Hei, Gadis WIBU!

Hei, Gadis WIBU!
08. HGW! Ancaman


__ADS_3

"Diem, atau gw cium?" ancam Andrian menahan tubuh ramping Aqila


"Berani nyentuh gw, gw sunat adik lu!" ancam Aqila balik dengan tatapan tajam nya


"Kalau habis, sayang banget lu ga bisa ngerasain surga dunia"


Plakkk!


Tamparan Aqila membuat Andrian meringis kesakitan dan memegangi pipinya, namun sebelah tangannya tetap ia rentangkan untuk menghalangi langkah Aqila


"Ga usah ganggu ganggu gw! kita tuh gada urusan Andrian!" raung Aqila


Ingin rasanya ia mencakar-cakar wajah pria di depannya ini, tapi ia tahu bahwa itu akan membuat masalah dan tidak akan berguna sama sekali.


"Sakit bego! ini udah ke sekian kalinya lu nabok gw, kayanya gw harus balas lu kali ini" Andrian menatap wajah Aqila dengan tatapan memangsa membuat nyali Aqila seketika menciut.


"Jangan macam-macam! atau gw bakal...."


"Bakal apa? hm? bakal apa?" tanya Andrian tak sabaran sembari mendekatkan wajahnya dengan wajah Aqila.


"Ga usah aneh-aneh Andrian!" Aqila kembali berusaha menggertak Andrian tapi dengan nada yang sedikit lebih kecil.


Ia benar-benar takut akan di cium Andrian, ia sampai memalingkan wajahnya kala wajah Andrian hendak menyentuh hidung nya.


"Jadi cewe gw, maka bakal gw bebasin lu" bisik Andrian di telinga Aqila kala ia telah mendekatkan wajahnya


Aqila tetap memalingkan muka, namun sepersekian detik ia menatap wajah Andrian penuh tanda tanya, apa maksudnya?


"Dihh, ogah banget jadi cewe lu"


"Nantangin lu? bisa aja gw cium lu saat ini juga kalau lu nolak gw"

__ADS_1


"Buat apa gw jadi cewe lu? suka lu ama gw?" ujar Aqila dengan nada sombong sembari tangannya bersidekap di dada.


"Iya, gw suka sama lu"


"Hahh? apa? mimpi lu? kalau ngomong jangan sambil tidur, bangun woy udah pagi" teriak Aqila di depan wajah Andrian


Ia benar-benar meremehkan Andrian kali ini, dan tanpa sadar kedua tangannya telah berpindah ke telapak tangan Andrian dan di kunci olehnya.


"Lu nolak, gw cium" Andrian siap mengambil kesempatan


"Bercanda lu ga lucu" ketus Aqila


"Gw ga bercanda dan gw serius" Andrian menatap lekat netra hitam milik gadis di depannya ini, sebenarnya kondisi jantungnya saat ini benar-benar tidak stabil


"Tapi gw ga mau dan ga akan pernah jadi cewe lu!"


"Tapi gw mau dan akan selalu ngebuat lu jadi cewe gw!"


"Gw nerima kekurangan lu!"


"Ngga!"


"Iya!"


"Nggaaa!"


"Iyaaaaa!"


Tringggggg


Bunyi bel istirahat telah berbunyi, hiruk-pikuk suara anak-anak berhamburan keluar kelas. Aqila berusaha mencari kesempatan dengan menginjak kaki Andrian dan lari terbirit-birit di tengah keramaian.

__ADS_1


"Shhhhhh... Aqilaaaaaaaaa!!!!!" teriaknya kesakitan


...***...


Aqila berjalan cepat di tengah keramaian anak-anak yang berhamburan keluar kelas, ia sampai beberapa kali meminta maaf karena tidak sengaja menabrak orang yang berlalu lalang bersamanya.


"Orang gila, di pikir gw mau sama orang kaya dia? najis banget" omelnya tak karuan menuju kelas.


Nampak kelas kosong dan sepi, ia segera mengambil handphone dan uang saku di dalam tasnya dan segera keluar pergi sebelum tertangkap oleh Andrian.


Namun siapa sangka, walaupun langkah kakinya telah cepat dan memilih jalan yang ramai ia tetap tertangkap oleh Andrian.


"Lepasin sialan banget si lu!!!"


"Diem! atau gw cium?"


Kini Andrian membawanya ke kelas kosong di dekat kantin, suasana mencekam tiba-tiba menghampiri nya. Ia merasa tidak enak di sana apalagi bersama Andrian, sang marabahaya.


"Plis gw cape banget, jangan ganggu hidup gw lagi!" ucapan Aqila kali ini benar-benar terdengar putus asa.


Ia benar-benar sangat lelah untuk saat ini, kakinya terasa lemas dan tiba-tiba rasa pusing melanda dirinya.


Brakkk!


"Aqilaaa!"


Jangan lupa like, vote dan dukungannya ya!


Ig : @_fadhz


Semoga bahagia selalu ya, semangat!!!

__ADS_1


__ADS_2