Hati Yang Tepat

Hati Yang Tepat
Episode 12.


__ADS_3

" Duh ini gimana sih.. gw tuh gak pernah ngerti yang di jelasin KK citra, sisa ini doang lagi yang belum kita pecahin masalahnya." saut Parjo.


" hmm.. coba gw liat.. " saut Dafa sambil mengambil buku itu lalu merebut pulpen yang ada di tangan Eshal.


" emang Lo tau Daf.." saut Eshal.


Dafa mencoba mengerjakan tugas itu dan akhirnya selesai.


" loh!! kok nilainya bisa gitu sih.. ?? " saut bunga.


" udah terkontrol?? " saut Pace.


" ahh masa sih.. " saut Dodit.


" kok bisa.. ? " saut Parjo.


" lahh.. kok bisa sih Daf?? "


" nihh.. gw Jelasin ya.. "


mendengar itu akhirnya mereka berkeremun di dekat Dafa. dan saat itu juga Dafa menjelaskan kepada mereka.


" ohh.. jadi gitu to.. pantesan aja nilai kita gak terkontrol " saut Parjo.


" wihh.. bro.. Lo kuliah dimana ?? "


" shal.. pacar kamu pinter banget.." saut bunga.


" akhirnya gw ngerti.."


" gw juga baru sadar ternyata Lo pintar ya Daf.. "


" Lo aja yang gak pernah minta bantuan gw by.. "


" hmm... yoweslah, karena soalnya udah selesai kita makan dulu lah.. "


setelah mereka makan dan berbincang, akhirnya mereka bergegas untuk pulang.


" lain kali kita nongkrong bareng ya bro... " saut Pace pada Dafa.


" iya.. "


" makasih banget Yo udah ajarin kita mas bro.. " saut Parjo.


" ya udah.. kalian hati - hati ya.. " saut Eshal pada teman-temannya.


Eshal dan Dafa pun masuk mobil dan berangkat untuk pulang.


" udah gak mau mampir lagi kan?? "


" gak,, kita langsung pulang aja daf.. "


" okey.. "


sesampainya mereka di rumah.


" eoh!! mobil siapa itu?? " saut Dafa.


" ehm!! mungkinkah.." gumam Eshal.


mereka berdua berjalan masuk kerumah.


" kau sudah pulang nak.. "


" eoh?? mama .. "


" loh!! Raihan ngapain kamu kesini.. " saut Eshal pada Raihan .


" eoh?? kau mengenalnya by.?? "


" emm.. dia yang membantuku kemarin saat mobilku mogok. "


" haii shal.. "


" ahh jadi nak Raihan yang nolongin kamu kemarin nak. "


" mama kenal sama Raihan..?? "


" ehmm.. tentu saja,,, kamu kenal Tante Tamara kan.. tetangga kita di rumah lama. "


" ahh~ jadi Raihan anaknya Tante Tamara.. "


" em.. gak sangka banget ternyata kita ketemu lagi setelah 11 tahun ya shal.. " saut Raihan.


" ahh~ jadi kamu Raihan si cengeng itu ya.. " saut Eshal sambil menghampiri Raihan.


Dafa yang hanya menyaksikan pertemuan mereka.


" eoh nak Dafa.. sini kamu kenalin ini anak tetangga Tante dulu di rumah lama.. "


" dia siapa shal?? "


" ahh.. dia sahabat aku han.. "


" Daf.. kenalin dia tetangga aku dulu di rumah lama.. "

__ADS_1


" salam kenal bro.. gw Raihan.. "


" emm .. salam kenal, gw Dafa.. "


" wah udah lama banget ya han.. gak sangka kamu beda banget dengan yang dulu.. " saut Eshal.


" mumpung kalian kumpul seperti ini, mama mau masuk dulu ya mau bikinin kalian minuman.. "


" hmm!! gak usah tante,, " saut Raihan.


" gak, kalian ngobrol aja dulu.. "


" oiya.. ngapain kamu kesini han?


" ahh~ tadi aku udah coba telfon kamu, tapi gak di angkat jadi aku kesini aja, tadi aku bosen banget di rumah, jadi pengen nagih janji kamu.. dan ternyata yang bukain pintu mama kamu,.. "


" hah.. sorry tadi gw lagi kerja kelompok Han.. "


" by.. "


" hmm!! apa Daf.. "


" aku pulang duluan ya.. "


" loh!! kenapa .. mama masih bikin minum tu di dalam.. "


" ahh gak, Tante aku udah nelpon, kayaknya ada sesuatu.. "


" hmm.. ya udah .. "


" aku masuk dulu pamitan sama Tante.. "


dan sesaat Dafa berjalan masuk saat itu pula mama Eshal keluar membawa minuman.


" eoh!! ada apa nak?? "


" ahh.. Dafa mau pulang dulu Tante.. "


" loh.. kok buru-buru banget sih nak,, baru aja Tante selesai bikinin minum.. "


" biasa Tante.. *memperlihatkan handphone nya kepada mama Eshal ."


" ahh.. ya udah kamu hati - hati yah nak,, "


" iya Tante.. "


" kalau gitu Dafa pulang dulu ya Tante.. "


" iya nak.. "


" Dafa.. "


" ehm!! kenapa by.. "


" ingat kan yang gw bilang tadi.. "


" *mengingat perkataan Eshal padanya "


" hmm.. aku ingat kok,, nanti gw coba.. "


" ok .. hati - hati Daf.. "


Dafa akhirnya meninggalkan rumah Eshal.


" Dafa..?? " gumam Raihan.


" nak, diminum dong minumannya.. "


" ahha.. iya Tante.. "


" Tante tinggal dulu nak, karena Tante harus angkat telfon.. "


" iya Tante.. "


.


.


" shal.. keknya mama kamu sangat akrab sama dia.. "


" hah!! siapa?? "


" Cowok tadi?? "


" ahh~ Dafa.."


" hmm.."


" tentu saja,, kami sudah berteman dari kecil,.. "


" teman dari kecil ? tapi kok dulu aku gak pernah liat dia .. "


" ahh~ emang jarang - jarang sih Dafa kerumah dulu, dia itu teman sekolah aku, dari SD, SMP, bahkan SMA kita selalu barengan.. "


" ahh gitu ya.. "

__ADS_1


" hmm.. "


.


.


di perjalanan pulang, Dafa masih saja belum mengangkat telfon dari tantenya.


.


.


.


" duh dimana sih Dafa .. di telfon kok gak di angkat sih.. " kesal bibi Dafa.


" hmm.. kalau gitu Riani pulang aja deh Tante, Dafa juga belum pulang kayaknya.. " saut Riani.


" tunggu sebentar ya sayang, pasti Dafa udah di jalan.. "


beberapa saat kemudian Dafa akhirnya sampai di rumah bibinya.


" tuh Dafa udah datang.. "


" iya Tante.. "


Dafa berjalan masuk ke rumah.


" Dafa, coba liat siapa yang datang. " saut bibinya sambil memperlihatkan Riani.


" hai Dafa.. "


" hmm.. hai.. " berjalan tanpa melihat ke arah mereka.


" loh!! Dafa.. kamu kok gak mampir sapa Riani sih?"


" Dafa capek Tante, lain kali aja ya.. " lanjut berjalan menuju kamarnya.


" Duh kayaknya Dafa gak bisa temani kamu jalan hari ini nak,, gak papa kan.. "


" hmm.. gak papa kok Tante, ya sudah kalau gitu Riani pulang dulu ya Tante. "


" iya, hati - hati yah sayang.. "


Riani beranjak pergi dengan perasaan kesal.


" ihh,, dari mana aja sih Dafa itu.. "


" dia pasti sengaja gak angkat telfonnya.. "


" lihat saja Dafa!! aku gak akan nyerah buat dapetin kamu.. "


sementara itu di rumah Eshal.


" hati - hati ya nak? "


" iya Tante, .. "


" ingat kirim salam sama mama kamu ya.. "


" iya Tante.. "


" Tante, kapan - kapan Raihan boleh main kesini lagi kan?? "


" tentu saja nak.. "


" hati - hati ya han.. "


" hmm.. ingat ya shal, Lo masih punya utang ke gw"


" iya - iya bawel.. "


setelah itu Raihan meninggalkan rumah Eshal.


" katanya tadi mau kebengkel ambil mobil? "


" Eshal tadi udah kesana ma,, tapi bengkelnya tutup, jadi besok baru bisa di ambilnya. "


" hmm.. ya udah.. "


" jadi tadi yang anterin kamu nak Dafa?? "


" iya,, dia sendiri yang datang kerumah buat jemput Eshal kok mah.. "


" mending kamu gak usah sering - sering lagi keluar bareng Dafa ya nak.. "


" ehm!! emang kenapa ma?? "


" Dafa itu udah punya tunangan nak.. "


" dari mana mama tau?? "


" tadi pagi, mama ketemu sama bibi nya di luar.. dan bilang ke mama, kalau Dafa udah punya tunangan.. "


" .... "

__ADS_1


" gak baik loh nak, dekat - dekat sama calon pasangan orang, walaupun kalian sahabat, tapi ingat batasan nya ya... "


__ADS_2