HERSTEL

HERSTEL
Luka


__ADS_3

"DARRRRR!!"


*****


"AAAAAA, JAY KAU SUDAH GILA APA?". Teriak Jill


"Ahahahaha, aduh perutku! Perutku! Yaampun mukamu, whahahahaha!". Ejek Jay


"Ha.ha. Tidak lucu!". Jawab Jill


"Hahaha, iya iya maaf. Eh? Kenapa tubuhmu penuh lebam begini??? Siapa yang melakukan ini padamu???". Tanya Jay khawatir


"Ah ini, tadi mereka melempari ku buku karena ak-"


"Apa?"



Jay yang awalnya tersenyum sekarang terlihat marah sekali. Matanya yang berwarna biru tiba tiba berubah menjadi merah. Tanah tiba-tiba bergetar layaknya gempa bumi. Dari tubuhnya terpancar aura membunuh yang kuat.


Hah? Kenapa dia marah begitu?. Ucap Jill dalam hati


"H-hei Jay, tenang dulu! Tadi aku diselamatkan oleh Hesa! Kau tidak usah marah begitu".


Seketika semuanya kembali normal.


"Hesa?". Tanya Jay


"Ya, dia murid baru di kelasku. Dia anak yang baik sekali". Jelas Jill


Jay hanya terdiam.


"Hahhh.. Yasudah, sekarang kau istirahat dulu. Aku akan kembali lagi nanti untuk membawamu ke suatu tempat". Ucap Jay


"Hah? kau mau kemana Jay?".


"Aku? Pulang lah, memangnya kau pikir aku akan pergi kemana?". Tanya Jay


"Kenapa kau pulang?". Tanya Jill kecewa


"Kau kan perlu istirahat, jika aku berada disini, kau pasti tidak akan istirahat. Aku janji, petang nanti aku akan kembali ke sini". Jelas Jay sambil mengelus kepala Jill


"Baiklah..". Jill lalu masuk ke rumah.


Aku harus mencari tahu Hesa mana yang dia maksud. Ucap Jay dalam hati

__ADS_1


Untungnya ibu Jill belum pulang dari pasar, jadi Jill tidak perlu bercerita soal lebamnya. Jill lalu masuk kamar dan memeriksa lebam yang ada pada tubuhnya.


"Hah, yaampun. Ternyata lebamnya lumayan parah". Ucap Jill


"Untungnya tadi Hesa membantuku".


Tadi dia tampan sekali. <- Kata hati Jill


"Hah!! Jill, sadarlah!". Ucapnya sambil menepuk pipinya, Jill lalu berbaring di kasur. Tak lama kemudian dia tertidur karena lelah.


(Srkkk) Suara gorden tertiup angin. Jill tertidur lelap sekali. Tanpa ia sadari, Jay sedang menunggunya terbangun daritadi.


Dia terlihat tenang sekali, padahal lukanya belum pulih 100%. Ucap Jay dalam hati


"emmm". Gumam Jill yg sedang tertidur



Jay terpana melihat sosok Jill yang sedang tertidur. Tanpa ia sadari, ia mendekatkan mukanya pada Jill lalu memperhatikan nya. Pas sekali saat itu Jill terbangun.


"WUAHHHHH". Teriak Jill


"sttttt". sahut Jay sambil menempelkan jarinya ke mulut Jill


"J-Jay, sejak kapan kau ada disini??". Ucap Jill


"Apa??? Kenapa kau tidak membangunkan ku??". Tanya Jill


"Mana mungkin aku tega membangunkan seekor anak kucing sepertimu". Ejek Jay


"His. Tunggu, jam berapa sekarang?". Ucap Jill


Jill lalu melihat jam, tak disangka ternyata sudah pukul 7 malam.


Tunggu, sebenarnya berapa lama aku tertidur?? Bukannya tadi aku pulang saat jam 2?? Berarti aku tidur selama kurang lebih 5 jam????. Ucap Jill dalam hati


"Karena kau sudah tidur cukup lama," Ucap Jay sambil mengejek


"Ughh anak ini". Sela Jill cemberut


"Bagaimana kalau kau ikut aku sekarang? Aku sudah bilang kan tadi kalau aku akan kembali untuk membawamu ke suatu tempat ". Sambung Jay


"Oh benar juga, kalau begitu aku mandi dan ganti baju dulu, kau tunggu disini jangan keluar kamar! Bisa repot jika bertemu ibuku". Ucap Jill


"Tenang saja, aku tidak akan mengganggumu". Jawab Jay santai

__ADS_1


Jay lalu menunggu sambil melihat-lihat kamar Jill. Di atas sebuah laci terdapat foto, semuanya foto saat Jill masih kecil.


"Kekeke, dia lucu sekali". gumam Jay


Saat sedang melihat-lihat foto, Jay tidak sengaja menemukan buku diary Jill. Dia lalu membukanya dan menemukan fotonya bersama Jill yang ditempel di buku tersebut


Jadi dia benar menyimpannya ya, bahkan sampai dicetak begini. Dulu dia bersikeras agar aku ingin difoto olehnya sampai sampai dia membawa kamera dan tripod sendirian ke atas bukit. Benar-benar bodoh haha. Ucap Jay dalam hati


"Ah benar isi diary nya". Ucap Jay


Jay lalu membaca isinya, tapi hanya halaman yang terdapat fotonya saja.


_____________________________________________


 


16 Januari 2018


Jay, kau apa kabar? Aku benar-benar merindukanmu. Kenapa kau tiba-tiba menghilang? Banyak sekali yang ingin aku katakan padamu bila kita bertemu lagi. Aku bahkan membuat list apa-apa saja yang akan kita lakukan jika bertemu nanti ^^.


Jay apa kau tahu? Aku sudah SMA sekarang! Yah seperti yang kau tahu, aku masih belum memiliki teman. Aku juga tidak mengerti kenapa memiliki teman itu begitu sulit >u<. Kau cepat kembali dan temani aku lagi. Aku kesepian..


 


Cepat kembali.. Jay



_____________________________________________


Jay terdiam setelah membaca isi diary tersebut. Dia merasa bersalah karena telah meninggalkan Jill kala itu.


Maafkan aku karena pernah meninggalkanmu Jeli. Tapi aku pun tidak memiliki pilihan lain. Ini semua demi kehidupan mu, tapi aku tidak menyangka aku malah membuatmu menderita. Ucap Jay dalam hati


(Cklek) suara Jill keluar dari kamar mandi. Jangan salah paham, dia sudah memakai bajunya di kamar mandi.


"Ayo Jay, aku sudah siap". Ucap Jill


Jay tersenyum. Dia mencopot dan membawa diam-diam fotonya.


Aku janji tidak akan pernah meninggalkanmu lagi Jel.


Chap 5 -END-


__ADS_1


Jill & Jay


9 y.o (Jay 10 y.o)


__ADS_2