Hati Yang Tepat

Hati Yang Tepat
Episode 23


__ADS_3

Diperjalanan pulang.


drrrrrtt drrrrrtt drrrrrtt


" hmm!!?? "


" Dafa.. "


CallOn.


" Haloo.. "


" Halo by.. "


" gimana ?? udah jalan-jalannya?? "


" hah!!? "


" maksud aku makan sama seniornya.. "


" eohh.. iya ini baru aja aku pulang.. "


" hmm.. makan dimana?? ".


" di Cafe.. cafenya bagus banget loh Daf.. kapan-kapan kalau kamu balik kesini, kita kesana deh.. tau gak pemandangan nya bagus banget.. "


" benarkah?? "


" iya.. nanti kalau sampai rumah bakal aku kirimin fotonya.. "


" naik apa tadi kesana?? "


" di boncengin sama senior aku.. "


" berarti yang dikirim Bimo emang betul itu kamu." batin Dafa.


" Kok malah boncengan sih.. "


" katanya supaya lebih cepat sih sampenya.. "


" aku tuh gak suka kamu boncengan sama cowok lain by.. "


" maaf.. tapi tadi gak enak kalau nolak tawaran senior aku.."


" ya udah.. tapi lain kali jangan ya.. "


" iya sayang.. "


" yaudah.. nanti aku telfon lagi ya kalau udah sampe rumah, aku lagi nyetir soalnya.. "


" iya by.. hati-hati .. "


" iya.. "


Jika di fikir-fikir emang gak wajar juga sih kenapa juga tadi boncengan sama KK Izyan. semoga aja Dafa gak mikirin yang aneh-aneh.


besok nya.


eshal kekampus nya untuk mengurus berkas untuk ujian seminar proposal nya.


tidak begitu terhambat karena eshal pagi-pagi sudah datang ke kampusnya untuk mengurus berkas - berkasnya, masih kurang mahasiswa yang datang jadi pengurusannya lancar jaya.


sisa menunggu jadwal ujiannya keluar, eshal yang sudah turun dari jurusan berjalan menuju kantin, karena sebelumnya dia tidak sarapan karena buru-buru kekampus.


sekarang sudah menunjukkan pukul 14.30 setelah makan di kantin eshal beranjak pulang.

__ADS_1


seorang pria yang sedang duduk di dalam ruangannya dimana masih begitu banyak tumpukan kertas yang ada di mejanya.


" huffttt.. "


" sepertinya aku butuh refreshing.. " keluh Dafa .


Sentuk di ruangannya, ia keluar sejenak untuk mencari udara segar.


" mau kemana pak? " saut seorang pegawai yang melihatnya keluar dari ruangannya.


" ingin mencari udara segar dulu.. "


Dafa memilih ke roftoop yang ada di kantornya.


"Apa dia sibuk..?" sambil melihat ponselnya, tangannya sangat menelfon kekasih nya yang jauh disana.


ini sudah setahun lebih Dafa di Jerman, tentu saja ia sangat-sangat bertemu dengan kekasihnya itu.


walaupun sering berbagi kabar lewat ponsel, tentu saja itu berbeda saat bertemu langsung .


" apa aku minta cuti saja dengan papa.. " sautnya


selama Dafa bekerja ia belum pernah menggunakan waktu liburannya.


masih duduk di kursi dan menatap langit. tiba-tiba ponselnya itu bergetar.


" eshal.. " melihat layar ponselnya, ia langsung mengangkat telfonnya.


" haloo.. "


" Dafa.. "


" iya.. kenapa cantik.. "


" gak kok .. ada apa sayang? "


" tadi aku habis kekampus ngurus berkas-berkas untuk ujiannya.. "


" terus gimana..? "


" udah selesai dong.. sisa nunggu jadwalnya keluar"


" Alhamdulillah.. kapan jadwalnya keluar?? "


" hmm.. kemungkinan besok kalo gak lusa .. "


" hufff..."


" kenapa daf..? ada masalah dikantor?? ". saut eshal mendengar helaan nafas panjang Dafa di telfon .


" gak ada by,.. aku cuman kangen banget sama kamu.. "


" aku juga kangen banget .. "


" apa aku ambil cuti aja ya.. "


" hah!? emang bisa?? " tanya eshal .


" gak tau juga, nanti aku coba tanya ayah deh.. "


" mudah-mudahan aja bisa, biar kamu bisa kesini... hehehehe.. "


" iya.. nanti aku tanya ayah .. "


" Oky.. "

__ADS_1


sementara mereka menelfon, seorang pegawai tiba-tiba menghampiri Dafa.


" pak.. di panggil direktur. "


" iya, saya akan segera kesana.. "


" by udah dulu ya, aku ada urusan ."


" iya by.. semangat kerjanya ya.. "


" iya sayang.. ".


Dafa yang begitu tau dia di cari ayahnya, ia segera menuju keruangan ayahnya.


dreekk


Dafa membuka pintu ruangan ayahnya.


" ada apa ayah? "


" Heo.. Dafa.. ambil dokumen ini.. ".


Dafa mengambil dokumen itu dan sedikit memeriksanya.


" Bersiaplah besok lusa kamu dan ayah akan berangkat ke London untuk proyek itu. "


" tapi yah, masih banyak dokumen yang belum Dafa periksa.. "


" nanti ayah alihkan itu ke manager kantor.. "


" ini merupakan proyek besar yang baru pertama ayah dapat, jadi ayah gak mau sembarang pegawai yang menghandle ini, ayah sangat percaya padamu kalau kamu bisa memegang proyek ini. "


" baik ayah.. "


Pupus sudah keinginan Dafa untuk mengambil cuti. sepertinya ia masih harus bersabar sampai proyek itu selesai.


Disisi lain.


Ting,


sebuah notif masuk di ponselnya..


" Besok lusa..?? "


Eshal yang kaget dengan notif tersebut.


} Hai.. reader.. salam kenal dari aku.. {


terimakasih banyak yang udah ngikutin novel ini dari awal sampai sekarang ya.. 😘


aku juga mau ngenalin beberapa karya aku Yang lain..



The first meet you


Secret Idol


The Pressure Of Love



jangan lupa mampir ya, tau aja kalian suka 😊


terima kasih .. 🙏🏻

__ADS_1


__ADS_2