marah lagikan sama gw? "
" gak daf.. gw gak marah sama Lo kok.. " melihat kearah jendela.
" kalau gitu liat gw .. sambil bilang itu. "
" gak .. "
tanpa sepengetahuan eshal, Dafa keluar dari mobil dan berjalan ke pintu mobil sebelah dan membukanya.
" Lo bilang gk usah mikirin itu, tapi Lo nangis kek gini" sambil memegang pipi shalby.
" apa - apaan sih daf.. mending kita pulang, ini tuh udah malam banget "
" kenapa Lo nangis? " berjongkok di hadapan shalby.
" ... "
" maaf ya.. gw telat banget datang buat bicara semuanya " memeluk shalby.
" gw baru punya keberanian buat bicara.. maaf banget by.. "
" Lo.. baru datang pas Lo mau pergi . "
" kenapa gak dari bulan - bulan lalu Lo datang daf"
sambil menangis tersedu.
" maaf by "
" by.. gw juga mau ngomong ini dari dulu, tapi gw baru ada keberanian hari ini.. "
" hmm !! " mencoba melepas pelukannya.
" gak .. gw gak bisa ngomong kalau liat muka Lo by.."
" sebenarnya gw udah suka sama Lo pas SMA shal, dan sampai sekarang gw juga masih suka sama Lo.. gw gak masalah kalau Lo gak suka sama gw, setidaknya gw udah sampaikan perasaan gw ke Lo.."
mendengar itu shalby mempererat pelukannya ke Dafa.
" by...?? "
" Lo salah banget daf, kenapa Lo baru bilang sekarang, dulu juga gw suka sama Lo, tapi sekarang.. gak mungkin .. "
mendengar perkataan shalby, dafa langsung melepas pelukannya.
" gak mungkin kenapa?? Lo udah punya pacar shal "
" gak tapi .. "
" Riani !! pertunangan gw sama Riani udah di batalin "
" gw gak mungkin mau hidup dengan orang yg gak gw suka by.. "
" kok bisa?? "
__ADS_1
" papa yang batalin itu, tapi sebagai gantinya gw harus balik ke Jerman.. "