Hati Yang Tepat

Hati Yang Tepat
episode 2.


__ADS_3

" mukanya kek gimana,, coba deskripsiin.. nanti gw tebak siapa " saut Milan.


" hmmm.. dia itu lebih tinggi 5 cm dari KK Ghazy, matanya rada sipit dikit, dan rambutnya rapi." saut Eshal.


" matanya rada sipit yaa... hmmm " saut Milan sambil berpikir .


" tadi KK Ghazy sempet sebut namanya tapi gw gk ingat.. " saut Eshal.


Eshal yang masih memegang sendoknya mencoba mengingat setiap ucapan KK Ghazy.


Milan yang diam memperhatikan beberapa orang yang masuk ke kantin, dan mencoba memperhatikan wajah orang tersebut.


" KK Izyan .. " saut Milan


" nahhh... KK Izyan .. bener banget " saut Eshal dengan suara yang lantang dan refleks Eshal menunjuk Milan dengan sendok yang dia pegang.


" wahh,, Lo tau segalanya lahh bestt " saut Eshal sambil mengacungkan jempolnya pada Milan. namun Milan menanggapi Eshal dengan gugup.


Eshal yang belum menyadari keadaan, Milan mencoba mengkode Eshal dengan matanya, tapi Eshal tidak mengerti dengan kode dari Milan.


" apaan sih.. mata Lo kelilipan hah !! " saut Eshal.


" selamat siang KK " saut Milan kepada kedua orang itu. yah mereka adalah KK Ghazy dan KK Izyan.


" hah !! " Eshal yang sudah sadar, refleks membalikkan badannya dan ia melihat KK Ghazy dan KK Izyan yg ada di belakangnya.


" heoh..!! kau .. " saut KK Ghazy.


" ssee..selamat siang KK " saut Eshal dengan gugup.


" wahh.. ternyata kau cerewet sekali kalau di luar yaa .. " saut KK Ghazy.


" ahhh.. ituu.. maafkan saya KK " saut Eshal dengan gugup dan mengalihkan penglihatannya. dan tak sengaja Eshal melihat KK Izyan.


Izyan yang malas mendengarkan celotehan Ghazy akhirnya pergi duluan untuk mengambil makanannya. dan tak lama setelah itu akhirnya Ghazy menyusul Izyan untuk makan.


" udah selesai.. " saut Izyan.


" hmm.. apa?? " jawab Ghazy.


" usilin anak orang " saut Izyan sambil memakan makanannya.


" wahh.. anak itu benar-benar cerewet sekali ternyata " saut Ghazy.


" siapa ??.. " tanya Izyan.


" itu.. praktikan yang Lo suruh keluar tadi, yg gw hukum membersihkan itu " jawab Ghazy.


" dan Lo tau,, ternyata anak itu gk tau nama loo hahaha " saut Ghazy sambil memukul pundak Izyan.


" terus.. " saut Izyan.


" duhh.. gini ni kalau Lo tu dingin banget sama praktikan Lo gak bakalan di inget Zyan " saut Ghazy sambil memakan makanannya.

__ADS_1


" ohhhokkk.. " mendengar perkataan Ghazy tanpa sengaja Izyan keselek makanannya.


" padahal yang dampingi kelompoknya di percobaan pertama kemarin kan gw " saut Izyan dalam hati. namun ia selalu memasang tampang good looking nya.


" lama - lama dia bakalan tau nanti. " saut Izyan.


Ke esokan harinya.


Praktek hari ke 3 telah di mulai.


Praktek kali ini yang mendampingi kelompok Eshal adalah KK Izyan. sementara KK Izyan menjelaskan


Eshal yang mengingat kejadian kemarin, tidak berani melihat wajah KK Izyan karena dia malu dan takut, sehingga Eshal tidak begitu memperhatikan penjelasan KK Izyan.


sadar akan itu, Izyan langsung menegur praktikannya itu.


" hei kau .. " saut Izyan.


" iyaa KK.. " jawab Eshal.


" apa kau menyimak penjelasan tadi ?? " tanya Izyan.


" iyaa KK .. " jawab Eshal.


" kalau begitu coba jelaskan kembali ini pada teman kelompok mu " saut Izyan.


" bb baik KK " jawab Eshal.


akhirnya Eshal menjelaskan kembali materi itu dengan baik sesuai dengan apa yang di jelaskan oleh Izyan.


setelah membersihkan, Eshal pun keruangan asisten untuk memberitahu KK Ghazy.


" permisi KK .. " saut Eshal.


" hmm.. ada apa ?? " jawab Izyan


" KK Ghazy ada KK?? tanya Eshal.


" Ghazy udah keluar tadi.. emang ada apa? " jawab Izyan.


" saya sudah membersihkan KK " saut Eshal.


" ok .. nanti saya sampaikan ke KK Ghazy " jawab Izyan


" baik KK.. terimah kasih KK " Eshal melangkah ke luar ruangan dan mengemas barangnya dan ke luar dari lab.


hari ini Eshal gk ada kelas, jadi dia langsung pulang. karena hari ini Eshal sangat bosan dia tidak langsung pulang kerumahnya, tapi Eshal mampir ke sebuah cafe.


Eshal memang sering menghabiskan waktunya sendiri, ia lebih nyaman berpikir jika ia sendiri.


di sana Eshal membuka laptop dan mengerjakan sedikit tugas kuliahnya sambil di temani oleh minuman dan cemilannya.


Tak lama itu Eshal melihat seorang yang tidak asing wajahnya.

__ADS_1


" eohh!! itu bukannya itu kk Izyan... " gumam Eshal sambil melihat Izyan.


Izyan merupakan penyanyi di cafe itu mulai mengambil gitar dan menyanyikan lagu, namun ia tidak tau kalau ada orang yg mengenalnya di dalam cafe itu, Izyan mengambil kerja sampingan sebagai penyanyi di cafe jika kesibukannya di kampus sudah selesai.


melihat itu Eshal benar - benar tercengang dan kagum melihat seniornya itu, dia tidak sangka asisten yang rada cuek di lab itu punya suara sebagus itu.


Eshal benar-benar tidak berhenti menatap seniornya bernyanyi.


sampai bunyi handphone nya membuyarkan pandangan nya.


" siapa yg telfon sih ini !!! " gumam Eshal sambil melihat handphonenya.


" haloo.. " saut Eshal.


" sampai kapan kamu mandangin penyanyi itu.. " tanya orang itu.


" hah !!! ini siapa ?? " jawab Eshal sambil melihat setiap orang yang ada di dalam cafe itu.


" wahh baru juga 3 tahun di tinggalin kamu udah lupa ya sama aku " saut orang itu sambil merangkul Eshal dari belakang.


" hah !!! " Eshal yang terkejut langsung membalikkan badannya menghadap orang itu.


" hai.. by " dengan senyum yang manis ia menyapa Eshal.


" Dafa... " panggil Eshal


" hmmm.. kenapa?? seneng gak gw kembali ?? " tanya Dafa sambil mencet hidung sahabatnya itu.


" seneng banget lahh,, sejak kapan Lo kembali ke Indonesia ?? " tanya Eshal


Dafa adalah sahabat Eshal dari SD, mereka selalu di sekolah di tempat yang sama, sampai pada saat kelulusan SMA Dafa Pindah ke Jerman karena pekerjaan ayahnya .


" 2 hari yang lalu,, sebenarnya kemarin gw kerumah Lo tapi kata Tante Lo belum pulang dari kampus." jawab Dafa.


" terus Lo kenapa bisa tau gw disini?? " tanya Eshal.


" kemarin gw tanya kampus Lo dimana sama Tante, dan gw kekampus Lo dan pas sampe gw liat Lo udah mo pulang, jadi gw ngikutin sampe sini deh " jawab Dafa.


" hmmm.. gitu Yaaa.. terus Lo kenapa balik ke Indonesia?? kuliah Lo gimana?? " tanya Eshal.


" liburan, gw bosen di Jerman.. hmm kalau boleh tau itu doi Lo yah.. dari tadi gw perhatiin Lo gak berhenti mandangin penyanyi itu ." tanya Dafa dengan tatapan curiga.


" apaan sihh,, bukanlah.. dia itu senior gw dikampus, gw terkesan aja liatnya, soalnya dia beda banget kalau di kampus " jawab Eshal.


" hmmm.. gitu to.. by Lo gk sibukkan ?" tanya Dafa.


" gak .. kenapa?? " jawab Eshal.


" temaniin gw jalan- jalan .. nanti gw traktir dehh " saut Dafa.


" hmm.. tapi gw balik rumah dulu sekalian mandi " jawab Eshal.


" okke dehh,, nanti gw jemput " saut Dafa.

__ADS_1


setelah percakapan yang panjang akhirnya Eshal pulang kerumah, dan bersiap - siap untuk keluar.


__ADS_2