Hati Yang Tepat

Hati Yang Tepat
Episode 15.


__ADS_3

2 bulan kemudian.


" Papa..!! " terkejut melihat ayahnya yang ada di depannya saat ia hendak membuka pintu.


" bagaimana kabar kamu nak.. ?? "


" baik banget pa.. papa tumben balik?? "


" ada beberapa urusan yang penting yang harus papa selesaikan.. "


" apa pa?? "


" ini tentang perjodohan kamu.. "


" sudah berapa kali Dafa bilang, Dafa gak mau ini pa.. "


" baik, kalau tidak ingin di jodohkan, maka kembali Jerman dan gantikan papa .. "


" apa ini!! papa.. Dafa belum siap .. "


" apa lagi yang kau tunggu,!! kau ingin tinggal berdiam diri disini?? "


" kalau kau tidak ingin kembali, papa akan melanjutkan perjodohan kamu..!! "


" baik.. Dafa akan ikut papa Kembali ke Jerman. "


" emang apa sih yang kamu gak suka dari Riani Daf?? " saut bibi Dafa tiba - tiba menyambung pembicaraan.


" pokoknya Dafa gak mau di jodohin kek gini Tante, .. "


" kenapa nak?? " saut Tante Dafa.


" aku gak suka sama Riani Tante!!.. "


" baiklah.. minggu depan kita akan kembali ke Jerman.."


" heoh!! kenapa ?? "


" tentu saja pekerjaan ayah masih banyak yg harus di kerjakan disana.. dan ayah harus mengurus berkas pengurusan untukmu "


mendengar itu Dafa meninggalkan ayah dan bibi nya.


" Bukankah itu terlalu cepat untuknya ?? " saut bibi Dafa pada ayahnya.


" kenapa tidak?? dia harus belajar dari sekarang. " saut ayahnya.


" besok kita akan kerumah Riani untuk membicarakan pembatalan perjodohan ini.." saut bibi.


" hmm... jangan lupa untuk memberitahu pada Dafa.. "


" kau mungkin tidak nyaman pada keluarga Riani gara - gara sikap Dafa ini, tapi aku juga tidak ingin memaksa anak itu.. "


" iya.. aku juga mengerti.. nanti akan aku kabari Dafa. "


sementara itu.


" hufffttt.. hari ini panas banget.. "


" akhirnya lab udah selesai... "


" shal.. sebentar malam kita ngumpul yuk bareng yang lain.. "


" untuk apa bunga.. ?? "


" ngerayain selesainya lab kan.. "


" hmm ya udah deh.. nanti kabari di grub ya waktunya.. "


" iya shal.. "


" ya udah .. aku pulang duluan ya bunga.. "


" iya hati - hati.. "


sesaat Eshal telah sampai di mobilnya, seseorang mendekati nya .


" shal..?? "


" eh!! Bimo.. lagi cari Milan ya.. ?"


" emm.. iya lagi nungguin Milan.. "


" tadi Milan masih sementara seminar pas aku udah selesai tadi.. "


" hmm iya .. shal..? "


" hmm.. apa Bim.. ? "


" kita udah lama gak nongkrong, sebentar malam kuy ikut nongkrong ya.. "


" ahh.. gak deh Bim, sorry banget, tapi gw udah punya janji malam ini.. "


" hmm.. okey.. tapi .. Lo udah baikan kan sama Dafa.. "


" hmm!! gw gak pernah marah sama Dafa kok Bim.. kejadian waktu itu, udah gw lupain kok.. "

__ADS_1


" gw masih merasa bersalah banget sama Lo shal.. andaikan aja gw gak ngajak Lo waktu itu.. itu bakalan gak terjadi.. "


" udah lah Bim.. gw udah lupa kok .. hmm ya udah gw balik duluan ya.. hari ini gw capek banget.. "


" hmm.. hati - hati shal.. "


" iya ... "


sementara itu saat di perjalanan pulang nya.


-


-


" apa aku udah lakuin hal yang benar ya?? menghindar kayak gini apa udah jalan yang bener..?? " saut Eshal pada dirinya.


" udah 2 bulan semenjak kejadian itu, aku sama sekali gak pernah ketemu sama mereka.. terutama Dafa.. "


" aneh banget rasanya.. dulu yang sering banget bareng - bareng.. sekarang ... "


" hmm udahla.. ini udah jalan yang terbaik. "


.


.


.


sesampainya di rumah.


" hufffttt... lelah banget .. " menjatuhkan badannya di tempat tidur.


" hmm... tidur bentar deh... "


saat itu juga Eshal benar - benar tertidur.


...*disisi lain*...


" apa !!! " saut Bimo dan Riski.


" Lo kok udah mau balik aja sih ke Jerman !! " saut Riski .


" ayah gw datang tadi pagi.. dan dia mau jemput gw kembali ke Jerman.."


"terus pertunangan Lo gimana?? " tanya Bimo


" di batalin.. "


" syukurlah.. Lo gak jadi tunangan sama cewek itu."


" ya itu tadi, gw di kasi pilihan, kalau gak mau pertunangan ini, gw harus balik ke Jerman .. "


" terus ~ kapan Lo kembali ke Jerman?? " tanya Riski


" Senin .. "


" ihh.. kok cepat banget .. " saut Bimo.


" mau gimana lagi.. gw harus nurut sama ayah gw.."


" Lo udah bilang ke shalby..!! " tanya Bimo


" belum Bim, semenjak kejadian itu gw udah gak pernah kontakan lagi sama shalby.. "


" bukan hanya Lo kok Daf.. kita juga udah gak sering kontakan sama shalby.. " saut Riski


" shalby gak marah sama Lo kok Daf, katanya dia udah lupain kejadian itu.. " saut Bimo.


" darimana Lo tau Bim ?? " tanya Riski dan di barengi dengan Dafa yang masih menyimak.


" tadi siang, saat gw jemput pacar gw,, gak sengaja gw ketemu sama shalby.. "


" gw coba minta maaf ke dia soalnya gw masih merasa gak enak karena gw yg manggil dia ke resto waktu itu.. tapi dia bilang sama sekali gak mikirin itu lagi, dia udah lupain kejadian itu. "


" Daf.. mending Lo ketemu sama shalby, kalian mau kek gini terus..? " saut Bimo pada Dafa.


" bener Daf.. saling diam kayak gini tuh gak bakalan menyelesaikan kondisi ini.. " sambung Riski


" tapi.. gw udah gak enak banget sama shalby, .. gw gak mau ngelibatin dia lagi sama masalah.. "


" masalah apa lagi Daf!! Lo Dan Riani udah batal tunangan, Lo udah gak terikat apa pun sama cewek itu" saut Bimo


...***...


"mah .. aku keluar dulu ya .." saut eshal.


"iya.. oiya nak, hari ini mama rencana dinas mau ke luar kota, jadi kamu hati-hati di rumah ya.. kemungkinan mama bakal balik Minggu depan."


"gak papakan sayang?"


" gak kok mah, mamakan juga kesana karena kerja kan.. jadi mama gak usah khawatir, shalby bisa jaga diri sendiri kok mah.."


" yaudah ..kalau ada apa-apa telfon mama ya nak."


" iya mah.. "

__ADS_1


" oiya ma, emang nya mama udah mau berangkat? "


" belum ini, pesawat mama nanti jam 11 malam. "


" oiya ma, eshal bakalan usahain pulang sebelum jam 11 ma, supaya bisa anter mama ke bandara "


" gak usah nak, mama bisa naik taxi kebandara. "


" gak mah, nanti eshal aja yang anter.. "


" yasudah.. "


...***...


" duh .. dimana sih mereka ni..? "


" kenapa juga mereka nyari cafe yg susah amat ni jalannya.. map juga gak guna ni.. " kesel eshal.


gak lama dari itu, setelah muter-muter ngikut jalan dari map, eshal akhirnya sampai di cafe itu.


eshal berjalan masuk kedalam dan mencari keberadaan temannya itu.


" shall.. di sini " teriak salah seorang teman eshal.


" oo..." mencari asal suara tersebut.


" shall sini shall..."


setelah menemukan keberadaan temannya, dia pun menyusul dan duduk bareng dengan temannya.


" yaampun , jauh banget sih tongkrongan kalian, ini siapa sih yang cari cafe jauh banget kek gini?? "


" ini tu cafe yang lagi hits di Ig anak2 shall.." saut bunga.


" astaga jauh banget sumpah, kenapa gak di cafe biasanya aja sih.. "


" gak tau nih bunga, mainya jauh banget.. " saut Parjo.


" betul banget.. "


sementara itu.


" ihh bukannya itu shalby daf?? "


" hah!! mana ?? " saut Riski


" *mencari wajah shalby " Dafa


" kok bisa dia sini ?? dia bareng sama temannya. "


" Lo samperin aja daf.. " saut Bimo.


" ahh nggak,, dia itu lagi bareng temannya.. "


" lah.. ? terus?? "


" gw gak mau ganggu "


" waktu Lo tu gak banyak daf.. " saut Bimo


" gw tau.., tapi gw gak mau ngerusak mood dia hari ini. "


" biarin aja dulu dia bareng temannya "


" yaudah.. "


...Beberapa jam telah terlewat....


" guys.. aku pamit pulang dulu ya.. "


" ihh cepat banget sih shal.. " saut bunga


" gw mau antar mama ke bandara sebelum jam 11 "


" mama Lo emang mau kemana? "


" mau ke luar kota "


" oh ya udah hati2 kalau gitu... "


" Lo tau jalan balikkan..? "


" iya gw tau kok.. "


" yaudah hati - hati shal.. "


eshall Pun keluar dan berjalan menuju parkiran untuk mengambil mobilnya.


namun itu tercegah saat seseorang menarik tangannya.


"hah!!! " kaget eshall.


" by ini gw.. "


" Dafa...?? "

__ADS_1


__ADS_2